Memuat tanggal... Kirim Rilis
Selasa, 13 Okt 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Literasi Keuangan Indonesia Naik Jadi 69,57%, Inklusi Tembus 93,61% Lampaui Target RPJMN

Literasi Keuangan Indonesia Naik Jadi 69,57%, Inklusi Tembus 93,61% Lampaui Target RPJMN

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Telegraf– Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia kembali mencatatkan peningkatan pada 2026. Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen, melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang ditetapkan untuk 2029.

Hasil survei tersebut diumumkan bersama oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, Senin (10/8).

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan capaian tersebut meningkat dibandingkan hasil SNLIK 2025 yang mencatat indeks literasi keuangan sebesar 66,64 persen dan indeks inklusi keuangan sebesar 92,74 persen.

SNLIK 2026 juga menjadi tonggak baru karena untuk pertama kalinya dilaksanakan melalui kolaborasi OJK, LPS, dan BPS. Survei ini dirancang untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat sebagai dasar penyusunan kebijakan sektor jasa keuangan.

Survei dilakukan di seluruh 38 provinsi dan mencakup 514 kabupaten/kota dengan melibatkan 75.000 responden berusia 15–79 tahun. Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan survei sebelumnya yang hanya melibatkan 10.800 responden di 120 kabupaten/kota.

Hasil survei menunjukkan masih terdapat kesenjangan literasi dan inklusi keuangan antarwilayah. Penduduk perkotaan memiliki indeks literasi keuangan sebesar 72,54 persen dan indeks inklusi 95,47 persen, lebih tinggi dibandingkan masyarakat perdesaan yang masing-masing mencapai 64,42 persen dan 90,39 persen.

Berdasarkan kelompok usia, masyarakat berusia 26–35 tahun menjadi kelompok dengan tingkat literasi dan inklusi keuangan tertinggi. Indeks literasi kelompok ini mencapai 78,70 persen, sementara indeks inklusinya mencapai 96,27 persen.

Survei juga memperlihatkan tingkat pendidikan berbanding lurus dengan literasi keuangan. Masyarakat lulusan perguruan tinggi mencatat indeks literasi sebesar 93,46 persen dan inklusi keuangan 99,49 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan pendidikan rendah.

Secara regional, DKI Jakarta menjadi provinsi dengan tingkat literasi keuangan tertinggi sebesar 84,01 persen sekaligus memiliki indeks inklusi keuangan tertinggi mencapai 99,74 persen. Posisi berikutnya untuk literasi ditempati Kalimantan Selatan dan Bali, sedangkan untuk inklusi keuangan disusul DI Yogyakarta dan Kepulauan Riau.

Meski demikian, survei menunjukkan masih terdapat sejumlah provinsi, terutama di kawasan Indonesia timur, yang mencatat indeks literasi dan inklusi keuangan di bawah rata-rata nasional.

Sementara itu, hasil survei juga menyoroti masih rendahnya pemahaman masyarakat mengenai Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Sebanyak 62,51 persen pemilik rekening mengetahui simpanannya dijamin, namun hanya 46,31 persen yang mengenal LPS sebagai lembaga penjamin.

Lebih rendah lagi, tingkat pengetahuan mengenai penjaminan polis asuransi baru mencapai 12,47 persen dari pemilik produk asuransi nonprogram jaminan sosial.

Data tersebut menunjukkan sekitar 30 persen masyarakat masih belum mengetahui baik penjaminan simpanan maupun keberadaan LPS. Kondisi itu menjadi fokus penguatan program literasi keuangan ke depan agar masyarakat tidak hanya mengetahui adanya jaminan simpanan, tetapi juga memahami peran LPS dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

Ke depan, hasil SNLIK 2026 akan menjadi acuan OJK, LPS, BPS, serta kementerian dan lembaga terkait dalam menyusun kebijakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan, sekaligus mendukung implementasi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK), RPJMN 2025–2029, dan RPJPN 2025–2045.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 86
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Mahasiswa dari tiga program studi STAI Al-Anwar Sarang, yakni IAT, PGMI, dan PM, melaksanakan program pemberdayaan dan pendampingan pendidikan Islam melalui pengembangan Madrasah Diniyah (Madin) di Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. 02 Program yang diinisiasi berdasarkan temuan masalah kurikulum tradisional […]

  • Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan Masyarakat

    Beras Kita Gantikan Beras SPHP, Bulog Perbarui Kemasan untuk Perkuat Daya Saing dan Pelayanan Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pergantian nama menjadi Beras Kita tidak mengubah posisi beras tersebut sebagai bagian program stabilisasi pangan pemerintah. 02 Bulog mempertahankan tulisan SPHP pada kemasan baru agar masyarakat tetap mengenali fungsi programnya. 03 Selain desain, Bulog menjadikan perubahan ini sebagai momentum meningkatkan mutu […]

  • SOKSI Dorong Reformasi Pengawasan Pita Cukai Setelah Nama Misbakhun Disebut dalam Pemberitaan

    SOKSI Dorong Reformasi Pengawasan Pita Cukai Setelah Nama Misbakhun Disebut dalam Pemberitaan

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Fokus akhirnya bukan sekadar nama yang disebut, melainkan praktik ilegal, keuntungan ekonomi, jaringan, dan potensi kerugian negara. 02 Informasi media dapat menjadi radar awal, sedangkan data pemerintah dan penegak hukum menjadi dasar verifikasi serta pembuktian. 03 Azis melihat polemik pita cukai […]

  • Soroti Dinamika Kekuasaan, Ferdinand Minta Evaluasi Kinerja Kabinet

    Soroti Dinamika Kekuasaan, Ferdinand Minta Evaluasi Kinerja Kabinet

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 44
    • 0Komentar

    stabilitas politik nasional — Ferdinand Hutahaean menyoroti instabilitas politik dan pentingnya evaluasi kabinet dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

  • Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

    Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 22
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemerintah menyatakan akan memberikan kemudahan bagi investor yang mengembangkan data center di Indonesia. 02 Bahlil menyebut kebutuhan energi data center meningkat bersamaan dengan kebutuhan energi terbarukan. 03 Indonesia menawarkan kombinasi wilayah luas, sumber energi beragam, dan harga listrik kompetitif untuk investasi […]

  • Update KM Virgo Transport 8: 115 Dievakuasi, Dede Farandika Disebut oleh Keluarga Berhasil Diselamatkan Nelayan

    Update KM Virgo Transport 8: 115 Dievakuasi, Dede Farandika Disebut oleh Keluarga Berhasil Diselamatkan Nelayan

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Posko informasi disiapkan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. 02 Basarnas mengerahkan kapal SAR dan helikopter untuk memperluas jangkauan pencarian korban. 03 Operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih berlangsung setelah kapal dilaporkan menghadapi cuaca buruk di Laut […]

expand_less