Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional
- account_circle Tim EkspresPost
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 5
- print Cetak

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menyebut transformasi bisnis dengan dukungan pemerintah dan Danantara mulai membuahkan hasil melalui peningkatan kinerja keuangan semester I 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
-
Pupuk Indonesia mencatat laba bersih Rp8,51 triliun pada semester I 2026, naik 252,8 persen secara tahunan.
-
Pendapatan Pupuk Indonesia tumbuh 51 persen menjadi Rp59,67 triliun, sementara EBITDA naik 140 persen menjadi Rp14,28 triliun.
-
Kinerja tersebut dicapai bersamaan dengan penurunan harga pupuk 20 persen dan peningkatan penebusan pupuk bersubsidi.
EKSPRESPOST.COM – Bagaimana Pupuk Indonesia meningkatkan laba lebih dari tiga kali lipat ketika pemerintah justru menurunkan harga pupuk bagi petani?
Mengapa kenaikan produksi dan efisiensi kini menjadi faktor penting untuk menjaga keuntungan korporasi sekaligus memperluas akses pupuk bersubsidi?
Dan apakah ekspor perdana ke Australia menjadi sinyal bahwa transformasi Pupuk Indonesia mulai mengubah posisi industri pupuk nasional di pasar global?
Pupuk Indonesia membukukan laba bersih Rp8,51 triliun pada semester I 2026, tumbuh 252,8 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan laba tersebut dibarengi pendapatan Rp59,67 triliun atau naik 51 persen serta EBITDA Rp14,28 triliun atau meningkat 140 persen.
Kinerja itu menunjukkan transformasi Pupuk Indonesia mulai berdampak pada sisi keuangan, operasional, distribusi, hingga ekspansi pasar.
Harga Pupuk Turun Tetapi Kinerja Keuangan Justru Meningkat
Presiden Prabowo Subianto menilai capaian Pupuk Indonesia menunjukkan efisiensi dapat berjalan bersamaan dengan kebijakan harga pupuk yang lebih terjangkau.
“euntungan PT Pupuk Indonesia, perusahaan negara BUMN, keuntungannya naik 252,8%,” ujar Prabowo Subianto, Presiden RI.
Prabowo juga menyebut pemerintah menghapus 145 aturan penyaluran dan menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen.
Data korporasi menunjukkan laba semester I 2026 mencapai Rp8,51 triliun, dibandingkan Rp2,41 triliun pada periode sama 2025.
Efisiensi Produksi Memperkuat Daya Saing Pupuk Indonesia Nasional
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan disiplin biaya menjadi fondasi penting dalam transformasi bisnis korporasi.
“Capaian kinerja yang baik ini merupakan hasil dari penerapan operational excellence dan cost leadership yang disiplin,” kata Rahmad Pribadi, Direktur Utama Pupuk Indonesia.
Strategi tersebut mendorong peningkatan volume produksi sekaligus efisiensi biaya operasional yang berkontribusi terhadap kenaikan EBITDA.
Pupuk Indonesia juga memperkuat segmen nonsubsidi dan produk nonpupuk untuk memperluas sumber pendapatan serta menghadapi volatilitas harga komoditas global.
Penyaluran Bersubsidi Meningkat Setelah Harga Pupuk Diturunkan
Penurunan harga sejak Oktober 2025 disebut mendorong partisipasi petani dalam penebusan pupuk bersubsidi.
Realisasi penebusan mencapai 6,33 juta ton per 1 September 2026 atau meningkat 27,47 persen secara tahunan.
Sebelumnya, penyaluran pupuk bersubsidi mencapai 5,13 juta ton hingga 12 Juli 2026 atau sekitar 52 persen dari alokasi 9,8 juta ton.
Digitalisasi Distribusi Membantu Mempercepat Akses Pupuk Bersubsidi
Pupuk Indonesia mengandalkan sistem i-Pubers untuk mempercepat proses penebusan pupuk bersubsidi di tingkat petani.
Penerapan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 juga menyederhanakan tata kelola distribusi agar penyaluran lebih cepat, mudah, dan tepat sasaran.
Sepanjang 2025, Pupuk Indonesia menyalurkan 8.110.571 ton pupuk bersubsidi atau meningkat 10,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Ekspor Australia Membuka Babak Baru Pasar Pupuk Indonesia Global
Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyebut ekspor perdana pupuk Pupuk Indonesia ke Australia menjadi salah satu hasil transformasi.
“Ya, kita mulai mengekspor kemarin ekspor perdana kita ke Australi,” ungkap Dony Oskaria, Kepala BP BUMN.
Dony juga menyebut perbaikan delapan pabrik tengah dilakukan untuk memperkuat kapasitas dan efisiensi produksi korporasi.
Pupuk Indonesia memiliki kapasitas produksi nasional sekitar 14,8 juta ton per tahun untuk memenuhi kebutuhan domestik sekaligus merespons peluang pasar global.
Transformasi berikutnya mencakup revitalisasi tujuh pabrik dalam lima tahun, pengembangan metanol, clean ammonia, serta bisnis industrial support.****
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.
01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional”?
Ekspor Australia Membuka Babak Baru Pasar Pupuk Indonesia Global Kepala BP BUMN Dony Oskaria menyebut ekspor perdana pupuk Pupuk Indonesia ke Australia menjadi salah satu hasil transformasi. "Ya, kita mulai mengekspor kemarin ekspor perdana kita ke Australi,” ungkap Dony Oskaria, Kepala BP BUMN.
02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional”?
Harga Pupuk Turun Tetapi Kinerja Keuangan Justru Meningkat Presiden Prabowo Subianto menilai capaian Pupuk Indonesia menunjukkan efisiensi dapat berjalan bersamaan dengan kebijakan harga pupuk yang lebih terjangkau. "euntungan PT Pupuk Indonesia, perusahaan negara BUMN, keuntungannya naik 252,8%,” ujar Prabowo Subianto, Presiden RI.
03Kapan peristiwa dalam “Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional” terjadi?
Pupuk Indonesia membukukan laba bersih Rp8,51 triliun pada semester I 2026, tumbuh 252,8 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.
04Mengapa perkembangan dalam “Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional” terjadi?
Penerapan Peraturan Presiden Nomor 6 Tahun 2025 juga menyederhanakan tata kelola distribusi agar penyaluran lebih cepat, mudah, dan tepat sasaran.
05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional” berlangsung?
Strategi tersebut mendorong peningkatan volume produksi sekaligus efisiensi biaya operasional yang berkontribusi terhadap kenaikan EBITDA.
06Apa dampak yang disebutkan dalam “Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional”?
Efisiensi Produksi Memperkuat Daya Saing Pupuk Indonesia Nasional Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan disiplin biaya menjadi fondasi penting dalam transformasi bisnis korporasi. "Capaian kinerja yang baik ini merupakan hasil dari penerapan operational excellence dan cost leadership yang disiplin,” kata Rahmad Pribadi, Direktur Utama Pupuk Indonesia.
07Angka penting apa yang disebut dalam “Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional”?
Pertumbuhan laba tersebut dibarengi pendapatan Rp59,67 triliun atau naik 51 persen serta EBITDA Rp14,28 triliun atau meningkat 140 persen.
Penulis Tim EkspresPost
Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.







