Memuat tanggal... Kirim Rilis
Selasa, 6 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Ekonomi » Literasi Keuangan Indonesia Naik Jadi 69,57%, Inklusi Tembus 93,61% Lampaui Target RPJMN

Literasi Keuangan Indonesia Naik Jadi 69,57%, Inklusi Tembus 93,61% Lampaui Target RPJMN

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 33
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Telegraf– Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia kembali mencatatkan peningkatan pada 2026. Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen, melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang ditetapkan untuk 2029.

Hasil survei tersebut diumumkan bersama oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, Senin (10/8).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan capaian tersebut meningkat dibandingkan hasil SNLIK 2025 yang mencatat indeks literasi keuangan sebesar 66,64 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 92,74 persen.

SNLIK 2026 juga menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya dilaksanakan melalui kolaborasi OJK, LPS, dan BPS. Survei ini dirancang untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan sektor jasa keuangan.

Survei dilakukan di seluruh 38 provinsi dan mencakup 514 kabupaten/kota dengan melibatkan 75.000 responden berusia 15–79 tahun. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan survei sebelumnya yang hanya melibatkan 10.800 responden di 120 kabupaten/kota.

Hasil survei menunjukkan masih terdapat kesenjangan literasi dan inklusi keuangan antarwilayah. Penduduk perkotaan memiliki indeks literasi keuangan sebesar 72,54 persen dan indeks inklusi 95,47 persen, lebih tinggi dibandingkan masyarakat perdesaan yang masing-masing mencapai 64,42 persen dan 90,39 persen.

Berdasarkan kelompok usia, masyarakat berusia 26–35 tahun menjadi kelompok dengan tingkat literasi dan inklusi keuangan tertinggi. Indeks literasi kelompok ini mencapai 78,70 persen, sementara indeks inklusinya mencapai 96,27 persen.

Survei juga memperlihatkan tingkat pendidikan berbanding lurus dengan literasi keuangan. Masyarakat lulusan perguruan tinggi mencatat indeks literasi sebesar 93,46 persen dan inklusi keuangan 99,49 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan pendidikan rendah.

Secara regional, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan tingkat literasi keuangan tertinggi sebesar 84,01 persen sekaligus memiliki indeks inklusi keuangan tertinggi mencapai 99,74 persen. Posisi berikutnya untuk literasi ditempati Kalimantan Selatan dan Bali, sedangkan untuk inklusi keuangan disusul DI Yogyakarta dan Kepulauan Riau.

Meski demikian, survei menunjukkan masih terdapat sejumlah provinsi, terutama di kawasan Indonesia timur, yang mencatat indeks literasi dan inklusi keuangan di bawah rata-rata nasional.

Sementara itu, hasil survei juga menyoroti masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sebanyak 62,51 persen pemilik rekening mengetahui simpanannya dijamin, namun hanya 46,31 persen yang mengenal LPS sebagai lembaga penjamin.

Lebih rendah lagi, tingkat pengetahuan mengenai penjaminan polis asuransi baru mencapai 12,47 persen dari pemilik produk asuransi nonprogram jaminan sosial.

Data tersebut menunjukkan sekitar 30 persen masyarakat masih belum mengetahui baik penjaminan simpanan maupun keberadaan LPS. Kondisi itu menjadi fokus penguatan program literasi keuangan ke depan agar masyarakat tidak hanya mengetahui adanya jaminan simpanan, tetapi juga memahami peran LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Ke depan, hasil SNLIK 2026 akan menjadi acuan OJK, LPS, BPS, serta kementerian dan lembaga terkait dalam menyusun kebijakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendukung implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), RPJMN 2025–2029, dan RPJPN 2025–2045.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang

    Hendri Subiakto Minta UOB Jelaskan Dasar Tagihan, Mengaku Tak Pernah Menjadi Nasabah atau Berutang

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 67
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kasus tagihan UOB menjadi perhatian karena Hendri mengaku tidak pernah memiliki akad kredit atau transaksi dengan bank tersebut. 02 Riwayat kartu kredit Citibank selama lebih dari 25 tahun disebut telah berakhir setelah penutupan pada 2022. 03 Klarifikasi UOB diperlukan untuk menjelaskan […]

  • Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan Tawaran Jet Pribadi

    Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan Tawaran Jet Pribadi

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Hasil pemeriksaan dan pendalaman berikutnya akan menentukan fakta hukum terkait dugaan pemberian tersebut. 02 KPK masih menguji bukti mengenai dugaan aliran uang dan penawaran fasilitas jet pribadi kepada Silmy Karim. 03 Pemeriksaan bos Tempo Scan menambah perkembangan baru dalam penyidikan perkara […]

  • Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

    Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pencarian kini memasuki fase pemantauan sambil menunggu hasil identifikasi dan informasi baru yang dapat diverifikasi. 02 Hingga hari terakhir, belum ditemukan objek yang dapat mengonfirmasi posisi kapal atau delapan orang di dalamnya. 03 Hilangnya KM Arupadatu I menjadi perhatian setelah kapal […]

  • Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi

    Dana Asing Serbu Pasar Saham RI Rp110,9 Triliun, IHSG Punya Peluang Terbang Lebih Tinggi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Investor asing mencatatkan transaksi pembelian saham di BEI hingga Rp110,9 triliun, memberi peluang bagi IHSG untuk menguat lebih tinggi. 02 Saham sektor perbankan dan komoditas seperti BBRI, BBCA, BMRI, dan AMMN menjadi magnet utama perburuan dana investor global. 03 Analis menilai […]

  • Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 60
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perhatian kini beralih kepada kepemimpinan Suahasil dan kesinambungan pengelolaan keuangan negara. 02 Isu masalah internal Kemenkeu muncul setelah pergantian, tetapi belum memperoleh konfirmasi resmi sebagai penyebab perubahan Menkeu. 03 Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara berlangsung cepat melalui pelantikan dan […]

  • Tampil Dominan di Sanchez Pizjuan, Atletico Madrid Bungkam Sevilla 3-1 dan Rebut Puncak Klasemen

    Tampil Dominan di Sanchez Pizjuan, Atletico Madrid Bungkam Sevilla 3-1 dan Rebut Puncak Klasemen

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Atletico Madrid puncaki klasemen Liga Spanyol usai menundukkan Sevilla 3-1 di Ramon Sanchez Pizjuan lewat dua gol Alex Baena dan Ademola Lookman.

expand_less