Memuat tanggal... Kirim Rilis
Rabu, 14 Okt 2026
Trending
Beranda » Bisnis » Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor

Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Hingga kini, rencana akuisisi tetap berstatus negosiasi dan belum menjadi transaksi final.

  2. Transaksi tersebut berpotensi selesai sebelum akhir 2026 apabila seluruh pihak mencapai kesepakatan.

  3. Akuisisi Bayan Resources kembali menjadi perhatian setelah Haji Isam disebut mengajukan tawaran untuk 62% saham.

EKSPRESPOST.COM – Apakah tawaran Haji Isam untuk mengambil alih saham mayoritas Bayan Resources dapat menjadi salah satu transaksi terbesar sektor batu bara Indonesia?

Mengapa sekitar 62,2% saham BYAN yang dikuasai keluarga Low Tuck Kwong menjadi pusat perhatian dalam negosiasi yang belum mencapai kesepakatan?

Jika transaksi benar-benar terealisasi sebelum akhir 2026, bagaimana perubahan kepemilikan tersebut dapat memengaruhi peta bisnis batu bara nasional dan emiten terkait?

Negosiasi Akuisisi Bayan Resources Kembali Menjadi Perhatian Investor

Rencana akuisisi PT Bayan Resources Tbk (BYAN) oleh konsorsium yang dipimpin Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam kembali menjadi perhatian pasar.

Laporan Bloomberg menyebut Haji Isam tengah bernegosiasi untuk mengambil alih saham mayoritas Bayan Resources dari pemegang saham pengendalinya.

Pembicaraan tersebut masih berlangsung dan belum menghasilkan kesepakatan final antara pihak-pihak yang berkepentingan.

Jika seluruh pihak mencapai kesepakatan, transaksi berpotensi rampung sebelum akhir 2026.

Bloomberg menyebut nilai Bayan Resources sekitar Dolar AS28 miliar dalam konteks pembicaraan tersebut.

Namun, angka tersebut tidak dapat disamakan dengan nilai transaksi final karena harga dan struktur akuisisi belum disepakati.

Blok Saham Low Tuck Kwong Menjadi Fokus Rencana Pengambilalihan

Rumor sebelumnya menyebut Haji Isam membidik sekitar 62,2% saham BYAN yang dikuasai Low Tuck Kwong dan putrinya, Elaine Low.

Berdasarkan data kepemilikan per 31 Juli 2026, Low Tuck Kwong menguasai sekitar 40,251% saham BYAN.

Sementara Elaine Low tercatat memiliki sekitar 22,002% saham Bayan Resources.

Dengan demikian, kepemilikan gabungan keduanya mencapai sekitar 62,253% saham BYAN.

Pada harga Rp17.275 per saham pada Selasa, (18/08/2026), nilai matematis blok tersebut mencapai sekitar Rp358,17 triliun.

Namun, angka Rp358,17 triliun merupakan estimasi berdasarkan harga pasar dan bukan nilai transaksi akuisisi yang telah disepakati.

Sebelumnya, beredar pula angka sekitar Dolar AS5,5 miliar untuk nilai akuisisi sehingga besaran transaksi masih belum dapat dipastikan.

Klarifikasi BYAN Dan JARR Menjadi Konteks Penting Bagi Pasar

Ketika rumor pengambilalihan pertama mencuat, manajemen Bayan Resources menyatakan tidak mengetahui rencana akuisisi sekitar 62,2% saham oleh Haji Isam.

“Perseroan tidak mengetahui adanya rencana transaksi pengambilalihan dan/atau akuisisi sekitar 62,2% saham Perseroan oleh Haji Isam atau pihak yang terafiliasi dengan Haji Isam,” kata Jenny Quantero.

Jenny Quantero merupakan Sekretaris Perusahaan Bayan Resources yang menyampaikan pernyataan melalui keterbukaan informasi.

Bayan juga menyatakan pemegang saham pengendali dapat mempertimbangkan berbagai peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di perseroan.

Di sisi lain, Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) juga sebelumnya membantah memiliki rencana mengakuisisi saham BYAN.

“Perseroan maupun Grup tidak memiliki rencana untuk melakukan akuisisi atas saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN),” kata Indra Irawan.

Indra Irawan merupakan Direktur Utama Jhonlin Agro Raya yang memberikan klarifikasi terkait rumor tersebut.

Saham JARR Dan TEBE Ikut Bergerak Di Tengah Isu Akuisisi

Perkembangan isu akuisisi tidak hanya membuat saham BYAN menjadi perhatian investor, tetapi juga emiten yang dikaitkan dengan kelompok usaha Haji Isam.

Pada Rabu, (09/09/2026), saham JARR berbalik menguat 1,18%.

Pada perdagangan yang sama, saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) juga naik 1,11%.

Sebelumnya, saham BYAN melonjak 19,97% menjadi Rp17.275 pada Selasa, (18/08/2026), ketika rumor akuisisi menyebar luas.

Namun, pergerakan saham JARR dan TEBE tidak dapat dijadikan bukti bahwa transaksi BYAN telah mencapai kesepakatan.

Investor masih menunggu informasi resmi mengenai harga pembelian, struktur transaksi, pihak pembeli, serta sumber pendanaan.

Pendanaan Himbara Disebut Berpotensi Mendukung Transaksi Akuisisi

Bloomberg juga menyebut Haji Isam kemungkinan memperoleh pendanaan dari bank-bank milik negara atau Himbara.

Informasi mengenai kemungkinan pendanaan tersebut belum dikonfirmasi oleh Haji Isam maupun bank-bank yang disebutkan.

Perwakilan Haji Isam, Bayan Resources, dan keluarga Low Tuck Kwong juga belum memberikan komentar atas laporan terbaru tersebut.

Karena itu, sumber pendanaan tersebut masih harus ditempatkan sebagai informasi yang belum mendapatkan konfirmasi langsung.

Jika negosiasi berakhir dengan kesepakatan, transaksi berpotensi selesai sebelum akhir 2026.

Hingga kesepakatan dan keterbukaan informasi resmi diterbitkan, akuisisi Bayan Resources masih berstatus negosiasi dan belum dapat dinyatakan sebagai transaksi final.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor”?

Pembicaraan tersebut masih berlangsung dan belum menghasilkan kesepakatan final antara pihak-pihak yang berkepentingan.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor”?

Jenny Quantero merupakan Sekretaris Perusahaan Bayan Resources yang menyampaikan pernyataan melalui keterbukaan informasi.

03Kapan peristiwa dalam “Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor” terjadi?

Berdasarkan data kepemilikan per 31 Juli 2026, Low Tuck Kwong menguasai sekitar 40,251% saham BYAN.

04Mengapa perkembangan dalam “Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor” terjadi?

Namun, angka tersebut tidak dapat disamakan dengan nilai transaksi final karena harga dan struktur akuisisi belum disepakati.

05Angka penting apa yang disebut dalam “Haji Isam Tawar Saham Mayoritas Bayan Resources, Negosiasi dan Pendanaan Himbara Menjadi Perhatian Investor”?

Jika seluruh pihak mencapai kesepakatan, transaksi berpotensi rampung sebelum akhir 2026.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buya Anwar Abbas memperingatkan hilangnya kepercayaan publik terhadap bank berpotensi memicu rush money

    Buya Anwar Abbas memperingatkan hilangnya kepercayaan publik terhadap bank berpotensi memicu rush money

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Wakil Ketua Umum MUI Buya Anwar Abbas menilai pemblokiran rekening aktivis menjelang aksi demonstrasi masyarakat Pati oleh Bank Mandiri bukan sekadar masalah perbankan, melainkan berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap keamanan simpanan nasabah akibat intervensi kekuasaan. 02 Anwar menjelaskan bahwa industri perbankan […]

  • Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

    Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rp120 Triliun Danantara Diproyeksikan Menambah Penerimaan Negara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Danantara akan memberikan sekitar Rp120 triliun untuk APBN 2026. 02 Namun, perbedaan posisi dengan Danantara membuat status Rp120 triliun perlu dibedakan antara target pemerintah dan penerimaan yang sudah […]

  • SOKSI Dorong Reformasi Pengawasan Pita Cukai Setelah Nama Misbakhun Disebut dalam Pemberitaan

    SOKSI Dorong Reformasi Pengawasan Pita Cukai Setelah Nama Misbakhun Disebut dalam Pemberitaan

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Fokus akhirnya bukan sekadar nama yang disebut, melainkan praktik ilegal, keuntungan ekonomi, jaringan, dan potensi kerugian negara. 02 Informasi media dapat menjadi radar awal, sedangkan data pemerintah dan penegak hukum menjadi dasar verifikasi serta pembuktian. 03 Azis melihat polemik pita cukai […]

  • DJP Tetapkan 230 Platform Digital Pemungut PPN, SPP-TDLN Mulai Berlaku Sejak 10 September 2026

    DJP Tetapkan 230 Platform Digital Pemungut PPN, SPP-TDLN Mulai Berlaku Sejak 10 September 2026

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 DJP telah menunjuk 230 platform digital global sebagai pemungut PPN PMSE di Indonesia hingga September 2026. 02 YouTube, YouTube Music, Spotify, dan platform digital internasional lainnya masuk dalam daftar pemungut PPN. 03 SPP-TDLN mulai diterapkan 10 September 2026 untuk memperluas basis […]

  • Soroti Dinamika Kekuasaan, Ferdinand Minta Evaluasi Kinerja Kabinet

    Soroti Dinamika Kekuasaan, Ferdinand Minta Evaluasi Kinerja Kabinet

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 45
    • 0Komentar

    stabilitas politik nasional — Ferdinand Hutahaean menyoroti instabilitas politik dan pentingnya evaluasi kabinet dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

  • Dorong Hilirisasi Inovasi Ilmiah, Kemendiktisaintek Dukung Universitas Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual

    Dorong Hilirisasi Inovasi Ilmiah, Kemendiktisaintek Dukung Universitas Bentuk Sentra Kekayaan Intelektual

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 41
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Direktur Penelitian dan Publikasi UNU Jogja Irwan Novianto menambahkan, Sentra KI akan memberi sumbangsih penting bagi penguatan ekosistem intelektual kampus… EKSPRESPOST.COM – Pemerintah mendorong perguruan tinggi memberi perlindungan hukum dan melakukan hilirisasi hasil riset dan karya ilmiah melalui pembentukan Sentra Kekayaan […]

expand_less