Memuat tanggal... Kirim Rilis
Rabu, 14 Okt 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang

Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 81
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Kasus tagihan UOB menjadi perhatian karena Hendri mengaku tidak pernah memiliki akad kredit atau transaksi dengan bank tersebut.

  2. Riwayat kartu kredit Citibank selama lebih dari 25 tahun disebut telah berakhir setelah penutupan pada 2022.

  3. Klarifikasi UOB diperlukan untuk menjelaskan apakah terdapat hubungan administrasi yang mendasari munculnya tagihan.

EKSPRESPOST.COM – Apa yang membuat Bank UOB mengirim tagihan kepada seseorang yang mengaku tidak pernah menjadi nasabahnya?

Mengapa surat tagihan kembali diterima meski Hendri Subiakto menyatakan tidak pernah menyepakati kredit dengan UOB?

Apakah ada kaitan dengan hubungan lama Hendri sebagai nasabah kartu kredit Citibank selama lebih dari 25 tahun?

Pertanyaan tersebut disampaikan Guru Besar Universitas Airlangga Prof. Dr. Hendri Subiakto setelah menerima kembali surat tagihan UOB.

Hendri menyatakan tidak pernah melakukan transaksi, bertemu, bertelepon untuk menyepakati kredit, atau terikat perjanjian dengan UOB.

“Saya heran Bank UOB tiba tiba melayangkan tagihan ke saya,” ujar Prof. Dr. Hendri Subiakto, Guru Besar Universitas Airlangga (UNAIR).

Tagihan UOB Dipersoalkan Karena Dasar Utang Tidak Diketahui

Menurut Hendri, surat tersebut kemungkinan merupakan tagihan kedua atau ketiga yang dikirimkan UOB.

Surat dikirim ke rumah Hendri di Surabaya, sedangkan aktivitasnya lebih banyak berlangsung di Jakarta, Bogor, atau Yogyakarta.

Ia mengakui tidak selalu membaca seluruh surat yang masuk ke alamat rumahnya tersebut.

Hendri menegaskan nominal bukan persoalan utama dalam sengketa yang dipertanyakannya.

“Persoalannya, kalau saya tidak terikat hubungan dan tidak pernah akad kredit, kenapa saya dianggap berhutang?” kata Hendri.

Ia meminta UOB menjelaskan sumber angka yang digunakan sebagai dasar tagihan kepadanya.

Pengalaman Citibank Menjadi Latar Belakang yang Hendri Ungkapkan

Hendri mengaku pernah menggunakan kartu kredit Citibank selama lebih dari 25 tahun tanpa persoalan utang.

Hubungan tersebut kemudian dihentikannya pada 2022 setelah seluruh kewajibannya disebut telah dilunasi.

“Dulu saya memang nasabah kartu kredit Citibank selama 25 tahun lebih, tapi tidak ada masalah,” ujar Hendri.

Ia mengatakan proses penutupan kartu kredit tidak mudah karena terdapat berbagai persyaratan yang harus dipenuhi.

Menurut Hendri, proses tersebut dilakukan dengan bantuan staf dan sekretaris kantornya.

Ia juga mengaku tidak lagi memiliki hubungan dengan Citibank setelah kartu kredit tersebut ditutup.

Pengalihan Citibank Ke UOB Menjadi Konteks Penting Perkara Ini

UOB Indonesia menyelesaikan akuisisi bisnis consumer banking Citigroup di Indonesia pada 2023.

UOB sebelumnya mengumumkan pengalihan aset dan liabilitas produk kartu kredit serta Ready Credit Citibank efektif pada 18/11/2023.

Sejumlah kartu kredit Citi kemudian dikonversi menjadi produk kartu UOB berdasarkan skema pengalihan tersebut.

Hendri mengatakan UOB setelah itu beberapa kali meneleponnya untuk menawarkan berbagai produk perbankan.

Namun, ia mengaku menolak tawaran tersebut dan akhirnya tidak lagi merespons panggilan pemasaran.

“Belakangan Bank UOB mengaku melanjutkan usaha Citibank,” kata Hendri.

UOB Belum Menjelaskan Dasar Tagihan yang Dipertanyakan Hendri

Hendri meminta UOB memberikan penjelasan mengenai alasan namanya menerima surat tagihan.

“Bank UOB kan bukan Ojol, kenapa jadi seperti ini?” ujar Hendri.

Ia juga mengajak masyarakat berbagi pengalaman jika pernah menerima tagihan bank yang menurut mereka tidak memiliki hubungan perbankan.

Redaksi belum mendapatkan penjelasan UOB terkait sumber tagihan, rekening, kartu, transaksi, atau akad yang disebut mendasari kewajiban tersebut.

Dengan demikian, belum ada dasar untuk menyimpulkan penyebab tagihan maupun adanya kesalahan dari pihak UOB.

UOB diberikan ruang memberikan klarifikasi agar persoalan dapat diuji berdasarkan dokumen, data, dan keterangan dari kedua pihak.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa fakta paling penting dari “Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang” yang perlu diketahui pembaca?

Klarifikasi UOB diperlukan untuk menjelaskan apakah terdapat hubungan administrasi yang mendasari munculnya tagihan.

02Siapa pihak utama di balik peristiwa dalam “Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang”, dan apa perannya?

Hendri Subiakto, Guru Besar Universitas Airlangga (UNAIR).

03Kapan peristiwa penting dalam “Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang” terjadi atau dijadwalkan?

Riwayat kartu kredit Citibank selama lebih dari 25 tahun disebut telah berakhir setelah penutupan pada 2022.

04Di mana peristiwa dalam “Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang” berlangsung dan mengapa lokasinya relevan?

Surat dikirim ke rumah Hendri di Surabaya, sedangkan aktivitasnya lebih banyak berlangsung di Jakarta, Bogor, atau Yogyakarta.

05Mengapa perkembangan dalam “Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang” terjadi dan apa alasan yang disebutkan?

KEY POINTS: Kasus tagihan UOB menjadi perhatian karena Hendri mengaku tidak pernah memiliki akad kredit atau transaksi dengan bank tersebut.

06Bagaimana peristiwa atau proses dalam “Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang” berlangsung?

Pengalaman Citibank Menjadi Latar Belakang yang Hendri Ungkapkan Hendri mengaku pernah menggunakan kartu kredit Citibank selama lebih dari 25 tahun tanpa persoalan utang.

07Apa dampak utama “Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang” bagi publik atau pihak terkait?

EKSPRESPOST.COM - Apa yang membuat Bank UOB mengirim tagihan kepada seseorang yang mengaku tidak pernah menjadi nasabahnya?

08Berapa angka penting dalam “Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang” yang membantu memahami skala peristiwa?

Apakah ada kaitan dengan hubungan lama Hendri sebagai nasabah kartu kredit Citibank selama lebih dari 25 tahun?

09Apa konteks penting dari “Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang” yang perlu dipahami pembaca?

Hendri menegaskan nominal bukan persoalan utama dalam sengketa yang dipertanyakannya. “Persoalannya, kalau saya tidak terikat hubungan dan tidak pernah akad kredit, kenapa saya dianggap berhutang?” kata Hendri.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU, Tokoh Nasional hingga Pimpinan Ormas Hadir di Jombang

    Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU, Tokoh Nasional hingga Pimpinan Ormas Hadir di Jombang

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 77
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). 02 Dalam prosesi pembukaan, Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Rais Aam Pengurus […]

  • Isu Pita Cukai Rokok Menyeret Nama Misbakhun, Begini Penjelasan Soal Kewenangan Bea Cukai dan Tenaga Ahli

    Isu Pita Cukai Rokok Menyeret Nama Misbakhun, Begini Penjelasan Soal Kewenangan Bea Cukai dan Tenaga Ahli

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Fokus persoalan kini berada pada pembuktian fakta, klarifikasi pihak terkait, dan kewenangan DJBC dalam investigasi. 02 Misbakhun menolak tudingan tersebut dan menyatakan tidak mempunyai kewenangan dalam pemesanan maupun investigasi pita cukai. 03 Polemik pita cukai rokok menyeret nama Mukhamad Misbakhun setelah […]

  • Ketum Asbanda: KUB BPD Bukan Sekadar Penuhi Modal, Kunci Efisiensi Teknologi dan SDM Perbankan Daerah

    Ketum Asbanda: KUB BPD Bukan Sekadar Penuhi Modal, Kunci Efisiensi Teknologi dan SDM Perbankan Daerah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Telegraf-Ketua Umum Asbanda sekaligus Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menilai masa depan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sangat ditentukan oleh kemampuan berkolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Menurut Agus, fokus utama pembentukan KUB pada tahap awal bukan mengejar keuntungan maupun ekspansi bisnis, melainkan membangun fondasi organisasi yang kuat agar kolaborasi dapat berjalan secara berkelanjutan. “KUB ini […]

  • Press Release Korporasi Jadi Strategi Bangun Reputasi dan Perluas Jangkauan Informasi Bisnis di Media Digital

    Press Release Korporasi Jadi Strategi Bangun Reputasi dan Perluas Jangkauan Informasi Bisnis di Media Digital

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Press Release sebagai Strategi Manajemen Reputasi Publikasi press release korporasi di media ekonomi dan bisnis, dapat menjadi salah satu instrumen komunikasi strategis untuk menyampaikan informasi perusahaan kepada publik secara terstruktur dan terarah. 02 Daftar media juga dapat dilihat secara langsung melalui […]

  • Status Kasus Betrand Peto Usai Laporan Dugaan TPKS, Polisi Selidiki Perkara dan Ruben Onsu Tegaskan Sikap Kooperatif

    Status Kasus Betrand Peto Usai Laporan Dugaan TPKS, Polisi Selidiki Perkara dan Ruben Onsu Tegaskan Sikap Kooperatif

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Publik masih perlu menunggu keterangan resmi penyidik sebelum menarik kesimpulan mengenai dugaan perkara tersebut. 02 Ruben Onsu menyatakan keluarga akan kooperatif dan mendengarkan keterangan pihak yang berada di lokasi kejadian. 03 Perkembangan terbaru menunjukkan laporan dugaan TPKS telah diterima polisi, sementara […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 64
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perhatian kini beralih kepada kepemimpinan Suahasil dan kesinambungan pengelolaan keuangan negara. 02 Isu masalah internal Kemenkeu muncul setelah pergantian, tetapi belum memperoleh konfirmasi resmi sebagai penyebab perubahan Menkeu. 03 Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara berlangsung cepat melalui pelantikan dan […]

expand_less