ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?
- account_circle Tim EkspresPost
- calendar_month
- visibility 10
- print Cetak

ADHI memasuki tahap implementasi restrukturisasi setelah MRA ditandatangani, dengan fokus pada penguatan likuiditas dan keberlanjutan bisnis.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
-
Efektivitas kesepakatan tetap bergantung pada RUPS dan pemenuhan persyaratan yang disepakati ADHI dan kreditur.
-
Skema MRA mengatur pembayaran bunga, pokok, serta sumber pelunasan berdasarkan masing-masing tranche.
-
Restrukturisasi ADHI mencakup utang bank dengan tenor berbeda, dari cicilan 18 bulan hingga pembayaran jangka panjang 15 tahun.
EKSPRESPOST.COM – Apa yang membuat restrukturisasi utang ADHI senilai Rp3 triliun menjadi penting bagi kondisi keuangan korporasi?
Bagaimana pembagian Tranche A, B, dan C mengatur pembayaran kewajiban kepada tiga bank Himbara?
Mengapa sebagian bunga baru akan dibayar pada 2041, dan apa kaitannya dengan transformasi keuangan ADHI?
Ubah Jadwal Pembayaran dan Hubungkan Pelunasan dengan Transformasi Keuangan
Adhi Karya meneken MRA dengan Bank Mandiri, BRI, dan BNI untuk menata kembali kewajiban senilai Rp3 triliun berdasarkan posisi utang hingga Juli 2026.
Perjanjian tersebut ditandatangani Jumat, (18/9/2026), dengan Bank Mandiri sebagai agen fasilitas dan Danantara Asset Manajemen dilibatkan dalam proses restrukturisasi.
Direktur Keuangan ADHI Bani Iqbal menyatakan restrukturisasi dilakukan bersamaan dengan transformasi bisnis dan keuangan untuk menjaga keberlangsungan usaha.
“Dengan dilakukannya penandatanganan MRA ini diharapkan akan memberikan dampak yang positif bagi proses restrukturisasi keuangan yang sedang dilakukan serta bagi kelangsungan usaha dan kondisi keuangan Perseroan ke depannya,” kata Bani Iqbal.
Tranche A Rp1,55 Triliun Memiliki Tenor 15 Tahun, Dengan Sebagian Bunga Ditangguhkan Hingga 2041
Tranche A merupakan term loan senilai Rp1,55 triliun yang akan dibayar selama 15 tahun sejak tanggal efektif dengan skema balloon payment.
Pinjaman ini dikenai bunga 3,5% per tahun, dengan 1% dibayar tunai setiap tiga bulan dan 2,5% ditangguhkan hingga 2041.
Skema tersebut membuat sebagian beban bunga tidak langsung dibayarkan secara tunai dalam periode awal setelah restrukturisasi efektif.
Tranche B Rp1,46 Triliun Andalkan Hasil Divestasi, Sedangkan Tranche C Dibayar dalam 18 Bulan
Tranche B memiliki nilai Rp1,46 triliun dengan bunga 1% per tahun dan pembayaran selama lima tahun sejak tanggal efektif menggunakan skema bullet payment.
Sumber pelunasan Tranche B berasal dari hasil divestasi ADHI, sedangkan Tranche C mencakup bunga atau bagi hasil sejak persetujuan standstill hingga tanggal efektif.
Tranche C tidak dikenai tambahan bunga atau bagi hasil dan dibayar secara cicilan selama 18 bulan sejak tanggal efektif MRA.
Nilai Kewajiban Direkonsiliasi, Sedangkan MRA Baru Berlaku Setelah RUPS dan Syarat Terpenuhi
Rekonsiliasi mencakup seluruh pokok, bunga atau bagi hasil, serta kewajiban pembayaran lain dalam perjanjian kredit paling lambat dua hari sebelum tanggal efektif.
Bani menegaskan efektivitas perjanjian masih bergantung pada keputusan RUPS dan terpenuhinya sejumlah persyaratan dalam MRA.
“Adapun MRA akan berlaku efektif setelah dilakukan RUPS [Rapat Umum Pemegang Saham] dan beberapa persyaratan yang tertuang di MRA telah dipenuhi,” ujar Bani Iqbal.
Restrukturisasi Berlangsung Ketika Saham ADHI Masih Disuspensi BEI Sejak Agustus 2026
Saham ADHI masih disuspensi BEI sejak Senin, (24/8/2026), setelah pembayaran bunga obligasi senilai Rp60,8 miliar belum dipenuhi pada tanggal jatuh tempo.
Pada Senin, (21/9/2026), saham ADHI tercatat di Rp133, sama dengan level perdagangan terakhir sebelum suspensi.
Pada Jumat, (21/8/2026), volume transaksi ADHI mencapai 35,35 juta saham, frekuensi 2.757 kali, dan nilai transaksi Rp4,73 miliar.
Penutup: Struktur tiga tranche menunjukkan pembayaran utang ADHI akan berlangsung dengan jangka waktu berbeda, sementara implementasinya tetap menunggu RUPS dan persyaratan MRA.****
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.
01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?”?
Restrukturisasi Berlangsung Ketika Saham ADHI Masih Disuspensi BEI Sejak Agustus 2026 Saham ADHI masih disuspensi BEI sejak Senin, (24/8/2026), setelah pembayaran bunga obligasi senilai Rp60,8 miliar belum dipenuhi pada tanggal jatuh tempo.
02Siapa pihak utama yang disebut dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?”?
Direktur Keuangan ADHI Bani Iqbal menyatakan restrukturisasi dilakukan bersamaan dengan transformasi bisnis dan keuangan untuk menjaga keberlangsungan usaha. “Dengan dilakukannya penandatanganan MRA ini diharapkan akan memberikan dampak yang positif bagi proses restrukturisasi keuangan yang sedang dilakukan serta bagi kelangsungan usaha dan kondisi keuangan Perseroan ke depannya,” kata Bani Iqbal.
03Kapan peristiwa dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?” terjadi?
Ubah Jadwal Pembayaran dan Hubungkan Pelunasan dengan Transformasi Keuangan Adhi Karya meneken MRA dengan Bank Mandiri, BRI, dan BNI untuk menata kembali kewajiban senilai Rp3 triliun berdasarkan posisi utang hingga Juli 2026.
04Di mana peristiwa dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?” berlangsung?
Bani menegaskan efektivitas perjanjian masih bergantung pada keputusan RUPS dan terpenuhinya sejumlah persyaratan dalam MRA. “Adapun MRA akan berlaku efektif setelah dilakukan RUPS [Rapat Umum Pemegang Saham] dan beberapa persyaratan yang tertuang di MRA telah dipenuhi,” ujar Bani Iqbal.
05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?” berlangsung?
Perjanjian tersebut ditandatangani Jumat, (18/9/2026), dengan Bank Mandiri sebagai agen fasilitas dan Danantara Asset Manajemen dilibatkan dalam proses restrukturisasi.
06Apa dampak yang disebutkan dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?”?
Tranche B Rp1,46 Triliun Andalkan Hasil Divestasi, Sedangkan Tranche C Dibayar dalam 18 Bulan Tranche B memiliki nilai Rp1,46 triliun dengan bunga 1% per tahun dan pembayaran selama lima tahun sejak tanggal efektif menggunakan skema bullet payment.
07Angka penting apa yang disebut dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?”?
Tranche A Rp1,55 Triliun Memiliki Tenor 15 Tahun, Dengan Sebagian Bunga Ditangguhkan Hingga 2041 Tranche A merupakan term loan senilai Rp1,55 triliun yang akan dibayar selama 15 tahun sejak tanggal efektif dengan skema balloon payment.
Penulis Tim EkspresPost
Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.
