Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Selasa, 22 Sep 2026
Trending
Beranda » Bisnis » Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah

Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 2
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Kelangkaan beras premium di ritel menjadi sorotan karena pemerintah menyatakan persediaan beras nasional masih mencukupi.

  2. Pemerintah kini menghadapi tantangan memastikan stok yang tersedia dapat terdistribusi secara merata hingga jaringan ritel.

  3. Penelusuran tata niaga diperlukan untuk membedakan persoalan distribusi, harga, dan dugaan pelanggaran perdagangan beras.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa harga beras bisa tetap menjadi persoalan ketika stok pemerintah masih berada pada level jutaan ton?

Bagaimana selisih harga beras dari sekitar Rp13.000 menjadi Rp57.000 per kilogram dijelaskan pemerintah?

Dan mengapa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengaitkannya dengan dugaan praktik mafia?

Dari Rp13.000 Ke Rp57.000 Per Kilogram, Pemerintah Soroti Selisih Harga Beras

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyoroti kenaikan harga dan kelangkaan beras premium di sejumlah ritel pada Senin, 21/9/2026.

Menurut Amran, kondisi tersebut tidak sejalan dengan ketersediaan beras nasional yang dinilai masih melimpah, sehingga pemerintah perlu menelusuri persoalan distribusi dan tata niaga.

“Beras kenapa naik? Kenapa naik padahal stok banyak? Ada mafia. Ini yang bikin ribut,” ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta.

BPS sebelumnya mencatat harga beras premium di tingkat penggilingan pada Agustus 2026 rata-rata Rp15.062 per kilogram, naik 1,22 persen dibandingkan Juli 2026.

Angka Rp89 Triliun Dikaitkan Dengan Temuan Beras Fortifikasi Pemerintah

Sorotan Amran terhadap dugaan permainan beras muncul setelah pemerintah mengungkap temuan terhadap 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi standar serta kandungan yang tercantum pada label.

Amran menyebut dugaan praktik tersebut dapat menimbulkan kerugian konsumen hingga Rp89 triliun, sementara pemerintah telah memerintahkan penarikan produk dan menyiapkan langkah penindakan.

“Lah, sebut saja besar-besar di media. Ada mafia yang membuat persoalan ini menjadi ribut. Tahu tidak, Rp89 triliun itu diambil dari hak rakyat,” kata Amran.

Amran juga menyoroti contoh produk yang menurut perhitungannya memiliki harga sekitar Rp13.000 per kilogram tetapi dipasarkan hingga Rp57.000 per kilogram.

Kelangkaan Ritel Tidak Dianggap Sebagai Gambaran Stok Nasional

Di sisi pasokan, Bapanas menyatakan stok Cadangan Beras Pemerintah sekitar 4,6 juta ton per 18 September 2026, dengan penyaluran sekitar 2,3 juta ton sepanjang 2026 hingga pertengahan September.

Angka tersebut menjadi dasar pemerintah untuk menyatakan bahwa persoalan beras di ritel perlu dilihat secara lebih spesifik, terutama dari sisi distribusi dan ketersediaan produk pada jaringan penjualan tertentu.

Amran kemudian meminta Bulog memperkuat pasokan beras premium ke jaringan ritel dan menyatakan volume penyaluran dapat ditingkatkan apabila kondisi di lapangan membutuhkan tambahan pasokan.

Pemerintah Siapkan Penarikan Produk, Pencabutan Izin dan Proses Hukum

Pemerintah sebelumnya menyatakan penertiban beras fortifikasi mencakup penarikan produk, pencabutan izin dan proses hukum terhadap pihak yang terbukti melanggar.

“Yang melanggar kita tindak. Ada tiga proses: izinnya dicabut, dimoratorium, dan diproses secara hukum,” tegas Amran.

Bapanas juga tengah memproses tambahan SPHP beras sebesar 1 juta ton untuk wilayah yang menghadapi tekanan harga dan pasokan.

Dengan stok pemerintah masih berada pada jutaan ton, pemerintah kini menghadapi tantangan memastikan pasokan tersebut benar-benar sampai ke titik penjualan, sementara dugaan pelanggaran tata niaga harus dibuktikan melalui pemeriksaan.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah”?

Dari Rp13.000 Ke Rp57.000 Per Kilogram, Pemerintah Soroti Selisih Harga Beras Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyoroti kenaikan harga dan kelangkaan beras premium di sejumlah ritel pada Senin, 21/9/2026.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah”?

Kelangkaan Ritel Tidak Dianggap Sebagai Gambaran Stok Nasional Di sisi pasokan, Bapanas menyatakan stok Cadangan Beras Pemerintah sekitar 4,6 juta ton per 18 September 2026, dengan penyaluran sekitar 2,3 juta ton sepanjang 2026 hingga pertengahan September.

03Kapan peristiwa dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah” terjadi?

BPS sebelumnya mencatat harga beras premium di tingkat penggilingan pada Agustus 2026 rata-rata Rp15.062 per kilogram, naik 1,22 persen dibandingkan Juli 2026.

04Di mana peristiwa dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah” berlangsung?

Ini yang bikin ribut,” ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah” berlangsung?

Angka tersebut menjadi dasar pemerintah untuk menyatakan bahwa persoalan beras di ritel perlu dilihat secara lebih spesifik, terutama dari sisi distribusi dan ketersediaan produk pada jaringan penjualan tertentu.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah”?

Amran kemudian meminta Bulog memperkuat pasokan beras premium ke jaringan ritel dan menyatakan volume penyaluran dapat ditingkatkan apabila kondisi di lapangan membutuhkan tambahan pasokan.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah”?

Amran juga menyoroti contoh produk yang menurut perhitungannya memiliki harga sekitar Rp13.000 per kilogram tetapi dipasarkan hingga Rp57.000 per kilogram.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Pailit PT Dua Kuda Indonesia Picu Kekhawatiran soal Kepastian Hukum Investasi

    Kasus Pailit PT Dua Kuda Indonesia Picu Kekhawatiran soal Kepastian Hukum Investasi

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Telegraf – Kasus kepailitan yang menjerat PT Dua Kuda Indonesia, anak usaha perusahaan publik asal Tiongkok Zanyu Technology Group Co., Ltd., menjadi perhatian karena dinilai berpotensi memengaruhi persepsi investor terhadap kepastian hukum dan iklim investasi di Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan produk turunan kelapa sawit itu sebelumnya diputus pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta […]

  • Profil Adrianto Pitojo Adhi Terjaring OTT KPK, Fakta HGB Bogor, Summarecon dan Pergerakan Saham SMRA

    Profil Adrianto Pitojo Adhi Terjaring OTT KPK, Fakta HGB Bogor, Summarecon dan Pergerakan Saham SMRA

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan dalam OTT sesuai ketentuan hukum acara pidana. 02 Hingga pemeriksaan selesai, Adrianto berstatus sebagai pihak yang diamankan dan belum dapat disebut bersalah. 03 Penetapan status hukum, aliran uang, […]

  • Perang Iran Berdampak ke Asia, AS Batalkan Latihan Militer Ssangyong Bersama Korea Selatan

    Perang Iran Berdampak ke Asia, AS Batalkan Latihan Militer Ssangyong Bersama Korea Selatan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Amerika Serikat membatalkan latihan militer Ssangyong bersama Korea Selatan akibat keterbatasan pasukan terkait perang Iran. Simak dampaknya bagi Asia.

  • Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Memasuki Perkembangan Baru, Jaket Pelampung Menunggu Identifikasi

    Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Memasuki Perkembangan Baru, Jaket Pelampung Menunggu Identifikasi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Operasi SAR tetap berlangsung dengan mengutamakan perluasan pencarian sekaligus keselamatan seluruh personel di lapangan. 02 Temuan jaket pelampung menjadi objek verifikasi, tetapi belum dapat disebut sebagai bukti keberadaan rombongan. 03 Hilangnya rombongan terjadi ketika mereka menuju Gunung Anak Krakatau untuk melakukan […]

  • BMKG Pastikan Dentuman Bandung Raya Bukan Gempa, Sumber Suara Masih Dikaji Setelah Muncul Berulang Dini Hari

    BMKG Pastikan Dentuman Bandung Raya Bukan Gempa, Sumber Suara Masih Dikaji Setelah Muncul Berulang Dini Hari

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 BMKG memperkuat pemantauan kegempaan, petir, atmosfer, dan magnet bumi untuk mengungkap sumber dentuman Bandung Raya. 02 Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mempercayai spekulasi mengenai penyebab dentuman yang belum terverifikasi. 03 Informasi resmi BMKG menjadi rujukan utama selama penyelidikan sumber suara […]

  • KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK membenarkan Adrianto Pitojo termasuk 17 orang yang diamankan dalam OTT di lingkungan ATR/BPN. 02 Perkara yang didalami KPK berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan di Bogor. 03 Status para pihak masih dalam pemeriksaan dan KPK belum […]

expand_less