Memuat tanggal... Kirim Rilis
Minggu, 8 Nov 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Rp120 Triliun Danantara Diproyeksikan Menambah Penerimaan Negara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Danantara akan memberikan sekitar Rp120 triliun untuk APBN 2026.

  2. Namun, perbedaan posisi dengan Danantara membuat status Rp120 triliun perlu dibedakan antara target pemerintah dan penerimaan yang sudah terealisasi.

  3. Penerimaan tersebut direncanakan masuk dalam pos PNBP Lainnya, bukan lagi melalui pos dividen BUMN sebelumnya.

  4. Dengan demikian, kepastian setoran Danantara dapat berpengaruh terhadap strategi pembiayaan APBN 2026.

  5. Pemerintah menilai kontribusi tersebut penting karena dividen BUMN sebelumnya berada sekitar Rp90 triliun setiap tahun.

EKSPRESPOST.COM – Seberapa aman perencanaan APBN 2026 jika Rp120 triliun dari Danantara masih menghadapi perbedaan keterangan di antara pejabat pemerintah dan pengelolanya?

Apakah pemerintah dapat mengandalkan penerimaan tersebut sebelum mekanisme pembagian keuntungan ditetapkan secara jelas?

Dan apa yang terjadi terhadap kebutuhan pembiayaan negara apabila dana yang disebut sebagai cadangan fiskal itu belum juga masuk kas negara?

Rp120 Triliun Danantara Diproyeksikan Menambah Penerimaan Negara

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Danantara akan memberikan sekitar Rp120 triliun untuk APBN 2026.

Penerimaan tersebut direncanakan masuk dalam pos PNBP Lainnya, bukan lagi melalui pos dividen BUMN sebelumnya.

Purbaya menyebut angka tersebut merupakan keputusan Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah tinggal menunggu pelaksanaannya.

“Sekitar Rp120 triliun untuk tahun ini, itu yang diputuskan oleh Presiden,” kata Purbaya.

Pemerintah menilai kontribusi tersebut penting karena dividen BUMN sebelumnya berada sekitar Rp90 triliun setiap tahun.

Perubahan Jalur Dividen Membuat Posisi Danantara Strategis bagi APBN

Dividen BUMN sebelumnya masuk ke PNBP Kekayaan Negara Dipisahkan sebelum perubahan pengelolaan melalui Danantara.

Perubahan tersebut membuat Danantara memiliki posisi penting dalam hubungan antara pengelolaan aset BUMN dan penerimaan negara.

Karena itu, setiap rencana pengalihan keuntungan Danantara kepada pemerintah membutuhkan kejelasan mengenai sumber dan mekanisme pembagiannya.

Persoalan tersebut semakin penting ketika pemerintah sudah menyebut nominal tertentu sebagai salah satu sumber penerimaan APBN.

Tanpa kepastian waktu, angka tersebut belum dapat disamakan dengan penerimaan yang telah tersedia untuk membiayai belanja negara.

Pernyataan Danantara Berbeda Dengan Keterangan Menteri Keuangan

CEO Danantara Rosan Roeslani memberikan keterangan berbeda pada Rabu, 09/09/2026 mengenai rencana setoran tersebut.

Rosan menyatakan belum terdapat pembahasan internal mengenai pembagian atau pengalihan keuntungan Danantara sebesar Rp120 triliun.

“Apanya, orang belum ada pembahasan apa-apa kok,” kata Rosan ketika dikonfirmasi mengenai rencana tersebut.

Sebelumnya, COO Danantara Dony Oskaria juga menyatakan belum mengetahui keputusan mengenai penyetoran Rp120 triliun tersebut.

Dony meminta informasi tersebut dikonfirmasi kepada Rosan sebagai CEO Danantara yang menangani lembaga pengelola investasi tersebut.

Purbaya Mengakui Danantara Masih Keberatan dengan Rencana Setoran

Pada Kamis, 03/09/2026, Purbaya menyatakan Danantara masih menyampaikan keberatan terhadap rencana penyerahan sebagian keuntungan tersebut.

Purbaya mengatakan dana itu akan ditempatkan sebagai cadangan anggaran pemerintah berdasarkan perintah Presiden.

“Kita masih punya sumber-sumber lain yang kita bisa manfaatkan sebagai sumber pemasukan baru,” ujar Purbaya.

Keterangan tersebut menunjukkan pemerintah tetap melihat Danantara sebagai salah satu sumber penerimaan baru untuk memperkuat ruang fiskal.

Namun, perbedaan posisi dengan Danantara membuat status Rp120 triliun perlu dibedakan antara target pemerintah dan penerimaan yang sudah terealisasi.

Realisasi Setoran Akan Menentukan Dampaknya Terhadap Pembiayaan Negara

Ekonom CORE Yusuf Rendy Manilet menilai setoran Rp120 triliun dapat mengurangi kebutuhan pembiayaan jika benar-benar diterima pemerintah.

“Kalau Rp120 triliun tersebut benar-benar masuk dan tidak diikuti tambahan belanja dengan nilai yang sama, kebutuhan pembiayaan bisa turun cukup signifikan,” kata Yusuf.

Menurut Yusuf, kondisi tersebut dapat memberikan ruang bagi pemerintah mengurangi penerbitan SBN dan tekanan pasokan obligasi di pasar.

Dengan demikian, kepastian setoran Danantara dapat berpengaruh terhadap strategi pembiayaan APBN 2026.

Pemerintah tetap perlu memastikan sumber penerimaan lain tersedia apabila Rp120 triliun belum memiliki kepastian realisasi.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan…”?

Purbaya Mengakui Danantara Masih Keberatan dengan Rencana Setoran Pada Kamis, 03/09/2026, Purbaya menyatakan Danantara masih menyampaikan keberatan terhadap rencana penyerahan sebagian keuntungan tersebut.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan…”?

Purbaya menyebut angka tersebut merupakan keputusan Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah tinggal menunggu pelaksanaannya. “Sekitar Rp120 triliun untuk tahun ini, itu yang diputuskan oleh Presiden,” kata Purbaya.

03Kapan peristiwa dalam “Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan…” terjadi?

Pemerintah menilai kontribusi tersebut penting karena dividen BUMN sebelumnya berada sekitar Rp90 triliun setiap tahun.

04Mengapa perkembangan dalam “Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan…” terjadi?

Karena itu, setiap rencana pengalihan keuntungan Danantara kepada pemerintah membutuhkan kejelasan mengenai sumber dan mekanisme pembagiannya.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan…” berlangsung?

Penerimaan tersebut direncanakan masuk dalam pos PNBP Lainnya, bukan lagi melalui pos dividen BUMN sebelumnya.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan…”?

Keterangan tersebut menunjukkan pemerintah tetap melihat Danantara sebagai salah satu sumber penerimaan baru untuk memperkuat ruang fiskal.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan…”?

Rp120 Triliun Danantara Diproyeksikan Menambah Penerimaan Negara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Danantara akan memberikan sekitar Rp120 triliun untuk APBN 2026.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tony Fernandes Ungkap Kondisi Terbaru AirAsia: Avtur Mahal, Utang Tinggi, Namun Permintaan Tetap Bertahan

    Tony Fernandes Ungkap Kondisi Terbaru AirAsia: Avtur Mahal, Utang Tinggi, Namun Permintaan Tetap Bertahan

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Tantangan utama AirAsia mencakup harga avtur, biaya operasional, pengelolaan utang, serta pemulihan kapasitas penerbangan. 02 Permintaan kuartal III dan pemesanan kuartal IV menjadi indikator penting bagi kinerja AirAsia hingga akhir 2026. 03 Kondisi AirAsia saat ini berbeda dengan pandemi karena pembatasan […]

  • Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 84
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pesan Sandiaga Uno di JEC 2026 menyoroti pentingnya meninggalkan pola kerja individual saat bisnis memasuki fase pertumbuhan. 02 Super team menjadi fondasi penting karena bisnis membutuhkan tim berkualitas untuk menciptakan nilai dan pertumbuhan berkelanjutan. 03 JEC 2026 mengusung tema Beyond Border, […]

  • Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok

    Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 67
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Bareskrim Polri menggeledah toko emas di Cikini terkait dugaan jaringan penyelundupan emas ilegal ke Tiongkok. 02 Lokasi tersebut diduga berkaitan dengan kegiatan produksi dan pemurnian emas sebelum diselundupkan ke luar negeri. 03 Penyidik masih memburu sejumlah pihak, termasuk GCZ yang diduga […]

  • Rayakan Kemerdekaan Lewat Olah Nafas, Yogadihotel Kolaborasi dengan Avenzel Hotel Gelar Yoga di Tepi Kolam

    Rayakan Kemerdekaan Lewat Olah Nafas, Yogadihotel Kolaborasi dengan Avenzel Hotel Gelar Yoga di Tepi Kolam

    • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Telegraf – Perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia tak selalu harus berlangsung dengan sorak-sorai dan perlombaan. Di Cibubur, semangat kemerdekaan justru dirayakan dengan cara yang lebih tenang: menggerakkan tubuh, mengatur napas, dan memberi jeda sejenak dari rutinitas. Komunitas Yogadihotel berkolaborasi dengan Avenzel Hotel & Convention Cibubur menggelar sesi yoga bersama bertajuk “Hatha Flow: Rise & Ease” […]

  • PT Dua Kuda Indonesia Terhambat Beroperasi Meski Diizinkan Going Concern, Ekspor Masih Tersendat

    PT Dua Kuda Indonesia Terhambat Beroperasi Meski Diizinkan Going Concern, Ekspor Masih Tersendat

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 106
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Selanjutnya, pada 12 Mei 2026, Hakim Pengawas memberikan izin going concern agar perusahaan tetap beroperasi sehingga aset tetap produktif, lapangan kerja… EKSPRESPOST.COM – Serikat pekerja PT Dua Kuda Indonesia menilai implementasi izin going concern yang diberikan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat belum […]

  • Profil Adrianto Pitojo Adhi Terjaring OTT KPK, Fakta HGB Bogor, Summarecon dan Pergerakan Saham SMRA

    Profil Adrianto Pitojo Adhi Terjaring OTT KPK, Fakta HGB Bogor, Summarecon dan Pergerakan Saham SMRA

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan dalam OTT sesuai ketentuan hukum acara pidana. 02 Hingga pemeriksaan selesai, Adrianto berstatus sebagai pihak yang diamankan dan belum dapat disebut bersalah. 03 Penetapan status hukum, aliran uang, […]

expand_less