Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi Ketidakpastian
- account_circle Tim EkspresPost
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 4
- print Cetak

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mendesak The Fed memangkas suku bunga dan mengancam menghentikan perdagangan dengan negara yang mencatat surplus terhadap AS.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
-
Pasar global kini mencermati hubungan antara suku bunga, perdagangan, dan kebijakan ekonomi AS.
-
The Fed menghadapi tuntutan politik ketika harus menentukan kebijakan berdasarkan kondisi ekonomi dan inflasi.
-
Ancaman perdagangan Trump menambah dimensi baru dalam perdebatan mengenai kebijakan moneter Amerika Serikat.
EKSPRESPOST.COM – Mengapa Donald Trump meminta suku bunga terendah dunia ketika pasar justru mulai memperhitungkan kemungkinan kenaikan bunga The Fed?
Apakah ancaman menghentikan perdagangan akan memperbesar ketidakpastian ekonomi global?
Bagaimana benturan antara kepentingan Presiden AS, kebijakan moneter, dan defisit perdagangan dapat memengaruhi investor serta mitra dagang Amerika?
Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ultimatum kepada Federal Reserve agar memangkas suku bunga atau menghadapi ancaman penghentian perdagangan dengan negara tertentu.
Trump menyampaikan pernyataan tersebut pada Jumat, (04/09/2026), setelah data ketenagakerjaan Agustus menunjukkan ekonomi AS menciptakan 162.000 pekerjaan.
Data BLS menunjukkan tingkat pengangguran tetap 4,1 persen, sementara partisipasi angkatan kerja mencapai 61,6 persen.
Trump Menginginkan Bunga Rendah untuk Memperkuat Posisi Amerika
Trump menilai AS seharusnya menikmati biaya pinjaman paling rendah dibandingkan negara lain.
“Apa yang saya katakan sangat sederhana, kita seharusnya membayar suku bunga terendah di dunia,” kata Trump di Oval Office.
Ia kembali menghubungkan suku bunga rendah dengan kekuatan kredit dan kondisi ekonomi Amerika Serikat.
Trump sebelumnya juga berulang kali menyuarakan keberatan terhadap defisit perdagangan AS dengan negara lain.
Laporan Pekerjaan Membuat Prospek Pemangkasan Bunga Semakin Rumit
Data Agustus memperlihatkan payroll nonpertanian AS bertambah 162.000, sedangkan pengangguran bertahan 4,1 persen.
Kondisi tersebut memperkuat perhatian pasar terhadap kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat daripada ekspektasi Trump.
Reuters melaporkan pasar meningkatkan peluang kenaikan suku bunga pada pertemuan The Fed 15-16 September setelah laporan tenaga kerja tersebut.
Defisit Perdagangan Amerika Menjadi Bagian dari Persoalan Lebih Besar
Trump menganggap defisit perdagangan dengan banyak negara sebagai kondisi yang seharusnya tidak dibiarkan.
“Kita memiliki defisit besar dengan banyak negara yang seharusnya tidak pernah dibiarkan terjadi,” kata Trump.
Namun, defisit perdagangan dapat mencerminkan daya beli domestik yang kuat serta aliran kembali dolar ke aset keuangan AS.
Tekanan Politik Bertemu Mandat Stabilitas Harga The Fed
Ketua The Fed Kevin Warsh sebelumnya menegaskan perlunya tindakan apabila bank sentral tidak yakin inflasi kembali menuju target 2 persen.
Situasi tersebut menempatkan The Fed di antara tekanan politik Presiden dan kebutuhan menjaga stabilitas harga berdasarkan data ekonomi.
Bagi pasar global, perbedaan arah tersebut menjadi sumber ketidakpastian menjelang keputusan kebijakan moneter pertengahan September.****
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.
01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi…”?
Trump menyampaikan pernyataan tersebut pada Jumat, (04/09/2026), setelah data ketenagakerjaan Agustus menunjukkan ekonomi AS menciptakan 162.000 pekerjaan.
02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi…”?
Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ultimatum kepada Federal Reserve agar memangkas suku bunga atau menghadapi ancaman penghentian perdagangan dengan negara tertentu.
03Kapan peristiwa dalam “Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi…” terjadi?
Laporan Pekerjaan Membuat Prospek Pemangkasan Bunga Semakin Rumit Data Agustus memperlihatkan payroll nonpertanian AS bertambah 162.000, sedangkan pengangguran bertahan 4,1 persen.
04Di mana peristiwa dalam “Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi…” berlangsung?
Trump Menginginkan Bunga Rendah untuk Memperkuat Posisi Amerika Trump menilai AS seharusnya menikmati biaya pinjaman paling rendah dibandingkan negara lain. “Apa yang saya katakan sangat sederhana, kita seharusnya membayar suku bunga terendah di dunia,” kata Trump di Oval Office.
05Apa dampak yang disebutkan dalam “Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi…”?
Kondisi tersebut memperkuat perhatian pasar terhadap kemungkinan kebijakan moneter yang lebih ketat daripada ekspektasi Trump.
06Angka penting apa yang disebut dalam “Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi…”?
Data BLS menunjukkan tingkat pengangguran tetap 4,1 persen, sementara partisipasi angkatan kerja mencapai 61,6 persen.
Penulis Tim EkspresPost
Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.







