Memuat tanggal... Kirim Rilis
Selasa, 13 Okt 2026
Trending
Beranda » Bisnis » Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi

Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Investor asing mencatatkan transaksi pembelian saham di BEI hingga Rp110,9 triliun, memberi peluang bagi IHSG untuk menguat lebih tinggi.

  2. Saham sektor perbankan dan komoditas seperti BBRI, BBCA, BMRI, dan AMMN menjadi magnet utama perburuan dana investor global.

  3. Analis menilai IHSG berpeluang menuju target 7.000 pada akhir 2026, meski pergerakannya dibayangi volatilitas dan rotasi portofolio pasar.

EKSPRESPOST.COM – Pasar saham Indonesia kembali mencuri perhatian investor global. Besarnya dana investor asing yang masuk ke saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi salah satu sinyal bahwa kepercayaan terhadap pasar modal domestik mulai menguat.

Investor asing tercatat membukukan transaksi pembelian saham Indonesia dalam jumlah besar yang mencapai sekitar Rp110,9 triliun. Fenomena tersebut membuka peluang bagi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG untuk bergerak menuju level yang lebih tinggi, terutama apabila aliran modal asing berlanjut pada semester kedua 2026.

Momentum tersebut muncul ketika IHSG tengah berada dalam fase pemulihan setelah mengalami volatilitas tinggi sejak awal tahun.

Pada perdagangan Kamis, 27 Agustus 2026, IHSG bahkan sempat melonjak 1,81 persen menjadi 6.521, setelah bergerak pada rentang 6.376 hingga 6.521. Nilai transaksi pasar pada hari tersebut mencapai sekitar Rp13,7 triliun.

Investor Asing Kembali Lirik Saham Indonesia

Kembalinya investor asing menjadi perhatian karena aliran modal global selama ini merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi arah IHSG.

Sejumlah saham berkapitalisasi besar, khususnya perbankan dan komoditas, mulai kembali mendapatkan perhatian investor mancanegara.

Pada periode 3–7 Agustus 2026, misalnya, investor asing mencatatkan pembelian bersih sekitar Rp695,17 miliar. BBRI menjadi salah satu saham yang paling banyak dikoleksi dengan net foreign buy Rp559 miliar.

Selain BBRI, investor asing juga banyak masuk ke saham TINS, DSSA, ANTM, BRPT, BBCA hingga BBNI.

Tren serupa kembali terlihat pada 20 Agustus 2026 ketika investor asing mencatatkan net buy sekitar Rp648,22 miliar pada sesi pertama perdagangan. Saham AMMN menjadi salah satu target utama akumulasi investor global.

Masuknya kembali modal asing menjadi indikator yang cukup penting karena investor institusi global umumnya mempertimbangkan likuiditas, valuasi, pertumbuhan laba perusahaan hingga stabilitas ekonomi sebelum meningkatkan eksposurnya di suatu negara.

Saham Bank Besar Jadi Magnet Dana Asing

Sektor perbankan masih menjadi salah satu magnet utama investor asing.

Saham-saham seperti BBCA, BBRI, BMRI dan BBNI memiliki kapitalisasi pasar besar serta tingkat likuiditas tinggi sehingga kerap menjadi pintu masuk investor institusi global ke pasar saham Indonesia.

Pada perdagangan 28 Agustus 2026, misalnya, BBCA mencatat foreign inflow sekitar Rp322,6 miliar dan BMRI sekitar Rp267,5 miliar.

Fenomena tersebut menunjukkan investor asing masih melihat peluang pada saham-saham berfundamental kuat meskipun pergerakan dana asing secara harian tetap bisa berubah menjadi net sell.

Karena itu, investor sebaiknya tidak hanya melihat transaksi satu hari, melainkan memperhatikan tren aliran dana dalam periode yang lebih panjang.

IHSG Berpeluang Menuju 7.000?

Sejumlah analis sebelumnya melihat ruang kenaikan IHSG masih terbuka apabila kondisi ekonomi domestik dan global tetap kondusif.

Kiwoom Sekuritas memperkirakan IHSG masih berada dalam fase konsolidasi sehat menuju tren bullish.

Setelah mampu melewati area 6.220 dan zona 6.285–6.385, peluang menuju target 7.000 pada akhir 2026 dinilai semakin terbuka. Namun, penguatan kemungkinan berlangsung secara bertahap dan tetap dibayangi volatilitas.

Pergerakan IHSG sepanjang Agustus sendiri telah menunjukkan momentum cukup kuat.

Pada awal Agustus, analis memperkirakan indeks bergerak di kisaran 6.050–6.450. Namun, IHSG kemudian berhasil menembus area 6.500, menunjukkan minat beli yang lebih tinggi dari ekspektasi awal.

Foreign Inflow Bisa Jadi Bahan Bakar IHSG

Aliran modal asing menjadi salah satu katalis yang berpotensi menentukan arah IHSG hingga akhir tahun.

Apabila investor global terus meningkatkan kepemilikan pada saham Indonesia, likuiditas pasar berpotensi meningkat sekaligus memberikan tambahan tenaga bagi saham-saham berkapitalisasi besar.

Founder Republik Investor Hendra Wardana sebelumnya menilai keberlanjutan penguatan IHSG sangat bergantung pada kombinasi sentimen domestik dan global.

Stabilitas ekonomi, kebijakan pemerintah, inflasi, nilai tukar rupiah serta perbaikan kinerja emiten semester II-2026 akan menjadi faktor penting yang dapat menjaga momentum pasar saham.

Investor Tetap Perlu Waspada

Meski prospek IHSG terlihat lebih menarik, volatilitas pasar belum sepenuhnya hilang.

Pada perdagangan Jumat, 28 Agustus 2026, IHSG ditutup relatif datar di level 6.518, turun tipis 0,06 persen. Investor asing secara keseluruhan bahkan membukukan net sell sekitar Rp482,24 miliar pada seluruh pasar.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dana asing belum bergerak dalam satu arah.

Investor global masih melakukan rotasi portofolio dengan membeli saham tertentu sambil melepas saham lainnya.

Selain faktor domestik, pasar juga menghadapi sejumlah risiko global menjelang September 2026, mulai dari inflasi, suku bunga bank sentral, tensi geopolitik hingga perubahan arus dana global.

Pasar saham dunia bahkan mengalami penghentian tren inflow selama 13 pekan setelah dana saham global mencatat outflow sekitar US$5,87 miliar pada pekan yang berakhir 26 Agustus 2026.

Dengan kondisi tersebut, potensi kenaikan IHSG tetap terbuka, tetapi perjalanan menuju level lebih tinggi kemungkinan tidak berlangsung mulus.

Masuknya investor asing dalam jumlah besar dapat menjadi bahan bakar tambahan. Namun pada akhirnya, arah pasar tetap ditentukan oleh kombinasi fundamental ekonomi, kinerja emiten, stabilitas rupiah, kebijakan moneter, serta sentimen global.

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa fakta paling penting dari “Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi” yang perlu diketahui pembaca?

Fenomena tersebut membuka peluang bagi Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG untuk bergerak menuju level yang lebih tinggi, terutama apabila aliran modal asing berlanjut pada semester kedua 2026.

02Siapa pihak utama di balik peristiwa dalam “Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi”, dan apa perannya?

Masuknya kembali modal asing menjadi indikator yang cukup penting karena investor institusi global umumnya mempertimbangkan likuiditas, valuasi, pertumbuhan laba perusahaan hingga stabilitas ekonomi sebelum meningkatkan eksposurnya di suatu negara.

03Kapan peristiwa penting dalam “Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi” terjadi atau dijadwalkan?

Momentum tersebut muncul ketika IHSG tengah berada dalam fase pemulihan setelah mengalami volatilitas tinggi sejak awal tahun.

04Di mana peristiwa dalam “Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi” berlangsung dan mengapa lokasinya relevan?

Besarnya dana investor asing yang masuk ke saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi salah satu sinyal bahwa kepercayaan terhadap pasar modal domestik mulai menguat.

05Mengapa perkembangan dalam “Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi” terjadi dan apa alasan yang disebutkan?

Investor Asing Kembali Lirik Saham Indonesia Kembalinya investor asing menjadi perhatian karena aliran modal global selama ini merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi arah IHSG.

06Bagaimana peristiwa atau proses dalam “Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi” berlangsung?

Fenomena tersebut menunjukkan investor asing masih melihat peluang pada saham-saham berfundamental kuat meskipun pergerakan dana asing secara harian tetap bisa berubah menjadi net sell.

07Apa dampak utama “Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi” bagi publik atau pihak terkait?

Apabila investor global terus meningkatkan kepemilikan pada saham Indonesia, likuiditas pasar berpotensi meningkat sekaligus memberikan tambahan tenaga bagi saham-saham berkapitalisasi besar.

08Berapa angka penting dalam “Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi” yang membantu memahami skala peristiwa?

Investor asing tercatat membukukan transaksi pembelian saham Indonesia dalam jumlah besar yang mencapai sekitar Rp110,9 triliun.

09Apa konteks penting dari “Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi” yang perlu dipahami pembaca?

Pergerakan IHSG sepanjang Agustus sendiri telah menunjukkan momentum cukup kuat.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketum Asbanda: KUB BPD Bukan Sekadar Penuhi Modal, Kunci Efisiensi Teknologi dan SDM Perbankan Daerah

    Ketum Asbanda: KUB BPD Bukan Sekadar Penuhi Modal, Kunci Efisiensi Teknologi dan SDM Perbankan Daerah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Telegraf-Ketua Umum Asbanda sekaligus Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menilai masa depan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sangat ditentukan oleh kemampuan berkolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Menurut Agus, fokus utama pembentukan KUB pada tahap awal bukan mengejar keuntungan maupun ekspansi bisnis, melainkan membangun fondasi organisasi yang kuat agar kolaborasi dapat berjalan secara berkelanjutan. “KUB ini […]

  • Warsh Tegaskan Perang Melawan Inflasi, Wall Street Ditutup Melemah

    Warsh Tegaskan Perang Melawan Inflasi, Wall Street Ditutup Melemah

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 47
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada Jumat (28/8/2026) setelah Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menegaskan komitmen The Fed untuk mengembalikan inflasi ke target 2 persen dalam simposium di Jackson Hole. Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi pasar bahwa suku bunga dapat kembali […]

  • Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak Ketiga Tanpa Persetujuan

    Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak Ketiga Tanpa Persetujuan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 BJB Syariah mengungkap transaksi William bermula dari pembukaan rekening dan fasilitas gadai emas pada 2012. 02 William tetap menyatakan dirinya tidak menerima emas setelah proses pencairan yang disebut dilakukan kepada pihak ketiga. 03 Bank menyebut dokumen penjualan dan kuasa pelunasan menjadi […]

  • Setelah Dua Kali Jadi yang Terbaik di Dunia, The GlenAllachie Akhirnya Menginjakkan Kaki di Indonesia

    Setelah Dua Kali Jadi yang Terbaik di Dunia, The GlenAllachie Akhirnya Menginjakkan Kaki di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Telegraf — Ada peluncuran produk yang datang dan pergi tanpa banyak orang mengingatnya. Tapi ada juga yang terasa seperti kedatangan seseorang yang sudah lama ditunggu, meski belum pernah bertemu sebelumnya. Malam itu di The Concierge Bar, Jakarta, suasananya lebih dekat pada yang kedua. The GlenAllachie, single malt Scotch whisky independen dari Speyside yang dua kali […]

  • KPK Geledah Korporasi Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Wajib Pajak dalam Pemeriksaan Jadi Sorotan

    KPK Geledah Korporasi Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Wajib Pajak dalam Pemeriksaan Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Dalam pengembangan perkara, KPK menyita 680 ribu Dolar AS dari sejumlah lokasi maupun pengembalian saksi. 02 Penyidik juga menyita 1,3 kilogram emas dan Rp100 juta dalam pengembangan kasus tersebut. 03 Barang bukti itu menjadi bagian dari penelusuran dugaan korupsi di KPP […]

  • KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK membenarkan Adrianto Pitojo termasuk 17 orang yang diamankan dalam OTT di lingkungan ATR/BPN. 02 Perkara yang didalami KPK berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan di Bogor. 03 Status para pihak masih dalam pemeriksaan dan KPK belum […]

expand_less