Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Rabu, 23 Sep 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 17
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Fokus pemeriksaan saat ini adalah pengujian laporan dan risiko, bukan penetapan adanya fraud atau penyalahgunaan.

  2. Integritas, independensi, dan profesionalisme menjadi prinsip yang ditekankan BPK dalam proses pemeriksaan.

  3. BPK meminta seluruh pihak menjaga kerja sama dan komunikasi selama pemeriksaan laporan keuangan Danantara berlangsung.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa audit laporan keuangan Danantara 2025 menjadi pemeriksaan strategis bagi BPK?

Bagaimana auditor memeriksa laporan konsolidasian ketika ekosistem Danantara mencakup lebih dari 1.000 korporasi?

Dan sejauh mana pemeriksaan berbasis risiko dapat memastikan potensi kesalahan penyajian, fraud, ketidakpatuhan, serta kelemahan pengendalian teridentifikasi?

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan atas Laporan Keuangan Konsolidasian BPI Danantara Tahun 2025 dengan cakupan yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem Danantara.

BPK menyebut pemeriksaan mencakup BPI Danantara, PT DAM, PT DIM, dan seluruh BUMN yang berada dalam struktur BPI Danantara.

Skala tersebut sebelumnya dijelaskan Rosan Roeslani ketika menyampaikan bahwa penyusunan laporan Danantara memiliki kompleksitas karena mengonsolidasikan lebih dari 1.000 korporasi.

Pemeriksaan Dimulai Setelah Laporan Keuangan Unaudited Disampaikan ke BPK

BPI Danantara menyerahkan laporan keuangan konsolidasian Tahun 2025 dalam kondisi unaudited kepada BPK pada Senin, (20/07/2026).

Setelah itu, BPK menerbitkan Surat Tugas Pemeriksaan pada Jumat, (14/08/2026), sebelum pemeriksaan resmi dimulai pada September.

BPK menjelaskan jeda tersebut menjadi bagian dari persiapan audit grup untuk memperbarui penilaian risiko, materialitas, serta strategi pemeriksaan.

Pemeriksaan resmi kemudian ditandai Grand Entry Meeting dan penyerahan surat tugas kepada Rosan pada Kamis, (17/09/2026).

BPK Menggunakan Pendekatan Risiko Untuk Memetakan Area Bermasalah

Pendekatan risk-based audit digunakan untuk menentukan risiko yang perlu diidentifikasi dan direspons auditor dalam pemeriksaan laporan konsolidasian.

BPK memasukkan kesalahan penyajian material, fraud, abuse, ketidakpatuhan, serta kelemahan pengendalian intern sebagai risiko yang menjadi bagian dari pemeriksaan.

Namun, daftar risiko tersebut belum menunjukkan bahwa BPK telah menemukan pelanggaran tertentu dalam laporan keuangan Danantara.

BPK justru akan menguji risiko tersebut melalui pemeriksaan terhadap kewajaran laporan, standar akuntansi, pengungkapan, kepatuhan, dan sistem pengendalian intern.

Slamet Tegaskan Akses Data Menjadi Kunci Pemeriksaan Auditor Grup

Anggota VII BPK Slamet Edy Purnomo mengatakan pemeriksaan Danantara merupakan bagian dari upaya mengawal tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

“BPK berkomitmen mengawal tata kelola dan akuntabilitas BPI Danantara sebagai fondasi pelaporan keuangan yang berkualitas,” ujar Slamet Edy Purnomo, Anggota VII BPK.

Slamet juga menekankan kebutuhan auditor terhadap akses data, informasi, dan individu yang relevan selama pemeriksaan berbasis risiko.

“Kami ingin menggarisbawahi bahwa dalam pemeriksaan berbasis risiko, auditor grup hanya dapat memenuhi tanggung jawabnya.”

“Untuk mengidentifikasi dan merespons risiko material apabila memperoleh akses yang memadai terhadap data, informasi, dan individu yang relevan,” jelasnya.

Menurut Slamet, dukungan BPI Danantara, jajaran BUMN, dan KAP komponen diperlukan untuk menjaga kelancaran serta kualitas hasil pemeriksaan.

Opini BPK Akan Menentukan Penilaian Atas Laporan Danantara

Pemeriksaan bertujuan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan konsolidasian Danantara Tahun 2025.

Penilaian mencakup kesesuaian dengan standar akuntansi, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan, serta efektivitas sistem pengendalian intern.

Dalam konteks lebih luas, BPK sebelumnya juga melakukan pemeriksaan terhadap BUMN dengan perhatian pada tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, dan pengendalian internal.

BPK pada 2025 melaporkan 212 temuan dari 26 laporan hasil pemeriksaan terhadap 22 BUMN untuk periode 2024 hingga semester I 2025, termasuk 80 temuan signifikan.

Meski demikian, temuan tersebut merupakan hasil pemeriksaan periode dan entitas berbeda sehingga tidak dapat dianggap sebagai temuan dalam audit Danantara 2025.

Pemeriksaan Danantara kini memasuki tahap audit, sementara hasil dan opini BPK atas laporan keuangan konsolidasian 2025 belum diumumkan.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Skala tersebut sebelumnya dijelaskan Rosan Roeslani ketika menyampaikan bahwa penyusunan laporan Danantara memiliki kompleksitas karena mengonsolidasikan lebih dari 1.000 korporasi.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan atas Laporan Keuangan Konsolidasian BPI Danantara Tahun 2025 dengan cakupan yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem Danantara.

03Kapan peristiwa dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian” terjadi?

Pemeriksaan Dimulai Setelah Laporan Keuangan Unaudited Disampaikan ke BPK BPI Danantara menyerahkan laporan keuangan konsolidasian Tahun 2025 dalam kondisi unaudited kepada BPK pada Senin, (20/07/2026).

04Mengapa perkembangan dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian” terjadi?

Opini BPK Akan Menentukan Penilaian Atas Laporan Danantara Pemeriksaan bertujuan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan konsolidasian Danantara Tahun 2025.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian” berlangsung?

BPK menjelaskan jeda tersebut menjadi bagian dari persiapan audit grup untuk memperbarui penilaian risiko, materialitas, serta strategi pemeriksaan.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Menurut Slamet, dukungan BPI Danantara, jajaran BUMN, dan KAP komponen diperlukan untuk menjaga kelancaran serta kualitas hasil pemeriksaan.

07Angka penting apa yang disebut dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Setelah itu, BPK menerbitkan Surat Tugas Pemeriksaan pada Jumat, (14/08/2026), sebelum pemeriksaan resmi dimulai pada September.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hyundai-Plan Indonesia Libatkan 69 Relawan Muda, Perkuat Hubungan Indonesia-Korea Lewat Aksi Sosial

    Hyundai-Plan Indonesia Libatkan 69 Relawan Muda, Perkuat Hubungan Indonesia-Korea Lewat Aksi Sosial

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 60
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Melalui Happy Move Global Youth Volunteer, Hyundai Motor Group bersama Plan Indonesia dan Plan Korea berharap kolaborasi lintas negara semacam ini dapat terus diperluas untuk melahirkan generasi muda yang memiliki kepedulian sosial, kemampuan kepemimpinan, serta daya saing global, sekaligus memperkuat hubungan […]

  • Karhutla Mengancam Taman Nasional, Menhut Tutup Pendakian 9 Kawasan dan Perketat Akses Para Pendaki

    Karhutla Mengancam Taman Nasional, Menhut Tutup Pendakian 9 Kawasan dan Perketat Akses Para Pendaki

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemerintah memperketat akses pendakian di sejumlah kawasan konservasi menyusul meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan. 02 Pendaki mana saja yang harus menunda perjalanan setelah pemerintah menutup sembilan taman nasional karena ancaman karhutla? 03 Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengumumkan penutupan sementara […]

  • Bank Jakarta Tinggalkan Pola Sponsor, Bangun Ekosistem Digital Bersama Persija

    Bank Jakarta Tinggalkan Pola Sponsor, Bangun Ekosistem Digital Bersama Persija

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Bank Jakarta memperluas kemitraannya dengan Persija Jakarta dari sekadar sponsor menjadi mitra strategis dengan mengintegrasikan layanan keuangan digital ke seluruh ekosistem klub. 02 Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk kemitraan jangka panjang yang tidak […]

  • Merger PT PP dan Adhi Karya Dipercepat, Danantara Fokus Menyehatkan Keuangan Tujuh BUMN Karya Tahun Ini

    Merger PT PP dan Adhi Karya Dipercepat, Danantara Fokus Menyehatkan Keuangan Tujuh BUMN Karya Tahun Ini

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Merger PT PP dan Adhi Karya menghadapi tahapan restrukturisasi sebelum penggabungan resmi dilakukan. 02 Danantara menyatakan proses konsolidasi tetap menjadi prioritas dalam penataan BUMN Karya. 03 Penentuan surviving entity menjadi salah satu keputusan penting dalam struktur baru tersebut. EKSPRESPOST.COM – Mengapa […]

  • Jejak Kasus INRU Selama 17 Tahun, Dari Dugaan Under-Invoicing Hingga Jadu Tersangka Korporasi Kejaksaan Agung

    Jejak Kasus INRU Selama 17 Tahun, Dari Dugaan Under-Invoicing Hingga Jadu Tersangka Korporasi Kejaksaan Agung

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kejagung menetapkan PT Toba Pulp Lestari Tbk atau INRU sebagai tersangka korporasi dalam dugaan korupsi ekspor periode 2008-2025. 02 Penyidik menduga transfer pricing dan under-invoicing dilakukan melalui manipulasi transaksi pulp, dengan estimasi kerugian negara sekitar Rp2 triliun. 03 INRU menyatakan menghormati […]

  • Kronologi Jule Ditangkap Polisi Terkait Vape Etomidate, Dari RR RN Hingga WN Tiongkok dan 99 Cartridge

    Kronologi Jule Ditangkap Polisi Terkait Vape Etomidate, Dari RR RN Hingga WN Tiongkok dan 99 Cartridge

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Status dan peran setiap orang tetap mengikuti hasil penyidikan serta proses hukum yang berlaku. 02 Polisi menyebut pengungkapan berawal dari dua perempuan hingga berkembang kepada seorang warga negara Tiongkok. 03 Perkara terbaru tidak hanya menyangkut temuan vape pada Jule, tetapi juga […]

expand_less