Memuat tanggal... Kirim Rilis
Rabu, 14 Okt 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
  • visibility 23
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Pemerintah menyatakan akan memberikan kemudahan bagi investor yang mengembangkan data center di Indonesia.

  2. Bahlil menyebut kebutuhan energi data center meningkat bersamaan dengan kebutuhan energi terbarukan.

  3. Indonesia menawarkan kombinasi wilayah luas, sumber energi beragam, dan harga listrik kompetitif untuk investasi data center.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa harga listrik menjadi perhatian penting ketika investor memilih lokasi pembangunan data center?

Apakah Indonesia dapat menawarkan biaya energi yang kompetitif sekaligus menyediakan pasokan listrik sesuai kebutuhan pusat data?

Di tengah pertumbuhan industri digital Asia Tenggara, apakah potensi energi Indonesia cukup kuat untuk menarik lebih banyak investasi data center?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia memiliki peluang menarik investasi data center melalui kombinasi wilayah yang luas, sumber energi beragam, dan harga listrik yang diklaim lebih kompetitif dibandingkan negara lain.

Bahlil menyampaikan hal tersebut saat Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Tangerang, Selasa, (22/09/2026), ketika pemerintah mendorong pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung pertumbuhan industri digital.

Bahlil Menawarkan Harga Listrik Kompetitif Sebagai Pertimbangan Investor Data Center

Menurut Bahlil, meningkatnya kebutuhan data center di berbagai negara membuat kebutuhan energi, termasuk energi terbarukan, ikut berkembang.

“Dan saya ingin beritahu kepada teman-teman bahwa harga kita akan jauh lebih kompetitif ketimbang produksi listrik dari negara-negara yang lain,” kata Bahlil Lahadalia.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari ajakan pemerintah kepada investor untuk mempertimbangkan Indonesia sebagai lokasi pembangunan data center.

Energi dari Panas Bumi, Angin, Air dan Sumber Lain Menjadi Modal Pengembangan Pusat Data

Bahlil menyebut Indonesia memiliki banyak wilayah dan sumber energi yang dapat digunakan untuk mendukung kebutuhan listrik pusat data.

“Bapak-Ibu semua tidak perlu ragu. Para investor kalau mau data center di Indonesia, wilayah kami ini wilayah terbesar di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Bahlil Lahadalia.

Ia juga menyebut energi Indonesia tidak hanya berasal dari satu sumber, melainkan mencakup panas bumi, angin, serta sumber energi lainnya.

PLN Siap Menyesuaikan Pasokan Listrik dengan Kapasitas yang Dibutuhkan Investor Data Center

Ketersediaan listrik menjadi aspek penting karena operasional data center membutuhkan pasokan yang andal dan sesuai kapasitas yang diperlukan.

“Begitu mereka menyampaikan keinginannya, terus ditambah berapa kapasitas kebutuhan listrik yang dibutuhkan, pasti PLN akan menyiapkan,” ujar Bahlil Lahadalia.

Kementerian ESDM juga menempatkan pengembangan kapasitas pembangkit dan infrastruktur listrik sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan energi nasional.

Pasar Data Center Indonesia Tumbuh Hingga 2031 dan Membuka Peluang Investasi Infrastruktur Energi

Data BKPM dari Mordor Intelligence menunjukkan pasar data center Indonesia diperkirakan mencapai Dolar AS 1,83 miliar pada 2026, naik dari sekitar Dolar AS 1,44 miliar pada 2025.

Nilai pasar tersebut diproyeksikan mencapai Dolar AS 3,48 miliar pada 2031 dengan CAGR 13,71 persen, menunjukkan ruang pertumbuhan yang sekaligus membutuhkan dukungan infrastruktur energi.

Pemerintah pada saat yang sama mendorong peningkatan kapasitas kelistrikan hingga 100 GW serta peningkatan porsi EBT dalam RUPTL.

Harga listrik kompetitif menjadi salah satu tawaran pemerintah untuk investor data center, sementara kemampuan menyediakan pasokan sesuai kebutuhan menjadi faktor pendukung realisasi investasi.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik…”?

Bahlil menyampaikan hal tersebut saat Electricity Connect 2026 di ICE BSD, Tangerang, Selasa, (22/09/2026), ketika pemerintah mendorong pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung pertumbuhan industri digital.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik…”?

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia memiliki peluang menarik investasi data center melalui kombinasi wilayah yang luas, sumber energi beragam, dan harga listrik yang diklaim lebih kompetitif dibandingkan negara lain.

03Di mana peristiwa dalam “Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik…” berlangsung?

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari ajakan pemerintah kepada investor untuk mempertimbangkan Indonesia sebagai lokasi pembangunan data center.

04Mengapa perkembangan dalam “Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik…” terjadi?

PLN Siap Menyesuaikan Pasokan Listrik dengan Kapasitas yang Dibutuhkan Investor Data Center Ketersediaan listrik menjadi aspek penting karena operasional data center membutuhkan pasokan yang andal dan sesuai kapasitas yang diperlukan. "Begitu mereka menyampaikan keinginannya, terus ditambah berapa kapasitas kebutuhan listrik yang dibutuhkan, pasti PLN akan menyiapkan," ujar Bahlil Lahadalia.

05Apa dampak yang disebutkan dalam “Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik…”?

Pemerintah pada saat yang sama mendorong peningkatan kapasitas kelistrikan hingga 100 GW serta peningkatan porsi EBT dalam RUPTL.

06Angka penting apa yang disebut dalam “Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik…”?

Pasar Data Center Indonesia Tumbuh Hingga 2031 dan Membuka Peluang Investasi Infrastruktur Energi Data BKPM dari Mordor Intelligence menunjukkan pasar data center Indonesia diperkirakan mencapai Dolar AS 1,83 miliar pada 2026, naik dari sekitar Dolar AS 1,44 miliar pada 2025.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skema Tadpole Pinjaman Daring Dibahas DPR dan Celios, Transparansi Cicilan Jadi Kunci Perlindungan Konsumen

    Skema Tadpole Pinjaman Daring Dibahas DPR dan Celios, Transparansi Cicilan Jadi Kunci Perlindungan Konsumen

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Cicilan besar pada awal pinjaman dapat mengurangi dana efektif yang tersedia bagi konsumen untuk memenuhi kebutuhannya. 02 Skema pembayaran lebih merata dinilai dapat menjadi alternatif tanpa menghilangkan kebutuhan industri mengelola risiko kredit. 03 Konsumen perlu mendapat informasi lengkap sebelum memutuskan menerima […]

  • Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pesan Sandiaga Uno di JEC 2026 menyoroti pentingnya meninggalkan pola kerja individual saat bisnis memasuki fase pertumbuhan. 02 Super team menjadi fondasi penting karena bisnis membutuhkan tim berkualitas untuk menciptakan nilai dan pertumbuhan berkelanjutan. 03 JEC 2026 mengusung tema Beyond Border, […]

  • KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK membenarkan Adrianto Pitojo termasuk 17 orang yang diamankan dalam OTT di lingkungan ATR/BPN. 02 Perkara yang didalami KPK berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan di Bogor. 03 Status para pihak masih dalam pemeriksaan dan KPK belum […]

  • Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik

    Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Gus Kikin PBNU — Ketua Umum PBNU Gus Kikin membantah isu Nahdlatul Ulama menjadi tunggangan politik dan menegaskan organisasi memiliki manhaj.

  • Sengketa Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Viral, Ini Perbedaan Klaim yjang Dilakukan Nasabah dan Perbankan

    Sengketa Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Viral, Ini Perbedaan Klaim yjang Dilakukan Nasabah dan Perbankan

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 “Deposito emas saya di Bank BJB Syariah total 2,2 Kg atau sekarang bernilai sekitar Rp6,8 miliar,” kata William Gunawan, nasabah BJB Syariah. 02 Seberapa kuat perlindungan nasabah ketika aset emas bernilai miliaran rupiah dipersoalkan setelah bertahun-tahun? 03 Dan apakah dokumen transaksi […]

  • Inflasi Beras Agustus 2026 Turun, Bapanas Temukan Ketidaksesuaian pada Beras Fortifikasi di Sebelas Provinsi

    Inflasi Beras Agustus 2026 Turun, Bapanas Temukan Ketidaksesuaian pada Beras Fortifikasi di Sebelas Provinsi

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Bapanas Temukan Masalah Beras Fortifikasi di Sebelas Provinsi Sejak akhir Juli, Bapanas mengungkap ketidaksesuaian pada sejumlah produk beras fortifikasi yang beredar di pasar. 02 Inflasi Beras Turun Tetapi Pengawasan Pasar Diperketat Inflasi beras tahunan Agustus 2026 turun menjadi 2,77 persen dari […]

expand_less