Memuat tanggal... Kirim Rilis
Minggu, 8 Nov 2026
Trending
Beranda » Bisnis » Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?

Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 53
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Pada penerbangan domestik, kelas Ekonomi Garuda memperoleh satu koli maksimal 23 kilogram berdasarkan ketentuan Piece Concept.

  2. Kelas Bisnis dan First Class memperoleh dua koli dengan batas maksimal 32 kilogram untuk setiap koper.

  3. Penerbangan internasional memiliki alokasi berbeda, sehingga penumpang perlu memeriksa ketentuan pada tiket masing-masing.

EKSPRESPOST.COM – Apakah jatah bagasi Garuda Indonesia masih cukup dihitung berdasarkan total kilogram seperti sebelumnya?

Mengapa dua koper dengan berat gabungan sama kini bisa diperlakukan berbeda?

Dan apakah perubahan sistem bagasi ini akan membuat penumpang harus lebih cermat sebelum berangkat agar terhindar dari biaya tambahan di bandara?

Perubahan Bagasi Garuda Mengubah Cara Penumpang Menyiapkan Koper Sebelum Terbang

Garuda Indonesia menerapkan Piece Concept untuk tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai Selasa, 01/09/2026.

Sistem baru tersebut menghitung bagasi berdasarkan jumlah koli serta batas berat maksimum setiap koper.

Sebelumnya, bagasi tercatat Garuda menggunakan Weight Concept yang berfokus pada total berat seluruh barang bawaan.

Jumlah Koli Kini Menjadi Bagian Penting dalam Perhitungan Bagasi Garuda

Dalam sistem baru, satu piece dengan batas 23 kilogram berarti satu koper maksimal 23 kilogram.

Penumpang tidak dapat membagi jatah tersebut menjadi dua koper meskipun berat gabungannya tetap 23 kilogram.

Sebaliknya, dua pieces masing-masing 23 kilogram berarti dua koper dapat dibawa dengan batas 23 kilogram per koper.

Jatah Bagasi Garuda Berbeda Menurut Kelas dan Rute Penerbangan

Untuk penerbangan domestik kelas Ekonomi, Garuda memberikan satu koli dengan berat maksimal 23 kilogram.

Kelas Bisnis dan First Class memperoleh dua koli dengan batas masing-masing 32 kilogram atau total maksimal 64 kilogram.

Pada penerbangan internasional, kelas Ekonomi memperoleh dua koli masing-masing maksimal 23 kilogram, sedangkan Bisnis dan First Class dua koli masing-masing 32 kilogram.

Garuda Siapkan Edukasi dan Area Repacking Selama Masa Transisi

Direktur Transformasi Garuda Indonesia Neil Raymond Mills mengatakan perubahan tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian lebih jelas kepada penumpang.

“Yang ingin kami dorong adalah agar pelanggan memiliki informasi yang semakin jelas sejak merencanakan perjalanan berapa jumlah bagasi yang dapat dibawa dan berapa batas berat setiap bagasi,” ujar Mills.

Garuda menyatakan informasi regulasi, tarif kelebihan koli, serta ketentuan teknis telah disampaikan melalui kanal komunikasi resmi.

“Informasi tersebut menjadi bagian dari edukasi selama masa transisi, terutama agar penumpang memahami perbedaan antara penambahan jumlah koli dan kelebihan berat per koli sebelum keberangkatan,” kata Mills.

Untuk mengantisipasi persoalan di bandara, Garuda menyiagakan petugas asistensi dan menyediakan repacking area bagi penumpang.

“Prioritas kami adalah memastikan transisi ini berlangsung sejelas dan semudah mungkin,” ujar Mills.

Sementara itu, perkembangan terbaru menunjukkan adanya perhatian dari Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia terhadap perubahan sistem tersebut.

APJAPI pada Rabu, 09/09/2026 menyatakan telah menyampaikan hasil kajiannya kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa perubahan sistem bagasi tidak hanya menyangkut teknis pengemasan, tetapi juga aspek perlindungan konsumen.

Bagi penumpang, Garuda menegaskan e-ticket menjadi acuan utama karena jatah bagasi dapat berbeda berdasarkan rute, kelas penerbangan, dan jenis tiket.

Penumpang juga disarankan menimbang setiap koper secara terpisah sebelum keberangkatan untuk memastikan tidak melampaui batas yang ditentukan.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?”?

Untuk mengantisipasi persoalan di bandara, Garuda menyiagakan petugas asistensi dan menyediakan repacking area bagi penumpang. “Prioritas kami adalah memastikan transisi ini berlangsung sejelas dan semudah mungkin,” ujar Mills.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?”?

Garuda Siapkan Edukasi dan Area Repacking Selama Masa Transisi Direktur Transformasi Garuda Indonesia Neil Raymond Mills mengatakan perubahan tersebut ditujukan untuk memberikan kepastian lebih jelas kepada penumpang. “Yang ingin kami dorong adalah agar pelanggan memiliki informasi yang semakin jelas sejak merencanakan perjalanan berapa jumlah bagasi yang dapat dibawa dan berapa batas berat setiap bagasi,” ujar Mills.

03Kapan peristiwa dalam “Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?” terjadi?

Perubahan Bagasi Garuda Mengubah Cara Penumpang Menyiapkan Koper Sebelum Terbang Garuda Indonesia menerapkan Piece Concept untuk tiket yang dibeli atau diterbitkan mulai Selasa, 01/09/2026.

04Mengapa perkembangan dalam “Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?” terjadi?

Garuda menyatakan informasi regulasi, tarif kelebihan koli, serta ketentuan teknis telah disampaikan melalui kanal komunikasi resmi. “Informasi tersebut menjadi bagian dari edukasi selama masa transisi, terutama agar penumpang memahami perbedaan antara penambahan jumlah koli dan kelebihan berat per koli sebelum keberangkatan,” kata Mills.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?” berlangsung?

Sebelumnya, bagasi tercatat Garuda menggunakan Weight Concept yang berfokus pada total berat seluruh barang bawaan.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?”?

APJAPI pada Rabu, 09/09/2026 menyatakan telah menyampaikan hasil kajiannya kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?”?

Jumlah Koli Kini Menjadi Bagian Penting dalam Perhitungan Bagasi Garuda Dalam sistem baru, satu piece dengan batas 23 kilogram berarti satu koper maksimal 23 kilogram.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

    Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 100
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rincian struktur hubungan kerja akan dijelaskan lebih lanjut oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. 02 Dony Oskaria menegaskan status manajer bukan pegawai BUMN meski penempatan dilakukan melalui korporasi BUMN. 03 Perbedaan istilah antara pegawai BUMN dan tenaga penugasan menjadi perhatian dalam skema […]

  • Tony Fernandes Ungkap Kondisi Terbaru AirAsia: Avtur Mahal, Utang Tinggi, Namun Permintaan Tetap Bertahan

    Tony Fernandes Ungkap Kondisi Terbaru AirAsia: Avtur Mahal, Utang Tinggi, Namun Permintaan Tetap Bertahan

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Tantangan utama AirAsia mencakup harga avtur, biaya operasional, pengelolaan utang, serta pemulihan kapasitas penerbangan. 02 Permintaan kuartal III dan pemesanan kuartal IV menjadi indikator penting bagi kinerja AirAsia hingga akhir 2026. 03 Kondisi AirAsia saat ini berbeda dengan pandemi karena pembatasan […]

  • KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 80
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK membenarkan Adrianto Pitojo termasuk 17 orang yang diamankan dalam OTT di lingkungan ATR/BPN. 02 Perkara yang didalami KPK berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan di Bogor. 03 Status para pihak masih dalam pemeriksaan dan KPK belum […]

  • Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir ke SBN dan SRBI

    Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir ke SBN dan SRBI

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 93
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Posisi cadangan devisa Indonesia naik tipis Dolar AS 700 juta sepanjang Agustus 2026. 02 Investor asing mengalirkan sekitar Dolar AS 10-11 miliar ke SBN dan SRBI secara year to date. 03 Bank Indonesia terus mencari cara menarik dana asing tanpa mengubah […]

  • Konferensi ACCA Bangkok Tetapkan Abraham Rudy Tan sebagai Sekjen, Apa Arti Posisi Strategis bagi Indonesia?

    Konferensi ACCA Bangkok Tetapkan Abraham Rudy Tan sebagai Sekjen, Apa Arti Posisi Strategis bagi Indonesia?

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 69
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Terpilihnya Abraham Rudy Tan sebagai Sekjen ACCA menjadi tonggak baru bagi PSMTI di tingkat Asia Tenggara. 02 Indonesia berpeluang memperkuat kontribusi dalam hubungan sosial, budaya, dan ekonomi antar-komunitas kawasan. 03 Kepemimpinan tersebut menjadi momentum memperluas kerja sama PSMTI dengan organisasi marga […]

  • 661,83 Hektare Terbakar di Kaltim, Kemenhut Tindak 3 Korporasi dan Perkuat Operasi Karhutla IKN Bersama Instansi

    661,83 Hektare Terbakar di Kaltim, Kemenhut Tindak 3 Korporasi dan Perkuat Operasi Karhutla IKN Bersama Instansi

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 61
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemulihan lingkungan menjadi bagian sanksi, sementara dugaan pidana diproses berdasarkan temuan aparat penegak hukum. 02 Raja Juli menegaskan korporasi memiliki tanggung jawab dalam menjaga dan mengendalikan kebakaran di areal konsesinya. 03 Penegakan hukum karhutla Kaltim berjalan bersamaan dengan upaya pemerintah melindungi […]

expand_less