Memuat tanggal... Kirim Rilis
Headline
Trending
Beranda » Ekonomi » Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus 2026

Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus 2026

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • visibility 49
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Aliran Modal Asing Menjadi Indikator Kepercayaan Investor Global Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut aliran modal asing menjadi salah satu indikator terjaganya kepercayaan investor terhadap Indonesia.

  2. EKPRESPOST.COM – Mengapa aliran modal asing Rp140,6 triliun dan yield SBN sekitar tujuh persen menjadi perhatian pemerintah?

  3. Berdasarkan catatannya, aliran modal masuk hingga 28 Agustus 2026 mencapai Rp140,6 triliun.

EKPRESPOST.COM – Mengapa aliran modal asing Rp140,6 triliun dan yield SBN sekitar tujuh persen menjadi perhatian pemerintah?

Apakah penguatan rupiah dan IHSG menunjukkan pasar keuangan Indonesia mampu bertahan menghadapi ketidakpastian global?

Bagaimana peringkat BBB dari S&P dan AAA dari Lianhe memperkuat persepsi investor terhadap ekonomi Indonesia?

Aliran Modal Asing Menjadi Indikator Kepercayaan Investor Global

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut aliran modal asing menjadi salah satu indikator terjaganya kepercayaan investor terhadap Indonesia.

Berdasarkan catatannya, aliran modal masuk hingga 28 Agustus 2026 mencapai Rp140,6 triliun.

Purbaya menyampaikan perkembangan tersebut saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa, 01/09/2026.

Menurutnya, sentimen positif juga tercermin melalui apresiasi rupiah dan penguatan IHSG di pasar domestik.

“Sentimen positif di pasar keuangan domestik terus berlanjut, tercermin dari apresiasi nilai tukar rupiah, penguatan IHSG, dan perkembangan yield SBN yang kondusif,” katanya.

Purbaya menilai perkembangan tersebut menunjukkan pasar keuangan domestik tetap kondusif di tengah ketidakpastian global.

Yield SBN Bergerak Sekitar Tujuh Persen Setelah Penurunan

Selain aliran modal, pemerintah mencermati pergerakan yield Surat Berharga Negara tenor acuan 10 tahun.

Yield SBN tersebut bergerak di kisaran tujuh persen berdasarkan perkembangan pasar yang disampaikan Purbaya.

Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan titik tertinggi pada 11 Juni 2026 yang mencapai 7,39 persen.

Penurunan yield menjadi bagian dari indikator yang digunakan pemerintah untuk melihat kondisi pasar keuangan domestik.

Purbaya menghubungkan kondisi tersebut dengan sentimen positif yang masih berlangsung di pasar keuangan Indonesia.

Menurutnya, perkembangan yield yang kondusif turut memperkuat gambaran mengenai terjaganya kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional.

Rating Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Kepercayaan investor juga tercermin dari peringkat kredit Indonesia yang dipertahankan lembaga pemeringkat internasional.

“Kepercayaan investor tercermin dari terjaganya peringkat kredit Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional,” ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

S&P Global Ratings mempertahankan peringkat Indonesia pada BBB dengan outlook stabil, sementara Lianhe Ratings Global memberikan AAA dengan outlook stabil.

S&P sebelumnya mengafirmasi rating Indonesia pada 13 Juli 2026 dan mempertahankan outlook stabil.

Bank Indonesia menyebut keputusan tersebut mencerminkan berlanjutnya status investment grade Indonesia.

Purbaya mengatakan stabilnya rating tersebut ditopang kondisi perekonomian domestik yang tetap solid.

Pertumbuhan dan Cadangan Devisa Perkuat Fundamental Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Semester I-2026 tercatat 5,45 persen, sementara inflasi Agustus mencapai 3,19 persen secara tahunan.

Neraca perdagangan Indonesia juga mencatat surplus 3,7 miliar dolar AS sepanjang Januari-Juli 2026.

Cadangan devisa Indonesia mencapai 145,3 miliar dolar AS, sedangkan rupiah menguat hingga Rp17.720 per dolar AS.

Purbaya menilai rangkaian indikator tersebut menunjukkan ekonomi domestik masih memiliki daya tahan menghadapi ketidakpastian global.

“Solidnya kinerja perekonomian domestik tersebut berhasil membuat terjaganya kepercayaan dunia,” ujarnya.

Pemerintah selanjutnya akan terus menjaga stabilitas ekonomi untuk mempertahankan momentum kepercayaan investor terhadap Indonesia.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa fakta paling penting dari “Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus…” yang perlu diketahui pembaca?

Purbaya menyampaikan perkembangan tersebut saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR di Jakarta, Selasa, 01/09/2026.

02Siapa pihak utama di balik peristiwa dalam “Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus…”, dan apa perannya?

Rating Indonesia Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Ekonomi Global Kepercayaan investor juga tercermin dari peringkat kredit Indonesia yang dipertahankan lembaga pemeringkat internasional. "Kepercayaan investor tercermin dari terjaganya peringkat kredit Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional," ujar Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

03Kapan peristiwa penting dalam “Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus…” terjadi atau dijadwalkan?

Berdasarkan catatannya, aliran modal masuk hingga 28 Agustus 2026 mencapai Rp140,6 triliun.

04Bagaimana peristiwa atau proses dalam “Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus…” berlangsung?

Bagaimana peringkat BBB dari S&P dan AAA dari Lianhe memperkuat persepsi investor terhadap ekonomi Indonesia?

05Apa dampak utama “Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus…” bagi publik atau pihak terkait?

Menurutnya, perkembangan yield yang kondusif turut memperkuat gambaran mengenai terjaganya kepercayaan investor terhadap perekonomian nasional.

06Berapa angka penting dalam “Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus…” yang membantu memahami skala peristiwa?

EKPRESPOST.COM - Mengapa aliran modal asing Rp140,6 triliun dan yield SBN sekitar tujuh persen menjadi perhatian pemerintah?

07Apa konteks penting dari “Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus…” yang perlu dipahami pembaca?

Apakah penguatan rupiah dan IHSG menunjukkan pasar keuangan Indonesia mampu bertahan menghadapi ketidakpastian global?

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less