RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan – Sulawesi
- account_circle Tim EkspresPost
- calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
- visibility 20
- print Cetak

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan kecukupan batu bara PLN tetap dijaga, sementara gangguan pembangkit dan dampak El Nino dimitigasi pemerintah.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
-
Keandalan listrik bergantung pada kesiapan pembangkit, jaringan, energi primer, kondisi hidrologi, dan pengelolaan beban.
-
Pemerintah kini menggabungkan pengamanan pasokan batu bara dengan pemulihan pembangkit serta mitigasi risiko El Nino.
-
Pernyataan Bahlil menegaskan RKAB batu bara bukan penyebab pemadaman listrik di wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
EKSPRESPOST.COM – Mengapa pemadaman listrik masih terjadi ketika pemerintah memastikan RKAB batu bara PLN sudah aman?
Apakah gangguan listrik di Kalimantan dan Sulawesi berasal dari kekurangan energi primer atau persoalan pembangkit?
Dan bagaimana posisi pemeliharaan, gangguan mesin, serta kondisi PLTA dalam rangkaian persoalan kelistrikan tersebut?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan kuota produksi batu bara berdasarkan RKAB mencukupi kebutuhan PLN dan kelistrikan nasional.
Bahlil menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, (16/09/2026).
Pernyataan itu disampaikan ketika pemadaman bergilir masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
Bahlil Tegaskan RKAB Batu Bara Tidak Menjadi Hambatan Pasokan Listrik PLN
Bahlil menyatakan pemerintah sudah memperhitungkan kebutuhan PLN ketika menetapkan kuota produksi batu bara melalui RKAB.
“RKAB batu bara nggak ada masalah lagi menyangkut dengan PLN,” ujar Bahlil Lahadalia.
Menurut Bahlil, pemerintah tidak bisa menaikkan produksi batu bara secara berlebihan hanya untuk menciptakan cadangan pasokan.
Kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan supply and demand agar produksi nasional tidak menyebabkan harga batu bara jatuh.
“Kita ga bisa jor-joran membuat RKAB tinggi, kemudian harga jatuh,” kata Bahlil.
Ia memastikan stok nasional mencukupi dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kebutuhan dan pasokan batu bara.
Gangguan Kalimantan Berkaitan Dengan Sejumlah Pembangkit yang Belum Optimal
Keterangan Bahlil mengenai RKAB perlu ditempatkan bersama perkembangan sistem kelistrikan Kalimantan yang dilaporkan PLN.
Pada September, PLN menyebut empat pembangkit mengalami gangguan dan menyebabkan kemampuan pasokan listrik belum optimal.
Pembangkit tersebut meliputi PLTU Cahaya Fajar Kaltim, PLTU Kaltim Prima Coal, PLTU Teluk Balikpapan, dan PLTMG Bangkanai.
Sebelumnya, PLN juga menyebut sejumlah pembangkit masih menjalani perbaikan sehingga pemadaman bergilir diperkirakan berlangsung hingga September.
Fakta tersebut menunjukkan gangguan pembangkit merupakan persoalan berbeda dari penetapan kuota produksi batu bara melalui RKAB.
Sulawesi Menghadapi Pemeliharaan Sistem dan Tekanan Kondisi Hidrologi
Di Sulawesi Selatan, PLN pada awal September menyatakan pemadaman bergilir dilakukan dalam rangka pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan.
Niki Rendra Adisetiawan, Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, mengatakan sistem Sulbagsel masih dalam proses pemulihan.
“Kondisi pasokan listrik di Sulbagsel saat ini masih dalam proses pemulihan dan optimalisasi,” ujar Niki Rendra Adisetiawan.
PLN kemudian mengoptimalkan pembangkit yang tersedia dan melakukan pengaturan beban berdasarkan kondisi sistem secara real time.
Pada saat yang sama, PLN mencatat debit air sejumlah PLTA menurun setelah kondisi tanpa hujan berlangsung sejak Juni.
Pemerintah Menyiapkan Pembangkit Pengganti Menghadapi Penurunan PLTA
Bahlil menyebut kondisi PLTA di Sulawesi Selatan terdampak El Nino karena ketersediaan air menurun.
Ia menyatakan kemampuan pembangkit yang sebelumnya sekitar 400 MW turun menjadi sekitar 200–250 MW.
“Lampu mati di Kalimantan sama di Sulawesi itu enggak ada urusannya sama RKAB,” ujar Bahlil.
Pemerintah kemudian menyiapkan pembangkit pengganti untuk PLTA Sulawesi Selatan yang terdampak kondisi tersebut.
PLN juga mempercepat pemeliharaan sistem dengan mengerahkan 230 petugas teknik di sejumlah fasilitas Sulbagsel.
Pemerintah Dan PLN Memperkuat Mitigasi Agar Gangguan Tidak Berlarut
Bahlil mengatakan pemerintah akan melakukan rapat bersama PLN untuk memitigasi persoalan kelistrikan di daerah sejak awal.
“Daerah-daerah lain juga sebentar kami akan rapatkan sama PLN untuk kami mitigasi sejak awal,” kata Bahlil.
Langkah tersebut mencakup kondisi Kalimantan Tengah yang mengalami gangguan akibat perbaikan pembangkit serta persoalan pasokan di Sulawesi.
Di Sulsel, PLN juga melakukan pemantauan langsung terhadap pembangkit untuk mengidentifikasi kendala teknis yang dapat memengaruhi keandalan sistem.
Rangkaian data tersebut memperlihatkan bahwa pemadaman memiliki sejumlah konteks berbeda dan tidak seluruhnya dapat dikaitkan dengan RKAB batu bara.
Pemerintah kini memastikan pasokan batu bara PLN tetap aman, sementara pemulihan pembangkit dan mitigasi kondisi hidrologi menjadi agenda berikutnya.****
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.
01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan -…”?
Bahlil menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Kerja dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, (16/09/2026).
02Siapa pihak utama yang disebut dalam “RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan -…”?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan kuota produksi batu bara berdasarkan RKAB mencukupi kebutuhan PLN dan kelistrikan nasional.
03Kapan peristiwa dalam “RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan -…” terjadi?
Pada September, PLN menyebut empat pembangkit mengalami gangguan dan menyebabkan kemampuan pasokan listrik belum optimal.
04Di mana peristiwa dalam “RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan -…” berlangsung?
Pernyataan itu disampaikan ketika pemadaman bergilir masih menjadi perhatian di sejumlah wilayah Kalimantan dan Sulawesi.
05Mengapa perkembangan dalam “RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan -…” terjadi?
Kebijakan tersebut tetap mempertimbangkan supply and demand agar produksi nasional tidak menyebabkan harga batu bara jatuh. “Kita ga bisa jor-joran membuat RKAB tinggi, kemudian harga jatuh,” kata Bahlil.
06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan -…” berlangsung?
Bahlil Tegaskan RKAB Batu Bara Tidak Menjadi Hambatan Pasokan Listrik PLN Bahlil menyatakan pemerintah sudah memperhitungkan kebutuhan PLN ketika menetapkan kuota produksi batu bara melalui RKAB. “RKAB batu bara nggak ada masalah lagi menyangkut dengan PLN,” ujar Bahlil Lahadalia.
07Apa dampak yang disebutkan dalam “RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan -…”?
Pemerintah Dan PLN Memperkuat Mitigasi Agar Gangguan Tidak Berlarut Bahlil mengatakan pemerintah akan melakukan rapat bersama PLN untuk memitigasi persoalan kelistrikan di daerah sejak awal. “Daerah-daerah lain juga sebentar kami akan rapatkan sama PLN untuk kami mitigasi sejak awal,” kata Bahlil.
08Angka penting apa yang disebut dalam “RKAB Batu Bara Dan Pemadaman Listrik Disorot, Menteri Bahlil Ungkap Kondisi Pembangkit Kalimantan -…”?
Ia menyatakan kemampuan pembangkit yang sebelumnya sekitar 400 MW turun menjadi sekitar 200–250 MW. “Lampu mati di Kalimantan sama di Sulawesi itu enggak ada urusannya sama RKAB,” ujar Bahlil.
Penulis Tim EkspresPost
Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

