Memuat tanggal... Kirim Rilis
Minggu, 8 Nov 2026
Trending
Beranda » Nasional » Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya

Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • visibility 47
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Perkembangan sidang akan menentukan bagaimana dalil pemohon ditanggapi dalam proses pemeriksaan MK.

  2. KPU dijadwalkan memberikan jawaban, sedangkan Bawaslu dan Pihak Terkait akan menyampaikan keterangan.

  3. Agenda sidang Rabu, (23/9/2026) menjadi tahapan berikutnya dalam perkara sengketa syarat pendidikan Gibran.

EKSPRESPOST.COM – Bagaimana dokumen pendidikan Gibran Rakabuming Raka menjadi dasar sengketa pencalonan yang baru diajukan hampir dua tahun setelah Pilpres 2024?

Apa yang sebenarnya dipersoalkan pemohon mengenai surat keterangan penyetaraan pendidikan tersebut?

Dan mengapa aturan KPU tentang dokumen pendidikan ikut menjadi bagian dari perkara?

Surat Keterangan Penyetaraan Pendidikan Gibran Menjadi Titik Utama Permohonan Sengketa di MK

Mahkamah Konstitusi pada Senin, (21/9/2026) memeriksa permohonan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden Pemilu 2024.

Para pemohon terdiri atas KIPP, Partai Ummat, Denny Indrayana, Forum Purnawirawan Prajurit TNI, M Subhan, Bonatua Silalahi, dan Tiurma M.S. Sihombing.

Mereka mendalilkan adanya persoalan administratif terkait bukti pemenuhan pendidikan minimal SLTA atau sederajat yang menjadi syarat pencalonan berdasarkan Pasal 169 huruf r UU Pemilu.

Pemohon Mempersoalkan Dasar Terbitnya Surat Keterangan Penyetaraan Pendidikan

Menurut permohonan yang disampaikan ke MK, surat keterangan penyetaraan tamat SMK Gibran disebut tidak pernah diperkuat dokumen ijazah, sertifikat, atau diploma yang menjadi dokumen pendukung penyetaraan.

Denny menyebut surat keterangan penyetaraan tersebut baru diperoleh pemohon pada 2026 setelah adanya proses di Komisi Informasi Publik.

Ia mengatakan dokumen tersebut diterima secara resmi melalui PPID Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 16 April 2026 setelah putusan KIP dibacakan pada 11 Maret 2026.

Aturan KPU 2023 Ikut Dipersoalkan dalam Sengketa Pendidikan Wapres Gibran Rakabuming Raka

Pemohon juga menyoroti Pasal 18 ayat 3 PKPU Nomor 19 Tahun 2023 mengenai pengecualian bukti kelulusan sekolah menengah atas bagi kandidat yang bersekolah di luar negeri dan telah memiliki ijazah perguruan tinggi.

Menurut Denny, ketentuan tersebut berbeda dengan regulasi Pilpres 2009, 2014, dan 2019 serta dipersoalkan karena disebut tidak tercantum dalam draf uji publik maupun RDP Komisi II DPR pada September 2023.

“Syarat calon presiden dan/atau wakil presiden pada Pasal 169 huruf a sampai huruf t (UU Pemilu) bersifat kumulatif bukan alternatif itu artinya dia wajib dipenuhi semuanya, imperatif,” kata Denny Indrayana.

MK Akan Mendengar Jawaban dari Pihak KPU dan Keterangan Bawaslu pada Sidang Lanjutan

Para pemohon meminta MK menyatakan pencalonan Gibran cacat hukum sejak awal, mendiskualifikasinya, membatalkan keputusan KPU terkait pencalonan, serta membatalkan pelantikannya sebagai wakil presiden.

Mereka juga meminta MPR menyelenggarakan sidang pemilihan wakil presiden dari dua calon yang diusulkan Presiden paling lambat 60 hari setelah putusan MK.

“Gibran tidak bisa menggunakan Pasal 7a karena yang bersangkutan sedari awal tidak pernah memenuhi syarat pendidikan. Sehingga yang dilakukan adalah pembatalan sebagai calon wakil presiden atau diskualifikasi,” ujar Denny.

MK selanjutnya menjadwalkan sidang pada Rabu, (23/9/2026) pukul 19.00 WIB untuk mendengarkan jawaban KPU, keterangan Bawaslu, dan keterangan Pihak Terkait.

Persoalan dokumen pendidikan kini menjadi bagian dari sengketa PHPU yang sedang diperiksa MK, sementara posisi KPU, Bawaslu, dan Pihak Terkait akan didengar dalam persidangan lanjutan.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya”?

Mereka juga meminta MPR menyelenggarakan sidang pemilihan wakil presiden dari dua calon yang diusulkan Presiden paling lambat 60 hari setelah putusan MK. “Gibran tidak bisa menggunakan Pasal 7a karena yang bersangkutan sedari awal tidak pernah memenuhi syarat pendidikan.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya”?

Surat Keterangan Penyetaraan Pendidikan Gibran Menjadi Titik Utama Permohonan Sengketa di MK Mahkamah Konstitusi pada Senin, (21/9/2026) memeriksa permohonan Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 yang mempersoalkan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden Pemilu 2024.

03Kapan peristiwa dalam “Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya” terjadi?

Ia mengatakan dokumen tersebut diterima secara resmi melalui PPID Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 16 April 2026 setelah putusan KIP dibacakan pada 11 Maret 2026.

04Di mana peristiwa dalam “Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya” berlangsung?

Denny menyebut surat keterangan penyetaraan tersebut baru diperoleh pemohon pada 2026 setelah adanya proses di Komisi Informasi Publik.

05Mengapa perkembangan dalam “Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya” terjadi?

Menurut Denny, ketentuan tersebut berbeda dengan regulasi Pilpres 2009, 2014, dan 2019 serta dipersoalkan karena disebut tidak tercantum dalam draf uji publik maupun RDP Komisi II DPR pada September 2023. “Syarat calon presiden dan/atau wakil presiden pada Pasal 169 huruf a sampai huruf t (UU Pemilu) bersifat kumulatif bukan alternatif itu artinya dia wajib dipenuhi semuanya, imperatif,” kata Denny Indrayana.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya” berlangsung?

Sehingga yang dilakukan adalah pembatalan sebagai calon wakil presiden atau diskualifikasi,” ujar Denny.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Sengketa Pendidikan Gibran di MK, Dalil Pemohon, Dokumen Penyetaraan, dan Agenda Sidang Berikutnya”?

Mereka mendalilkan adanya persoalan administratif terkait bukti pemenuhan pendidikan minimal SLTA atau sederajat yang menjadi syarat pencalonan berdasarkan Pasal 169 huruf r UU Pemilu.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • SK 198 Kadin Indonesia Dipersoalkan, Ahli Soroti Prosedur Pergantian Caretaker Kadin Jabar dalam Persidangan

    SK 198 Kadin Indonesia Dipersoalkan, Ahli Soroti Prosedur Pergantian Caretaker Kadin Jabar dalam Persidangan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 60
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Ahli hukum tata negara menilai SK 198 Kadin Indonesia berpotensi cacat prosedural jika tak mengikuti aturan organisasi. 02 Pergantian Caretaker Kadin Jabar dari Agung Suryamal ke Taufan Eko Nugroho menjadi sorotan persidangan. 03 Sengketa Kadin Jabar berlanjut di PN Bandung melalui […]

  • Persidangan Sengketa Bank OCBC Dimulai, Nasabah Lansia Ajukan Gugatan Rp4,6 Miliar atas Kredit Rp1 Miliar

    Persidangan Sengketa Bank OCBC Dimulai, Nasabah Lansia Ajukan Gugatan Rp4,6 Miliar atas Kredit Rp1 Miliar

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 99
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Posisi Bank OCBC masih menunggu jawaban dalam persidangan karena tanggapan substantif belum disampaikan kepada publik. 02 Pengadilan akan menguji bukti dan dalil para pihak mengenai pencairan kredit Rp1 miliar serta perpindahan dana tersebut. 03 Perkara Syahwan menunjukkan sengketa transaksi digital dapat […]

  • TOK! Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Jampidsus Febrie Adriansyah SAH! Terungkap Adanya Aliran Dana Rp40 Miliar

    TOK! Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Eks Jampidsus Febrie Adriansyah SAH! Terungkap Adanya Aliran Dana Rp40 Miliar

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Gugatan praperadilan bernomor perkara 134/Pid.Pra/2026/PN JKT.SEL yang melawan Polda Metro Jaya, Kortas Tipidkor Polri, dan Kejaksaan Agung ini harus kandas.

  • Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

    Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 63
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Posisi hukum Nusron berbeda dari delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK dalam perkara tersebut. 02 Golkar telah mengonfirmasi pengunduran diri, sementara KPK masih mendalami dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor. 03 Fokus perkembangan terbaru berada pada alasan pengunduran diri Nusron, […]

  • Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir ke SBN dan SRBI

    Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir ke SBN dan SRBI

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 93
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Posisi cadangan devisa Indonesia naik tipis Dolar AS 700 juta sepanjang Agustus 2026. 02 Investor asing mengalirkan sekitar Dolar AS 10-11 miliar ke SBN dan SRBI secara year to date. 03 Bank Indonesia terus mencari cara menarik dana asing tanpa mengubah […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 88
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perhatian kini beralih kepada kepemimpinan Suahasil dan kesinambungan pengelolaan keuangan negara. 02 Isu masalah internal Kemenkeu muncul setelah pergantian, tetapi belum memperoleh konfirmasi resmi sebagai penyebab perubahan Menkeu. 03 Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara berlangsung cepat melalui pelantikan dan […]

expand_less