Memuat tanggal... Kirim Rilis
Selasa, 6 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?

ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Efektivitas kesepakatan tetap bergantung pada RUPS dan pemenuhan persyaratan yang disepakati ADHI dan kreditur.

  2. Skema MRA mengatur pembayaran bunga, pokok, serta sumber pelunasan berdasarkan masing-masing tranche.

  3. Restrukturisasi ADHI mencakup utang bank dengan tenor berbeda, dari cicilan 18 bulan hingga pembayaran jangka panjang 15 tahun.

EKSPRESPOST.COM – Apa yang membuat restrukturisasi utang ADHI senilai Rp3 triliun menjadi penting bagi kondisi keuangan korporasi?

Bagaimana pembagian Tranche A, B, dan C mengatur pembayaran kewajiban kepada tiga bank Himbara?

Mengapa sebagian bunga baru akan dibayar pada 2041, dan apa kaitannya dengan transformasi keuangan ADHI?

Ubah Jadwal Pembayaran dan Hubungkan Pelunasan dengan Transformasi Keuangan

Adhi Karya meneken MRA dengan Bank Mandiri, BRI, dan BNI untuk menata kembali kewajiban senilai Rp3 triliun berdasarkan posisi utang hingga Juli 2026.

Perjanjian tersebut ditandatangani Jumat, (18/9/2026), dengan Bank Mandiri sebagai agen fasilitas dan Danantara Asset Manajemen dilibatkan dalam proses restrukturisasi.

Direktur Keuangan ADHI Bani Iqbal menyatakan restrukturisasi dilakukan bersamaan dengan transformasi bisnis dan keuangan untuk menjaga keberlangsungan usaha.

“Dengan dilakukannya penandatanganan MRA ini diharapkan akan memberikan dampak yang positif bagi proses restrukturisasi keuangan yang sedang dilakukan serta bagi kelangsungan usaha dan kondisi keuangan Perseroan ke depannya,” kata Bani Iqbal.

Tranche A Rp1,55 Triliun Memiliki Tenor 15 Tahun, Dengan Sebagian Bunga Ditangguhkan Hingga 2041

Tranche A merupakan term loan senilai Rp1,55 triliun yang akan dibayar selama 15 tahun sejak tanggal efektif dengan skema balloon payment.

Pinjaman ini dikenai bunga 3,5% per tahun, dengan 1% dibayar tunai setiap tiga bulan dan 2,5% ditangguhkan hingga 2041.

Skema tersebut membuat sebagian beban bunga tidak langsung dibayarkan secara tunai dalam periode awal setelah restrukturisasi efektif.

Tranche B Rp1,46 Triliun Andalkan Hasil Divestasi, Sedangkan Tranche C Dibayar dalam 18 Bulan

Tranche B memiliki nilai Rp1,46 triliun dengan bunga 1% per tahun dan pembayaran selama lima tahun sejak tanggal efektif menggunakan skema bullet payment.

Sumber pelunasan Tranche B berasal dari hasil divestasi ADHI, sedangkan Tranche C mencakup bunga atau bagi hasil sejak persetujuan standstill hingga tanggal efektif.

Tranche C tidak dikenai tambahan bunga atau bagi hasil dan dibayar secara cicilan selama 18 bulan sejak tanggal efektif MRA.

Nilai Kewajiban Direkonsiliasi, Sedangkan MRA Baru Berlaku Setelah RUPS dan Syarat Terpenuhi

Rekonsiliasi mencakup seluruh pokok, bunga atau bagi hasil, serta kewajiban pembayaran lain dalam perjanjian kredit paling lambat dua hari sebelum tanggal efektif.

Bani menegaskan efektivitas perjanjian masih bergantung pada keputusan RUPS dan terpenuhinya sejumlah persyaratan dalam MRA.

“Adapun MRA akan berlaku efektif setelah dilakukan RUPS [Rapat Umum Pemegang Saham] dan beberapa persyaratan yang tertuang di MRA telah dipenuhi,” ujar Bani Iqbal.

Restrukturisasi Berlangsung Ketika Saham ADHI Masih Disuspensi BEI Sejak Agustus 2026

Saham ADHI masih disuspensi BEI sejak Senin, (24/8/2026), setelah pembayaran bunga obligasi senilai Rp60,8 miliar belum dipenuhi pada tanggal jatuh tempo.

Pada Senin, (21/9/2026), saham ADHI tercatat di Rp133, sama dengan level perdagangan terakhir sebelum suspensi.

Pada Jumat, (21/8/2026), volume transaksi ADHI mencapai 35,35 juta saham, frekuensi 2.757 kali, dan nilai transaksi Rp4,73 miliar.

Penutup: Struktur tiga tranche menunjukkan pembayaran utang ADHI akan berlangsung dengan jangka waktu berbeda, sementara implementasinya tetap menunggu RUPS dan persyaratan MRA.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?”?

Restrukturisasi Berlangsung Ketika Saham ADHI Masih Disuspensi BEI Sejak Agustus 2026 Saham ADHI masih disuspensi BEI sejak Senin, (24/8/2026), setelah pembayaran bunga obligasi senilai Rp60,8 miliar belum dipenuhi pada tanggal jatuh tempo.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?”?

Direktur Keuangan ADHI Bani Iqbal menyatakan restrukturisasi dilakukan bersamaan dengan transformasi bisnis dan keuangan untuk menjaga keberlangsungan usaha. “Dengan dilakukannya penandatanganan MRA ini diharapkan akan memberikan dampak yang positif bagi proses restrukturisasi keuangan yang sedang dilakukan serta bagi kelangsungan usaha dan kondisi keuangan Perseroan ke depannya,” kata Bani Iqbal.

03Kapan peristiwa dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?” terjadi?

Ubah Jadwal Pembayaran dan Hubungkan Pelunasan dengan Transformasi Keuangan Adhi Karya meneken MRA dengan Bank Mandiri, BRI, dan BNI untuk menata kembali kewajiban senilai Rp3 triliun berdasarkan posisi utang hingga Juli 2026.

04Di mana peristiwa dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?” berlangsung?

Bani menegaskan efektivitas perjanjian masih bergantung pada keputusan RUPS dan terpenuhinya sejumlah persyaratan dalam MRA. “Adapun MRA akan berlaku efektif setelah dilakukan RUPS [Rapat Umum Pemegang Saham] dan beberapa persyaratan yang tertuang di MRA telah dipenuhi,” ujar Bani Iqbal.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?” berlangsung?

Perjanjian tersebut ditandatangani Jumat, (18/9/2026), dengan Bank Mandiri sebagai agen fasilitas dan Danantara Asset Manajemen dilibatkan dalam proses restrukturisasi.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?”?

Tranche B Rp1,46 Triliun Andalkan Hasil Divestasi, Sedangkan Tranche C Dibayar dalam 18 Bulan Tranche B memiliki nilai Rp1,46 triliun dengan bunga 1% per tahun dan pembayaran selama lima tahun sejak tanggal efektif menggunakan skema bullet payment.

07Angka penting apa yang disebut dalam “ADHI dan Tiga Bank Himbara Sepakati Restrukturisasi Sebesar Rp3 Triliun, Apa Tahapan Berikutnya?”?

Tranche A Rp1,55 Triliun Memiliki Tenor 15 Tahun, Dengan Sebagian Bunga Ditangguhkan Hingga 2041 Tranche A merupakan term loan senilai Rp1,55 triliun yang akan dibayar selama 15 tahun sejak tanggal efektif dengan skema balloon payment.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • HPN 2027 Berpotensi Memiliki Format Baru, Dewan Pers Libatkan Seluruh Konstituen Termasuk PWI dalam Pembahasan

    HPN 2027 Berpotensi Memiliki Format Baru, Dewan Pers Libatkan Seluruh Konstituen Termasuk PWI dalam Pembahasan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 80
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Apakah Hari Pers Nasional akan memiliki format baru mulai 2027 setelah muncul usulan dari sejumlah konstituen Dewan Pers? 02 Dewan Pers Ingin HPN Menjadi Milik Bersama Semua Insan Pers Dewan Pers akan mengumpulkan seluruh konstituennya untuk mencari kesepahaman mengenai penyelenggaraan Hari […]

  • Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut. 02 "KPK menduga empat dari delapan tersangka merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN […]

  • 25 Merek Beras Fortifikasi Disorot Menteri Pertanian Amran, Ini Daftar Produk dan Fakta Pemeriksaan Pemerintah

    25 Merek Beras Fortifikasi Disorot Menteri Pertanian Amran, Ini Daftar Produk dan Fakta Pemeriksaan Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 79
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkembangan terhadap 25 merek dapat berubah seiring verifikasi, pengujian laboratorium, dan proses penegakan hukum. 02 Pemerintah menempatkan kesesuaian standar, kandungan, label, harga, dan perlindungan konsumen sebagai fokus pengawasan. 03 Temuan 25 merek menjadi perkembangan terbaru pengawasan beras fortifikasi yang berlangsung sepanjang […]

  • Korporasi Tambang Berpiutang Tifak Bisa Urus RKAB, ESDM Perketat Persetujuan Produksi Minerba 2026

    Korporasi Tambang Berpiutang Tifak Bisa Urus RKAB, ESDM Perketat Persetujuan Produksi Minerba 2026

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Bahlil mengatakan distribusi kesempatan produksi ingin dibuat lebih merata agar tidak terjadi monopoli pengelolaan sumber daya mineral. 02 Kebijakan tersebut disebut sebagai implementasi amanat Pasal 33 UUD 1945 tentang kemakmuran rakyat. 03 Pemerintah mengakui kebijakan pemerataan dapat menimbulkan keberatan dari sebagian […]

  • Merger PT PP dan Adhi Karya Dipercepat, Danantara Fokus Menyehatkan Keuangan Tujuh BUMN Karya Tahun Ini

    Merger PT PP dan Adhi Karya Dipercepat, Danantara Fokus Menyehatkan Keuangan Tujuh BUMN Karya Tahun Ini

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Merger PT PP dan Adhi Karya menghadapi tahapan restrukturisasi sebelum penggabungan resmi dilakukan. 02 Danantara menyatakan proses konsolidasi tetap menjadi prioritas dalam penataan BUMN Karya. 03 Penentuan surviving entity menjadi salah satu keputusan penting dalam struktur baru tersebut. EKSPRESPOST.COM – Mengapa […]

  • BPS Ungkap Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Versi Bank Dunia Mencapai 64,2 Persen, Berbeda Jauh

    BPS Ungkap Mengapa Angka Kemiskinan Indonesia Versi Bank Dunia Mencapai 64,2 Persen, Berbeda Jauh

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Garis kemiskinan nasional BPS mencapai Rp669.235 per kapita per bulan pada Maret 2026. 02 Garis kemiskinan makanan tercatat Rp499.886, sedangkan komponen bukan makanan sebesar Rp169.349 per kapita. 03 BPS menggunakan data Susenas untuk mengukur pengeluaran dan pola konsumsi rumah tangga masyarakat […]

expand_less