Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Rabu, 23 Sep 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 19
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Fokus pemeriksaan saat ini adalah pengujian laporan dan risiko, bukan penetapan adanya fraud atau penyalahgunaan.

  2. Integritas, independensi, dan profesionalisme menjadi prinsip yang ditekankan BPK dalam proses pemeriksaan.

  3. BPK meminta seluruh pihak menjaga kerja sama dan komunikasi selama pemeriksaan laporan keuangan Danantara berlangsung.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa audit laporan keuangan Danantara 2025 menjadi pemeriksaan strategis bagi BPK?

Bagaimana auditor memeriksa laporan konsolidasian ketika ekosistem Danantara mencakup lebih dari 1.000 korporasi?

Dan sejauh mana pemeriksaan berbasis risiko dapat memastikan potensi kesalahan penyajian, fraud, ketidakpatuhan, serta kelemahan pengendalian teridentifikasi?

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan atas Laporan Keuangan Konsolidasian BPI Danantara Tahun 2025 dengan cakupan yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem Danantara.

BPK menyebut pemeriksaan mencakup BPI Danantara, PT DAM, PT DIM, dan seluruh BUMN yang berada dalam struktur BPI Danantara.

Skala tersebut sebelumnya dijelaskan Rosan Roeslani ketika menyampaikan bahwa penyusunan laporan Danantara memiliki kompleksitas karena mengonsolidasikan lebih dari 1.000 korporasi.

Pemeriksaan Dimulai Setelah Laporan Keuangan Unaudited Disampaikan ke BPK

BPI Danantara menyerahkan laporan keuangan konsolidasian Tahun 2025 dalam kondisi unaudited kepada BPK pada Senin, (20/07/2026).

Setelah itu, BPK menerbitkan Surat Tugas Pemeriksaan pada Jumat, (14/08/2026), sebelum pemeriksaan resmi dimulai pada September.

BPK menjelaskan jeda tersebut menjadi bagian dari persiapan audit grup untuk memperbarui penilaian risiko, materialitas, serta strategi pemeriksaan.

Pemeriksaan resmi kemudian ditandai Grand Entry Meeting dan penyerahan surat tugas kepada Rosan pada Kamis, (17/09/2026).

BPK Menggunakan Pendekatan Risiko Untuk Memetakan Area Bermasalah

Pendekatan risk-based audit digunakan untuk menentukan risiko yang perlu diidentifikasi dan direspons auditor dalam pemeriksaan laporan konsolidasian.

BPK memasukkan kesalahan penyajian material, fraud, abuse, ketidakpatuhan, serta kelemahan pengendalian intern sebagai risiko yang menjadi bagian dari pemeriksaan.

Namun, daftar risiko tersebut belum menunjukkan bahwa BPK telah menemukan pelanggaran tertentu dalam laporan keuangan Danantara.

BPK justru akan menguji risiko tersebut melalui pemeriksaan terhadap kewajaran laporan, standar akuntansi, pengungkapan, kepatuhan, dan sistem pengendalian intern.

Slamet Tegaskan Akses Data Menjadi Kunci Pemeriksaan Auditor Grup

Anggota VII BPK Slamet Edy Purnomo mengatakan pemeriksaan Danantara merupakan bagian dari upaya mengawal tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

“BPK berkomitmen mengawal tata kelola dan akuntabilitas BPI Danantara sebagai fondasi pelaporan keuangan yang berkualitas,” ujar Slamet Edy Purnomo, Anggota VII BPK.

Slamet juga menekankan kebutuhan auditor terhadap akses data, informasi, dan individu yang relevan selama pemeriksaan berbasis risiko.

“Kami ingin menggarisbawahi bahwa dalam pemeriksaan berbasis risiko, auditor grup hanya dapat memenuhi tanggung jawabnya.”

“Untuk mengidentifikasi dan merespons risiko material apabila memperoleh akses yang memadai terhadap data, informasi, dan individu yang relevan,” jelasnya.

Menurut Slamet, dukungan BPI Danantara, jajaran BUMN, dan KAP komponen diperlukan untuk menjaga kelancaran serta kualitas hasil pemeriksaan.

Opini BPK Akan Menentukan Penilaian Atas Laporan Danantara

Pemeriksaan bertujuan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan konsolidasian Danantara Tahun 2025.

Penilaian mencakup kesesuaian dengan standar akuntansi, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan, serta efektivitas sistem pengendalian intern.

Dalam konteks lebih luas, BPK sebelumnya juga melakukan pemeriksaan terhadap BUMN dengan perhatian pada tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, dan pengendalian internal.

BPK pada 2025 melaporkan 212 temuan dari 26 laporan hasil pemeriksaan terhadap 22 BUMN untuk periode 2024 hingga semester I 2025, termasuk 80 temuan signifikan.

Meski demikian, temuan tersebut merupakan hasil pemeriksaan periode dan entitas berbeda sehingga tidak dapat dianggap sebagai temuan dalam audit Danantara 2025.

Pemeriksaan Danantara kini memasuki tahap audit, sementara hasil dan opini BPK atas laporan keuangan konsolidasian 2025 belum diumumkan.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Skala tersebut sebelumnya dijelaskan Rosan Roeslani ketika menyampaikan bahwa penyusunan laporan Danantara memiliki kompleksitas karena mengonsolidasikan lebih dari 1.000 korporasi.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan atas Laporan Keuangan Konsolidasian BPI Danantara Tahun 2025 dengan cakupan yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem Danantara.

03Kapan peristiwa dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian” terjadi?

Pemeriksaan Dimulai Setelah Laporan Keuangan Unaudited Disampaikan ke BPK BPI Danantara menyerahkan laporan keuangan konsolidasian Tahun 2025 dalam kondisi unaudited kepada BPK pada Senin, (20/07/2026).

04Mengapa perkembangan dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian” terjadi?

Opini BPK Akan Menentukan Penilaian Atas Laporan Danantara Pemeriksaan bertujuan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan konsolidasian Danantara Tahun 2025.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian” berlangsung?

BPK menjelaskan jeda tersebut menjadi bagian dari persiapan audit grup untuk memperbarui penilaian risiko, materialitas, serta strategi pemeriksaan.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Menurut Slamet, dukungan BPI Danantara, jajaran BUMN, dan KAP komponen diperlukan untuk menjaga kelancaran serta kualitas hasil pemeriksaan.

07Angka penting apa yang disebut dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Setelah itu, BPK menerbitkan Surat Tugas Pemeriksaan pada Jumat, (14/08/2026), sebelum pemeriksaan resmi dimulai pada September.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Independensi Media dan Demonstrasi: Mengapa Kepentingan Bisnis Bisa Memengaruhi Pemberitaan Pers

    Independensi Media dan Demonstrasi: Mengapa Kepentingan Bisnis Bisa Memengaruhi Pemberitaan Pers

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Satrio Arismunandar, Mantan Jurnalis Harian KOMPAS dan Divisi News TRANS TV.
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Setiap kali terjadi demonstrasi besar, terutama jika melibatkan ribuan orang dan berpotensi menimbulkan kerusuhan, selalu muncul pertanyaan: mengapa media tidak memberitakannya lebih besar? 02 Media Butuh Berita, Tetapi Tidak Butuh Kekacauan Ada sesuatu yang agak paradoks dalam hubungan media dengan demonstrasi. […]

  • Usia 16 Tahun PROPAMI: Menjaga Marwah Profesi untuk Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    Usia 16 Tahun PROPAMI: Menjaga Marwah Profesi untuk Masa Depan Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Telegraf – Memasuki usia 16 tahun pada 9 Agustus 2026, Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) menegaskan kembali komitmennya menjaga profesionalisme, integritas, dan kompetensi sumber daya manusia di industri pasar modal Indonesia. Bagi organisasi yang berdiri sejak 9 Agustus 2010 tersebut, perjalanan enam belas tahun bukan sekadar penanda usia, melainkan momentum untuk memperkuat peran profesi […]

  • Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?

    Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pada penerbangan domestik, kelas Ekonomi Garuda memperoleh satu koli maksimal 23 kilogram berdasarkan ketentuan Piece Concept. 02 Kelas Bisnis dan First Class memperoleh dua koli dengan batas maksimal 32 kilogram untuk setiap koper. 03 Penerbangan internasional memiliki alokasi berbeda, sehingga penumpang […]

  • Kronologi Jule Ditangkap Polisi Terkait Vape Etomidate, Dari RR RN Hingga WN Tiongkok dan 99 Cartridge

    Kronologi Jule Ditangkap Polisi Terkait Vape Etomidate, Dari RR RN Hingga WN Tiongkok dan 99 Cartridge

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Status dan peran setiap orang tetap mengikuti hasil penyidikan serta proses hukum yang berlaku. 02 Polisi menyebut pengungkapan berawal dari dua perempuan hingga berkembang kepada seorang warga negara Tiongkok. 03 Perkara terbaru tidak hanya menyangkut temuan vape pada Jule, tetapi juga […]

  • Ekspres TV: Kisah Andre Kawaru Mewujudkan Impian Rumah Subsidi FLPP di Samarinda

    Ekspres TV: Kisah Andre Kawaru Mewujudkan Impian Rumah Subsidi FLPP di Samarinda

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Andre Kawaru (31), seorang kepala keluarga asal Samarinda, Kalimantan Timur, berhasil mewujudkan impian memiliki hunian sendiri melalui program Rumah Subsidi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dari pemerintah. Keberhasilan ini menjadi titik balik berharga bagi Andre dan istrinya, Elisa Hendriati, setelah sebelumnya […]

  • 5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana

    5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 19
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemerintah membuka ruang proses pidana apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi pelanggaran hukum. 02 Penegakan hukum kini dipadukan dengan pemulihan lingkungan untuk menangani dampak kebakaran di kawasan konsesi. 03 Pembekuan izin lima korporasi mempertegas pengawasan pemerintah terhadap kewajiban pemegang konsesi menangani […]

expand_less