Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Selasa, 22 Sep 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 4
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Pergerakan berikutnya menjadi perhatian untuk melihat respons pasar terhadap kebijakan fiskal Suahasil Nazara.

  2. Namun, periode tersebut juga diwarnai ketidakpastian global, geopolitik, kebijakan bank sentral dan ekspektasi investor.

  3. Data hingga 21 September menunjukkan IHSG dan rupiah melemah setelah pergantian Menteri Keuangan.

EKSPRESPOST.COM – Seberapa cepat pasar menguji kredibilitas Suahasil Nazara setelah ditunjuk sebagai Menteri Keuangan?

Mengapa IHSG dan rupiah kembali melemah ketika pemerintah justru menyampaikan APBN masih berada di jalur yang terkendali?

Dan apa yang sebenarnya sedang diperhatikan investor dari kebijakan fiskal baru pemerintah?

Pergantian Menteri Keuangan Berlangsung Saat Pasar Sedang Sensitif

Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin, (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 dan tetap menjabat setelah pergantian pemerintahan pada Oktober 2024.

Pergantian tersebut berlangsung ketika investor mencermati kredibilitas fiskal, perkembangan rupiah, arus modal dan kesinambungan kebijakan pemerintah.

IHSG Turun dan Rupiah Melemah Pada Pekan Pertama Masa Jabatan

Pada Senin, (21/9/2026), IHSG ditutup di level 6.384,73 atau turun 0,88% dari posisi 6.441,16 pada Jumat, (18/9/2026).

Sebanyak 354 saham melemah, 280 saham menguat dan 156 saham stagnan berdasarkan data perdagangan yang tercantum dalam referensi utama.

Rupiah pada hari yang sama ditutup di Rp17.847 per Dolar AS, melemah 0,50% atau 89 poin dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.758 per Dolar AS.

Said Didu Soroti Hubungan Pergantian Menkeu dengan Pasar

Muhammad Said Didu, eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara, menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan pasar setelah pergantian Menteri Keuangan.

“Sejak Menkeu Pak Suhasil diangkat jadi Menkeu Nilai Tukar Rupiah dan Harga saham terus melemah,” kata Muhammad Said Didu melalui unggahannya di X pada Senin, (21/9/2026).

Namun, catatan perdagangan menunjukkan respons pasar tidak berlangsung seragam sejak hari pelantikan karena IHSG sempat berbalik arah dan mengakhiri perdagangan 14 September hanya turun 0,10%.

Suahasil Membawa Pesan Kesinambungan dan Disiplin Fiskal

Suahasil menyampaikan bahwa pergantian Menteri Keuangan tidak berarti perubahan besar terhadap arah kebijakan fiskal dan meminta pelaku pasar tidak perlu mengkhawatirkan perubahan tersebut.

“Hingga akhir Agustus kinerja APBN itu tetap kuat dengan keseimbangan primer yang positif, defisit tetap dalam batasan yang terkendali dan ini artinya memang perjalanan APBN-nya relatively on track,” ujar Suahasil Nazara.

Hingga 31 Agustus 2026, pendapatan negara mencapai Rp2.055,6 triliun, belanja Rp2.295,7 triliun dan defisit APBN tercatat Rp240,1 triliun atau 0,93% terhadap PDB.

Pembiayaan Utang dan Dana Rp200 Triliun Tetap Berjalan

Pembiayaan utang neto pemerintah mencapai Rp506 triliun hingga 31 Agustus 2026 atau sekitar 60,8% dari target Rp832,2 triliun.

“Pembiayaan utang neto saat ini realisasi sampai 31 Agustus sudah Rp506 triliun,” kata Suahasil Nazara.

Pemerintah juga memastikan kebijakan penempatan dana Rp200 triliun pada bank-bank milik negara dilanjutkan hingga Juli 2027, sehingga kesinambungan kebijakan likuiditas menjadi salah satu perhatian pasar.

Faktor Eksternal Ikut Membentuk Pergerakan Pasar Keuangan

Pelemahan rupiah pada Senin, (21/9/2026) berlangsung ketika ketegangan geopolitik di Asia Barat turut menjadi perhatian pasar dan memengaruhi sentimen terhadap mata uang.

Pasar domestik juga menanti keputusan Bank Indonesia dalam RDG 22–23 September 2026, sehingga arah kebijakan moneter menjadi faktor yang ikut diperhitungkan investor.

Data tersebut membuat pergerakan IHSG dan rupiah perlu dibaca bersama kondisi fiskal, moneter dan global, bukan hanya berdasarkan pergantian Menteri Keuangan.

Penutup: Suahasil kini menghadapi periode penting untuk membuktikan kesinambungan kebijakan fiskal melalui data APBN, pembiayaan pemerintah, stabilitas rupiah dan respons pasar terhadap kebijakan berikutnya.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?”?

Pergantian Menteri Keuangan Berlangsung Saat Pasar Sedang Sensitif Suahasil Nazara dilantik sebagai Menteri Keuangan pada Senin, (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa melalui Keputusan Presiden Nomor 97/P Tahun 2026.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?”?

Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Suahasil merupakan Wakil Menteri Keuangan sejak Oktober 2019 dan tetap menjabat setelah pergantian pemerintahan pada Oktober 2024.

03Kapan peristiwa dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?” terjadi?

IHSG Turun dan Rupiah Melemah Pada Pekan Pertama Masa Jabatan Pada Senin, (21/9/2026), IHSG ditutup di level 6.384,73 atau turun 0,88% dari posisi 6.441,16 pada Jumat, (18/9/2026).

04Di mana peristiwa dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?” berlangsung?

Rupiah pada hari yang sama ditutup di Rp17.847 per Dolar AS, melemah 0,50% atau 89 poin dibandingkan posisi sebelumnya Rp17.758 per Dolar AS.

05Mengapa perkembangan dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?” terjadi?

Namun, catatan perdagangan menunjukkan respons pasar tidak berlangsung seragam sejak hari pelantikan karena IHSG sempat berbalik arah dan mengakhiri perdagangan 14 September hanya turun 0,10%.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?” berlangsung?

Said Didu Soroti Hubungan Pergantian Menkeu dengan Pasar Muhammad Said Didu, eks Sekretaris Badan Usaha Milik Negara, menyampaikan pandangannya mengenai pergerakan pasar setelah pergantian Menteri Keuangan. “Sejak Menkeu Pak Suhasil diangkat jadi Menkeu Nilai Tukar Rupiah dan Harga saham terus melemah,” kata Muhammad Said Didu melalui unggahannya di X pada Senin, (21/9/2026).

07Angka penting apa yang disebut dalam “Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?”?

Sebanyak 354 saham melemah, 280 saham menguat dan 156 saham stagnan berdasarkan data perdagangan yang tercantum dalam referensi utama.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik

    Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Gus Kikin PBNU — Ketua Umum PBNU Gus Kikin membantah isu Nahdlatul Ulama menjadi tunggangan politik dan menegaskan organisasi memiliki manhaj.

  • Iran Ancam Balas AS Usai Sanksi Diperluas, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan

    Iran Ancam Balas AS Usai Sanksi Diperluas, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Iran mengancam membalas Amerika Serikat setelah Washington memperluas sanksi ekonomi. Ketegangan juga membayangi perdagangan minyak dan Selat Hormuz.

  • Kasus Pailit PT Dua Kuda Indonesia Picu Kekhawatiran soal Kepastian Hukum Investasi

    Kasus Pailit PT Dua Kuda Indonesia Picu Kekhawatiran soal Kepastian Hukum Investasi

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Telegraf – Kasus kepailitan yang menjerat PT Dua Kuda Indonesia, anak usaha perusahaan publik asal Tiongkok Zanyu Technology Group Co., Ltd., menjadi perhatian karena dinilai berpotensi memengaruhi persepsi investor terhadap kepastian hukum dan iklim investasi di Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan produk turunan kelapa sawit itu sebelumnya diputus pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta […]

  • Kronologi Jule Ditangkap Polisi Terkait Vape Etomidate, Dari RR RN Hingga WN Tiongkok dan 99 Cartridge

    Kronologi Jule Ditangkap Polisi Terkait Vape Etomidate, Dari RR RN Hingga WN Tiongkok dan 99 Cartridge

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Status dan peran setiap orang tetap mengikuti hasil penyidikan serta proses hukum yang berlaku. 02 Polisi menyebut pengungkapan berawal dari dua perempuan hingga berkembang kepada seorang warga negara Tiongkok. 03 Perkara terbaru tidak hanya menyangkut temuan vape pada Jule, tetapi juga […]

  • Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Komitmen Dagang USD 2 Juta Mulai Direalisasikan

    Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Komitmen Dagang USD 2 Juta Mulai Direalisasikan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Telegraf-Pelepasan ekspor yang berlangsung di The Keranjang Bali, Kabupaten Badung, menjadi langkah awal dari kerja sama dagang yang ditargetkan berlangsung selama satu tahun. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan keberhasilan ekspor tersebut membuktikan produk pertanian Indonesia mampu bersaing di pasar internasional apabila didukung kualitas yang baik dan akses pasar yang terbuka. “Pelepasan […]

  • Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar

    Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Polres Bogor mengamankan hampir satu ton merkuri ilegal yang diduga menjadi pasokan pengolahan emas tanpa izin. 02 Total barang bukti mencapai 998,825 kilogram dengan estimasi nilai sekitar Rp2,9 miliar. 03 Penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap tujuan pasokan dan jaringan perdagangan merkuri […]

expand_less