Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Rabu, 23 Sep 2026
Trending
Beranda » Internasional » 110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium bagi Arab Saudi?

110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium bagi Arab Saudi?

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 10
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Jabal Sayid mempertemukan agenda pertambangan, hilirisasi mineral, teknologi maju, dan energi nuklir Saudi.

  2. Temuan ini memperkuat perhatian terhadap peran Arab Saudi dalam rantai pasok mineral strategis global.

  3. Tahap eksplorasi dan pengembangan berikutnya akan menentukan nilai ekonomi sebenarnya dari sumber daya tersebut.

EKSPRESPOST.COM – Apakah uranium Jabal Sayid dapat menjadi bagian penting rantai bahan bakar nuklir Arab Saudi?

Seberapa besar sumber daya yang sebenarnya terkandung di balik 110 juta ton bijih tersebut?

Dan bagaimana temuan ini berkaitan dengan kerja sama nuklir Riyadh bersama Washington?

Arab Saudi mengungkap temuan sekitar 110 juta ton bijih di Jabal Sayid, Madinah, dengan konsentrasi rare earth tinggi serta kandungan uranium yang disebut menjanjikan.

Temuan tersebut diumumkan Pangeran Abdulaziz bin Salman dalam konferensi umum IAEA ketika Riyadh tengah memperluas agenda energi nuklir sipilnya.

Reuters menyebut penemuan tersebut sebagai perkembangan penting bagi prospek sumber daya energi Saudi dan rencana jangka panjang industri nuklir sipil.

Kandungan Uranium Menambah Dimensi psda Temuan Mineral

Pangeran Abdulaziz menyatakan eksplorasi Jabal Sayid menghasilkan estimasi sekitar 110 juta ton bijih dengan konsentrasi tinggi mineral tanah jarang.

“Terutama unsur-unsur berat, disertai konsentrasi uranium yang menjanjikan,” ujar Pangeran Abdulaziz bin Salman mengenai hasil kajian geologi tersebut.

Namun, angka 110 juta ton tidak boleh dibaca sebagai jumlah uranium yang ditemukan karena angka tersebut mengacu pada total bijih.

Data terpisah dari CSIS memperkirakan Jabal Sayid memiliki sekitar 31.000 ton sumber daya uranium berdasarkan informasi pemerintah Saudi dan Maaden.

Saudi Mulai Membayangkan Rantai Bahan Bakar Nuklir

CSIS menilai keberadaan uranium tersebut berpotensi memberi Saudi sumber daya domestik untuk mendukung pengembangan siklus bahan bakar nuklir.

Riyadh sendiri menyatakan program nuklirnya diarahkan untuk penggunaan damai dan dikembangkan bersama mitra internasional.

Pangeran Abdulaziz mengatakan Saudi tidak membangun program nuklirnya secara terpisah dari komunitas internasional atau melalui fasilitas tersembunyi.

Pernyataan tersebut menempatkan temuan uranium Jabal Sayid dalam konteks kebijakan energi, keselamatan nuklir, serta komitmen nonproliferasi.

Kesepakatan Washington Riyadh Hadir Sebelum Temuan Diumumkan

Amerika Serikat dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan kerja sama nuklir sipil pada Rabu, 22 Juli 2026.

Departemen Energi AS menyebut perjanjian tersebut menjadi landasan hukum kemitraan bernilai miliaran dolar selama beberapa dekade.

Kesepakatan tersebut juga memberikan akses lebih besar bagi korporasi Amerika Serikat ke program energi nuklir Saudi.

“Kesepakatan ini menyediakan akses lebih besar bagi korporasi Amerika dalam program energi nuklir Saudi,” demikian keterangan Departemen Energi AS.

Rare Earth Membuat Jabal Sayid Semakin Strategis

Uranium bukan satu-satunya sumber daya yang membuat Jabal Sayid mendapat perhatian karena deposit rare earth juga diperkirakan sangat besar.

CSIS memperkirakan kawasan tersebut mengandung 552.000 ton rare earth berat dan 355.000 ton rare earth ringan.

Rare earth berat mencakup disprosium dan terbium, sedangkan rare earth ringan mencakup neodimium dan praseodimium.

Material tersebut digunakan dalam teknologi modern, termasuk magnet permanen, kendaraan listrik, elektronik, energi terbarukan, dan sejumlah aplikasi pertahanan.

Kombinasi uranium dan rare earth menjadikan proyek tersebut relevan bagi dua agenda sekaligus, yakni keamanan energi dan rantai pasok teknologi.

Namun, sumber daya yang teridentifikasi tetap harus melalui tahapan teknis dan ekonomi sebelum dapat disamakan dengan cadangan siap produksi.

Dengan demikian, nilai strategis Jabal Sayid saat ini terletak pada potensi sumber dayanya serta peluang membangun industri hilir berbasis mineral dan energi nuklir.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…”?

Arab Saudi mengungkap temuan sekitar 110 juta ton bijih di Jabal Sayid, Madinah, dengan konsentrasi rare earth tinggi serta kandungan uranium yang disebut menjanjikan.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…”?

Kandungan Uranium Menambah Dimensi psda Temuan Mineral Pangeran Abdulaziz menyatakan eksplorasi Jabal Sayid menghasilkan estimasi sekitar 110 juta ton bijih dengan konsentrasi tinggi mineral tanah jarang. “Terutama unsur-unsur berat, disertai konsentrasi uranium yang menjanjikan,” ujar Pangeran Abdulaziz bin Salman mengenai hasil kajian geologi tersebut.

03Kapan peristiwa dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…” terjadi?

Kesepakatan Washington Riyadh Hadir Sebelum Temuan Diumumkan Amerika Serikat dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan kerja sama nuklir sipil pada Rabu, 22 Juli 2026.

04Mengapa perkembangan dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…” terjadi?

Namun, angka 110 juta ton tidak boleh dibaca sebagai jumlah uranium yang ditemukan karena angka tersebut mengacu pada total bijih.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…” berlangsung?

Pangeran Abdulaziz mengatakan Saudi tidak membangun program nuklirnya secara terpisah dari komunitas internasional atau melalui fasilitas tersembunyi.

06Angka penting apa yang disebut dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…”?

Data terpisah dari CSIS memperkirakan Jabal Sayid memiliki sekitar 31.000 ton sumber daya uranium berdasarkan informasi pemerintah Saudi dan Maaden.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aset Keuangan Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Aset Keuangan Syariah RI Tembus Rp3.131 Triliun, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK yang juga Ketua Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), Dian Ediana Rae, menegaskan OJK akan terus memperkuat… EKSPRESPOST.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Laporan Perkembangan Keuangan Syariah Indonesia (LPKSI) 2025 yang menggambarkan perkembangan industri keuangan […]

  • Akses Data Kripto DJP Semakin Terstruktur, SE-9/PJ/2026 Atur Permintaan Informasi dari PJAK Pelapor CARF

    Akses Data Kripto DJP Semakin Terstruktur, SE-9/PJ/2026 Atur Permintaan Informasi dari PJAK Pelapor CARF

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 11
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 SE-9/PJ/2026 memperjelas akses data sekaligus menekankan pentingnya perlindungan informasi keuangan. 02 Informasi yang diterima DJP dari PJAK Pelapor CARF wajib dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perpajakan. 03 Pengelolaan data juga harus mengikuti standar pengamanan serta ketentuan dalam perjanjian internasional. EKSPRESPOST.COM – Mengapa […]

  • Conquest of the Summit: Essential Safety Protocols and Physical Preparation for Climbing Indonesia’s Second-Highest Peak

    Conquest of the Summit: Essential Safety Protocols and Physical Preparation for Climbing Indonesia’s Second-Highest Peak

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 16
    • 0Komentar

    NORTH LOMBOK, INDONESIA — Scaling Mount Rinjani is widely regarded by international mountaineers as one of the most physically demanding yet visually stunning non-technical ascents in Southeast Asia. Standing tall at 3,726 meters on the island of Lombok, this active stratovolcano requires hikers to tackle over 3,000 meters of cumulative elevation gain across a dramatic variety […]

  • Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor

    Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Hingga kini, rencana akuisisi tetap berstatus negosiasi dan belum menjadi transaksi final. 02 Transaksi tersebut berpotensi selesai sebelum akhir 2026 apabila seluruh pihak mencapai kesepakatan. 03 Akuisisi Bayan Resources kembali menjadi perhatian setelah Haji Isam disebut mengajukan tawaran untuk 62% saham. […]

  • OJK Bentuk Working Group Pembiayaan UMKM, Total Penyaluran Tembus Rp1.948,72 Triliun

    OJK Bentuk Working Group Pembiayaan UMKM, Total Penyaluran Tembus Rp1.948,72 Triliun

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Telegraf – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membentuk Working Group Akselerasi dan Peningkatan Efektivitas Pembiayaan UMKM bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian UMKM, serta kementerian/lembaga dan industri jasa keuangan untuk mempercepat penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut diumumkan dalam pembukaan UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026), sebagai […]

  • Jejak Kasus INRU Selama 17 Tahun, Dari Dugaan Under-Invoicing Hingga Jadu Tersangka Korporasi Kejaksaan Agung

    Jejak Kasus INRU Selama 17 Tahun, Dari Dugaan Under-Invoicing Hingga Jadu Tersangka Korporasi Kejaksaan Agung

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 15
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kejagung menetapkan PT Toba Pulp Lestari Tbk atau INRU sebagai tersangka korporasi dalam dugaan korupsi ekspor periode 2008-2025. 02 Penyidik menduga transfer pricing dan under-invoicing dilakukan melalui manipulasi transaksi pulp, dengan estimasi kerugian negara sekitar Rp2 triliun. 03 INRU menyatakan menghormati […]

expand_less