Memuat tanggal... Kirim Rilis
Rabu, 14 Okt 2026
Trending
Beranda » Bisnis » 5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana

5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 25
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Pemerintah membuka ruang proses pidana apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi pelanggaran hukum.

  2. Penegakan hukum kini dipadukan dengan pemulihan lingkungan untuk menangani dampak kebakaran di kawasan konsesi.

  3. Pembekuan izin lima korporasi mempertegas pengawasan pemerintah terhadap kewajiban pemegang konsesi menangani karhutla.

EKSPRESPOST.COM – Bisakah pembekuan lima izin korporasi menghentikan pola kebakaran berulang di kawasan konsesi Kalimantan Barat?

Mengapa pemerintah memasukkan pemulihan lingkungan sebagai bagian dari sanksi?

Apakah pemeriksaan terhadap lima pemegang PBPH tersebut dapat berkembang menjadi perkara pidana jika ditemukan pelanggaran?

Lima Pemegang Konsesi Kini Menghadapi Sanksi Pemerintah

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjatuhkan sanksi terhadap lima pemegang PBPH yang areal konsesinya mengalami kebakaran.

Keputusan tersebut diumumkan saat Raja Juli meninjau karhutla di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026).

Kelima pemegang PBPH itu memiliki total konsesi sekitar 371.560 hektare di Kabupaten Ketapang dan Sanggau.

Area yang terbakar di lima konsesi tersebut tercatat lebih dari 2.568 hektare berdasarkan data Kementerian Kehutanan.

Pemerintah membekukan izin usaha sekaligus menerapkan paksaan pemulihan lingkungan pada kawasan terdampak.

Langkah tersebut menjadi bagian penegakan hukum yang diarahkan kepada seluruh pihak, termasuk korporasi pemegang konsesi.

“Sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, kita melakukan hukum yang adil dan fair, tidak hanya tajam ke bawah tetapi juga tajam ke atas,” ujar Raja Juli Antoni.

Data Kebakaran Menunjukkan Perbedaan Luasan Antar Konsesi

PT Mahkota Rimba Utama menjadi pemegang konsesi dengan area terbakar terbesar dalam daftar tersebut.

Dari konsesi seluas 74.480 hektare, sekitar 1.275,87 hektare tercatat terbakar.

PT Hutan Ketapang Industri memiliki konsesi 100.150 hektare, dengan sekitar 670,76 hektare mengalami kebakaran.

PT Mayawana Persada Mas memiliki konsesi 136.710 hektare dan area terbakar sekitar 326,93 hektare.

Ketiga korporasi tersebut berada di Kabupaten Ketapang, sedangkan dua lainnya berada di Kabupaten Sanggau.

PT Duta Andalan Sukses memiliki konsesi 31.080 hektare dengan area terbakar sekitar 247,3 hektare.

PT Wana Lestari Jaya memiliki konsesi 29.140 hektare dengan area terbakar sekitar 47,84 hektare.

Pemerintah Siapkan Eskalasi Jika Pemeriksaan Menemukan Pidana

Raja Juli menegaskan pembekuan izin bukan batas akhir apabila pemeriksaan menemukan indikasi pelanggaran pidana.

“Kalau ada indikasi pidana, kita teruskan menjadi pidana,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Pernyataan tersebut menunjukkan proses administratif dapat berlanjut ke penegakan hukum pidana sesuai hasil pemeriksaan.

Pemerintah juga menekankan bahwa tindakan hukum harus berlaku terhadap masyarakat maupun korporasi secara adil.

Kebijakan itu diarahkan untuk mencegah munculnya persepsi bahwa korporasi dengan konsesi luas berada di luar jangkauan penegakan hukum.

Kementerian Kehutanan sebelumnya telah menjatuhkan sanksi terhadap enam PBPH lain di Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur.

Pemulihan Lingkungan Menjadi Bagian Penting Sanksi Konsesi

Pemerintah tidak hanya membekukan izin, tetapi juga memerintahkan pemulihan terhadap kawasan yang mengalami kebakaran.

Pemulihan tersebut menjadi bagian dari konsekuensi administratif yang dikenakan kepada pemegang izin terdampak.

Dengan pendekatan itu, penanganan karhutla tidak berhenti ketika api berhasil dipadamkan.

Pemerintah berharap kewajiban pemulihan sekaligus memastikan pemegang izin bertanggung jawab terhadap kondisi kawasan konsesinya.

Langkah tersebut juga dimaksudkan memberikan efek jera sekaligus mendorong pemegang izin memperkuat pencegahan kebakaran.

Operasi Lapangan Tetap Berjalan Saat Risiko Karhutla Meningkat

Penegakan hukum dilakukan bersamaan dengan operasi pengendalian kebakaran di lapangan.

Pemerintah mengandalkan modifikasi cuaca, water bombing, penguatan satuan tugas darat, edukasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat.

Kementerian Kehutanan menyebut September sebagai puncak musim karhutla 2026 sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

Situasi tersebut membuat pengawasan terhadap kawasan konsesi menjadi bagian penting dari strategi pengendalian kebakaran.

Pemerintah berharap sanksi terhadap lima pemegang PBPH menjadi peringatan bagi seluruh pemegang izin agar mencegah dan menangani kebakaran secara bertanggung jawab.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana”?

Lima Pemegang Konsesi Kini Menghadapi Sanksi Pemerintah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjatuhkan sanksi terhadap lima pemegang PBPH yang areal konsesinya mengalami kebakaran.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana”?

Langkah tersebut menjadi bagian penegakan hukum yang diarahkan kepada seluruh pihak, termasuk korporasi pemegang konsesi. "Sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, kita melakukan hukum yang adil dan fair, tidak hanya tajam ke bawah tetapi juga tajam ke atas," ujar Raja Juli Antoni.

03Kapan peristiwa dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana” terjadi?

Keputusan tersebut diumumkan saat Raja Juli meninjau karhutla di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026).

04Di mana peristiwa dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana” berlangsung?

Kelima pemegang PBPH itu memiliki total konsesi sekitar 371.560 hektare di Kabupaten Ketapang dan Sanggau.

05Mengapa perkembangan dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana” terjadi?

Kebijakan itu diarahkan untuk mencegah munculnya persepsi bahwa korporasi dengan konsesi luas berada di luar jangkauan penegakan hukum.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana” berlangsung?

Pernyataan tersebut menunjukkan proses administratif dapat berlanjut ke penegakan hukum pidana sesuai hasil pemeriksaan.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana”?

Langkah tersebut juga dimaksudkan memberikan efek jera sekaligus mendorong pemegang izin memperkuat pencegahan kebakaran.

08Angka penting apa yang disebut dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana”?

Area yang terbakar di lima konsesi tersebut tercatat lebih dari 2.568 hektare berdasarkan data Kementerian Kehutanan.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PROPAMI Cup VII 2026 Digelar, Profesional Pasar Modal Adu Sportivitas di Lapangan Hijau

    PROPAMI Cup VII 2026 Digelar, Profesional Pasar Modal Adu Sportivitas di Lapangan Hijau

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Frasa sederhana itu merangkum seluruh filosofi yang ingin dibangun PROPAMI—organisasi profesi yang sejak 9 Agustus 2010 terus memperkuat kolaborasi… EKSPRESPOST.COM – Tidak ada yang lebih menceritakan tentang ekosistem industri selain momen-momen di luar ruang sidang, ruang rapat, atau ruang dealing. Itulah […]

  • Konferensi ACCA Bangkok Tetapkan Abraham Rudy Tan sebagai Sekjen, Apa Arti Posisi Strategis bagi Indonesia?

    Konferensi ACCA Bangkok Tetapkan Abraham Rudy Tan sebagai Sekjen, Apa Arti Posisi Strategis bagi Indonesia?

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Terpilihnya Abraham Rudy Tan sebagai Sekjen ACCA menjadi tonggak baru bagi PSMTI di tingkat Asia Tenggara. 02 Indonesia berpeluang memperkuat kontribusi dalam hubungan sosial, budaya, dan ekonomi antar-komunitas kawasan. 03 Kepemimpinan tersebut menjadi momentum memperluas kerja sama PSMTI dengan organisasi marga […]

  • Tony Fernandes Ungkap Kondisi Terbaru AirAsia: Avtur Mahal, Utang Tinggi, Namun Permintaan Tetap Bertahan

    Tony Fernandes Ungkap Kondisi Terbaru AirAsia: Avtur Mahal, Utang Tinggi, Namun Permintaan Tetap Bertahan

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Tantangan utama AirAsia mencakup harga avtur, biaya operasional, pengelolaan utang, serta pemulihan kapasitas penerbangan. 02 Permintaan kuartal III dan pemesanan kuartal IV menjadi indikator penting bagi kinerja AirAsia hingga akhir 2026. 03 Kondisi AirAsia saat ini berbeda dengan pandemi karena pembatasan […]

  • Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pesan Sandiaga Uno di JEC 2026 menyoroti pentingnya meninggalkan pola kerja individual saat bisnis memasuki fase pertumbuhan. 02 Super team menjadi fondasi penting karena bisnis membutuhkan tim berkualitas untuk menciptakan nilai dan pertumbuhan berkelanjutan. 03 JEC 2026 mengusung tema Beyond Border, […]

  • Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir ke SBN dan SRBI

    Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir ke SBN dan SRBI

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Posisi cadangan devisa Indonesia naik tipis Dolar AS 700 juta sepanjang Agustus 2026. 02 Investor asing mengalirkan sekitar Dolar AS 10-11 miliar ke SBN dan SRBI secara year to date. 03 Bank Indonesia terus mencari cara menarik dana asing tanpa mengubah […]

  • Warsh Tegaskan Perang Melawan Inflasi, Wall Street Ditutup Melemah

    Warsh Tegaskan Perang Melawan Inflasi, Wall Street Ditutup Melemah

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 47
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Bursa saham Amerika Serikat ditutup melemah pada Jumat (28/8/2026) setelah Ketua Federal Reserve Kevin Warsh menegaskan komitmen The Fed untuk mengembalikan inflasi ke target 2 persen dalam simposium di Jackson Hole. Pernyataan tersebut memperkuat spekulasi pasar bahwa suku bunga dapat kembali […]

expand_less