Memuat tanggal... Kirim Rilis
Rabu, 14 Okt 2026
Trending
Beranda » Bisnis » Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar

Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Polres Bogor mengamankan hampir satu ton merkuri ilegal yang diduga menjadi pasokan pengolahan emas tanpa izin.

  2. Total barang bukti mencapai 998,825 kilogram dengan estimasi nilai sekitar Rp2,9 miliar.

  3. Penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap tujuan pasokan dan jaringan perdagangan merkuri tersebut.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa perdagangan merkuri ilegal menjadi perhatian serius ketika bahan tersebut digunakan dalam proses pengolahan emas?

Apa hubungan hampir satu ton merkuri yang disita dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di Bogor dan daerah sekitarnya?

Sejauh mana dampak penggunaan merkuri dapat meluas dari aktivitas tambang menuju lingkungan dan kesehatan masyarakat?

Polres Bogor membongkar jaringan pemasok merkuri ilegal yang diduga mendukung aktivitas pertambangan dan pengolahan emas tanpa izin.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 998,825 kilogram merkuri dengan nilai ekonomi sekitar Rp2,89 miliar.

Empat tersangka diamankan setelah penyelidikan yang dilakukan Unit II Tipidter Satreskrim Polres Bogor pada Senin, (17/08/2026).

Merkuri Menjadi Bagian Penting dalam Pengolahan Emas Ilegal

Polisi menilai perdagangan merkuri perlu ditindak karena bahan tersebut digunakan dalam proses pemurnian emas pada aktivitas pertambangan ilegal.

Merkuri membantu proses pemisahan kandungan emas dari batuan yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan.

Kondisi tersebut membuat distribusi merkuri ilegal berkaitan erat dengan keberlangsungan aktivitas tambang dan pengolahan emas tanpa izin.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan fungsi merkuri dalam aktivitas pengolahan emas yang dilakukan penambang ilegal.

“Merkuri ini adalah bahan baku yang biasa dipakai para penambang ilegal untuk memurnikan bahan-bahannya sehingga menjadi emas,” ujar Wikha.

Karena itu, pengungkapan pemasok merkuri menjadi bagian dari rangkaian penindakan kepolisian terhadap pertambangan ilegal.

Polres Bogor sebelumnya juga mengungkap lokasi pengolahan dan pemurnian emas ilegal di Kecamatan Leuwiliang pada Selasa, (01/09/2026).

Hampir Satu Ton Barang Berbahaya Diamankan Polisi Dari Jaringan

Dalam pengungkapan jaringan perdagangan tersebut, polisi menyita 998,825 kilogram merkuri yang disimpan dalam 123 botol plastik.

Petugas turut mengamankan satu timbangan digital, buku catatan penjualan, serta tiga telepon seluler.

Barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas perdagangan merkuri yang dilakukan para tersangka.

Empat tersangka masing-masing berinisial RAR, JS, FS, dan RA.

RAR berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat, JS dari Kabupaten Maluku Tengah, FS dari Nabire, Papua Tengah, dan RA berdomisili di Kota Bogor.

Merkuri tersebut diperkirakan diperjualbelikan dengan harga sekitar Rp2,9 juta per kilogram.

Berdasarkan jumlah barang bukti, polisi memperkirakan nilai keseluruhan merkuri mencapai Rp2.896.592.500.

Rantai Distribusi Terhubung dengan Maluku Surabaya dan Wilayah Bogor

Penyelidikan polisi menemukan merkuri tersebut tidak berasal dari wilayah Bogor.

Bahan tersebut ditelusuri berasal dari pengolahan batu sinabar yang ditambang secara ilegal di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.

Setelah dikirim dari Maluku ke Surabaya, merkuri dibawa menggunakan kendaraan roda empat menuju Kabupaten Bogor.

Jaringan tersebut diduga telah beroperasi sejak 2023 dan melakukan tiga kali pengiriman menuju wilayah Bogor.

Setelah sampai, merkuri didistribusikan ke sejumlah wilayah yang mencakup Kabupaten Bogor, Depok, dan Sukabumi.

Polisi masih mendalami pihak yang menerima pasokan serta jaringan yang berada di balik distribusi bahan tersebut.

Ancaman Merkuri Meluas dari Perdagangan Menuju Lingkungan dan Kesehatan

Polisi mengingatkan perkara ini tidak hanya menyangkut pelanggaran ketentuan perdagangan tanpa perizinan berusaha.

Penggunaan merkuri secara ilegal juga dinilai membawa risiko terhadap ekosistem lingkungan dan kesehatan manusia.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan aspek tersebut menjadi alasan pentingnya pengungkapan jaringan perdagangan merkuri.

“Penggunaan bahan seperti merkuri itu sangat berbahaya, dapat merusak ekosistem lingkungan dan juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia,” tegas Wikha.

Empat tersangka dijerat UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan juncto UU Nomor 6 Tahun 2023.

Pasal 106 juncto Pasal 24 mengatur kegiatan perdagangan tanpa perizinan berusaha dengan ancaman maksimal empat tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Penyidikan masih dikembangkan untuk mengungkap lebih jauh mata rantai distribusi merkuri serta pihak yang menjadi tujuan pasokan.

Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk mengetahui jaringan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan dan pengolahan emas ilegal.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar”?

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan fungsi merkuri dalam aktivitas pengolahan emas yang dilakukan penambang ilegal. “Merkuri ini adalah bahan baku yang biasa dipakai para penambang ilegal untuk memurnikan bahan-bahannya sehingga menjadi emas,” ujar Wikha.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar”?

Merkuri Menjadi Bagian Penting dalam Pengolahan Emas Ilegal Polisi menilai perdagangan merkuri perlu ditindak karena bahan tersebut digunakan dalam proses pemurnian emas pada aktivitas pertambangan ilegal.

03Kapan peristiwa dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar” terjadi?

Polres Bogor sebelumnya juga mengungkap lokasi pengolahan dan pemurnian emas ilegal di Kecamatan Leuwiliang pada Selasa, (01/09/2026).

04Di mana peristiwa dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar” berlangsung?

RAR berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat, JS dari Kabupaten Maluku Tengah, FS dari Nabire, Papua Tengah, dan RA berdomisili di Kota Bogor.

05Mengapa perkembangan dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar” terjadi?

Karena itu, pengungkapan pemasok merkuri menjadi bagian dari rangkaian penindakan kepolisian terhadap pertambangan ilegal.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar” berlangsung?

Merkuri membantu proses pemisahan kandungan emas dari batuan yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar”?

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 998,825 kilogram merkuri dengan nilai ekonomi sekitar Rp2,89 miliar.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

    Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rp120 Triliun Danantara Diproyeksikan Menambah Penerimaan Negara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Danantara akan memberikan sekitar Rp120 triliun untuk APBN 2026. 02 Namun, perbedaan posisi dengan Danantara membuat status Rp120 triliun perlu dibedakan antara target pemerintah dan penerimaan yang sudah […]

  • Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Putusan PN Jakarta Selatan Dibatalkan

    Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Putusan PN Jakarta Selatan Dibatalkan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pengadilan Tinggi Jakarta membatalkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam… 02 Pada tingkat pertama, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Juni 2026 menolak gugatan… 03 Putusan Banding Disebut Bisa Pengaruhi PK Nikita Mirzani Selain perkara perdata EKSPRESPOST.COM – Nikita Mirzani mencatat kemenangan […]

  • Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Babak Baru Dimulai Setelah Keduanya Memilih Jalan Kehidupan Berbeda

    Audi Marissa Gugat Cerai Anthony Xie, Babak Baru Dimulai Setelah Keduanya Memilih Jalan Kehidupan Berbeda

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkara masih berlanjut di PN Jakarta Selatan setelah sidang perdana ditunda pada 3 September 2026. 02 Anthony Xie menegaskan perubahan hubungan sebagai pasangan tidak mengubah komitmen mereka menjadi orang tua bagi Anzel. 03 Gugatan cerai Audi Marissa menjadi sorotan setelah keduanya […]

  • Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 57
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Sentimen negatif terhadap Bank Mandiri menguat setelah rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), tidak dapat digunakan menjelang rencana aksi masyarakat di depan Gedung DPR RI. 02 Polda Metro Jaya memastikan penundaan transaksi telah dibuka, sementara Bank […]

  • SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    SapuLangit Media Center Luncurkan 5 Media Online Baru, Fokus Berita Kesehatan, Pariwisata dan Lingkungan Hidup

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 155
    • 0Komentar

    SapuLangit Media Center memperluas ekosistem media digital dengan meluncurkan lima media baru yang diarahkan pada bidang kesehatan, pariwisata, dan lingkungan hidup.

  • Bayan Resources BYAN Ungkap Dampak Material RKAB 2026 Terhadap Kelangsungan Operasional Korporasi

    Bayan Resources BYAN Ungkap Dampak Material RKAB 2026 Terhadap Kelangsungan Operasional Korporasi

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 BYAN menghadapi risiko ketidakpastian produksi ketika persetujuan perubahan RKAB 2026 belum diterbitkan pemerintah. 02 Konsekuensi RKAB dapat merambat pada kemampuan memenuhi kontrak, produksi, penjualan, serta kesinambungan operasional. 03 nvestor perlu mencermati perkembangan persetujuan RKAB dan dampaknya terhadap kegiatan usaha Bayan Resources. […]

expand_less