Memuat tanggal... Kirim Rilis
Sabtu, 7 Nov 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Anggaran Podcast Rp103 Miliar Belum Final, Kemenkop Jelaskan Posisi Dana dalam Rencana Anggaran 2027

Anggaran Podcast Rp103 Miliar Belum Final, Kemenkop Jelaskan Posisi Dana dalam Rencana Anggaran 2027

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Kemenkop memberikan klarifikasi setelah Rp103 miliar disebut sebagai anggaran podcast untuk tahun 2027.

  2. Ahmad Zabadi memastikan podcast hanya satu bagian dari kebutuhan komunikasi dan informasi publik Kementerian Koperasi.

  3. Status Rp103 miliar masih usulan sehingga belum dapat disebut sebagai anggaran final Kemenkop 2027.

EKPRESPOST.COM – Apakah label “anggaran podcast Rp103 miliar” sudah menggambarkan keseluruhan rencana belanja Kementerian Koperasi?

Mengapa kementerian menyebut podcast hanya salah satu bagian dari kebutuhan komunikasi publik?

Dan bagaimana posisi anggaran tersebut di tengah usulan tambahan Kemenkop sebesar Rp4,53 triliun untuk 2027?

Kemenkop Luruskan Persepsi Publik Mengenai Anggaran Podcast

Kementerian Koperasi memberikan klarifikasi setelah usulan anggaran Rp103 miliar dikaitkan dengan kebutuhan produksi podcast.

Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi mengatakan angka tersebut merupakan bagian dari usulan tambahan anggaran, bukan pos khusus podcast.

“Pastinya bukan hanya untuk podcast tapi juga mendukung tugas-tugas kehumasan,” ujar Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis, (03/09/2026).

Menurut Zabadi, podcast hanya menjadi salah satu bagian komunikasi dan informasi publik yang menjadi tugas Kementerian Koperasi.

Dengan demikian, penggunaan istilah anggaran podcast dinilai tidak mencerminkan keseluruhan fungsi yang direncanakan dalam alokasi Rp103 miliar tersebut.

Pagu Dasar Kemenkop Rp742 Miliar Belum Mencakup Usulan Tambahan

Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, pagu anggaran dasar Kementerian Koperasi untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp742 miliar.

Kemenkop kemudian mengajukan usulan tambahan sekitar Rp4,53 triliun untuk mendukung berbagai penugasan strategis.

Rp103 miliar menjadi salah satu bagian dari usulan tambahan tersebut dan belum masuk ke dalam pagu resmi Kementerian Koperasi.

Pemberitaan sebelumnya mencatat sebagian tambahan anggaran ditujukan bagi program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, termasuk pengawasan dan pendampingan senilai Rp1,25 triliun.

Usulan tambahan secara keseluruhan juga mencakup penguatan operasional dan program teknis Kementerian Koperasi.

Teknologi Informasi Menjadi Bagian Penting dari Usulan Rp103 Miliar

Zabadi menjelaskan, pengelolaan Rp103 miliar berada di bawah Biro Hubungan Masyarakat, Teknologi Informasi, dan Tata Usaha.

Ruang lingkupnya mencakup pekerjaan kehumasan, pengembangan teknologi informasi, tata usaha, serta infrastruktur pendukung.

“Kemudian pengembangan dari pengembangan teknologi informasi yang terus kita jalankan dari Kementerian Koperasi,” kata Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi.

Menurut dia, dukungan infrastruktur diperlukan untuk menunjang pelaksanaan tugas kehumasan dan pemanfaatan teknologi informasi.

Kebutuhan tersebut membuat Rp103 miliar tidak dapat dipandang sebagai anggaran untuk satu produk komunikasi digital saja.

Podcast tetap menjadi salah satu instrumen komunikasi publik, tetapi bukan satu-satunya kegiatan yang dibiayai dalam usulan tersebut.

Usulan Anggaran Masih Dibahas dan Belum Menjadi Belanja Negara

Kemenkop menegaskan Rp103 miliar masih berstatus usulan tambahan dan belum menjadi bagian pagu anggaran kementerian.

Setiap rencana program akan melalui pembahasan bersama kementerian terkait sebelum mendapatkan kepastian anggaran.

Zabadi mengatakan proses tersebut melibatkan Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk memastikan indikator pencapaian serta tata kelola terpenuhi.

“Kami perlu untuk menyampaikan bahwa Rp103 miliar menjadi bagian usulan tambahan anggaran yang disampaikan Kementerian Koperasi pada rapat kemarin itu bukan untuk podcast saja,” ujar Ahmad Zabadi.

Kemenkop juga menyatakan perhatian publik terhadap penggunaan APBN merupakan hal yang positif bagi pengawasan anggaran negara.

Zabadi menegaskan APBN merupakan uang rakyat sehingga seluruh program harus dikelola secara bertanggung jawab.

Dengan posisi tersebut, pembahasan berikutnya akan menentukan apakah usulan tambahan Kemenkop, termasuk Rp103 miliar, dapat masuk dalam anggaran 2027.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “artikel ini”?

Teknologi Informasi Menjadi Bagian Penting dari Usulan Rp103 Miliar Zabadi menjelaskan, pengelolaan Rp103 miliar berada di bawah Biro Hubungan Masyarakat, Teknologi Informasi, dan Tata Usaha.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “artikel ini”?

Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi mengatakan angka tersebut merupakan bagian dari usulan tambahan anggaran, bukan pos khusus podcast. “Pastinya bukan hanya untuk podcast tapi juga mendukung tugas-tugas kehumasan,” ujar Ahmad Zabadi, Sekretaris Kementerian Koperasi, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Kamis, (03/09/2026).

03Kapan peristiwa dalam “artikel ini” terjadi?

Zabadi mengatakan proses tersebut melibatkan Bappenas dan Kementerian Keuangan untuk memastikan indikator pencapaian serta tata kelola terpenuhi. “Kami perlu untuk menyampaikan bahwa Rp103 miliar menjadi bagian usulan tambahan anggaran yang disampaikan Kementerian Koperasi pada rapat kemarin itu bukan untuk podcast saja,” ujar Ahmad Zabadi.

04Bagaimana proses atau peristiwa dalam “artikel ini” berlangsung?

Usulan tambahan secara keseluruhan juga mencakup penguatan operasional dan program teknis Kementerian Koperasi.

05Angka penting apa yang disebut dalam “artikel ini”?

Pagu Dasar Kemenkop Rp742 Miliar Belum Mencakup Usulan Tambahan Dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR, pagu anggaran dasar Kementerian Koperasi untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp742 miliar.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan Masyarakat

    Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pergantian nama menjadi Beras Kita tidak mengubah posisi beras tersebut sebagai bagian program stabilisasi pangan pemerintah. 02 Bulog mempertahankan tulisan SPHP pada kemasan baru agar masyarakat tetap mengenali fungsi programnya. 03 Selain desain, Bulog menjadikan perubahan ini sebagai momentum meningkatkan mutu […]

  • 110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium bagi Arab Saudi?

    110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium bagi Arab Saudi?

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Jabal Sayid mempertemukan agenda pertambangan, hilirisasi mineral, teknologi maju, dan energi nuklir Saudi. 02 Temuan ini memperkuat perhatian terhadap peran Arab Saudi dalam rantai pasok mineral strategis global. 03 Tahap eksplorasi dan pengembangan berikutnya akan menentukan nilai ekonomi sebenarnya dari sumber […]

  • Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU, Tokoh Nasional hingga Pimpinan Ormas Hadir di Jombang

    Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU, Tokoh Nasional hingga Pimpinan Ormas Hadir di Jombang

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 105
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). 02 Dalam prosesi pembukaan, Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Rais Aam Pengurus […]

  • Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Pesisir Selat Sunda Diminta Waspada Tanpa Panik dan Tetap Tenang

    Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Pesisir Selat Sunda Diminta Waspada Tanpa Panik dan Tetap Tenang

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 65
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Masyarakat diminta waspada tanpa panik dan menjadikan kanal resmi pemerintah sebagai rujukan utama. 02 Pemantauan tetap diperketat karena aktivitas vulkanik, sebaran abu, kondisi laut, dan keselamatan penerbangan saling berkaitan. 03 Aktivitas terbaru Gunung Anak Krakatau belum menunjukkan indikasi tsunami berdasarkan evaluasi […]

  • Karhutla Mengancam Taman Nasional, Menhut Tutup Pendakian 9 Kawasan dan Perketat Akses Para Pendaki

    Karhutla Mengancam Taman Nasional, Menhut Tutup Pendakian 9 Kawasan dan Perketat Akses Para Pendaki

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 115
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemerintah memperketat akses pendakian di sejumlah kawasan konservasi menyusul meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan. 02 Pendaki mana saja yang harus menunda perjalanan setelah pemerintah menutup sembilan taman nasional karena ancaman karhutla? 03 Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan penutupan sementara […]

  • BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

    BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 85
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Fokus pemeriksaan saat ini adalah pengujian laporan dan risiko, bukan penetapan adanya fraud atau penyalahgunaan. 02 Integritas, independensi, dan profesionalisme menjadi prinsip yang ditekankan BPK dalam proses pemeriksaan. 03 BPK meminta seluruh pihak menjaga kerja sama dan komunikasi selama pemeriksaan laporan […]

expand_less