Pedoman Penggunaan AI

PEDOMAN PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN (AI) EKSPRESPOST.COM
Komitmen Eksprespost.com terhadap Jurnalisme yang Bertanggung Jawab
Eksprespost.com memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) sebagai alat bantu untuk meningkatkan efektivitas, kecepatan, akurasi, kreativitas, dan kualitas proses kerja jurnalistik.
Penggunaan teknologi AI di lingkungan redaksi Eksprespost.com tetap menempatkan wartawan, editor, dan manusia sebagai pemegang kendali utama dalam proses jurnalistik.
AI tidak digunakan untuk menggantikan tanggung jawab profesional wartawan maupun keputusan editorial redaksi.
Pedoman ini mengacu pada Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/I/2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik, Kode Etik Jurnalistik, Pedoman Pemberitaan Media Siber, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
1. Pengertian Kecerdasan Buatan
Kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) adalah teknologi informatika yang memungkinkan perangkat digital melakukan berbagai aktivitas seperti membaca, menulis, melakukan analisis, menghasilkan gambar, suara maupun gambar bergerak untuk membantu manusia menjalankan kegiatan.
Dalam lingkungan Eksprespost.com, AI diposisikan sebagai alat bantu kerja jurnalistik, bukan sebagai pengganti wartawan, editor, narasumber maupun proses verifikasi redaksional.
2. Prinsip Utama Penggunaan AI
Eksprespost.com menerapkan prinsip Human in the Loop, yaitu setiap pemanfaatan AI dalam proses produksi jurnalistik harus tetap berada di bawah pengawasan manusia.
Setiap karya jurnalistik yang menggunakan AI harus tetap:
- mematuhi Kode Etik Jurnalistik;
- melalui kontrol manusia dari awal hingga akhir;
- berada di bawah tanggung jawab redaksi Eksprespost.com;
- melalui proses pemeriksaan, penyuntingan, dan verifikasi sebelum diterbitkan;
- mengutamakan kepentingan publik;
- menjaga independensi dan profesionalisme redaksi.
Dengan demikian, keputusan akhir mengenai apakah suatu informasi layak dipublikasikan tetap dilakukan oleh wartawan dan/atau editor Eksprespost.com.
3. AI sebagai Alat Bantu, Bukan Pengganti Wartawan
Teknologi AI dapat digunakan Eksprespost.com untuk membantu berbagai proses kerja jurnalistik, antara lain:
- melakukan riset awal;
- membantu menemukan konteks suatu topik;
- merangkum dokumen;
- menyusun transkripsi;
- menerjemahkan teks;
- membantu analisis data;
- memberikan rekomendasi struktur artikel;
- membantu penyuntingan bahasa dan tata bahasa;
- menyusun alternatif judul;
- membantu pembuatan ringkasan artikel;
- membantu penyusunan Poin Utama;
- membantu pengelompokan kategori dan tag;
- membantu optimalisasi SEO dan GEO;
- membantu membuat deskripsi metadata;
- membantu mengembangkan pertanyaan wawancara;
- membantu mendeteksi kemungkinan kesalahan penulisan;
- membantu pencarian hubungan antardata;
- membantu produksi ilustrasi, grafik, audio, maupun materi multimedia tertentu.
Penggunaan AI tersebut tidak menghilangkan kewajiban wartawan dan editor untuk memastikan setiap informasi yang diterbitkan memenuhi standar jurnalistik.
4. Kontrol Manusia dari Awal hingga Akhir
Setiap karya jurnalistik yang proses pembuatannya menggunakan AI wajib berada dalam pengawasan manusia.
Wartawan atau editor Eksprespost.com bertanggung jawab untuk:
- menentukan topik pemberitaan;
- menentukan sudut pandang jurnalistik;
- memilih dan menilai sumber informasi;
- melakukan verifikasi;
- melakukan konfirmasi bila diperlukan;
- memeriksa konteks informasi;
- melakukan penyuntingan;
- memastikan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik;
- menentukan kelayakan publikasi; dan
- melakukan koreksi apabila ditemukan kesalahan setelah publikasi.
Dengan prinsip tersebut, AI tidak memiliki kewenangan editorial secara mandiri.
5. Verifikasi dan Akurasi Informasi
Eksprespost.com menyadari bahwa sistem AI dapat menghasilkan informasi yang tidak lengkap, tidak akurat, kehilangan konteks, atau bahkan menghasilkan informasi yang tidak pernah terjadi.
Karena itu, informasi yang diperoleh maupun dihasilkan dengan bantuan AI tidak boleh langsung dianggap sebagai fakta.
Redaksi wajib melakukan pemeriksaan terhadap data, informasi, gambar, suara, video, maupun bentuk konten lainnya yang diperoleh melalui AI.
Verifikasi dapat dilakukan melalui:
- dokumen resmi;
- sumber primer;
- wawancara narasumber;
- konfirmasi kepada pihak terkait;
- situs resmi lembaga;
- database tepercaya;
- sumber jurnalistik kredibel;
- teknologi verifikasi digital; dan/atau
- pihak yang memiliki kompetensi terhadap informasi tersebut.
AI tidak boleh dijadikan satu-satunya sumber untuk menetapkan kebenaran sebuah informasi.
6. Sumber Informasi
Dalam setiap pemberitaan, Eksprespost.com berupaya mengutamakan sumber primer dan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan.
Sumber tersebut antara lain:
- wawancara langsung;
- dokumen resmi;
- siaran pers;
- pernyataan lembaga resmi;
- data pemerintah;
- lembaga negara;
- kementerian;
- pemerintah daerah;
- institusi pendidikan;
- organisasi profesional;
- perusahaan;
- laporan penelitian;
- jurnal akademik;
- kantor berita;
- media kredibel;
- serta sumber terpercaya lainnya.
AI dapat membantu menemukan atau mengorganisasi informasi, tetapi sumber fakta tetap harus dapat ditelusuri dan diverifikasi.
7. Larangan Membuat Fakta dengan AI
Eksprespost.com melarang penggunaan AI untuk menciptakan fakta jurnalistik yang sebenarnya tidak ada.
AI tidak boleh digunakan untuk membuat:
- kutipan narasumber palsu;
- nama narasumber fiktif;
- wawancara yang tidak pernah dilakukan;
- kejadian yang tidak pernah terjadi;
- angka atau statistik tanpa sumber;
- dokumen palsu;
- pernyataan pejabat yang tidak pernah disampaikan;
- hasil penelitian yang tidak ada;
- sumber berita fiktif;
- foto peristiwa palsu yang disajikan seolah-olah dokumentasi faktual.
Apabila AI digunakan untuk membuat ilustrasi visual, konten tersebut harus diperlakukan sebagai ilustrasi dan bukan sebagai bukti faktual suatu peristiwa.
8. Penggunaan AI untuk Penulisan Artikel
AI dapat digunakan sebagai alat bantu dalam penyusunan artikel.
Namun, setiap artikel yang dibuat dengan bantuan AI wajib melalui proses editorial manusia sebelum dipublikasikan.
Editor wajib memastikan antara lain:
- fakta benar;
- konteks tidak berubah;
- tidak ada kutipan yang dibuat-buat;
- sumber dapat dilacak;
- bahasa tidak menyesatkan;
- judul sesuai dengan isi;
- tidak terjadi plagiarisme;
- tidak terdapat informasi diskriminatif;
- tidak terdapat fitnah;
- tidak terdapat kebohongan;
- hak privasi dihormati;
- kepentingan publik dipertimbangkan;
- dan tulisan sesuai dengan standar jurnalistik Eksprespost.com.
9. AI untuk Rewrite atau Pengembangan Berita
AI dapat digunakan untuk membantu menyusun ulang informasi dari sumber tertentu.
Namun proses tersebut tidak boleh sekadar mengganti kata atau melakukan parafrase otomatis terhadap karya jurnalistik milik pihak lain.
Redaksi wajib memberikan nilai tambah jurnalistik melalui antara lain:
- verifikasi tambahan;
- penambahan konteks;
- data pendukung;
- konfirmasi;
- analisis;
- sumber tambahan;
- penjelasan kepada pembaca;
- sudut pandang lokal atau nasional yang relevan.
Eksprespost.com menghormati hak cipta dan hak moral atas karya pihak lain.
10. Penggunaan AI untuk SEO dan GEO
Eksprespost.com dapat menggunakan AI untuk mendukung optimalisasi Search Engine Optimization (SEO) dan Generative Engine Optimization (GEO).
Penggunaan tersebut dapat mencakup:
- rekomendasi judul SEO;
- frasa kunci;
- slug;
- meta description;
- struktur heading;
- ringkasan artikel;
- Poin Utama;
- internal linking;
- rekomendasi FAQ;
- schema markup;
- kategori;
- tag;
- semantic keyword;
- optimasi keterbacaan;
- serta struktur informasi.
Namun optimasi SEO maupun GEO tidak boleh mengubah fakta, membuat informasi palsu, menghasilkan judul menyesatkan, atau mengorbankan prinsip jurnalistik demi trafik.
Kepentingan pembaca dan akurasi informasi tetap menjadi prioritas utama.
11. Penggunaan AI untuk Gambar dan Ilustrasi
Eksprespost.com dapat menggunakan AI untuk menghasilkan ilustrasi, desain grafis, infografik, maupun visual pendukung.
Apabila suatu gambar merupakan hasil rekayasa atau dihasilkan secara signifikan menggunakan AI, Eksprespost.com dapat memberikan keterangan seperti:
“Ilustrasi dibuat dengan bantuan kecerdasan buatan (AI).”
atau:
“Gambar ilustrasi berbasis AI.”
Visual berbasis AI tidak boleh disajikan sedemikian rupa sehingga membuat pembaca menganggapnya sebagai foto dokumentasi faktual apabila peristiwa tersebut sebenarnya tidak pernah difoto.
12. Avatar dan Personalisasi AI
Penggunaan avatar, karakter digital, atau personalisasi berbasis AI yang menyerupai figur tertentu wajib memperhatikan hak pribadi dan persetujuan pihak yang bersangkutan.
Eksprespost.com tidak menggunakan AI untuk meniru identitas seseorang secara menyesatkan.
Apabila personalisasi AI menyerupai seseorang tertentu, penggunaannya harus mengikuti ketentuan mengenai persetujuan sebagaimana diatur dalam Pedoman Dewan Pers.
13. Penggunaan Suara AI
AI dapat digunakan untuk membantu:
- sulih suara;
- sintesis suara;
- text-to-speech;
- narasi otomatis;
- penerjemahan audio;
- produksi konten video.
Apabila penggunaan AI menghasilkan suara yang menyerupai figur tertentu, Eksprespost.com wajib memperhatikan persetujuan pemilik suara serta hak-hak terkait lainnya.
Konten audio hasil AI tidak boleh digunakan untuk membuat seseorang seolah-olah mengatakan sesuatu yang tidak pernah disampaikannya.
14. Transparansi Penggunaan AI
Eksprespost.com menjunjung prinsip transparansi.
Apabila penggunaan AI memberikan dampak signifikan terhadap hasil akhir sebuah karya jurnalistik, redaksi dapat memberikan keterangan mengenai penggunaan teknologi AI tersebut.
Contoh keterangan:
“Artikel ini disusun dengan dukungan teknologi kecerdasan buatan dan telah melalui proses verifikasi serta penyuntingan oleh tim redaksi Eksprespost.com.”
atau:
“Sebagian proses pengolahan data dalam artikel ini menggunakan bantuan teknologi AI dan telah diverifikasi oleh redaksi.”
atau:
“Ilustrasi pada artikel ini dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan.”
Keterangan disesuaikan dengan karakter konten dan tingkat keterlibatan AI.
15. Koreksi dan Perubahan Konten AI
Apabila ditemukan kesalahan pada karya jurnalistik yang dibuat dengan bantuan AI, Eksprespost.com akan melakukan koreksi sesuai dengan standar jurnalistik dan ketentuan Dewan Pers.
Apabila terjadi perubahan substansial, ralat, atau koreksi penting, redaksi dapat memberikan keterangan secara terbuka kepada pembaca.
Kesalahan yang disebabkan oleh sistem AI tetap menjadi tanggung jawab perusahaan pers dan redaksi, bukan tanggung jawab aplikasi AI yang digunakan.
16. Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual
Penggunaan AI harus tetap menghormati:
- hak cipta;
- hak moral;
- merek;
- hak terkait;
- lisensi penggunaan;
- kepemilikan foto;
- kepemilikan video;
- karya jurnalistik pihak lain;
- serta ketentuan hukum kekayaan intelektual lainnya.
Redaksi harus berhati-hati terhadap kemungkinan AI menghasilkan konten yang terlalu menyerupai karya milik pihak lain.
Jika menggunakan sumber eksternal, atribusi dilakukan sesuai dengan prinsip jurnalistik dan ketentuan hukum yang berlaku.
17. Privasi dan Data Pribadi
Eksprespost.com menjaga perlindungan data pribadi dalam penggunaan teknologi AI.
Informasi pribadi atau data sensitif tidak boleh dimasukkan ke sistem AI secara sembarangan apabila dapat berpotensi:
- melanggar privasi;
- membahayakan narasumber;
- mengungkap identitas sumber rahasia;
- membuka informasi internal;
- atau menimbulkan risiko keamanan.
Perlindungan narasumber tetap mengikuti prinsip Kode Etik Jurnalistik.
18. Konten yang Dilarang
AI tidak boleh digunakan Eksprespost.com untuk menghasilkan atau menyebarkan karya jurnalistik yang memiliki iktikad buruk maupun mengandung:
- kebohongan;
- fitnah;
- informasi manipulatif;
- konten cabul;
- sadisme;
- diskriminasi;
- ujaran yang merendahkan berdasarkan SARA;
- diskriminasi berdasarkan jenis kelamin;
- warna kulit;
- bahasa;
- kondisi ekonomi;
- maupun kondisi disabilitas.
Penggunaan AI tetap tunduk pada Kode Etik Jurnalistik serta peraturan perundang-undangan yang berlaku.
19. Keamanan Teknologi AI
Eksprespost.com berupaya menggunakan teknologi AI yang aman, andal, dan dapat dipercaya.
Dalam memilih layanan AI, redaksi mempertimbangkan antara lain:
- keamanan data;
- perlindungan privasi;
- reliabilitas sistem;
- transparansi;
- akurasi;
- potensi bias;
- ketentuan penggunaan;
- serta risiko terhadap proses jurnalistik.
Penggunaan layanan AI harus memperhatikan standar etika serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
20. AI dan Keputusan Editorial
AI tidak memiliki kewenangan untuk menentukan secara mandiri:
- apakah sebuah berita diterbitkan;
- siapa yang dinyatakan bersalah;
- kredibilitas seseorang;
- keberpihakan politik redaksi;
- vonis terhadap pihak tertentu;
- keputusan editorial final;
- atau tindakan jurnalistik lainnya yang membutuhkan pertimbangan profesional.
Keputusan tersebut tetap berada di tangan redaksi Eksprespost.com.
21. AI dalam Pemberitaan Sensitif
Untuk pemberitaan terkait:
- hukum;
- kriminalitas;
- politik;
- pemilu;
- konflik;
- bencana;
- kesehatan;
- anak;
- kekerasan seksual;
- korban;
- isu SARA;
- serta topik sensitif lainnya,
penggunaan AI harus dilakukan dengan kehati-hatian lebih tinggi.
Informasi yang dihasilkan AI harus dikonfirmasi melalui sumber yang kredibel sebelum digunakan dalam karya jurnalistik.
22. AI dalam Konten Komersial
Konten iklan atau materi komersial yang dibuat dengan bantuan AI harus tetap dapat dibedakan dari karya jurnalistik.
Apabila materi iklan dibuat menggunakan AI secara signifikan, informasi penggunaan AI dapat diberikan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Iklan programatik mengikuti ketentuan mengenai kode etik periklanan serta peraturan perundang-undangan.
23. Tanggung Jawab Redaksi
Eksprespost.com bertanggung jawab atas seluruh karya jurnalistik yang diterbitkan melalui platform Eksprespost.com, termasuk karya jurnalistik yang dalam proses pembuatannya menggunakan teknologi kecerdasan buatan.
Penggunaan layanan AI pihak ketiga tidak mengalihkan tanggung jawab jurnalistik kepada penyedia teknologi.
Tanggung jawab tetap berada pada perusahaan pers dan redaksi.
24. Mekanisme Pengaduan dan Koreksi
Pembaca yang menemukan dugaan kesalahan, ketidakakuratan, penyalahgunaan AI, atau pelanggaran jurnalistik dalam konten Eksprespost.com dapat menghubungi redaksi melalui halaman Kontak, Hak Jawab, atau kanal komunikasi resmi Eksprespost.com.
Setiap laporan akan diperiksa berdasarkan:
- Kode Etik Jurnalistik;
- Pedoman Pemberitaan Media Siber;
- Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik;
- serta peraturan Dewan Pers dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sengketa karya jurnalistik yang menggunakan kecerdasan buatan mengikuti mekanisme penyelesaian sengketa melalui Dewan Pers sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.
25. Hak Jawab, Koreksi, dan Pencabutan Berita
Penggunaan AI tidak mengurangi hak masyarakat untuk memperoleh:
- Hak Jawab;
- Hak Koreksi;
- koreksi berita;
- ralat;
- maupun mekanisme penyelesaian sengketa pers lainnya.
Koreksi atau pencabutan karya jurnalistik yang menggunakan AI dilakukan sesuai dengan ketentuan Dewan Pers.
26. Evaluasi Berkala
Teknologi AI terus berkembang.
Karena itu, Eksprespost.com dapat melakukan evaluasi dan pembaruan terhadap pedoman ini secara berkala dengan mempertimbangkan:
- perkembangan teknologi;
- kebijakan Dewan Pers;
- Kode Etik Jurnalistik;
- regulasi pemerintah;
- perlindungan data pribadi;
- perkembangan standar industri;
- kebutuhan redaksi;
- dan kepentingan masyarakat.
Prinsip AI Eksprespost.com
Secara ringkas, penggunaan AI di Eksprespost.com mengikuti prinsip:
AI membantu manusia, bukan menggantikan wartawan.
Human Control
Selalu ada kontrol manusia dari awal hingga akhir.
Accuracy First
Informasi AI harus diverifikasi sebelum dipublikasikan.
Transparency
Penggunaan AI yang berdampak signifikan terhadap sebuah karya jurnalistik dijelaskan kepada pembaca.
Accountability
Eksprespost.com bertanggung jawab atas konten yang diterbitkan.
Privacy
Privasi, data pribadi, dan kerahasiaan sumber wajib dilindungi.
Copyright
Hak cipta dan kekayaan intelektual pihak lain harus dihormati.
No Fake Facts
AI tidak digunakan untuk menciptakan fakta, kutipan, narasumber, atau peristiwa palsu.
Human Journalism
Nilai kemanusiaan, empati, konteks, verifikasi, dan kepentingan publik tetap menjadi fondasi jurnalistik Eksprespost.com.
Pernyataan Redaksi
Eksprespost.com percaya bahwa perkembangan kecerdasan buatan dapat membantu industri media menghasilkan jurnalisme yang lebih cepat, terstruktur, efisien, dan mudah dipahami.
Namun teknologi tidak dapat menggantikan unsur utama dalam jurnalisme: integritas, verifikasi, empati, independensi, keberanian mencari fakta, dan tanggung jawab kepada publik.
Karena itu, Eksprespost.com menggunakan AI sebagai co-pilot jurnalistik, sementara tanggung jawab dan keputusan editorial tetap berada pada manusia.
Dasar Pedoman
Pedoman penggunaan AI Eksprespost.com disusun dengan mengacu antara lain pada:
Peraturan Dewan Pers Nomor 1/Peraturan-DP/I/2025 tentang Pedoman Penggunaan Kecerdasan Buatan dalam Karya Jurnalistik.
Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Kode Etik Jurnalistik.
Pedoman Pemberitaan Media Siber.
Peraturan dan pedoman Dewan Pers terkait standar perusahaan pers dan perilaku pers profesional.
Eksprespost.com
Jurnalisme Manusia, Didukung Teknologi.
Terakhir diperbarui: Agustus 2026







