Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Selasa, 22 Sep 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 24
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Perhatian kini beralih kepada kepemimpinan Suahasil dan kesinambungan pengelolaan keuangan negara.

  2. Isu masalah internal Kemenkeu muncul setelah pergantian, tetapi belum memperoleh konfirmasi resmi sebagai penyebab perubahan Menkeu.

  3. Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa kepada Suahasil Nazara berlangsung cepat melalui pelantikan dan sertijab pada September 2026.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa Purbaya Yudhi Sadewa harus meninggalkan kursi Menteri Keuangan setelah baru sekitar setahun memimpin Kemenkeu?

Mengapa nama Suahasil Nazara muncul begitu cepat sebagai penggantinya?

Dan mengapa isu konflik internal langsung mengiringi pergantian tersebut, meski pejabat terkait membantahnya?

Purbaya Bantah Gesekan Meski Spekulasi Internal Bermunculan

Spekulasipun berkembang mengenai kemungkinan persoalan internal yang melibatkan sejumlah unit strategis Kementerian Keuangan.

Isu tersebut terutama dikaitkan dengan Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Purbaya Yudhi Sadewa menepis spekulasi tersebut ketika ditemui setelah sertijab pada Selasa, (15/9/2026).

“Gesekan sih nggak ada,” kata Purbaya mengenai isu persoalan internal Kementerian Keuangan.

Menurut Purbaya, keputusan pergantian jabatan sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga menyebut masa satu tahun sebagai Menteri Keuangan sudah cukup sesuai kesepakatan yang pernah ditandatangani sebelumnya.

Djaka Tegaskan Rumor Konflik Bukan Fakta Terverifikasi

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama ikut memberikan klarifikasi setelah menghadiri sertijab Menteri Keuangan.

Djaka secara langsung membantah isu yang mengaitkan Bea Cukai dengan konflik internal Kemenkeu.

“Kata siapa? Lu ngarang-ngarang aja,” ujar Djaka kepada wartawan di lingkungan Kementerian Keuangan.

Ia kemudian menyebut rumor tersebut tidak benar dan menegaskan tidak ada konflik seperti yang beredar.

Djaka juga berharap kepemimpinan Suahasil dapat menjaga pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dengan baik.

Sementara itu, Reuters melaporkan Purbaya mengakui adanya perbedaan dengan pejabat lain tanpa menyebut identitas atau rincian persoalannya.

Suahasil Mendadak Dipanggil Istana dan Menggantikan Purbaya

Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin, (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

Sehari kemudian, Purbaya dan Suahasil menjalani serah terima jabatan di Aula Mezzanine Kementerian Keuangan, Jakarta.

Suahasil sebelumnya merupakan Wakil Menteri Keuangan dan telah berada di lingkungan Kemenkeu selama beberapa tahun.

Suahasil menerima telepon dari Istana pada Senin pagi sebelum menghadap Presiden Prabowo.

Pergantian tersebut menimbulkan perhatian karena berlangsung setelah Purbaya memimpin Kemenkeu selama sekitar satu tahun.

Kementerian Keuangan menyatakan sertijab sekaligus menandai berakhirnya masa pengabdian Purbaya sebagai Menteri Keuangan.

Rotasi Pejabat Kemenkeu Menjadi Konteks Pergantian Pimpinan

Spekulasi mengenai dinamika internal juga muncul setelah Purbaya melakukan perombakan pejabat Kemenkeu pada Kamis, (10/9/2026).

Pemberitaan mengenai rotasi tersebut kemudian menjadi konteks yang dikaitkan dengan isu hubungan Purbaya dan sejumlah pejabat strategis.

Namun, kaitan langsung antara rotasi pejabat tersebut dan keputusan pergantian Menteri Keuangan belum dikonfirmasi secara resmi.

Setelah dilantik, Suahasil menyatakan akan menelaah terlebih dahulu keputusan perombakan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Langkah tersebut menunjukkan adanya evaluasi terhadap keputusan sebelumnya, tetapi tidak otomatis membuktikan adanya konflik internal.

Kini Suahasil menghadapi tugas melanjutkan pengelolaan Kemenkeu setelah transisi yang berlangsung cepat dan menjadi perhatian publik.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan”?

Djaka Tegaskan Rumor Konflik Bukan Fakta Terverifikasi Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama ikut memberikan klarifikasi setelah menghadiri sertijab Menteri Keuangan.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan”?

Menurut Purbaya, keputusan pergantian jabatan sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.

03Kapan peristiwa dalam “Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan” terjadi?

Purbaya Yudhi Sadewa menepis spekulasi tersebut ketika ditemui setelah sertijab pada Selasa, (15/9/2026). “Gesekan sih nggak ada,” kata Purbaya mengenai isu persoalan internal Kementerian Keuangan.

04Di mana peristiwa dalam “Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan” berlangsung?

Sehari kemudian, Purbaya dan Suahasil menjalani serah terima jabatan di Aula Mezzanine Kementerian Keuangan, Jakarta.

05Mengapa perkembangan dalam “Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan” terjadi?

Pergantian tersebut menimbulkan perhatian karena berlangsung setelah Purbaya memimpin Kemenkeu selama sekitar satu tahun.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan” berlangsung?

Namun, kaitan langsung antara rotasi pejabat tersebut dan keputusan pergantian Menteri Keuangan belum dikonfirmasi secara resmi.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Purbaya Yudhi Sadewa Digantikan Suahasil Nazara, Isu Internal Kemenkeu dan Bea Cukai Mendapat Bantahan”?

Suahasil Mendadak Dipanggil Istana dan Menggantikan Purbaya Presiden Prabowo Subianto melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan pada Senin, (14/9/2026), menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAP Tan Kian Sebut 4 Nama Pejabat Kejagung, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bantah Aliran Rp40 Miliar TPPU

    BAP Tan Kian Sebut 4 Nama Pejabat Kejagung, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bantah Aliran Rp40 Miliar TPPU

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Fakta mengenai tujuan dan penerima dana masih harus diuji berdasarkan keseluruhan alat bukti perkara. 02 Penyebutan empat pejabat Kejagung belum dapat dimaknai sebagai bukti penerimaan uang oleh mereka. 03 Inti persoalan kini berada pada konteks BAP, dugaan aliran dana, serta pembuktian […]

  • Menko Pangan Zulhas Sebut Biaya Produksi Beras Indonesia Tertinggal, Efisiensi Jadi Kunci Daya Saing Pangan Nasional

    Menko Pangan Zulhas Sebut Biaya Produksi Beras Indonesia Tertinggal, Efisiensi Jadi Kunci Daya Saing Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Biaya Produksi Beras Indonesia Tiga Kali Lipat Menjadi Tantangan Daya Saing Perbandingan Rp12.000 dengan Rp3.800 menunjukkan biaya produksi Indonesia lebih dari tiga kali lipat dibandingkan angka yang disebut Zulhas. 02 Dalam Book Lunch Pangan Indonesia di JCC, Jakarta, Jumat, (04/09/2026), Zulhas […]

  • Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?

    Garuda Ganti Sistem Bagasi, Mengapa Berat Total Koper Kini Bukan Satu-Satunya Perhitungan Utama Penumpang?

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pada penerbangan domestik, kelas Ekonomi Garuda memperoleh satu koli maksimal 23 kilogram berdasarkan ketentuan Piece Concept. 02 Kelas Bisnis dan First Class memperoleh dua koli dengan batas maksimal 32 kilogram untuk setiap koper. 03 Penerbangan internasional memiliki alokasi berbeda, sehingga penumpang […]

  • Akses Data Kripto DJP Semakin Terstruktur, SE-9/PJ/2026 Atur Permintaan Informasi dari PJAK Pelapor CARF

    Akses Data Kripto DJP Semakin Terstruktur, SE-9/PJ/2026 Atur Permintaan Informasi dari PJAK Pelapor CARF

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 9
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 SE-9/PJ/2026 memperjelas akses data sekaligus menekankan pentingnya perlindungan informasi keuangan. 02 Informasi yang diterima DJP dari PJAK Pelapor CARF wajib dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perpajakan. 03 Pengelolaan data juga harus mengikuti standar pengamanan serta ketentuan dalam perjanjian internasional. EKSPRESPOST.COM – Mengapa […]

  • Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut. 02 "KPK menduga empat dari delapan tersangka merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN […]

  • Dunia Hiburan Heboh: Desta Tinggalkan Vindes Corp, Ariel Tatum Ganti Nama hingga Kasus Ruben Onsu

    Dunia Hiburan Heboh: Desta Tinggalkan Vindes Corp, Ariel Tatum Ganti Nama hingga Kasus Ruben Onsu

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Mulai dari keputusan Deddy Mahendra Desta meninggalkan Vindes Corp, perkembangan kasus hukum yang menyeret nama Ruben Onsu, hingga keputusan Ariel Tatum… EKSPRESPOST.COM, JAKARTA – Jagat hiburan Tanah Air kembali diwarnai sederet kabar yang menyita perhatian publik. Mulai dari keputusan Deddy Mahendra […]

expand_less