Memuat tanggal... Kirim Rilis
Jumat, 23 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Polemik Uang Rp40 Miliar, Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap Keterangan Tan Kian

Polemik Uang Rp40 Miliar, Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap Keterangan Tan Kian

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 67
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Ia meminta fakta, asumsi, dan spekulasi tidak dicampuradukkan dalam perkara tersebut.

  2. Febri Diansyah menyebut nama Febrie tidak disebut eksplisit sebagai penerima dana dalam keterangan tersebut.

  3. Kubu Febrie menilai pemberitaan mengenai uang Rp40 miliar perlu merujuk langsung pada isi BAP Tan Kian.

EKSPRESPOST.COM – Apa sebenarnya yang terungkap dari BAP Tan Kian mengenai uang setara Rp40 miliar?

Mengapa kubu Febrie Adriansyah kembali meluruskan informasi setelah putusan praperadilan?

Apakah penyebutan uang dalam pertimbangan hakim sudah berarti Febrie terbukti menerima dana tersebut?

Pertanyaan itu mencuat setelah dugaan pemberian uang Rp40 miliar menjadi bagian pertimbangan putusan praperadilan Febrie Adriansyah.

Kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah, menegaskan putusan tersebut tidak menyimpulkan kliennya menerima uang dari Tan Kian.

Pertimbangan Hakim Memuat Keterangan Tentang Uang Rp40 Miliar

Hakim praperadilan pada 27/08/2026 menyebut keterangan Tan Kian mengenai uang dalam mata uang Dolar Singapura setara sekitar Rp40 miliar.

Keterangan tersebut menjadi bagian konstruksi bukti yang digunakan penyidik dalam perkara Febrie.

Namun, hakim juga menegaskan praperadilan tidak bertugas menentukan benar atau tidaknya keterangan mengenai pemberian uang tersebut.

“Ini BAP Tan Kian ya. Justru Tan Kian tidak pernah menyebutkan secara eksplisit bahwa pemberian uang Rp40 miliar itu ditujukan untuk Pak FA,” kata Febri Diansyah.

Kubu Febrie Persoalkan Cara Membaca Keterangan dalam BAP

Menurut Febri, keterangan Tan Kian justru menyebut uang diberikan kepada Ferry Hongkiriwang alias Ferry Boboho.

Ferry disebut tidak pernah menyatakan dalam BAP bahwa uang tersebut akan diberikan kepada Febrie Adriansyah.

Febri menilai informasi mengenai penerima uang harus dibedakan dari kemungkinan peruntukan yang masih menggunakan frasa “bisa saja”.

Nama Lucy Disebut Sebagai Awal Munculnya Informasi Perkara

Febri menyebut Tan Kian pertama kali mendapat informasi mengenai perkara tersebut dari seseorang bernama Lucy.

Lucy disebut menyampaikan adanya perkara yang sedang berjalan dan potensi status tersangka apabila persoalan tersebut tidak diurus.

“Jadi yang menyampaikan itu adalah orang yang bernama Lucy,” sambung Febri Diansyah.

Setelah informasi itu muncul, komunikasi antara Tan Kian dan Ferry Boboho disebut berlangsung hingga terjadi pemberian uang.

Pembuktian Dugaan Uang Kini Menjadi Bagian Penting Perkara

Febrie sebelumnya mengajukan praperadilan untuk menguji tindakan penyidik terkait penggeledahan, penyitaan, dan status tersangkanya.

Hakim menolak permohonan tersebut dan menyatakan tindakan penyidik yang diuji dalam perkara itu sah.

Namun, putusan tersebut tidak berarti hakim telah memastikan kebenaran dugaan Febrie menerima Rp40 miliar dari Tan Kian.

Transparansi Diminta Agar Fakta Tidak Bercampur Spekulasi

Kubu Febrie meminta seluruh keterangan, dokumen transaksi, dan bukti terkait dugaan aliran dana diuji secara transparan.

Sikap tersebut penting karena penyebutan uang dalam pertimbangan praperadilan memiliki konteks berbeda dengan pembuktian penerimaan oleh seseorang.

“Jadi kita tidak mencampuradukkan antara fakta dengan asumsi atau spekulasi pikiran-pikiran pihak-pihak tertentu,” ungkap Febri Diansyah.

Dengan demikian, isu Rp40 miliar masih harus dibaca dalam konteks proses pembuktian perkara, bukan sebagai kesimpulan bahwa Febrie telah menerima uang tersebut.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Polemik Uang Rp40 Miliar, Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap Keterangan Tan Kian”?

Setelah informasi itu muncul, komunikasi antara Tan Kian dan Ferry Boboho disebut berlangsung hingga terjadi pemberian uang.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Polemik Uang Rp40 Miliar, Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap Keterangan Tan Kian”?

Kuasa hukum Febrie, Febri Diansyah, menegaskan putusan tersebut tidak menyimpulkan kliennya menerima uang dari Tan Kian.

03Kapan peristiwa dalam “Polemik Uang Rp40 Miliar, Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap Keterangan Tan Kian” terjadi?

Pertimbangan Hakim Memuat Keterangan Tentang Uang Rp40 Miliar Hakim praperadilan pada 27/08/2026 menyebut keterangan Tan Kian mengenai uang dalam mata uang Dolar Singapura setara sekitar Rp40 miliar.

04Mengapa perkembangan dalam “Polemik Uang Rp40 Miliar, Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap Keterangan Tan Kian” terjadi?

Sikap tersebut penting karena penyebutan uang dalam pertimbangan praperadilan memiliki konteks berbeda dengan pembuktian penerimaan oleh seseorang. "Jadi kita tidak mencampuradukkan antara fakta dengan asumsi atau spekulasi pikiran-pikiran pihak-pihak tertentu," ungkap Febri Diansyah.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Polemik Uang Rp40 Miliar, Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Ungkap Keterangan Tan Kian” berlangsung?

Justru Tan Kian tidak pernah menyebutkan secara eksplisit bahwa pemberian uang Rp40 miliar itu ditujukan untuk Pak FA," kata Febri Diansyah.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 171
    • 0Komentar

    SapuLangit Media Center memperluas ekosistem media digital dengan meluncurkan lima media baru yang diarahkan pada bidang kesehatan, pariwisata, dan lingkungan hidup.

  • KPK Kembali Tahan Pejabat Bea Cukai, BCW Desak Evaluasi Reformasi DJBC Menjelang Deadline September 2026

    KPK Kembali Tahan Pejabat Bea Cukai, BCW Desak Evaluasi Reformasi DJBC Menjelang Deadline September 2026

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 71
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kasus Baru Pejabat DJBC Membuka Kembali Evaluasi Reformasi KPK menahan Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda pada Rabu, (26/8/2026) dalam pengembangan perkara dugaan korupsi. 02 Apa yang sebenarnya harus berubah di Bea Cukai setelah kembali muncul kasus korupsi […]

  • Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Usulan tersebut meminta porsi penyaluran melalui BUMN Pangan ditingkatkan menjadi 100 persen dari realisasi DMO MinyaKita. 02 Kemendag mencatat realisasi distribusi BUMN bahkan telah mencapai sekitar 49,45 persen pada 10 April 2026. 03 Hampir Separuh DMO MinyaKita Sudah Melalui BUMN Pangan […]

  • Ketum Asbanda: KUB BPD Bukan Sekadar Penuhi Modal, Kunci Efisiensi Teknologi dan SDM Perbankan Daerah

    Ketum Asbanda: KUB BPD Bukan Sekadar Penuhi Modal, Kunci Efisiensi Teknologi dan SDM Perbankan Daerah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 34
    • 0Komentar

    Telegraf-Ketua Umum Asbanda sekaligus Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menilai masa depan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sangat ditentukan oleh kemampuan berkolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Menurut Agus, fokus utama pembentukan KUB pada tahap awal bukan mengejar keuntungan maupun ekspansi bisnis, melainkan membangun fondasi organisasi yang kuat agar kolaborasi dapat berjalan secara berkelanjutan. “KUB ini […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Tinggalkan Kursi Menkeu, Yudo Ungkap Ayahnya Bisa Tidur Nyenyak dan Trading Lagi

    Purbaya Yudhi Sadewa Resmi Tinggalkan Kursi Menkeu, Yudo Ungkap Ayahnya Bisa Tidur Nyenyak dan Trading Lagi

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Sementara itu, Purbaya menyatakan tidak berminat kembali ke jabatan publik dan disebut akan kembali menjadi trader. 02 Suahasil membawa pengalaman sebagai Wakil Menteri Keuangan dan kembali menjadi perhatian setelah ditunjuk memimpin Kementerian Keuangan. 03 Pergantian Menteri Keuangan menjadi perubahan penting dalam […]

  • Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Pesisir Selat Sunda Diminta Waspada Tanpa Panik dan Tetap Tenang

    Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Pesisir Selat Sunda Diminta Waspada Tanpa Panik dan Tetap Tenang

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Masyarakat diminta waspada tanpa panik dan menjadikan kanal resmi pemerintah sebagai rujukan utama. 02 Pemantauan tetap diperketat karena aktivitas vulkanik, sebaran abu, kondisi laut, dan keselamatan penerbangan saling berkaitan. 03 Aktivitas terbaru Gunung Anak Krakatau belum menunjukkan indikasi tsunami berdasarkan evaluasi […]

expand_less