Memuat tanggal... Kirim Rilis
Jumat, 23 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok

Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 46
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Bareskrim Polri menggeledah toko emas di Cikini terkait dugaan jaringan penyelundupan emas ilegal ke Tiongkok.

  2. Lokasi tersebut diduga berkaitan dengan kegiatan produksi dan pemurnian emas sebelum diselundupkan ke luar negeri.

  3. Penyidik masih memburu sejumlah pihak, termasuk GCZ yang diduga melarikan diri ke luar negeri tujuan Hong Kong.

EKSPRESPOST.COM – Bagaimana sebuah toko emas di kawasan Cikini bisa masuk dalam penyidikan jaringan emas ilegal lintas negara yang sedang dibongkar Bareskrim Polri?

Mengapa penyidik menemukan peralatan yang diduga berkaitan dengan produksi dan pemurnian emas ketika penggeledahan toko tersebut masih berlangsung?

Sejauh mana keterkaitan toko emas Cikini dengan rumah di Penjaringan yang diduga menjadi tempat pengolahan emas sebelum diselundupkan ke luar negeri?

Penggeledahan Cikini Membuka Jejak Baru Jaringan Emas Ilegal Internasional Terkini

Dittipidter Bareskrim Polri menggeledah sebuah toko emas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 02/09/2026.

Penggeledahan dilakukan sebagai pengembangan penyidikan dugaan penyelundupan emas ilegal yang disebut berkaitan dengan jaringan Tiongkok dan Hong Kong.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni membenarkan penggeledahan tersebut kepada wartawan di Jakarta.

“Penggeledahan toko emas di Ibu Kota, di daerah Jakarta Pusat, Cikini,” kata Brigjen Pol. Mohammad Irhamni.

Irhamni mengatakan proses penggeledahan masih berlangsung ketika penyidik menemukan peralatan yang diduga digunakan untuk produksi atau pemurnian emas.

“Hasilnya adalah alat-alat yang digunakan untuk produksi mereka, atau pemurnian,” ujar Brigjen Pol. Mohammad Irhamni.

Rumah Penjaringan Diduga Menjadi Pusat Pengolahan Sebelum Emas Diselundupkan Keluar

Kasus Cikini berkaitan dengan pengembangan penyidikan sebelumnya di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, yang melibatkan tersangka berinisial R.

R ditangkap penyidik setelah tiba dari Jepang di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 25/08/2026.

Dari pemeriksaan terhadap R, penyidik memperoleh informasi mengenai sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi transaksi emas ilegal.

Rumah tersebut kemudian digeledah dan diduga menjadi markas warga negara Tiongkok berinisial GCZ yang kini diburu penyidik.

Polisi menduga lokasi itu digunakan sebagai tempat pemurnian dan pengolahan emas ilegal sebelum dikirim menuju Hong Kong.

Keterangan tersebut sejalan dengan informasi resmi Polri yang menyebut rumah di Penjaringan diduga menjadi pusat pemurnian sebelum emas diselundupkan menggunakan metode body strapping.

Modus Body Strapping dan Perburuan Pelaku Masih Terus Dikembangkan Polisi

Bareskrim menduga jaringan tersebut menggunakan modus menempelkan emas pada tubuh untuk melewati pemeriksaan ketika membawa emas menuju luar negeri.

Menurut penyidik, emas diproses terlebih dahulu sebelum kemudian diselundupkan menggunakan metode yang disebut body strapping.

Irhamni mengatakan penyidik masih mengembangkan perkara terhadap pihak yang berada di Indonesia maupun mereka yang telah melarikan diri.

“Melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap terduga para pelaku, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang sudah melarikan diri ke luar negeri tujuan Hongkong,” kata Irhamni.

GCZ menjadi salah satu pihak yang diburu karena diduga berkaitan dengan jaringan penyelundupan emas menuju Hong Kong.

Bareskrim sebelumnya menyatakan terdapat dua kelompok penyelundupan emas ilegal dari Indonesia, masing-masing dengan tujuan Dubai dan Hong Kong.

Barang Bukti Mengungkap Peralatan Pengolahan Transaksi dan Jejak Jaringan Internasional

Dalam penggeledahan rumah Penjaringan, penyidik menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan pemurnian, pengolahan, serta transaksi emas ilegal.

Barang tersebut meliputi lima kanna putih, plastik berisi bubuk putih, airsoft gun beserta perlengkapannya, dua ponsel, grinder pembakaran, dan Rp60 juta.

Penyidik juga mengamankan timbangan digital, kalkulator, tabung oksigen, alat pendeteksi emas, dua laptop, kertas, serta lakban.

Barang bukti lainnya berupa dokumen transaksi, kemasan kartu SIM, dan bukti pembayaran yang dapat membantu pengembangan perkara.

Bareskrim sebelumnya menyatakan dokumen transaksi akan digunakan untuk menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut.

Penggeledahan toko emas di Cikini kini menjadi bagian dari rangkaian pengembangan untuk mengungkap pihak lain serta jaringan penyelundupan emas ilegal lintas negara.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok”?

Penggeledahan Cikini Membuka Jejak Baru Jaringan Emas Ilegal Internasional Terkini Dittipidter Bareskrim Polri menggeledah sebuah toko emas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 02/09/2026.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok”?

Modus Body Strapping dan Perburuan Pelaku Masih Terus Dikembangkan Polisi Bareskrim menduga jaringan tersebut menggunakan modus menempelkan emas pada tubuh untuk melewati pemeriksaan ketika membawa emas menuju luar negeri.

03Kapan peristiwa dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok” terjadi?

R ditangkap penyidik setelah tiba dari Jepang di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 25/08/2026.

04Di mana peristiwa dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok” berlangsung?

Mohammad Irhamni membenarkan penggeledahan tersebut kepada wartawan di Jakarta. “Penggeledahan toko emas di Ibu Kota, di daerah Jakarta Pusat, Cikini,” kata Brigjen Pol.

05Mengapa perkembangan dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok” terjadi?

Irhamni mengatakan penyidik masih mengembangkan perkara terhadap pihak yang berada di Indonesia maupun mereka yang telah melarikan diri. “Melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap terduga para pelaku, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang sudah melarikan diri ke luar negeri tujuan Hongkong,” kata Irhamni.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok” berlangsung?

Irhamni mengatakan proses penggeledahan masih berlangsung ketika penyidik menemukan peralatan yang diduga digunakan untuk produksi atau pemurnian emas. “Hasilnya adalah alat-alat yang digunakan untuk produksi mereka, atau pemurnian,” ujar Brigjen Pol.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok”?

Barang bukti lainnya berupa dokumen transaksi, kemasan kartu SIM, dan bukti pembayaran yang dapat membantu pengembangan perkara.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Suahasil Evaluasi Reshuffle Pejabat Kementerian Keuangan Era Purbaya, Bea Cukai Masih Menunggu Arahan Pusat

    Suahasil Evaluasi Reshuffle Pejabat Kementerian Keuangan Era Purbaya, Bea Cukai Masih Menunggu Arahan Pusat

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Keputusan final mengenai pejabat hasil perombakan masih menunggu tindak lanjut resmi Menteri Keuangan baru. 02 Purbaya telah menyerahkan jabatan Menteri Keuangan kepada Suahasil dalam serah terima pada 15 September 2026. 03 Rangkaian pergantian menteri dan reshuffle pejabat membuat keputusan administratif Kemenkeu […]

  • Sengketa Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Viral, Ini Perbedaan Klaim yjang Dilakukan Nasabah dan Perbankan

    Sengketa Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Viral, Ini Perbedaan Klaim yjang Dilakukan Nasabah dan Perbankan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 “Deposito emas saya di Bank BJB Syariah total 2,2 Kg atau sekarang bernilai sekitar Rp6,8 miliar,” kata William Gunawan, nasabah BJB Syariah. 02 Seberapa kuat perlindungan nasabah ketika aset emas bernilai miliaran rupiah dipersoalkan setelah bertahun-tahun? 03 Dan apakah dokumen transaksi […]

  • Skema Tadpole Pinjaman Daring Dibahas DPR dan Celios, Transparansi Cicilan Jadi Kunci Perlindungan Konsumen

    Skema Tadpole Pinjaman Daring Dibahas DPR dan Celios, Transparansi Cicilan Jadi Kunci Perlindungan Konsumen

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Cicilan besar pada awal pinjaman dapat mengurangi dana efektif yang tersedia bagi konsumen untuk memenuhi kebutuhannya. 02 Skema pembayaran lebih merata dinilai dapat menjadi alternatif tanpa menghilangkan kebutuhan industri mengelola risiko kredit. 03 Konsumen perlu mendapat informasi lengkap sebelum memutuskan menerima […]

  • Karhutla Kalimantan Jadi Perhatian, Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi dan Proses Puluhan Kasus

    Karhutla Kalimantan Jadi Perhatian, Kemenhut Bekukan Izin 26 Korporasi dan Proses Puluhan Kasus

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pembekuan izin 26 korporasi menjadi bagian dari rangkaian penegakan hukum saat pengendalian karhutla diperketat. 02 Pemerintah mengimbau masyarakat, petani, dan korporasi meningkatkan kewaspadaan selama periode kondisi kering. 03 Risiko karhutla masih menjadi perhatian Kemenhut hingga akhir Oktober atau awal November 2026. […]

  • PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

    PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAKARTA, eksprespost.com/ – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelar Workshop Jurnalistik bertajuk "Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme Berkualitas untuk Perlindungan Masyarakat". Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat literasi keuangan digital serta meningkatkan kapasitas insan pers dalam mengedukasi masyarakat mengenai Pendanaan Daring (Pindar) yang legal dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan […]

  • Aksi Massa di Belitung Timur Ganggu Operasional, PT Timah Aktifkan Emergency Response

    Aksi Massa di Belitung Timur Ganggu Operasional, PT Timah Aktifkan Emergency Response

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Telegraf – PT Timah (Persero) Tbk mengaktifkan Rencana Tanggap Darurat (Emergency Response Plan) setelah aksi massa yang terjadi di Kabupaten Belitung Timur mengganggu aktivitas operasional perusahaan. Hingga kini, sebagian kegiatan operasional di wilayah Belitung masih belum berjalan normal. Corporate Secretary PT Timah Ruddy Nursalam mengatakan perusahaan telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari evakuasi […]

expand_less