Memuat tanggal... Kirim Rilis
Rabu, 14 Okt 2026
Trending
Beranda » Nasional » Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan Pers Gelar Doa

Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan Pers Gelar Doa

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi konteks penting dalam pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal.

  2. Erupsi sebelumnya menghasilkan abu vulkanik dan berdampak terhadap operasional sejumlah bandar udara di Indonesia.

  3. Pemerintah mengingatkan masyarakat menghindari kawasan Gunung Anak Krakatau tanpa kepentingan yang mendesak.

EKSPRESPOST.COM – Bagaimana perjalanan lima jurnalis berubah menjadi operasi pencarian besar di perairan Selat Sunda?

Di mana posisi terakhir rombongan sebelum komunikasi terputus?

Mengapa pencarian delapan orang tersebut masih belum menemukan titik terang setelah beberapa hari operasi?

Perjalanan Peliputan Berubah Menjadi Operasi Pencarian

Lima jurnalis bersama tiga awak kapal berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Mereka menggunakan speedboat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik yang sedang berlangsung.

Sekitar 42 menit setelah keberangkatan, komunikasi masih berlangsung dan salah satu jurnalis mengirimkan titik lokasi kepada rekan PFI di Lampung.

Dalam kronologi yang disampaikan PFI, komunikasi terakhir tersebut tercatat pukul 14.42 WIB dengan posisi di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau.

Rombongan kemudian kehilangan komunikasi hingga akhirnya dinyatakan hilang kontak sepenuhnya pada pukul 18.13 WIB.

Tim SAR gabungan sejak itu mengerahkan berbagai unsur untuk mencari delapan orang yang berada dalam speedboat tersebut.

Lima Jurnalis Berasal dari Berbagai Media Nasional

Kelima jurnalis yang berada dalam rombongan memiliki latar belakang dari sejumlah organisasi media nasional dan internasional.

Mereka adalah M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara, serta Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com.

Selanjutnya terdapat Yudistiro Pranoto dari iNews.id, Firdaus Wajidi dari Anadolu Agency, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.

Tiga orang lainnya merupakan awak kapal dan pemandu yang ikut dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.

Hilangnya rombongan tersebut kemudian memicu perhatian luas karena mereka menjalankan tugas jurnalistik di tengah aktivitas vulkanik Anak Krakatau.

Pewarta Foto Indonesia atau PFI Jakarta pada Jumat (11/9/2026) menggelar doa bersama sebagai bentuk solidaritas terhadap para jurnalis, awak kapal, dan keluarga mereka.

PFI Jakarta Ajak Insan Pers Mendoakan Keselamatan Rombongan

Doa bersama digelar di Balai Pewarta Foto, Jalan Prof Muhammad Yamin, Menteng, Jakarta Pusat, dan diikuti ratusan insan jurnalis.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari doa bersama PFI secara serentak di berbagai daerah Indonesia.

Ketua PFI Dwi Pambudo berharap kerja keras tim pencarian dan doa masyarakat menghasilkan kabar terbaik bagi seluruh rombongan.

“Semoga segala upaya yang telah dilakukan tim pencari, serta panjatan doa dari semuanya dapat berbuah kabar yang terbaik,” ujar Dwi Pambudo, Ketua PFI.

Sekjen PFI Jakarta Eusebio Chrysnamurti menyampaikan apresiasi kepada jurnalis dan masyarakat yang ikut memberikan dukungan.

“Kami berharap dengan doa-doa ini, tim pencari mendapatkan kemudahan, keselamatan dan menemukan 5 rekan kami beserta 3 awak kapal yang menyertai,” ujar Eusebio Chrysnamurti, Sekjen PFI Jakarta.

Pencarian Diperluas dengan Kapal dan Penyisiran Darat

Memasuki hari keempat pada Jumat (11/9/2026), Tim SAR memusatkan pencarian pada empat sektor dan satu sektor khusus.

Sektor khusus diarahkan ke pulau-pulau yang berada sekitar tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau, termasuk Rakata, Sertung, dan Panjang.

KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten dikerahkan untuk menyisir perairan serta wilayah daratan pulau-pulau tersebut.

Operasi pencarian juga diperkuat 13 kapal dengan cakupan hingga empat sektor perairan Lampung.

Pada Kamis (10/9/2026), tim menemukan sebuah pelampung berwarna oranye yang kemudian dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Namun, hingga Jumat, tim masih mendalami apakah pelampung tersebut memiliki keterkaitan dengan rombongan jurnalis yang dicari.

Aktivitas Anak Krakatau Membayangi Proses Pencarian

Operasi berlangsung ketika Gunung Anak Krakatau masih mengalami aktivitas vulkanik setelah erupsi yang berlangsung sekitar 25 jam.

Aktivitas tersebut sebelumnya menghasilkan abu vulkanik dan berdampak terhadap operasional sejumlah bandar udara di Indonesia.

Situasi itu menjadi salah satu konteks penting dalam pencarian karena tim harus mempertimbangkan keselamatan personel sekaligus kondisi kawasan.

Hingga Jumat (11/9/2026), belum ada informasi yang memastikan keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut.

PFI Jakarta bersama komunitas pers berharap pencarian segera membuahkan hasil dan seluruh rombongan dapat ditemukan dalam kondisi selamat.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan…”?

Mereka menggunakan speedboat menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik yang sedang berlangsung.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan…”?

Lima Jurnalis Berasal dari Berbagai Media Nasional Kelima jurnalis yang berada dalam rombongan memiliki latar belakang dari sejumlah organisasi media nasional dan internasional.

03Kapan peristiwa dalam “Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan…” terjadi?

Perjalanan Peliputan Berubah Menjadi Operasi Pencarian Lima jurnalis bersama tiga awak kapal berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

04Di mana peristiwa dalam “Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan…” berlangsung?

Sekitar 42 menit setelah keberangkatan, komunikasi masih berlangsung dan salah satu jurnalis mengirimkan titik lokasi kepada rekan PFI di Lampung.

05Mengapa perkembangan dalam “Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan…” terjadi?

Hilangnya rombongan tersebut kemudian memicu perhatian luas karena mereka menjalankan tugas jurnalistik di tengah aktivitas vulkanik Anak Krakatau.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan…” berlangsung?

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari doa bersama PFI secara serentak di berbagai daerah Indonesia.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan…”?

PFI Jakarta bersama komunitas pers berharap pencarian segera membuahkan hasil dan seluruh rombongan dapat ditemukan dalam kondisi selamat.****.

08Angka penting apa yang disebut dalam “Lima Jurnalis Hilang Kontak di Perairan Anak Krakatau Selat Sunda, PFI Jakarta Bersama Insan…”?

Dalam kronologi yang disampaikan PFI, komunikasi terakhir tersebut tercatat pukul 14.42 WIB dengan posisi di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan di Jakarta

    Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan di Jakarta

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kasus bermula dari informasi dugaan impor ilegal kacang tanah yang kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan Polda Metro Jaya. 02 Dari Dumai, komoditas tersebut dibawa menuju gudang di Jalan Kertajaya Raya, Penjaringan, Jakarta Utara. 03 Polisi kini berfokus mengurai siapa yang mengendalikan pemasukan, […]

  • Setelah Dua Kali Jadi yang Terbaik di Dunia, The GlenAllachie Akhirnya Menginjakkan Kaki di Indonesia

    Setelah Dua Kali Jadi yang Terbaik di Dunia, The GlenAllachie Akhirnya Menginjakkan Kaki di Indonesia

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Telegraf — Ada peluncuran produk yang datang dan pergi tanpa banyak orang mengingatnya. Tapi ada juga yang terasa seperti kedatangan seseorang yang sudah lama ditunggu, meski belum pernah bertemu sebelumnya. Malam itu di The Concierge Bar, Jakarta, suasananya lebih dekat pada yang kedua. The GlenAllachie, single malt Scotch whisky independen dari Speyside yang dua kali […]

  • Jangan Asal Viral, DPR dan Komdigi Ingatkan Pentingnya Privasi di Media Sosial

    Jangan Asal Viral, DPR dan Komdigi Ingatkan Pentingnya Privasi di Media Sosial

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 67
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Ancaman Kejahatan Siber dan Perlunya Kolaborasi Sementara itu, Staf Ahli Bidang Komunikasi dan Media Massa Kementerian Komdigi, Molly Prabawaty, menyoroti… EKSPRESPOST.COM – Komisi I DPR RI bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kementerian Komdigi) memperkuat sinergi dalam mempromosikan etika bermedia digital guna menjaga […]

  • Resmi Diluncurkan, ETF Emas Jadi Babak Baru Investasi dan Pendalaman Pasar Modal Indonesia

    Resmi Diluncurkan, ETF Emas Jadi Babak Baru Investasi dan Pendalaman Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Telegraf– Indonesia resmi memasuki babak baru pasar modal dengan diluncurkannya Exchange Traded Fund (ETF) Emas pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI). Instrumen investasi berbasis emas tersebut digadang-gadang menjadi tonggak pendalaman pasar keuangan nasional, memperluas pilihan investasi syariah, sekaligus membuka akses investasi emas yang lebih mudah, likuid, dan transparan bagi masyarakat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga […]

  • Keabsahan Muprov Kadin Jabar Bogor Dipersoalkan, Saksi Sebut SK 198 Tak Pernah Diketahui Pengurus Organisasi

    Keabsahan Muprov Kadin Jabar Bogor Dipersoalkan, Saksi Sebut SK 198 Tak Pernah Diketahui Pengurus Organisasi

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Ali Sa'id mengatakan kehadirannya sebagai saksi bertujuan mengembalikan tata kelola Kadin Indonesia sesuai aturan organisasi. 02 Dua saksi menyatakan Agung Suryamal tetap menjadi caretaker Kadin Jabar berdasarkan pengetahuan mereka mengenai struktur organisasi. 03 Majelis hakim yang diketuai Eman Sulaeman masih akan […]

  • Kehilangan Saldo Rp6 Juta di BCA, Dua Transaksi Misterius Picu Sorotan Keamanan Perbankan Digital

    Kehilangan Saldo Rp6 Juta di BCA, Dua Transaksi Misterius Picu Sorotan Keamanan Perbankan Digital

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Nasabah tetap memperjuangkan dana Rp6 juta dan membuka opsi penyelesaian sengketa melalui mekanisme sektor jasa keuangan. 02 BCA mempertahankan posisi bahwa transaksi sah berdasarkan penggunaan BCA ID dan PIN yang benar. 03 Kasus Bambang mempertemukan tiga isu utama: keamanan transaksi QRIS, […]

expand_less