Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Selasa, 22 Sep 2026
Trending
Beranda » Nasional » Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 13
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Pencarian kini memasuki fase pemantauan sambil menunggu hasil identifikasi dan informasi baru yang dapat diverifikasi.

  2. Hingga hari terakhir, belum ditemukan objek yang dapat mengonfirmasi posisi kapal atau delapan orang di dalamnya.

  3. Hilangnya KM Arupadatu I menjadi perhatian setelah kapal membawa jurnalis untuk meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.

EKSPRESPOST.COM – Seberapa luas sebenarnya wilayah yang sudah disisir untuk menemukan KM Arupadatu I setelah kapal itu hilang kontak di Selat Sunda?

Mengapa pengerahan 523 personel dan 24 kapal belum menghasilkan titik keberadaan kapal?

Dan apa langkah berikutnya setelah operasi pencarian resmi dihentikan pada Kamis, 17/09/2026?

Area Pencarian KM Arupadatu I Meluas Hingga Ribuan Mil Persegi

Basarnas memperluas area pencarian KM Arupadatu I hingga 8.509 nautical mile persegi pada hari ke-10 operasi.

Wilayah tersebut dibagi menjadi 10 sektor untuk memperbesar peluang menemukan kapal dan delapan orang yang hilang kontak.

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto mengatakan perluasan dilakukan pada hari ketiga masa perpanjangan operasi pencarian.

“Diperluas hingga 8.509 NM persegi dengan menyiagakan total 24 unit kapal gabungan di 10 sektor,” kata Rizky Dwianto.

Ratusan Personel dan Puluhan Kapal Dikerahkan dalam Pencarian

Armada pencarian melibatkan empat kapal negara milik Basarnas dari Banten, Lampung, Jakarta, dan Bengkulu.

Unsur lainnya terdiri atas kapal TNI AL, kapal Polairud, serta kapal patroli KPLP yang disebar berdasarkan sektor pencarian.

Secara keseluruhan, 523 personel SAR gabungan ikut menyisir wilayah darat, laut, dan udara selama operasi berlangsung.

Namun, hingga hari terakhir, tidak ditemukan tanda keberadaan KM Arupadatu I maupun penumpang dan awak kapal tersebut.

Tiga Belas Temuan Benda Terapung Tidak Mengarah Kapal

Tim SAR sempat menemukan 13 objek terapung selama proses pencarian di wilayah Selat Sunda.

Objek tersebut antara lain life jacket, terpal, helm, dan galon yang kemudian diperiksa untuk memastikan keterkaitannya dengan kapal yang hilang.

“Bahwa kemudian ada beberapa temuan material atau objek dicatat ada 13 objek yang ditemukan selama operasi,” kata Andra Soni.

Setelah diperiksa dan dikonfirmasi Polairud Polda Banten, seluruh objek tersebut dinyatakan tidak terhubung dengan KM Arupadatu I.

Operasi Dihentikan Karena Pencarian Dinilai Tidak Efektif Lagi

Gubernur Banten Andra Soni mengumumkan penghentian operasi SAR gabungan di Posko Utama SAR Gabungan, Dermaga Marina Carita.

Keputusan tersebut diambil setelah pencarian berlangsung 10 hari, termasuk masa perpanjangan selama tiga hari.

“Sudah tidak efektif maka dengan berat hati pelaksanaan operasi gabungan ini dinyatakan dihentikan,” ujar Andra Soni.

Penghentian operasi aktif dilakukan setelah seluruh sektor pencarian tidak menghasilkan temuan yang dapat mengarahkan tim kepada keberadaan kapal.

Pemantauan Selat Sunda Tetap Dibuka untuk Petunjuk Baru

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad memastikan pemantauan tetap berlangsung setelah operasi pencarian dihentikan.

Pemantauan melibatkan sistem pelaporan pelayaran, Lanal, Polairud, serta kapal yang melintas di Selat Sunda.

“Termasuk aktivitas kapal yang melintas di Selat Sunda yang akan menjadi ujung tombak apabila menemukan informasi lebih lanjut,” ujar Al Amrad.

Jika muncul informasi atau tanda keberadaan KM Arupadatu I yang dapat diverifikasi, operasi SAR dapat dibuka kembali.

Sementara itu, proses pencocokan DNA jenazah tanpa identitas di Pulau Enggano dengan keluarga rombongan masih berlangsung dan belum menghasilkan kepastian identitas.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak…”?

523 personel SAR gabungan ikut menyisir wilayah darat, laut, dan udara selama operasi berlangsung.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak…”?

Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Rizky Dwianto mengatakan perluasan dilakukan pada hari ketiga masa perpanjangan operasi pencarian. “Diperluas hingga 8.509 NM persegi dengan menyiagakan total 24 unit kapal gabungan di 10 sektor,” kata Rizky Dwianto.

03Di mana peristiwa dalam “Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak…” berlangsung?

Tiga Belas Temuan Benda Terapung Tidak Mengarah Kapal Tim SAR sempat menemukan 13 objek terapung selama proses pencarian di wilayah Selat Sunda.

04Mengapa perkembangan dalam “Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak…” terjadi?

Objek tersebut antara lain life jacket, terpal, helm, dan galon yang kemudian diperiksa untuk memastikan keterkaitannya dengan kapal yang hilang. “Bahwa kemudian ada beberapa temuan material atau objek dicatat ada 13 objek yang ditemukan selama operasi,” kata Andra Soni.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak…” berlangsung?

Penghentian operasi aktif dilakukan setelah seluruh sektor pencarian tidak menghasilkan temuan yang dapat mengarahkan tim kepada keberadaan kapal.

06Angka penting apa yang disebut dalam “Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak…”?

Area Pencarian KM Arupadatu I Meluas Hingga Ribuan Mil Persegi Basarnas memperluas area pencarian KM Arupadatu I hingga 8.509 nautical mile persegi pada hari ke-10 operasi.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • PROPAMI Cup VII 2026 Digelar, Profesional Pasar Modal Adu Sportivitas di Lapangan Hijau

    PROPAMI Cup VII 2026 Digelar, Profesional Pasar Modal Adu Sportivitas di Lapangan Hijau

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Frasa sederhana itu merangkum seluruh filosofi yang ingin dibangun PROPAMI—organisasi profesi yang sejak 9 Agustus 2010 terus memperkuat kolaborasi… EKSPRESPOST.COM – Tidak ada yang lebih menceritakan tentang ekosistem industri selain momen-momen di luar ruang sidang, ruang rapat, atau ruang dealing. Itulah […]

  • BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Kerakyatan Indonesia?

    BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Kerakyatan Indonesia?

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Dalam paparan Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan II 2026 di Jakarta, Senin (31/8), tercatat bahwa portofolio kredit UMKM BRI tumbuh 8,6% secara year-on-year (YoY) mEkonomi Kerakyatan menjadi Rp1.235,4 triliun. 02 Hingga Triwulan II 2026, total aset BRI Group mencapai Rp2.352 […]

  • Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Babak Baru Dimulai Setelah Keduanya Memilih Jalan Kehidupan Berbeda

    Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Babak Baru Dimulai Setelah Keduanya Memilih Jalan Kehidupan Berbeda

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkara masih berlanjut di PN Jakarta Selatan setelah sidang perdana ditunda pada 3 September 2026. 02 Anthony Xie menegaskan perubahan hubungan sebagai pasangan tidak mengubah komitmen mereka menjadi orang tua bagi Anzel. 03 Gugatan cerai Audi Marissa menjadi sorotan setelah keduanya […]

  • Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Sita Aset Rp846 Miliar dan Bersiap Melimpahkan Perkara

    Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Sita Aset Rp846 Miliar dan Bersiap Melimpahkan Perkara

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 12
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rincian konstruksi perkara dan pembuktian terhadap para tersangka nantinya diuji dalam proses penuntutan dan persidangan. 02 Kejagung menyebut penyerahan tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum akan dilakukan dalam waktu segera. 03 Perkara Febrie Adriansyah kini bergerak dari tahap penyidikan menuju […]

  • OJK Siapkan Payung Regulasi Baru untuk Modal Minimum dan Likuiditas Konglomerasi Keuangan Terintegrasi

    OJK Siapkan Payung Regulasi Baru untuk Modal Minimum dan Likuiditas Konglomerasi Keuangan Terintegrasi

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 OJK menempatkan penguatan konglomerasi keuangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas pengawasan sektor jasa keuangan. 02 Rancangan POJK modal dan likuiditas terintegrasi akan melengkapi kerangka regulasi konglomerasi yang sudah tersedia. 03 Bagi industri, perubahan aturan dapat memperjelas kewajiban PIKK dalam mengelola […]

  • 18 Anak Usaha Adhi Karya Ditata Danantara, Strategi Penyehatan Keuangan dengan Konsolidasi BUMN Karya

    18 Anak Usaha Adhi Karya Ditata Danantara, Strategi Penyehatan Keuangan dengan Konsolidasi BUMN Karya

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 17
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Keputusan konsolidasi BUMN Karya akan mempertimbangkan kesehatan keuangan agar merger tidak menambah beban baru. 02 Danantara menargetkan restrukturisasi keuangan selesai September 2026 untuk memperkuat fondasi bisnis ADHI. 03 Fokus utama transformasi ADHI adalah kembali menjadi kontraktor profesional dengan struktur bisnis yang […]

expand_less