Memuat tanggal... Kirim Rilis
Rabu, 14 Okt 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak Ketiga Tanpa Persetujuan

Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak Ketiga Tanpa Persetujuan

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 34
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. BJB Syariah mengungkap transaksi William bermula dari pembukaan rekening dan fasilitas gadai emas pada 2012.

  2. William tetap menyatakan dirinya tidak menerima emas setelah proses pencairan yang disebut dilakukan kepada pihak ketiga.

  3. Bank menyebut dokumen penjualan dan kuasa pelunasan menjadi bagian dari kronologi transaksi yang dipersoalkan.

ELKSPRESPOST.COM – Apa yang sebenarnya terjadi pada emas 2,2 kilogram milik William Gunawan sejak fasilitas pembiayaan dibuka pada 2012?

Mengapa muncul perbedaan antara klaim deposito emas dengan penjelasan BJB Syariah mengenai Gadai Emas iB Maslahah?

Dan mengapa perkara yang dipersoalkan sejak lama kini kembali menjadi perhatian setelah Polda Metro Jaya dan Bareskrim disebut merespons?

Kasus emas 2,2 kilogram William Gunawan kembali menjadi perhatian setelah rencana konferensi pers di Polda Metro Jaya batal digelar.

Konferensi pers semula dijadwalkan pada Rabu, 02/09/2026 pukul 15.00 WIB bersama kuasa hukum William.

Pembatalan disebabkan agenda serah terima jabatan Wakapolda serta adanya informasi bahwa perkara telah mendapat atensi kepolisian.

Kronologi Gadai Emas Dimulai dari Pembukaan Rekening Tahun 2012

BJB Syariah menyebut William membuka rekening sekaligus mengajukan Gadai Emas iB Maslahah pada 18 Oktober 2012.

“Pada 18 Oktober 2012, William Gunawan melakukan pembukaan rekening dan permohonan Gadai Emas iB Maslahah di BJB Syariah Cabang Jakarta,” kata Arief Setyahadi, Direktur Utama Bank BJB Syariah.

Penjelasan tersebut berbeda dengan istilah deposito emas yang digunakan William ketika menyampaikan pengaduannya.

Dalam kajian mengenai produk BJB Syariah, Gadai Emas iB Maslahah dikenal sebagai fasilitas pembiayaan dengan agunan emas.

Surat Penjualan Emas Dan Kuasa Pelunasan Menjadi Dokumen Penting

BJB Syariah menyatakan William membuat surat permintaan penjualan emas pada 10 Juni 2013.

Surat tersebut disebut dibuat dan ditandatangani William di atas materai untuk meminta penjualan emas yang telah digadaikan.

Selanjutnya, pada 11 Juli 2013, William disebut memberikan kuasa pelunasan Gadai Emas iB Maslahah kepada Gustaf Hakim.

William Mengaku Tidak Menerima Emas yang Dipersoalkan

William menyatakan emas miliknya tidak pernah diterima olehnya setelah proses yang dijelaskan BJB Syariah tersebut.

“Data nasabah sudah diubah dan dimodifikasi pejabat bank. Kami mohon bantuan Presiden Indonesia, Kapolri, Komisi IX, OJK, dan seluruh rakyat Indonesia,” ujar William Gunawan, eks nasabah dan pengadu BJB Syariah.

Ia sebelumnya menyebut total emas yang dipersoalkan mencapai 2,2 kilogram dengan nilai sekitar Rp6,8 miliar saat ini.

William juga mengaku telah menempuh pengaduan kepada OJK pada 28 Juli 2022, kemudian mengirimkan somasi pada 2024.

Atensi Kepolisian Menjadi Perkembangan Terbaru Dalam Perkara

Kuasa hukum William menyebut kasus tersebut mendapat perhatian khusus dari Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Anton Hermawan.

William juga mengatakan pihaknya memperoleh respons positif dari Bareskrim Polri setelah perkara tersebut diperjuangkan selama bertahun-tahun.

“Kami juga mendapatkan respons dari Bareskrim. Kami mengucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya,” kata William Gunawan, eks nasabah dan pengadu BJB Syariah.

Di sisi lain, Arief menyatakan BJB Syariah meyakini proses pelunasan yang dilakukan telah sesuai aturan yang berlaku.

Perbedaan klaim mengenai produk, dokumen, kuasa pelunasan, dan penerimaan emas menjadi bagian penting yang perlu diuji melalui proses hukum.

Pembatalan konferensi pers tidak menghentikan perkara, karena William dan kuasa hukumnya menyatakan akan tetap memperjuangkan penyelesaian kasus tersebut.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak…”?

Penjelasan tersebut berbeda dengan istilah deposito emas yang digunakan William ketika menyampaikan pengaduannya.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak…”?

Kami mohon bantuan Presiden Indonesia, Kapolri, Komisi IX, OJK, dan seluruh rakyat Indonesia," ujar William Gunawan, eks nasabah dan pengadu BJB Syariah.

03Kapan peristiwa dalam “Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak…” terjadi?

Konferensi pers semula dijadwalkan pada Rabu, 02/09/2026 pukul 15.00 WIB bersama kuasa hukum William.

04Mengapa perkembangan dalam “Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak…” terjadi?

Pembatalan konferensi pers tidak menghentikan perkara, karena William dan kuasa hukumnya menyatakan akan tetap memperjuangkan penyelesaian kasus tersebut.****.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak…” berlangsung?

William tetap menyatakan dirinya tidak menerima emas setelah proses pencairan yang disebut dilakukan kepada pihak ketiga.

06Angka penting apa yang disebut dalam “Kasus Emas 2,2 Kg BJB Syariah Kembali Mencuat, William Gunawan Klaim Aset Dicairkan Pihak…”?

NEWS SUMMARY BJB Syariah mengungkap transaksi William bermula dari pembukaan rekening dan fasilitas gadai emas pada 2012.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus 2026

    Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus 2026

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 87
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Aliran Modal Asing Menjadi Indikator Kepercayaan Investor Global Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut aliran modal asing menjadi salah satu indikator terjaganya kepercayaan investor terhadap Indonesia. 02 EKPRESPOST.COM – Mengapa aliran modal asing Rp140,6 triliun dan yield SBN sekitar tujuh persen […]

  • Dunia Hiburan Heboh: Desta Tinggalkan Vindes Corp, Ariel Tatum Ganti Nama hingga Kasus Ruben Onsu

    Dunia Hiburan Heboh: Desta Tinggalkan Vindes Corp, Ariel Tatum Ganti Nama hingga Kasus Ruben Onsu

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 63
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Mulai dari keputusan Deddy Mahendra Desta meninggalkan Vindes Corp, perkembangan kasus hukum yang menyeret nama Ruben Onsu, hingga keputusan Ariel Tatum… EKSPRESPOST.COM, JAKARTA – Jagat hiburan Tanah Air kembali diwarnai sederet kabar yang menyita perhatian publik. Mulai dari keputusan Deddy Mahendra […]

  • Rekening BNPL Tembus 33,50 Juta, OJK Soroti Pertumbuhan Paylater dan Kemampuan Pembayaran Masyarakat

    Rekening BNPL Tembus 33,50 Juta, OJK Soroti Pertumbuhan Paylater dan Kemampuan Pembayaran Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 OJK menilai pertumbuhan paylater perlu diimbangi pengelolaan risiko dan kemampuan masyarakat membayar kewajibannya. 02 Per Juli 2026, sebanyak 33,50 juta rekening BNPL tercatat dengan baki debet mencapai Rp31,56 triliun. 03 Lonjakan rekening BNPL menjadi perhatian OJK karena penggunaan kredit konsumtif digital […]

  • SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 154
    • 0Komentar

    SapuLangit Media Center memperluas ekosistem media digital dengan meluncurkan lima media baru yang diarahkan pada bidang kesehatan, pariwisata, dan lingkungan hidup.

  • KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK membenarkan Adrianto Pitojo termasuk 17 orang yang diamankan dalam OTT di lingkungan ATR/BPN. 02 Perkara yang didalami KPK berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan di Bogor. 03 Status para pihak masih dalam pemeriksaan dan KPK belum […]

  • 25 Merek Beras Fortifikasi Disorot Menteri Pertanian Amran, Ini Daftar Produk dan Fakta Pemeriksaan Pemerintah

    25 Merek Beras Fortifikasi Disorot Menteri Pertanian Amran, Ini Daftar Produk dan Fakta Pemeriksaan Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 140
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkembangan terhadap 25 merek dapat berubah seiring verifikasi, pengujian laboratorium, dan proses penegakan hukum. 02 Pemerintah menempatkan kesesuaian standar, kandungan, label, harga, dan perlindungan konsumen sebagai fokus pengawasan. 03 Temuan 25 merek menjadi perkembangan terbaru pengawasan beras fortifikasi yang berlangsung sepanjang […]

expand_less