Memuat tanggal... Kirim Rilis
Rabu, 14 Okt 2026
Trending
Beranda » Nusantara » Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik

Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik

  • account_circle Idris Daulat
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama terpilih periode 2026-2030, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, dengan tegas membantah isu yang menyebutkan bahwa organisasi Islam tersebut berpotensi menjadi tunggangan kepentingan politik saat memberikan tanggapan di Jombang pada Senin, 31 Agustus 2026.

  2. Gus Kikin menjelaskan bahwa Nahdlatul Ulama memiliki metodologi atau manhaj dalam buku panduan yang berfungsi sebagai kompas organisasi untuk dijalankan secara konsisten sehingga arah perjalanan organisasi tidak semestinya ditentukan oleh kepentingan politik praktis dari pihak mana pun.

  3. Sebagai organisasi yang menaungi masyarakat dengan latar belakang serta pilihan yang beragam, Gus Kikin memandang keterbukaan dan kebersamaan sebagai elemen krusial yang harus dikedepankan melalui langkah proaktif merangkul seluruh elemen masyarakat agar organisasi tetap mampu menjalankan fungsi sosialnya secara luas.

EKSPRESPOST.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih periode 2026-2030, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin, dengan tegas membantah isu yang menyebutkan bahwa organisasi Islam tersebut berpotensi menjadi tunggangan kepentingan politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Kikin di Jombang pada Senin, 31 Agustus 2026, sebagai tanggapan atas sorotan publik mengenai hubungan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia itu dengan dinamika politik praktis.

Gus Kikin PBNU: Manhaj Sebagai Kompas Organisasi

Menurut Gus Kikin, organisasi Nahdlatul Ulama memiliki arah dan pedoman yang jelas dalam menjalankan seluruh agenda organisasinya. Ia menjelaskan bahwa NU dibekali metodologi atau manhaj yang berfungsi sebagai kompas bagi para pengurus dan warganya.

Dengan adanya pedoman tersebut, Gus Kikin menilai bahwa arah perjalanan organisasi tidak semestinya ditentukan oleh kepentingan politik praktis dari pihak mana pun. Ia menekankan bahwa manhaj yang tertuang dalam buku panduan harus dijalankan secara konsisten dalam menghadapi berbagai dinamika.

“Kita tegaskan, kita punya track, kita punya kompas, kita itu punya manhaj. Ada di buku itu, manhaj itu yang perlu dijalankan,” ujar Gus Kikin menjelaskan komitmen organisasi.

Menjaga Karakter Kebersamaan Umat

Sebagai organisasi yang menaungi masyarakat dengan latar belakang serta pilihan yang beragam, Gus Kikin memandang keterbukaan dan kebersamaan sebagai elemen krusial yang harus terus dikedepankan oleh seluruh jajaran pengurus.

Ia juga menekankan pentingnya langkah proaktif untuk merangkul seluruh elemen masyarakat. Sikap inklusif ini dinilai sangat diperlukan agar organisasi tidak terjebak dalam kepentingan kelompok tertentu dan tetap mampu menjalankan fungsi sosialnya secara luas.

Sorotan terhadap hubungan antara NU dan dunia politik sendiri kerap mengemuka mengingat basis warga organisasi ini tersebar sangat luas dan memiliki pengaruh sosial yang kuat di tengah masyarakat Indonesia.

Meski kedekatan sejumlah tokoh dengan dunia politik sering memicu perdebatan mengenai batas antara peran keumatan dan kepentingan politik, kepemimpinan PBNU memastikan bahwa organisasi tetap berpegang teguh pada pedoman internalnya.

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa fakta paling penting dari “Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik” yang perlu diketahui pembaca?

Ia menjelaskan bahwa NU dibekali metodologi atau manhaj yang berfungsi sebagai kompas bagi para pengurus dan warganya.

02Siapa pihak utama di balik peristiwa dalam “Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik”, dan apa perannya?

EKSPRESPOST.COM - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terpilih periode 2026-2030, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin, dengan tegas membantah isu yang menyebutkan bahwa organisasi Islam tersebut berpotensi menjadi tunggangan kepentingan politik.

03Kapan peristiwa penting dalam “Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik” terjadi atau dijadwalkan?

Pernyataan tersebut disampaikan Gus Kikin di Jombang pada Senin, 31 Agustus 2026, sebagai tanggapan atas sorotan publik mengenai hubungan organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia itu dengan dinamika politik praktis.

04Mengapa perkembangan dalam “Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik” terjadi dan apa alasan yang disebutkan?

Sikap inklusif ini dinilai sangat diperlukan agar organisasi tidak terjebak dalam kepentingan kelompok tertentu dan tetap mampu menjalankan fungsi sosialnya secara luas.

05Bagaimana peristiwa atau proses dalam “Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik” berlangsung?

Ia menekankan bahwa manhaj yang tertuang dalam buku panduan harus dijalankan secara konsisten dalam menghadapi berbagai dinamika. "Kita tegaskan, kita punya track, kita punya kompas, kita itu punya manhaj.

06Apa dampak utama “Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik” bagi publik atau pihak terkait?

Gus Kikin PBNU: Manhaj Sebagai Kompas Organisasi Menurut Gus Kikin, organisasi Nahdlatul Ulama memiliki arah dan pedoman yang jelas dalam menjalankan seluruh agenda organisasinya.

07Berapa angka penting dalam “Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik” yang membantu memahami skala peristiwa?

Dengan adanya pedoman tersebut, Gus Kikin menilai bahwa arah perjalanan organisasi tidak semestinya ditentukan oleh kepentingan politik praktis dari pihak mana pun.

08Apa konteks penting dari “Ketua Umum PBNU Gus Kikin Bantah Isu Nahdlatul Ulama Dijadikan Tunggangan Politik” yang perlu dipahami pembaca?

Ada di buku itu, manhaj itu yang perlu dijalankan," ujar Gus Kikin menjelaskan komitmen organisasi.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Building Media, Narrative & Digital Authority Multi-platform media ecosystem SEO • GEO • AI Search Visibility 📍 Kawat Berita Indonesian - KBI | Hallo Network | AMDI | Matra Magazine | Eksekutif Magazine

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Sentimen negatif terhadap Bank Mandiri menguat setelah rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), tidak dapat digunakan menjelang rencana aksi masyarakat di depan Gedung DPR RI. 02 Polda Metro Jaya memastikan penundaan transaksi telah dibuka, sementara Bank […]

  • PROPAMI Gelar Sarasehan Nasional Bahas Masa Depan Profesi Pasar Modal Indonesia

    PROPAMI Gelar Sarasehan Nasional Bahas Masa Depan Profesi Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Telegraf – Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) mendorong penguatan kompetensi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan untuk membangun ekosistem profesi pasar modal Indonesia yang modern, digital, dan berkelanjutan. Upaya tersebut dibahas dalam Sarasehan PROPAMI 2026 yang digelar Jumat, 7 Agustus 2026, di Le Meridien Hotel Jakarta. Mengusung tema “Kolaborasi Nasional Membangun Ekosistem Profesi Pasar Modal Indonesia […]

  • Impor Kedelai Masih Diperlukan, Menko Zulhas Ungkap Alasan Harga Produksi Lokal Sulit Bersaing Secara Global

    Impor Kedelai Masih Diperlukan, Menko Zulhas Ungkap Alasan Harga Produksi Lokal Sulit Bersaing Secara Global

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kedelai Menjadi Salah Satu Pekerjaan Rumah Swasembada Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan Indonesia masih mengandalkan impor kedelai untuk memenuhi kebutuhan nasional. 02 Untuk kedelai, Zulhas menyebut Indonesia mengimpor sekitar empat juta dalam konteks kebutuhan yang disampaikannya. 03 Pemerintah pada […]

  • Dorong Hilirisasi Inovasi Ilmiah, Kemendiktisaintek Dukung Universitas Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual

    Dorong Hilirisasi Inovasi Ilmiah, Kemendiktisaintek Dukung Universitas Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Direktur Penelitian dan Publikasi UNU Jogja Irwan Novianto menambahkan, Sentra KI akan memberi sumbangsih penting bagi penguatan ekosistem intelektual kampus… EKSPRESPOST.COM – Pemerintah mendorong perguruan tinggi memberi perlindungan hukum dan melakukan hilirisasi hasil riset dan karya ilmiah melalui pembentukan Sentra Kekayaan […]

  • Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Usulan tersebut meminta porsi penyaluran melalui BUMN Pangan ditingkatkan menjadi 100 persen dari realisasi DMO MinyaKita. 02 Kemendag mencatat realisasi distribusi BUMN bahkan telah mencapai sekitar 49,45 persen pada 10 April 2026. 03 Hampir Separuh DMO MinyaKita Sudah Melalui BUMN Pangan […]

  • Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Sita Aset Rp846 Miliar dan Bersiap Melimpahkan Perkara

    Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Sita Aset Rp846 Miliar dan Bersiap Melimpahkan Perkara

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rincian konstruksi perkara dan pembuktian terhadap para tersangka nantinya diuji dalam proses penuntutan dan persidangan. 02 Kejagung menyebut penyerahan tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum akan dilakukan dalam waktu segera. 03 Perkara Febrie Adriansyah kini bergerak dari tahap penyidikan menuju […]

expand_less