Memuat tanggal... Kirim Rilis
Selasa, 6 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Politik » Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Posisi hukum Nusron berbeda dari delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK dalam perkara tersebut.

  2. Golkar telah mengonfirmasi pengunduran diri, sementara KPK masih mendalami dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

  3. Fokus perkembangan terbaru berada pada alasan pengunduran diri Nusron, dinamika hubungan dengan Golkar, serta perkembangan penyidikan KPK.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa nama Nusron Wahid menjadi perhatian setelah KPK menetapkan delapan tersangka kasus dugaan suap HGB?

Apa yang sebenarnya dikatakan Mahfud MD mengenai posisi Nusron?

Dan bagaimana respons KPK ketika pemeriksaan terhadap Menteri ATR/BPN mulai dipertanyakan publik?

Sorotan terhadap Nusron meningkat setelah KPK menggelar OTT terkait dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

KPK menyita uang tunai Rp106,3 miliar dalam operasi tersebut dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

Di tengah penyidikan, Mahfud MD meminta KPK menjelaskan kemungkinan pemeriksaan terhadap Nusron sebagai pejabat publik.

OTT KPK Membuka Rangkaian Penyidikan Kasus HGB Summarecon

OTT KPK berlangsung di kawasan Jabodetabek pada Senin, (14/09/2026), terkait dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon.

Sehari kemudian, KPK menetapkan delapan tersangka yang berasal dari lingkungan ATR/BPN, korporasi, politik, dan pihak swasta.

Empat tersangka disebut KPK diduga merupakan orang kepercayaan Nusron, yakni Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz, Erwin, dan Muhammad Fakhry.

KPK kemudian melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN pada Kamis, (17/09/2026), tetapi ruangan Nusron tidak digeledah.

Mahfud MD Mendorong Keterbukaan Mengenai Posisi Nusron

Mahfud menilai posisi Nusron perlu dijelaskan kepada publik dalam konteks penyidikan kasus tersebut.

“Menurut saya, demi keterbukaan mestinya segera dijelaskan oleh KPK apakah sekarang ini ada niatan memanggil Nusron, minimal memeriksa Nusron,” kata Mahfud.

Mahfud juga mengatakan publik akan memiliki pertanyaan apabila Nusron tidak dipanggil dan dijelaskan posisinya dalam perkara tersebut.

Namun, pandangan Mahfud tersebut merupakan pernyataan mengenai kebutuhan keterbukaan, bukan keterangan bahwa Nusron telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pengunduran Diri Golkar Menambah Konteks Politik Nusron

Di tengah perkembangan hukum tersebut, Golkar mengonfirmasi Nusron telah mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan DPP beberapa bulan sebelumnya.

Ahmad Doli Kurnia menyatakan pengunduran diri tersebut memang telah diajukan, tetapi alasan resminya belum diungkap.

Fakta tersebut membuat posisi Nusron memiliki dua perkembangan berbeda, yakni perubahan status kepengurusan partai dan proses hukum yang masih berjalan di KPK.

Nusron Hormati Proses Hukum dan Bantah Mengetahui Perkara

Nusron menyatakan menghormati proses hukum KPK dan menyebut ATR/BPN akan mengikuti serta membantu penyidikan yang sedang berlangsung.

“Kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK,” kata Nusron.

Pada Jumat, (18/09/2026), Nusron juga menyatakan tidak mengetahui duduk perkara dugaan suap HGB Summarecon.

“Enggak tahu (duduk perkara kasus suap di Summarecon itu seperti apa),” ujar Nusron ketika ditanya mengenai perkara tersebut.

KPK Tegaskan Penyidikan Masih Berada pada Tahap Awal

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidikan masih berada pada tahap awal setelah perkara hasil OTT dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Saat ini masih tahap awal pascaperistiwa tertangkap tangan dalam tahap penyelidikan tersebut diputuskan naik ke tahap penyidikan,” kata Budi.

Budi menegaskan penyidik masih fokus melengkapi alat bukti tambahan sebelum menentukan perkembangan berikutnya dalam perkara tersebut.

“Apakah kemudian nanti ada pihak-pihak lain yang diduga punya peran signifikan dalam konstruksi perkara tersebut? Kita sama-sama tunggu perkembangannya,” ujar Budi.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

Sorotan terhadap Nusron meningkat setelah KPK menggelar OTT terkait dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

OTT KPK Membuka Rangkaian Penyidikan Kasus HGB Summarecon OTT KPK berlangsung di kawasan Jabodetabek pada Senin, (14/09/2026), terkait dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon.

03Kapan peristiwa dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” terjadi?

KPK kemudian melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN pada Kamis, (17/09/2026), tetapi ruangan Nusron tidak digeledah.

04Di mana peristiwa dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” berlangsung?

Fakta tersebut membuat posisi Nusron memiliki dua perkembangan berbeda, yakni perubahan status kepengurusan partai dan proses hukum yang masih berjalan di KPK.

05Mengapa perkembangan dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” terjadi?

Ahmad Doli Kurnia menyatakan pengunduran diri tersebut memang telah diajukan, tetapi alasan resminya belum diungkap.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” berlangsung?

Nusron Hormati Proses Hukum dan Bantah Mengetahui Perkara Nusron menyatakan menghormati proses hukum KPK dan menyebut ATR/BPN akan mengikuti serta membantu penyidikan yang sedang berlangsung. “Kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK,” kata Nusron.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

Mahfud MD Mendorong Keterbukaan Mengenai Posisi Nusron Mahfud menilai posisi Nusron perlu dijelaskan kepada publik dalam konteks penyidikan kasus tersebut. “Menurut saya, demi keterbukaan mestinya segera dijelaskan oleh KPK apakah sekarang ini ada niatan memanggil Nusron, minimal memeriksa Nusron,” kata Mahfud.

08Angka penting apa yang disebut dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

KPK menyita uang tunai Rp106,3 miliar dalam operasi tersebut dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusal Siapkan Investasi Hilirisasi Bauksit Kalimantan, Pemerintah Tunggu FS Sebelum Buka Nilai Proyek

    Rusal Siapkan Investasi Hilirisasi Bauksit Kalimantan, Pemerintah Tunggu FS Sebelum Buka Nilai Proyek

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perizinan proyek hilirisasi bauksit korporasi Rusia Rusal di Kalimantan disebut hampir memasuki tahap final. 02 Rusal akan mengolah bauksit menjadi alumina melalui kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha dalam negeri. 03 Nilai investasi serta mitra lokal belum diungkap karena pemerintah masih menunggu […]

  • BAP Tan Kian Sebut 4 Nama Pejabat Kejagung, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bantah Aliran Rp40 Miliar TPPU

    BAP Tan Kian Sebut 4 Nama Pejabat Kejagung, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bantah Aliran Rp40 Miliar TPPU

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Fakta mengenai tujuan dan penerima dana masih harus diuji berdasarkan keseluruhan alat bukti perkara. 02 Penyebutan empat pejabat Kejagung belum dapat dimaknai sebagai bukti penerimaan uang oleh mereka. 03 Inti persoalan kini berada pada konteks BAP, dugaan aliran dana, serta pembuktian […]

  • Usia 16 Tahun PROPAMI: Menjaga Marwah Profesi untuk Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    Usia 16 Tahun PROPAMI: Menjaga Marwah Profesi untuk Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Telegraf – Memasuki usia 16 tahun pada 9 Agustus 2026, Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) menegaskan kembali komitmennya menjaga profesionalisme, integritas, dan kompetensi sumber daya manusia di industri pasar modal Indonesia. Bagi organisasi yang berdiri sejak 9 Agustus 2010 tersebut, perjalanan enam belas tahun bukan sekadar penanda usia, melainkan momentum untuk memperkuat peran profesi […]

  • Rumah Dirjen Lampri Digeledah KPK, Bukti Chat Dan Rp106,3 Miliar Jadi Kunci Pengembangan Perkara

    Rumah Dirjen Lampri Digeledah KPK, Bukti Chat Dan Rp106,3 Miliar Jadi Kunci Pengembangan Perkara

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Penelusuran sumber, tujuan, dan penerima dana masih menjadi bagian dari proses penyidikan KPK. 02 Nominal tersebut tidak sama dengan nilai suap HGB Summarecon yang telah diungkap dalam konstruksi awal perkara. 03 Status Rp106,3 miliar dalam perkara ini adalah barang bukti yang […]

  • Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik

    Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Gus Kikin PBNU — Ketua Umum PBNU Gus Kikin membantah isu Nahdlatul Ulama menjadi tunggangan politik dan menegaskan organisasi memiliki manhaj.

  • Kronologi Jule Ditangkap Polisi Terkait Vape Etomidate, Dari RR RN Hingga WN Tiongkok dan 99 Cartridge

    Kronologi Jule Ditangkap Polisi Terkait Vape Etomidate, Dari RR RN Hingga WN Tiongkok dan 99 Cartridge

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Status dan peran setiap orang tetap mengikuti hasil penyidikan serta proses hukum yang berlaku. 02 Polisi menyebut pengungkapan berawal dari dua perempuan hingga berkembang kepada seorang warga negara Tiongkok. 03 Perkara terbaru tidak hanya menyangkut temuan vape pada Jule, tetapi juga […]

expand_less