Memuat tanggal... Kirim Rilis
Selasa, 6 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Ekonomi » OJK Bentuk Working Group Pembiayaan UMKM, Total Penyaluran Tembus Rp1.948,72 Triliun

OJK Bentuk Working Group Pembiayaan UMKM, Total Penyaluran Tembus Rp1.948,72 Triliun

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Telegraf – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membentuk Working Group Akselerasi dan Peningkatan Efektivitas Pembiayaan UMKM bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian UMKM, serta kementerian/lembaga dan industri jasa keuangan untuk mempercepat penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Langkah tersebut diumumkan dalam pembukaan UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026), sebagai upaya memperkuat sinergi kebijakan dan memperluas akses pembiayaan bagi UMKM.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan pengembangan ekosistem dan pembiayaan UMKM menjadi salah satu program prioritas OJK. Menurutnya, pembentukan working group diharapkan mampu meningkatkan efektivitas koordinasi lintas kementerian dan lembaga sehingga berbagai program pembiayaan dapat saling terhubung.

“Pembentukan working group ini bertujuan mempercepat dan meningkatkan efektivitas pembiayaan UMKM melalui kolaborasi lintas pemangku kepentingan,” kata Friderica.

OJK juga terus memperluas akses pembiayaan melalui implementasi POJK Nomor 19 Tahun 2025 tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang menyederhanakan proses pembiayaan bagi pelaku usaha.

Data OJK menunjukkan, hingga Juni 2026 total pembiayaan UMKM lintas sektor mencapai Rp1.948,72 triliun, atau tumbuh 2,18 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Kontribusi terbesar masih berasal dari sektor perbankan dengan porsi 82,44 persen, diikuti perusahaan pembiayaan, modal ventura, lembaga keuangan mikro (PVML) sebesar 17,50 persen, dan pasar modal 0,06 persen.

Secara nominal, kredit UMKM perbankan mencapai Rp1.519,35 triliun pada Juni 2026. Sementara itu, pertumbuhan pembiayaan tertinggi berasal dari pasar modal yang meningkat 12,25 persen secara tahunan, diikuti sektor PVML sebesar 7,03 persen, sedangkan sektor perbankan tumbuh 1,21 persen.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan working group nantinya akan menjadi forum koordinasi lintas kementerian untuk memetakan berbagai kebijakan, mengidentifikasi hambatan regulasi, sekaligus memperkuat ekosistem pembiayaan dan pemberdayaan UMKM.

Menurut Dian, OJK juga mendorong perubahan paradigma pembiayaan agar tidak lagi hanya bergantung pada agunan tambahan, tetapi juga mempertimbangkan potensi usaha, arus kas, transaksi, serta keterlibatan UMKM dalam rantai pasok dan ekosistem bisnis.

Selain itu, OJK tengah mengembangkan sistem informasi pembiayaan UMKM terintegrasi, penyempurnaan dashboard pembiayaan UMKM, penyusunan indeks pembiayaan UMKM, hingga penerbitan laporan pembiayaan UMKM secara berkala.

Dalam kesempatan yang sama, OJK dan Kementerian UMKM menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan dan pemberdayaan UMKM. Kerja sama tersebut mencakup penguatan kebijakan pembiayaan, optimalisasi kredit program pemerintah, peningkatan kapasitas usaha, digitalisasi, akses pasar, hilirisasi, hingga pengembangan kekayaan intelektual.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah akan terus mendorong UMKM naik kelas melalui peningkatan akses pembiayaan yang tetap memperhatikan kualitas kredit.

Sementara itu, Menteri UMKM Maman Abdurrahman menilai pembiayaan harus diimbangi dengan perluasan akses pasar agar peningkatan kapasitas produksi pelaku UMKM dapat menghasilkan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

UMKM Finance Summit 2026 turut menghadirkan pemerintah, Bank Indonesia, pelaku industri jasa keuangan, dan World Bank Group untuk membahas penguatan ekosistem pembiayaan UMKM yang lebih inklusif, inovatif, dan berkelanjutan.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PROPAMI Gelar Sarasehan Nasional Bahas Masa Depan Profesi Pasar Modal Indonesia

    PROPAMI Gelar Sarasehan Nasional Bahas Masa Depan Profesi Pasar Modal Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 22
    • 0Komentar

    Telegraf – Perkumpulan Profesi Pasar Modal Indonesia (PROPAMI) mendorong penguatan kompetensi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan untuk membangun ekosistem profesi pasar modal Indonesia yang modern, digital, dan berkelanjutan. Upaya tersebut dibahas dalam Sarasehan PROPAMI 2026 yang digelar Jumat, 7 Agustus 2026, di Le Meridien Hotel Jakarta. Mengusung tema “Kolaborasi Nasional Membangun Ekosistem Profesi Pasar Modal Indonesia […]

  • Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

    Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 46
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rincian struktur hubungan kerja akan dijelaskan lebih lanjut oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. 02 Dony Oskaria menegaskan status manajer bukan pegawai BUMN meski penempatan dilakukan melalui korporasi BUMN. 03 Perbedaan istilah antara pegawai BUMN dan tenaga penugasan menjadi perhatian dalam skema […]

  • RUU Pemilu dan Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Apa Tahapan Berikutnya Setelah Pertemuan Ketum Partai?

    RUU Pemilu dan Ambang Batas Parlemen 5 Persen, Apa Tahapan Berikutnya Setelah Pertemuan Ketum Partai?

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Publik masih menunggu rumusan final DPR yang harus memperhatikan putusan MK serta aspirasi masyarakat. 02 Status angka tersebut masih berbeda antara kesepakatan internal partai dan keputusan formal dalam proses legislasi. 03 Angka 5 persen kini menjadi salah satu opsi yang menonjol […]

  • Iran Ancam Balas AS Usai Sanksi Diperluas, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan

    Iran Ancam Balas AS Usai Sanksi Diperluas, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 74
    • 0Komentar

    Iran mengancam membalas Amerika Serikat setelah Washington memperluas sanksi ekonomi. Ketegangan juga membayangi perdagangan minyak dan Selat Hormuz.

  • Nusron Wahid Belum Tersangka, KPK Dalami 4 Orang Kepercayaan dan Aliran Uang Rp106,3 Miliar Kasus HGB

    Nusron Wahid Belum Tersangka, KPK Dalami 4 Orang Kepercayaan dan Aliran Uang Rp106,3 Miliar Kasus HGB

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 60
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkembangan status perkara tetap bergantung pada hasil penyidikan dan kecukupan alat bukti KPK. 02 Empat orang yang disebut orang kepercayaan Nusron sudah berstatus tersangka, tetapi Nusron belum tersangka. 03 Penyidikan KPK kini mencakup aliran dana, struktur komunikasi, pihak swasta, dan dugaan […]

  • RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan – Sulawesi

    RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan – Sulawesi

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Keandalan listrik bergantung pada kesiapan pembangkit, jaringan, energi primer, kondisi hidrologi, dan pengelolaan beban. 02 Pemerintah kini menggabungkan pengamanan pasokan batu bara dengan pemulihan pembangkit serta mitigasi risiko El Nino. 03 Pernyataan Bahlil menegaskan RKAB batu bara bukan penyebab pemadaman listrik […]

expand_less