Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Rabu, 23 Sep 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 18
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Fokus pemeriksaan saat ini adalah pengujian laporan dan risiko, bukan penetapan adanya fraud atau penyalahgunaan.

  2. Integritas, independensi, dan profesionalisme menjadi prinsip yang ditekankan BPK dalam proses pemeriksaan.

  3. BPK meminta seluruh pihak menjaga kerja sama dan komunikasi selama pemeriksaan laporan keuangan Danantara berlangsung.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa audit laporan keuangan Danantara 2025 menjadi pemeriksaan strategis bagi BPK?

Bagaimana auditor memeriksa laporan konsolidasian ketika ekosistem Danantara mencakup lebih dari 1.000 korporasi?

Dan sejauh mana pemeriksaan berbasis risiko dapat memastikan potensi kesalahan penyajian, fraud, ketidakpatuhan, serta kelemahan pengendalian teridentifikasi?

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan atas Laporan Keuangan Konsolidasian BPI Danantara Tahun 2025 dengan cakupan yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem Danantara.

BPK menyebut pemeriksaan mencakup BPI Danantara, PT DAM, PT DIM, dan seluruh BUMN yang berada dalam struktur BPI Danantara.

Skala tersebut sebelumnya dijelaskan Rosan Roeslani ketika menyampaikan bahwa penyusunan laporan Danantara memiliki kompleksitas karena mengonsolidasikan lebih dari 1.000 korporasi.

Pemeriksaan Dimulai Setelah Laporan Keuangan Unaudited Disampaikan ke BPK

BPI Danantara menyerahkan laporan keuangan konsolidasian Tahun 2025 dalam kondisi unaudited kepada BPK pada Senin, (20/07/2026).

Setelah itu, BPK menerbitkan Surat Tugas Pemeriksaan pada Jumat, (14/08/2026), sebelum pemeriksaan resmi dimulai pada September.

BPK menjelaskan jeda tersebut menjadi bagian dari persiapan audit grup untuk memperbarui penilaian risiko, materialitas, serta strategi pemeriksaan.

Pemeriksaan resmi kemudian ditandai Grand Entry Meeting dan penyerahan surat tugas kepada Rosan pada Kamis, (17/09/2026).

BPK Menggunakan Pendekatan Risiko Untuk Memetakan Area Bermasalah

Pendekatan risk-based audit digunakan untuk menentukan risiko yang perlu diidentifikasi dan direspons auditor dalam pemeriksaan laporan konsolidasian.

BPK memasukkan kesalahan penyajian material, fraud, abuse, ketidakpatuhan, serta kelemahan pengendalian intern sebagai risiko yang menjadi bagian dari pemeriksaan.

Namun, daftar risiko tersebut belum menunjukkan bahwa BPK telah menemukan pelanggaran tertentu dalam laporan keuangan Danantara.

BPK justru akan menguji risiko tersebut melalui pemeriksaan terhadap kewajaran laporan, standar akuntansi, pengungkapan, kepatuhan, dan sistem pengendalian intern.

Slamet Tegaskan Akses Data Menjadi Kunci Pemeriksaan Auditor Grup

Anggota VII BPK Slamet Edy Purnomo mengatakan pemeriksaan Danantara merupakan bagian dari upaya mengawal tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan keuangan.

“BPK berkomitmen mengawal tata kelola dan akuntabilitas BPI Danantara sebagai fondasi pelaporan keuangan yang berkualitas,” ujar Slamet Edy Purnomo, Anggota VII BPK.

Slamet juga menekankan kebutuhan auditor terhadap akses data, informasi, dan individu yang relevan selama pemeriksaan berbasis risiko.

“Kami ingin menggarisbawahi bahwa dalam pemeriksaan berbasis risiko, auditor grup hanya dapat memenuhi tanggung jawabnya.”

“Untuk mengidentifikasi dan merespons risiko material apabila memperoleh akses yang memadai terhadap data, informasi, dan individu yang relevan,” jelasnya.

Menurut Slamet, dukungan BPI Danantara, jajaran BUMN, dan KAP komponen diperlukan untuk menjaga kelancaran serta kualitas hasil pemeriksaan.

Opini BPK Akan Menentukan Penilaian Atas Laporan Danantara

Pemeriksaan bertujuan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan konsolidasian Danantara Tahun 2025.

Penilaian mencakup kesesuaian dengan standar akuntansi, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan, serta efektivitas sistem pengendalian intern.

Dalam konteks lebih luas, BPK sebelumnya juga melakukan pemeriksaan terhadap BUMN dengan perhatian pada tata kelola, manajemen risiko, kepatuhan, dan pengendalian internal.

BPK pada 2025 melaporkan 212 temuan dari 26 laporan hasil pemeriksaan terhadap 22 BUMN untuk periode 2024 hingga semester I 2025, termasuk 80 temuan signifikan.

Meski demikian, temuan tersebut merupakan hasil pemeriksaan periode dan entitas berbeda sehingga tidak dapat dianggap sebagai temuan dalam audit Danantara 2025.

Pemeriksaan Danantara kini memasuki tahap audit, sementara hasil dan opini BPK atas laporan keuangan konsolidasian 2025 belum diumumkan.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Skala tersebut sebelumnya dijelaskan Rosan Roeslani ketika menyampaikan bahwa penyusunan laporan Danantara memiliki kompleksitas karena mengonsolidasikan lebih dari 1.000 korporasi.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memulai pemeriksaan atas Laporan Keuangan Konsolidasian BPI Danantara Tahun 2025 dengan cakupan yang melibatkan berbagai entitas dalam ekosistem Danantara.

03Kapan peristiwa dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian” terjadi?

Pemeriksaan Dimulai Setelah Laporan Keuangan Unaudited Disampaikan ke BPK BPI Danantara menyerahkan laporan keuangan konsolidasian Tahun 2025 dalam kondisi unaudited kepada BPK pada Senin, (20/07/2026).

04Mengapa perkembangan dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian” terjadi?

Opini BPK Akan Menentukan Penilaian Atas Laporan Danantara Pemeriksaan bertujuan memberikan opini atas kewajaran laporan keuangan konsolidasian Danantara Tahun 2025.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian” berlangsung?

BPK menjelaskan jeda tersebut menjadi bagian dari persiapan audit grup untuk memperbarui penilaian risiko, materialitas, serta strategi pemeriksaan.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Menurut Slamet, dukungan BPI Danantara, jajaran BUMN, dan KAP komponen diperlukan untuk menjaga kelancaran serta kualitas hasil pemeriksaan.

07Angka penting apa yang disebut dalam “BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian”?

Setelah itu, BPK menerbitkan Surat Tugas Pemeriksaan pada Jumat, (14/08/2026), sebelum pemeriksaan resmi dimulai pada September.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor

    Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Hingga kini, rencana akuisisi tetap berstatus negosiasi dan belum menjadi transaksi final. 02 Transaksi tersebut berpotensi selesai sebelum akhir 2026 apabila seluruh pihak mencapai kesepakatan. 03 Akuisisi Bayan Resources kembali menjadi perhatian setelah Haji Isam disebut mengajukan tawaran untuk 62% saham. […]

  • Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

    Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

    • calendar_month 42 menit yang lalu
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 3
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemerintah menyatakan akan memberikan kemudahan bagi investor yang mengembangkan data center di Indonesia. 02 Bahlil menyebut kebutuhan energi data center meningkat bersamaan dengan kebutuhan energi terbarukan. 03 Indonesia menawarkan kombinasi wilayah luas, sumber energi beragam, dan harga listrik kompetitif untuk investasi […]

  • Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Putusan PN Jakarta Selatan Dibatalkan

    Nikita Mirzani Menang Banding Lawan Reza Gladys, Putusan PN Jakarta Selatan Dibatalkan

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pengadilan Tinggi Jakarta membatalkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam… 02 Pada tingkat pertama, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Juni 2026 menolak gugatan… 03 Putusan Banding Disebut Bisa Pengaruhi PK Nikita Mirzani Selain perkara perdata EKSPRESPOST.COM – Nikita Mirzani mencatat kemenangan […]

  • Menakar 34 Agenda Transformasi Prabowo, Dari Kemandirian Pertahanan hingga Pangan, Energi dan Ekonomi

    Menakar 34 Agenda Transformasi Prabowo, Dari Kemandirian Pertahanan hingga Pangan, Energi dan Ekonomi

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Berbagai program masih memiliki target dan tahapan implementasi sehingga capaian perlu terus dievaluasi secara objektif. 02 Pemerintah menempatkan kemandirian ekonomi sebagai benang merah berbagai kebijakan strategis nasional. 03 Agenda transformasi Prabowo mencakup pertahanan, fiskal, pangan, energi, kesehatan, pendidikan dan ekonomi rakyat. […]

  • DJP Tetapkan 230 Platform Digital Pemungut PPN, SPP-TDLN Mulai Berlaku Sejak 10 September 2026

    DJP Tetapkan 230 Platform Digital Pemungut PPN, SPP-TDLN Mulai Berlaku Sejak 10 September 2026

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 DJP telah menunjuk 230 platform digital global sebagai pemungut PPN PMSE di Indonesia hingga September 2026. 02 YouTube, YouTube Music, Spotify, dan platform digital internasional lainnya masuk dalam daftar pemungut PPN. 03 SPP-TDLN mulai diterapkan 10 September 2026 untuk memperluas basis […]

  • Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Mahasiswa dari tiga program studi STAI Al-Anwar Sarang, yakni IAT, PGMI, dan PM, melaksanakan program pemberdayaan dan pendampingan pendidikan Islam melalui pengembangan Madrasah Diniyah (Madin) di Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. 02 Program yang diinisiasi berdasarkan temuan masalah kurikulum tradisional […]

expand_less