Memuat tanggal... Kirim Rilis
Minggu, 25 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan di Jakarta

Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan di Jakarta

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
  • visibility 36
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Kasus bermula dari informasi dugaan impor ilegal kacang tanah yang kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan Polda Metro Jaya.

  2. Dari Dumai, komoditas tersebut dibawa menuju gudang di Jalan Kertajaya Raya, Penjaringan, Jakarta Utara.

  3. Polisi kini berfokus mengurai siapa yang mengendalikan pemasukan, penyimpanan, pembiayaan, dan rencana perdagangan barang.

EKSPRESPOST.COM – Apakah 49,85 ton kacang tanah asal India tersebut masuk melalui prosedur impor resmi?

Mengapa barang yang sudah berada di Jakarta tidak dapat ditunjukkan bersama sejumlah dokumen yang dipersyaratkan?

Sejauh mana polisi dapat menelusuri pihak yang bertanggung jawab dari jalur masuk, gudang penyimpanan, hingga rencana pemasaran?

Polda Metro Jaya kini mendalami aspek dokumen dan rantai distribusi dalam kasus dugaan impor ilegal 49,85 ton kacang tanah asal India.

Komoditas tersebut ditemukan di gudang Jalan Kertajaya Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, dengan total 1.536 karung yang disebut telah siap diperdagangkan.

Pengungkapan dilakukan pada Rabu, (09/09/2026), sementara polisi menyampaikan perkembangan kasus pada Rabu, (16/09/2026).

Dokumen Impor Menjadi Kunci Penyidikan Kacang Tanah Ilegal Kini

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon mengatakan komoditas tersebut diduga berasal dari luar negeri dan masuk melalui Dumai, Riau.

“Barang ini diduga berasal dari luar negeri, masuk melalui wilayah Dumai, Riau, kemudian diangkut jalur darat menuju wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Victor.

Pemeriksaan awal menunjukkan pihak terkait tidak dapat menunjukkan sejumlah dokumen yang dipersyaratkan dalam kegiatan impor dan karantina.

Dokumen tersebut antara lain Persetujuan Impor, Laporan Surveyor, dan sertifikat karantina.

Dari India Menuju Dumai Lalu Berakhir di Gudang Jakarta

Victor menyebut hasil penyelidikan sementara menunjukkan kacang tanah tersebut berasal dari India.

“Terkait dengan asal barang ini dari India ya. Berdasarkan penyelidikan kita ini dari India kemudian menuju Dumai dan sampai di tempat ini ya,” jelas Victor.

Dari Dumai, komoditas tersebut kemudian dibawa melalui jalur darat menuju wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Polisi kini menelusuri seluruh rangkaian perjalanan barang untuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab.

Polisi Amankan 458 Karung Besar dsn 1.078 Karung Kecil

Barang bukti terdiri atas 458 karung dengan kapasitas 50 kilogram dan 1.078 karung berkapasitas 25 kilogram.

Total bobot kedua kelompok tersebut mencapai 49,85 ton atau setara 1.536 karung.

Budi Hermanto mengatakan komoditas itu telah sampai di gudang Jakarta Utara dan siap diedarkan ketika ditemukan polisi.

Catatan Penjualan dan Surat Jalan Jadi Barang Bukti

Penyidik turut mengamankan nota pembelian dan penjualan, bukti setoran tunai, buku surat jalan, serta buku catatan penjualan.

Dokumen perjanjian perpanjangan kontrak gudang juga diamankan untuk membantu penyidik mengurai aktivitas penyimpanan komoditas.

Barang bukti tersebut memperluas penyidikan dari sekadar asal barang menuju kemungkinan rantai perdagangan dan distribusinya.

Enam Saksi Diperiksa Tersangka Masih Belum Ditentukan

Polda Metro Jaya telah memeriksa enam saksi dalam perkara dugaan impor ilegal tersebut.

Penyidik masih mendalami pihak yang membiayai pemasukan barang serta calon penerima atau pihak yang akan memperdagangkan kacang tanah.

Hingga Rabu, (16/09/2026), polisi belum menetapkan tersangka karena konstruksi perkara masih dalam tahap pembuktian.

Polisi Dalami Karantina Hortikultura dan Perdagangan

Polda Metro Jaya menyebut penyidikan berkaitan dengan ketentuan Undang-Undang Hortikultura, karantina tumbuhan, serta perdagangan.

Budi Hermanto menegaskan penyidik masih mendalami keterlibatan berbagai pihak berdasarkan fakta yang ditemukan selama proses penyidikan.

“Penyidik masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa dan keterlibatan pihak-pihak terkait. Setiap perkembangan akan disampaikan secara proporsional,” ujar Budi.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan…”?

Pengungkapan dilakukan pada Rabu, (09/09/2026), sementara polisi menyampaikan perkembangan kasus pada Rabu, (16/09/2026).

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan…”?

Polisi Amankan 458 Karung Besar dsn 1.078 Karung Kecil Barang bukti terdiri atas 458 karung dengan kapasitas 50 kilogram dan 1.078 karung berkapasitas 25 kilogram.

03Kapan peristiwa dalam “Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan…” terjadi?

Hingga Rabu, (16/09/2026), polisi belum menetapkan tersangka karena konstruksi perkara masih dalam tahap pembuktian.

04Di mana peristiwa dalam “Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan…” berlangsung?

Dokumen Impor Menjadi Kunci Penyidikan Kacang Tanah Ilegal Kini Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Victor Dean Mackbon mengatakan komoditas tersebut diduga berasal dari luar negeri dan masuk melalui Dumai, Riau. “Barang ini diduga berasal dari luar negeri, masuk melalui wilayah Dumai, Riau, kemudian diangkut jalur darat menuju wilayah hukum Polda Metro Jaya,” kata Victor.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan…” berlangsung?

Dari Dumai, komoditas tersebut kemudian dibawa melalui jalur darat menuju wilayah hukum Polda Metro Jaya.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan…”?

Dari India Menuju Dumai Lalu Berakhir di Gudang Jakarta Victor menyebut hasil penyelidikan sementara menunjukkan kacang tanah tersebut berasal dari India. “Terkait dengan asal barang ini dari India ya.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Kacang Tanah India Masuk Melalui Dumai, 49,85 Ton Diamankan Polda Metro Sebelum Siap Diedarkan…”?

Komoditas tersebut ditemukan di gudang Jalan Kertajaya Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, dengan total 1.536 karung yang disebut telah siap diperdagangkan.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Willgo Zainar Jadi Dirut Krakatau Steel, Penjualan Naik dan Laba Berbalik Positif Jadi Modal Kepemimpinan Baru

    Willgo Zainar Jadi Dirut Krakatau Steel, Penjualan Naik dan Laba Berbalik Positif Jadi Modal Kepemimpinan Baru

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rekam jejak Willgo mencakup pengalaman politik, pengawasan keuangan negara, pemasaran, dan manajemen BUMN. 02 Willgo pernah menjadi anggota Komisi XI DPR RI periode 2014-2019 dari Fraksi Gerindra. 03 Ia juga pernah dipercaya sebagai Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR RI. […]

  • Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus 2026

    Purbaya Ungkap Kepercayaan Investor Global Tetap Terjaga, Modal Asing Capai Rp140,6 Triliun Hingga Agustus 2026

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 106
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Aliran Modal Asing Menjadi Indikator Kepercayaan Investor Global Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut aliran modal asing menjadi salah satu indikator terjaganya kepercayaan investor terhadap Indonesia. 02 EKPRESPOST.COM – Mengapa aliran modal asing Rp140,6 triliun dan yield SBN sekitar tujuh persen […]

  • Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Komitmen Dagang USD 2 Juta Mulai Direalisasikan

    Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Komitmen Dagang USD 2 Juta Mulai Direalisasikan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Telegraf-Pelepasan ekspor yang berlangsung di The Keranjang Bali, Kabupaten Badung, menjadi langkah awal dari kerja sama dagang yang ditargetkan berlangsung selama satu tahun. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan keberhasilan ekspor tersebut membuktikan produk pertanian Indonesia mampu bersaing di pasar internasional apabila didukung kualitas yang baik dan akses pasar yang terbuka. “Pelepasan […]

  • KPK Kembali Tahan Pejabat Bea Cukai, BCW Desak Evaluasi Reformasi DJBC Menjelang Deadline September 2026

    KPK Kembali Tahan Pejabat Bea Cukai, BCW Desak Evaluasi Reformasi DJBC Menjelang Deadline September 2026

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 72
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kasus Baru Pejabat DJBC Membuka Kembali Evaluasi Reformasi KPK menahan Kepala Kantor Bea dan Cukai Kediri Gatot Heroe Hernanda pada Rabu, (26/8/2026) dalam pengembangan perkara dugaan korupsi. 02 Apa yang sebenarnya harus berubah di Bea Cukai setelah kembali muncul kasus korupsi […]

  • OJK Bentuk Working Group Pembiayaan UMKM, Total Penyaluran Tembus Rp1.948,72 Triliun

    OJK Bentuk Working Group Pembiayaan UMKM, Total Penyaluran Tembus Rp1.948,72 Triliun

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Telegraf – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan membentuk Working Group Akselerasi dan Peningkatan Efektivitas Pembiayaan UMKM bersama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian UMKM, serta kementerian/lembaga dan industri jasa keuangan untuk mempercepat penyaluran pembiayaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Langkah tersebut diumumkan dalam pembukaan UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026), sebagai […]

  • Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan Tawaran Jet Pribadi

    Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan Tawaran Jet Pribadi

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Hasil pemeriksaan dan pendalaman berikutnya akan menentukan fakta hukum terkait dugaan pemberian tersebut. 02 KPK masih menguji bukti mengenai dugaan aliran uang dan penawaran fasilitas jet pribadi kepada Silmy Karim. 03 Pemeriksaan bos Tempo Scan menambah perkembangan baru dalam penyidikan perkara […]

expand_less