Memuat tanggal... Kirim Rilis
Minggu, 8 Nov 2026
Trending
Beranda » Politik » Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • visibility 64
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Posisi hukum Nusron berbeda dari delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK dalam perkara tersebut.

  2. Golkar telah mengonfirmasi pengunduran diri, sementara KPK masih mendalami dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

  3. Fokus perkembangan terbaru berada pada alasan pengunduran diri Nusron, dinamika hubungan dengan Golkar, serta perkembangan penyidikan KPK.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa nama Nusron Wahid menjadi perhatian setelah KPK menetapkan delapan tersangka kasus dugaan suap HGB?

Apa yang sebenarnya dikatakan Mahfud MD mengenai posisi Nusron?

Dan bagaimana respons KPK ketika pemeriksaan terhadap Menteri ATR/BPN mulai dipertanyakan publik?

Sorotan terhadap Nusron meningkat setelah KPK menggelar OTT terkait dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

KPK menyita uang tunai Rp106,3 miliar dalam operasi tersebut dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

Di tengah penyidikan, Mahfud MD meminta KPK menjelaskan kemungkinan pemeriksaan terhadap Nusron sebagai pejabat publik.

OTT KPK Membuka Rangkaian Penyidikan Kasus HGB Summarecon

OTT KPK berlangsung di kawasan Jabodetabek pada Senin, (14/09/2026), terkait dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon.

Sehari kemudian, KPK menetapkan delapan tersangka yang berasal dari lingkungan ATR/BPN, korporasi, politik, dan pihak swasta.

Empat tersangka disebut KPK diduga merupakan orang kepercayaan Nusron, yakni Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz, Erwin, dan Muhammad Fakhry.

KPK kemudian melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN pada Kamis, (17/09/2026), tetapi ruangan Nusron tidak digeledah.

Mahfud MD Mendorong Keterbukaan Mengenai Posisi Nusron

Mahfud menilai posisi Nusron perlu dijelaskan kepada publik dalam konteks penyidikan kasus tersebut.

“Menurut saya, demi keterbukaan mestinya segera dijelaskan oleh KPK apakah sekarang ini ada niatan memanggil Nusron, minimal memeriksa Nusron,” kata Mahfud.

Mahfud juga mengatakan publik akan memiliki pertanyaan apabila Nusron tidak dipanggil dan dijelaskan posisinya dalam perkara tersebut.

Namun, pandangan Mahfud tersebut merupakan pernyataan mengenai kebutuhan keterbukaan, bukan keterangan bahwa Nusron telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pengunduran Diri Golkar Menambah Konteks Politik Nusron

Di tengah perkembangan hukum tersebut, Golkar mengonfirmasi Nusron telah mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan DPP beberapa bulan sebelumnya.

Ahmad Doli Kurnia menyatakan pengunduran diri tersebut memang telah diajukan, tetapi alasan resminya belum diungkap.

Fakta tersebut membuat posisi Nusron memiliki dua perkembangan berbeda, yakni perubahan status kepengurusan partai dan proses hukum yang masih berjalan di KPK.

Nusron Hormati Proses Hukum dan Bantah Mengetahui Perkara

Nusron menyatakan menghormati proses hukum KPK dan menyebut ATR/BPN akan mengikuti serta membantu penyidikan yang sedang berlangsung.

“Kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK,” kata Nusron.

Pada Jumat, (18/09/2026), Nusron juga menyatakan tidak mengetahui duduk perkara dugaan suap HGB Summarecon.

“Enggak tahu (duduk perkara kasus suap di Summarecon itu seperti apa),” ujar Nusron ketika ditanya mengenai perkara tersebut.

KPK Tegaskan Penyidikan Masih Berada pada Tahap Awal

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidikan masih berada pada tahap awal setelah perkara hasil OTT dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Saat ini masih tahap awal pascaperistiwa tertangkap tangan dalam tahap penyelidikan tersebut diputuskan naik ke tahap penyidikan,” kata Budi.

Budi menegaskan penyidik masih fokus melengkapi alat bukti tambahan sebelum menentukan perkembangan berikutnya dalam perkara tersebut.

“Apakah kemudian nanti ada pihak-pihak lain yang diduga punya peran signifikan dalam konstruksi perkara tersebut? Kita sama-sama tunggu perkembangannya,” ujar Budi.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

Sorotan terhadap Nusron meningkat setelah KPK menggelar OTT terkait dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

OTT KPK Membuka Rangkaian Penyidikan Kasus HGB Summarecon OTT KPK berlangsung di kawasan Jabodetabek pada Senin, (14/09/2026), terkait dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon.

03Kapan peristiwa dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” terjadi?

KPK kemudian melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN pada Kamis, (17/09/2026), tetapi ruangan Nusron tidak digeledah.

04Di mana peristiwa dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” berlangsung?

Fakta tersebut membuat posisi Nusron memiliki dua perkembangan berbeda, yakni perubahan status kepengurusan partai dan proses hukum yang masih berjalan di KPK.

05Mengapa perkembangan dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” terjadi?

Ahmad Doli Kurnia menyatakan pengunduran diri tersebut memang telah diajukan, tetapi alasan resminya belum diungkap.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” berlangsung?

Nusron Hormati Proses Hukum dan Bantah Mengetahui Perkara Nusron menyatakan menghormati proses hukum KPK dan menyebut ATR/BPN akan mengikuti serta membantu penyidikan yang sedang berlangsung. “Kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK,” kata Nusron.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

Mahfud MD Mendorong Keterbukaan Mengenai Posisi Nusron Mahfud menilai posisi Nusron perlu dijelaskan kepada publik dalam konteks penyidikan kasus tersebut. “Menurut saya, demi keterbukaan mestinya segera dijelaskan oleh KPK apakah sekarang ini ada niatan memanggil Nusron, minimal memeriksa Nusron,” kata Mahfud.

08Angka penting apa yang disebut dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

KPK menyita uang tunai Rp106,3 miliar dalam operasi tersebut dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?

    ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 82
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Efektivitas kesepakatan tetap bergantung pada RUPS dan pemenuhan persyaratan yang disepakati ADHI dan kreditur. 02 Skema MRA mengatur pembayaran bunga, pokok, serta sumber pelunasan berdasarkan masing-masing tranche. 03 Restrukturisasi ADHI mencakup utang bank dengan tenor berbeda, dari cicilan 18 bulan hingga […]

  • Haji Isam Masuk Bayan Resources, Saham BYAN Tembus ARA, RKAB Tiga Anak Usaha Disetujui Pemerintah

    Haji Isam Masuk Bayan Resources, Saham BYAN Tembus ARA, RKAB Tiga Anak Usaha Disetujui Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 56
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Investor juga mencermati dampak kuota produksi terhadap volume, kinerja keuangan, dan prospek Bayan Resources. 02 Masuknya Haji Isam mengubah struktur calon pemegang saham tanpa berarti mengambil alih mayoritas BYAN. 03 Babak baru BYAN ditentukan oleh penyelesaian CSPA dan realisasi operasional setelah […]

  • BAP Tan Kian Sebut 4 Nama Pejabat Kejagung, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bantah Aliran Rp40 Miliar TPPU

    BAP Tan Kian Sebut 4 Nama Pejabat Kejagung, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bantah Aliran Rp40 Miliar TPPU

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Fakta mengenai tujuan dan penerima dana masih harus diuji berdasarkan keseluruhan alat bukti perkara. 02 Penyebutan empat pejabat Kejagung belum dapat dimaknai sebagai bukti penerimaan uang oleh mereka. 03 Inti persoalan kini berada pada konteks BAP, dugaan aliran dana, serta pembuktian […]

  • Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Komitmen Dagang USD 2 Juta Mulai Direalisasikan

    Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Komitmen Dagang USD 2 Juta Mulai Direalisasikan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Telegraf-Pelepasan ekspor yang berlangsung di The Keranjang Bali, Kabupaten Badung, menjadi langkah awal dari kerja sama dagang yang ditargetkan berlangsung selama satu tahun. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan keberhasilan ekspor tersebut membuktikan produk pertanian Indonesia mampu bersaing di pasar internasional apabila didukung kualitas yang baik dan akses pasar yang terbuka. “Pelepasan […]

  • Anggaran Podcast Rp103 Miliar Belum Final, Kemenkop Jelaskan Posisi Dana dalam Rencana Anggaran 2027

    Anggaran Podcast Rp103 Miliar Belum Final, Kemenkop Jelaskan Posisi Dana dalam Rencana Anggaran 2027

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kemenkop memberikan klarifikasi setelah Rp103 miliar disebut sebagai anggaran podcast untuk tahun 2027. 02 Ahmad Zabadi memastikan podcast hanya satu bagian dari kebutuhan komunikasi dan informasi publik Kementerian Koperasi. 03 Status Rp103 miliar masih usulan sehingga belum dapat disebut sebagai anggaran […]

  • Rayakan Kemerdekaan Lewat Olah Nafas, Yogadihotel Kolaborasi dengan Avenzel Hotel Gelar Yoga di Tepi Kolam

    Rayakan Kemerdekaan Lewat Olah Nafas, Yogadihotel Kolaborasi dengan Avenzel Hotel Gelar Yoga di Tepi Kolam

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Telegraf – Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia tak selalu harus berlangsung dengan sorak-sorai dan perlombaan. Di Cibubur, semangat kemerdekaan justru dirayakan dengan cara yang lebih tenang: menggerakkan tubuh, mengatur napas, dan memberi jeda sejenak dari rutinitas. Komunitas Yogadihotel berkolaborasi dengan Avenzel Hotel & Convention Cibubur menggelar sesi yoga bersama bertajuk “Hatha Flow: Rise & Ease” […]

expand_less