Memuat tanggal... Kirim Rilis
Jumat, 23 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Ekonomi » BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Kerakyatan Indonesia?

BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Kerakyatan Indonesia?

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • visibility 48
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Dalam paparan Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan II 2026 di Jakarta, Senin (31/8), tercatat bahwa portofolio kredit UMKM BRI tumbuh 8,6% secara year-on-year (YoY) mEkonomi Kerakyatan menjadi Rp1.235,4 triliun.

  2. Hingga Triwulan II 2026, total aset BRI Group mencapai Rp2.352 triliun atau tumbuh 11,7% YoY, sementara penyaluran kredit tumbuh 16,2% YoY menjadi Rp1.646 triliun.

  3. Sebagai bank yang memiliki core business UMKM dan memiliki fokus utama pada ekonomi kerakyatan, BRI tetap mempertahankan dominasi UMKM dalam portofolio kredit BRI.

EKSPRESPOST.COM – Jakarta, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menjaga fokus pertumbuhan bisnis pada penguatan ekonomi kerakyatan.

Di tengah ekspansi bisnis yang semakin luas, segmen Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap menjadi core business sekaligus fondasi utama pertumbuhan BRI.

Hal tersebut tercermin dari kinerja hingga akhir Triwulan II 2026.

Dalam paparan Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan II 2026 di Jakarta, Senin (31/8), tercatat bahwa portofolio kredit UMKM BRI tumbuh 8,6% secara year-on-year (YoY) mEkonomi Kerakyatan menjadi Rp1.235,4 triliun.

Sebagai bank yang memiliki core business UMKM dan memiliki fokus utama pada ekonomi kerakyatan, BRI tetap mempertahankan dominasi UMKM dalam portofolio kredit BRI.

Ini menunjukkan bahwa di tengah ekspansi bisnis ke berbagai segmen, UMKM tetap menjadi fondasi utama pertumbuhan BRI.

Pada kesempatan yang tersebut, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto mengungkapkan besarnya porsi pembiayaan kepada UMKM tersebut berjalan beriringan dengan upaya BRI untuk mendorong pelaku usaha terus tumbuh dan naik kelas.

“Dukungan tersebut dibangun melalui pendekatan pemberdayaan secara end-to-end, mulai dari tingkat desa, komunitas usaha, hingga pelaku usaha individu.

Melalui Desa BRILiaN, BRI telah memberdayakan lebih dari 5.700 desa dengan fokus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat kapasitas dan kelembagaan desa,” ujar Aquarius.

Pada level komunitas usaha, BRI mengembangkan program Klasterku Hidupku yang kini telah menjangkau lebih dari 44 ribu klaster usaha.

Jangkauan pemberdayaan juga diperluas melalui platform digital LinkUMKM yang telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM.

Selain melalui platform digital, BRI turut memberikan pendampingan secara langsung melalui Rumah BUMN. Hingga Juni 2026, sekitar 596 ribu pelaku UMKM telah bergabung dalam ekosistem tersebut.

Berbagai inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya BRI untuk menjalankan peran yang lebih luas, tidak hanya sebagai financial intermediary, tetapi juga sebagai enabler bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Pendekatan ini diarahkan untuk membangun siklus pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga UMKM dapat terus berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, naik kelas, dan semakin terintegrasi ke dalam ekosistem ekonomi yang lebih luas.

“Pada akhirnya, pertumbuhan usaha tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM,” ujar Aquarius.

Komitmen BRI dalam mendorong pertumbuhan UMKM tersebut sejalan dengan kinerja Perseroan yang tetap solid. Hingga Triwulan II 2026, total aset BRI Group mencapai Rp2.352 triliun atau tumbuh 11,7% YoY, sementara penyaluran kredit tumbuh 16,2% YoY menjadi Rp1.646 triliun.

Pada periode yang sama, laba bersih konsolidasian Perseroan tercatat sebesar Rp31,2 triliun atau meningkat 17,5% YoY.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa fakta paling penting dari “BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi…” yang perlu diketahui pembaca?

EKSPRESPOST.COM – Jakarta, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menjaga fokus pertumbuhan bisnis pada penguatan ekonomi kerakyatan.

02Siapa pihak utama di balik peristiwa dalam “BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi…”, dan apa perannya?

Pada kesempatan yang tersebut, Direktur Network & Retail Funding BRI Aquarius Rudianto mengungkapkan besarnya porsi pembiayaan kepada UMKM tersebut berjalan beriringan dengan upaya BRI untuk mendorong pelaku usaha terus tumbuh dan naik kelas. “Dukungan tersebut dibangun melalui pendekatan pemberdayaan secara end-to-end, mulai dari tingkat desa, komunitas usaha, hingga pelaku usaha individu.

03Kapan peristiwa penting dalam “BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi…” terjadi atau dijadwalkan?

Dalam paparan Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan II 2026 di Jakarta, Senin (31/8), tercatat bahwa portofolio kredit UMKM BRI tumbuh 8,6% secara year-on-year (YoY) mEkonomi Kerakyatan menjadi Rp1.235,4 triliun.

04Di mana peristiwa dalam “BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi…” berlangsung dan mengapa lokasinya relevan?

Melalui Desa BRILiaN, BRI telah memberdayakan lebih dari 5.700 desa dengan fokus mengoptimalkan potensi ekonomi lokal sekaligus memperkuat kapasitas dan kelembagaan desa,” ujar Aquarius.

05Bagaimana peristiwa atau proses dalam “BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi…” berlangsung?

Jangkauan pemberdayaan juga diperluas melalui platform digital LinkUMKM yang telah menjangkau sekitar 17,3 juta pelaku UMKM.

06Apa dampak utama “BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi…” bagi publik atau pihak terkait?

Pendekatan ini diarahkan untuk membangun siklus pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga UMKM dapat terus berkembang dan meningkatkan kapasitas usaha, naik kelas, dan semakin terintegrasi ke dalam ekosistem ekonomi yang lebih luas. “Pada akhirnya, pertumbuhan usaha tersebut diharapkan turut mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan pelaku UMKM,” ujar Aquarius.

07Berapa angka penting dalam “BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi…” yang membantu memahami skala peristiwa?

Hal tersebut tercermin dari kinerja hingga akhir Triwulan II 2026.

08Apa konteks penting dari “BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi…” yang perlu dipahami pembaca?

Ini menunjukkan bahwa di tengah ekspansi bisnis ke berbagai segmen, UMKM tetap menjadi fondasi utama pertumbuhan BRI.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar

    Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Polres Bogor mengamankan hampir satu ton merkuri ilegal yang diduga menjadi pasokan pengolahan emas tanpa izin. 02 Total barang bukti mencapai 998,825 kilogram dengan estimasi nilai sekitar Rp2,9 miliar. 03 Penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap tujuan pasokan dan jaringan perdagangan merkuri […]

  • Ekspres TV: Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional

    Ekspres TV: Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Pemerintah merilis capaian program Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur mencakup swasembada pangan, B50, Sekolah Rakyat, MBG, hingga tata kelola BUMN.

  • Aset Keuangan Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Aset Keuangan Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK yang juga Ketua Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), Dian Ediana Rae, menegaskan OJK akan terus memperkuat… EKSPRESPOST.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia (LPKSI) 2025 yang menggambarkan perkembangan industri keuangan […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Diganti, Ini Fakta Polemik Danantara, Himbara dan 17+8 Sebelum Reshuffle

    Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Diganti, Ini Fakta Polemik Danantara, Himbara dan 17+8 Sebelum Reshuffle

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Transisi tersebut menandai babak baru pengelolaan APBN setelah pergantian Menteri Keuangan. 02 Hingga pelantikan, Suahasil mengatakan belum berkomunikasi dengan Purbaya sebagai pendahulunya di Kementerian Keuangan. 03 Suahasil Nazara menerima telepon dari Istana pada Senin pagi sebelum kemudian menghadap Presiden Prabowo dan […]

  • Sengketa Hak Asuh Anak Ruben Onsu Terus  Berlanjut, Sarwendah Ajukan Rekonvensi dalam Persidangan

    Sengketa Hak Asuh Anak Ruben Onsu Terus Berlanjut, Sarwendah Ajukan Rekonvensi dalam Persidangan

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkara selanjutnya akan ditentukan melalui proses hukum berdasarkan bukti dan argumentasi kedua pihak. 02 Akta 39, waktu anak bersama Ruben, lingkungan pengasuhan, dan TikTok menjadi sejumlah isu dalam gugatan tersebut. 03 Polemik hak asuh anak Ruben Onsu dan Sarwendah kembali menjadi […]

  • Purbaya Setelah Dicopot Jadi Menteri Keuangan: Pilih Pensiun, Mancing, dan Tak Cari Jabatan Baru

    Purbaya Setelah Dicopot Jadi Menteri Keuangan: Pilih Pensiun, Mancing, dan Tak Cari Jabatan Baru

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perhatian publik selanjutnya tertuju pada arah APBN, perpajakan, likuiditas perbankan dan kepercayaan investor. 02 Ia memilih pensiun, beristirahat dan memancing, sementara Suahasil menghadapi tugas menjaga kesinambungan kebijakan fiskal. 03 Purbaya kini memasuki fase baru setelah sekitar satu tahun menjalankan tugas sebagai […]

expand_less