Memuat tanggal... Kirim Rilis
Selasa, 6 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Ekonomi » Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap Berjalan

Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap Berjalan

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 20
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. DSI menyatakan temuan anomali tidak otomatis mengubah hubungan bisnis eksportir dengan pembeli luar negeri.

  2. Mekanisme pemeriksaan mencakup data PEB, sertifikat surveyor, referensi harga, beneficial ownership, hingga jejak kapal.

  3. Pengawasan ekspor DSI diarahkan memperkuat transparansi transaksi komoditas SDA sekaligus meningkatkan visibilitas data perdagangan.

EKSPRESPOST.COM – Bagaimana DSI mengetahui sebuah transaksi ekspor layak ditinjau lebih lanjut?

Apakah cukup dengan melihat harga dalam dokumen ekspor?

Atau justru jejak kapal, kualitas barang, pihak pembeli, hingga pembayaran harus dicocokkan sekaligus?

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menyiapkan pengawasan ekspor berbasis rekonsiliasi data untuk mengidentifikasi potensi underinvoicing, transfer pricing, dan ketidaksesuaian DHE.

Direktur Legal dan Kepatuhan DSI Ivan Ferdiansyah Baely menjelaskan sistem tersebut bekerja dengan membandingkan sejumlah indikator transaksi, bukan hanya satu data.

Pendekatan ini penting karena DSI sejak awal dirancang memperkuat visibilitas transaksi ekspor komoditas strategis melalui integrasi data lintas lembaga.

Harga Ekspor Dibandingkan dengan Referensi Pasar Internasional

Salah satu sasaran pengawasan adalah underinvoicing, ketika harga yang dideklarasikan lebih rendah daripada harga pasar wajar.

DSI akan mencocokkan harga deklarasi pada PEB dengan referensi pemerintah dan referensi internasional.

“Untuk memitigasinya, DSI akan memvalidasi nilai transaksi, yakni membandingkan dokumen ekspor dengan acuan pasar dan merekonsiliasi harga, kuantitas, dan kualitas,” ujar Ivan.

Tonase dan Kualitas Barang Ikut Diverifikasi DSI

Pengawasan tidak berhenti pada angka harga karena volume dan kualitas juga dapat memengaruhi nilai transaksi ekspor.

DSI akan membandingkan tonase dengan sertifikat surveyor serta settlement tujuan untuk memastikan kuantitas yang dilaporkan konsisten.

Untuk kualitas, grade deklarasi akan dibandingkan dengan sertifikat surveyor dan hasil settlement di negara tujuan.

Jejak Kapal dan Afiliasi Menjadi Petunjuk Transfer Pricing

Potensi transfer pricing diperiksa ketika transaksi ekspor kepada pihak terafiliasi menggunakan harga di bawah nilai pasar wajar.

“Mitigasi yang kami lakukan adalah pemeriksaan harga transaksi pihak terafiliasi, mengidentifikasi transaksi pihak berelasi, dan membandingkan harga terhadap acuan pasar,” kata Ivan.

DSI juga membandingkan consignee dalam PEB dengan data beneficial ownership serta tujuan ekspor dengan jejak kapal aktual.

Nilai Faktur dan DHE Direkonsiliasi Untuk Mendeteksi Anomali

DHE menjadi indikator berikutnya yang diperiksa untuk mengetahui konsistensi antara nilai ekspor akhir dan pembayaran yang diterima.

“Pendekatan mitigasi yang DSI lakukan adalah merekonsiliasi nilai faktur akhir terhadap DHE dan catatan pembayaran serta mengidentifikasi anomali yang terjadi,” ujar Ivan.

Mekanisme tersebut menempatkan integrasi data sebagai fondasi pengawasan, dengan platform DSI terhubung ke tujuh kementerian dan lembaga.

Tiga Komoditas Strategis Menjadi Fokus Tahap Awal DSI

Pada tahap awal, pengawasan DSI mencakup batu bara, CPO, dan ferroalloy dengan nilai ekspor gabungan hampir Dolar AS70 miliar.

DSI sebelumnya menargetkan platform tata kelola ekspor mulai beroperasi pada 1 September 2026 untuk mengonsolidasikan data ekspor dan kontrak komersial.

Penguatan tersebut berlangsung dalam konteks kebijakan ekspor satu pintu yang diarahkan untuk meningkatkan transparansi dan mendeteksi pelaporan nilai ekspor di bawah nilai sebenarnya.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap…”?

Direktur Legal dan Kepatuhan DSI Ivan Ferdiansyah Baely menjelaskan sistem tersebut bekerja dengan membandingkan sejumlah indikator transaksi, bukan hanya satu data.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap…”?

Pendekatan ini penting karena DSI sejak awal dirancang memperkuat visibilitas transaksi ekspor komoditas strategis melalui integrasi data lintas lembaga.

03Kapan peristiwa dalam “Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap…” terjadi?

DSI sebelumnya menargetkan platform tata kelola ekspor mulai beroperasi pada 1 September 2026 untuk mengonsolidasikan data ekspor dan kontrak komersial.

04Mengapa perkembangan dalam “Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap…” terjadi?

Tonase dan Kualitas Barang Ikut Diverifikasi DSI Pengawasan tidak berhenti pada angka harga karena volume dan kualitas juga dapat memengaruhi nilai transaksi ekspor.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap…” berlangsung?

Jejak Kapal dan Afiliasi Menjadi Petunjuk Transfer Pricing Potensi transfer pricing diperiksa ketika transaksi ekspor kepada pihak terafiliasi menggunakan harga di bawah nilai pasar wajar. "Mitigasi yang kami lakukan adalah pemeriksaan harga transaksi pihak terafiliasi, mengidentifikasi transaksi pihak berelasi, dan membandingkan harga terhadap acuan pasar," kata Ivan.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap…”?

Untuk kualitas, grade deklarasi akan dibandingkan dengan sertifikat surveyor dan hasil settlement di negara tujuan.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 60
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perhatian kini beralih kepada kepemimpinan Suahasil dan kesinambungan pengelolaan keuangan negara. 02 Isu masalah internal Kemenkeu muncul setelah pergantian, tetapi belum memperoleh konfirmasi resmi sebagai penyebab perubahan Menkeu. 03 Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara berlangsung cepat melalui pelantikan dan […]

  • Haji Isam Masuk Bayan Resources, Saham BYAN Tembus ARA, RKAB Tiga Anak Usaha Disetujui Pemerintah

    Haji Isam Masuk Bayan Resources, Saham BYAN Tembus ARA, RKAB Tiga Anak Usaha Disetujui Pemerintah

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 29
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Investor juga mencermati dampak kuota produksi terhadap volume, kinerja keuangan, dan prospek Bayan Resources. 02 Masuknya Haji Isam mengubah struktur calon pemegang saham tanpa berarti mengambil alih mayoritas BYAN. 03 Babak baru BYAN ditentukan oleh penyelesaian CSPA dan realisasi operasional setelah […]

  • Dunia Hiburan Heboh: Desta Tinggalkan Vindes Corp, Ariel Tatum Ganti Nama hingga Kasus Ruben Onsu

    Dunia Hiburan Heboh: Desta Tinggalkan Vindes Corp, Ariel Tatum Ganti Nama hingga Kasus Ruben Onsu

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 56
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Mulai dari keputusan Deddy Mahendra Desta meninggalkan Vindes Corp, perkembangan kasus hukum yang menyeret nama Ruben Onsu, hingga keputusan Ariel Tatum… EKSPRESPOST.COM, JAKARTA – Jagat hiburan Tanah Air kembali diwarnai sederet kabar yang menyita perhatian publik. Mulai dari keputusan Deddy Mahendra […]

  • PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

    PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 20
    • 0Komentar

    JAKARTA, eksprespost.com/ – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelar Workshop Jurnalistik bertajuk "Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme Berkualitas untuk Perlindungan Masyarakat". Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat literasi keuangan digital serta meningkatkan kapasitas insan pers dalam mengedukasi masyarakat mengenai Pendanaan Daring (Pindar) yang legal dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan […]

  • SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 136
    • 0Komentar

    SapuLangit Media Center memperluas ekosistem media digital dengan meluncurkan lima media baru yang diarahkan pada bidang kesehatan, pariwisata, dan lingkungan hidup.

  • KPK Geledah Korporasi Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Wajib Pajak dalam Pemeriksaan Jadi Sorotan

    KPK Geledah Korporasi Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Wajib Pajak dalam Pemeriksaan Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Dalam pengembangan perkara, KPK menyita 680 ribu Dolar AS dari sejumlah lokasi maupun pengembalian saksi. 02 Penyidik juga menyita 1,3 kilogram emas dan Rp100 juta dalam pengembangan kasus tersebut. 03 Barang bukti itu menjadi bagian dari penelusuran dugaan korupsi di KPP […]

expand_less