Memuat tanggal... Kirim Rilis
Rabu, 14 Okt 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Resmi Diluncurkan, ETF Emas Jadi Babak Baru Investasi dan Pendalaman Pasar Modal Indonesia

Resmi Diluncurkan, ETF Emas Jadi Babak Baru Investasi dan Pendalaman Pasar Modal Indonesia

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Telegraf– Indonesia resmi memasuki babak baru pasar modal dengan diluncurkannya Exchange Traded Fund (ETF) Emas pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI). Instrumen investasi berbasis emas tersebut digadang-gadang menjadi tonggak pendalaman pasar keuangan nasional, memperluas pilihan investasi syariah, sekaligus membuka akses investasi emas yang lebih mudah, likuid, dan transparan bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan peluncuran ETF Emas merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur pasar keuangan Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing industri keuangan nasional.

“Dengan produk baru ETF Emas, kita akan terus memperkuat Indonesia agar memiliki kedalaman sektor keuangan yang lebih baik,” ujar Airlangga dalam peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia, di Jakarta (10/08/2026).

Airlangga mengungkapkan, nilai aset ETF secara global telah mencapai sekitar US$447 miliar, sehingga Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan pasar ETF Emas dengan memanfaatkan potensi emas domestik.

Menurutnya, Pegadaian saat ini mengelola sekitar 153 ton emas dengan nilai sekitar US$20 miliar. Potensi tersebut dinilai menjadi modal kuat bagi Indonesia untuk membangun pasar ETF Emas yang kompetitif di kawasan.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Dengan perkembangan ETF Emas, kita optimistis dapat meningkatkan kedalaman pasar dan bahkan mengejar negara-negara lain di kawasan dalam pengembangan instrumen investasi berbasis emas,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran ETF Emas tidak hanya menambah pilihan investasi, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku industri jasa keuangan. Salah satunya, perusahaan asuransi kini dapat berinvestasi pada emas melalui instrumen yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

“Saya senang karena dengan ETF Emas maka perusahaan asuransi bisa berinvestasi pada emas. Sebelumnya asuransi tidak bisa berinvestasi langsung pada bullion. Ini menjadi salah satu terobosan yang akan terus kita dorong,” ujar Airlangga.

Menurutnya, ETF Emas akan menghubungkan berbagai pelaku industri, mulai dari manajer investasi, bank kustodian, bank bullion, dealer partisipan hingga Bursa Efek Indonesia sehingga membentuk ekosistem investasi emas yang lebih terintegrasi.

“Emas bukan hanya menambah pilihan investasi, tetapi juga meningkatkan likuiditas pasar.”
Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut peluncuran ETF Emas merupakan hasil dari proses panjang yang telah dipersiapkan selama lebih dari satu dekade.

“Sebetulnya ini sudah merupakan cita-cita kita semua sejak mungkin 10–15 tahun lalu. Saat ini, dengan perubahan undang-undang dan berbagai kesiapan yang ada, kita sudah siap untuk meluncurkan ETF Emas di Indonesia,” kata Kiki sebutan akrab Ketua Dewan Komisioner OJK.

Ia menjelaskan, ETF Emas menjadi bagian dari agenda reformasi dan pendalaman pasar keuangan Indonesia yang terus dilakukan OJK bersama para pemangku kepentingan.

Kiki juga mengungkapkan bahwa ETF Emas telah memperoleh kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), sehingga dapat menjadi alternatif investasi bagi masyarakat yang menginginkan instrumen berbasis syariah.

“ETF Emas ini sudah mendapatkan kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Jadi ini bisa menjadi alternatif investasi utama bagi masyarakat,” tutur Kiki.

Kiki melanjutkan ETF Emas menawarkan kemudahan transaksi dan likuiditas karena diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, instrumen tersebut juga dapat menjadi salah satu aset safe haven saat pasar keuangan mengalami gejolak.

“ETF Emas menawarkan kepraktisan dan likuiditas karena diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Ini juga dapat menjadi salah satu instrumen investasi yang berfungsi sebagai pelindung ketika terjadi volatilitas di pasar,” tambah Kiki.

Dalam kesempatan tersebut, OJK juga menyampaikan bahwa penerbitan ETF Emas merupakan bagian dari delapan agenda reformasi pasar modal yang berfokus pada peningkatan likuiditas, transparansi, tata kelola, perlindungan investor, serta pendalaman pasar.

Pemerintah dan OJK juga tengah menyiapkan berbagai kebijakan pendukung, termasuk pengaturan Electronic Gold Receipt (EGR) sebagai aset dasar ETF Emas serta pembahasan insentif perpajakan agar instrumen baru tersebut semakin kompetitif.

Peluncuran ETF Emas diharapkan menjadi katalis baru bagi pertumbuhan pasar modal Indonesia, memperluas basis investor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat perdagangan dan investasi emas di kawasan Asia.

 

 

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • 18 Anak Usaha Adhi Karya Ditata Danantara, Strategi Penyehatan Keuangan dengan Konsolidasi BUMN Karya

    18 Anak Usaha Adhi Karya Ditata Danantara, Strategi Penyehatan Keuangan dengan Konsolidasi BUMN Karya

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Keputusan konsolidasi BUMN Karya akan mempertimbangkan kesehatan keuangan agar merger tidak menambah beban baru. 02 Danantara menargetkan restrukturisasi keuangan selesai September 2026 untuk memperkuat fondasi bisnis ADHI. 03 Fokus utama transformasi ADHI adalah kembali menjadi kontraktor profesional dengan struktur bisnis yang […]

  • Ekspres TV: Fasilitas Pascapanen Desa Wonorejo Dorong Ekonomi Petani Hortikultura di Kediri

    Ekspres TV: Fasilitas Pascapanen Desa Wonorejo Dorong Ekonomi Petani Hortikultura di Kediri

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Fasilitas pascapanen Desa Wonorejo di Kediri mengolah buah segar menjadi produk frozen, cegah busuk dan angkat ekonomi petani lokal.

  • Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di Masyarakat

    Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kontroversi kini menjadi refleksi mengenai cara membahas kesehatan mental tanpa mengabaikan pengalaman kelompok yang terdampak. 02 Ia mengatakan kritik tersebut didengar dan dihargai sebagai masukan untuk memahami persoalan dari perspektif yang lebih dalam. 03 Maudy Ayunda mengakhiri klarifikasinya dengan mengapresiasi publik […]

  • Purbaya Setelah Dicopot Jadi Menteri Keuangan: Pilih Pensiun, Mancing, dan Tak Cari Jabatan Baru

    Purbaya Setelah Dicopot Jadi Menteri Keuangan: Pilih Pensiun, Mancing, dan Tak Cari Jabatan Baru

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perhatian publik selanjutnya tertuju pada arah APBN, perpajakan, likuiditas perbankan dan kepercayaan investor. 02 Ia memilih pensiun, beristirahat dan memancing, sementara Suahasil menghadapi tugas menjaga kesinambungan kebijakan fiskal. 03 Purbaya kini memasuki fase baru setelah sekitar satu tahun menjalankan tugas sebagai […]

  • Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

    Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 70
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rincian struktur hubungan kerja akan dijelaskan lebih lanjut oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. 02 Dony Oskaria menegaskan status manajer bukan pegawai BUMN meski penempatan dilakukan melalui korporasi BUMN. 03 Perbedaan istilah antara pegawai BUMN dan tenaga penugasan menjadi perhatian dalam skema […]

  • Rumah Dirjen Lampri Digeledah KPK, Bukti Chat Dan Rp106,3 Miliar Jadi Kunci Pengembangan Perkara

    Rumah Dirjen Lampri Digeledah KPK, Bukti Chat Dan Rp106,3 Miliar Jadi Kunci Pengembangan Perkara

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Penelusuran sumber, tujuan, dan penerima dana masih menjadi bagian dari proses penyidikan KPK. 02 Nominal tersebut tidak sama dengan nilai suap HGB Summarecon yang telah diungkap dalam konstruksi awal perkara. 03 Status Rp106,3 miliar dalam perkara ini adalah barang bukti yang […]

expand_less