Memuat tanggal... Kirim Rilis
Sabtu, 24 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok

Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
  • visibility 49
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Bareskrim Polri menggeledah toko emas di Cikini terkait dugaan jaringan penyelundupan emas ilegal ke Tiongkok.

  2. Lokasi tersebut diduga berkaitan dengan kegiatan produksi dan pemurnian emas sebelum diselundupkan ke luar negeri.

  3. Penyidik masih memburu sejumlah pihak, termasuk GCZ yang diduga melarikan diri ke luar negeri tujuan Hong Kong.

EKSPRESPOST.COM – Bagaimana sebuah toko emas di kawasan Cikini bisa masuk dalam penyidikan jaringan emas ilegal lintas negara yang sedang dibongkar Bareskrim Polri?

Mengapa penyidik menemukan peralatan yang diduga berkaitan dengan produksi dan pemurnian emas ketika penggeledahan toko tersebut masih berlangsung?

Sejauh mana keterkaitan toko emas Cikini dengan rumah di Penjaringan yang diduga menjadi tempat pengolahan emas sebelum diselundupkan ke luar negeri?

Penggeledahan Cikini Membuka Jejak Baru Jaringan Emas Ilegal Internasional Terkini

Dittipidter Bareskrim Polri menggeledah sebuah toko emas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 02/09/2026.

Penggeledahan dilakukan sebagai pengembangan penyidikan dugaan penyelundupan emas ilegal yang disebut berkaitan dengan jaringan Tiongkok dan Hong Kong.

Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol. Mohammad Irhamni membenarkan penggeledahan tersebut kepada wartawan di Jakarta.

“Penggeledahan toko emas di Ibu Kota, di daerah Jakarta Pusat, Cikini,” kata Brigjen Pol. Mohammad Irhamni.

Irhamni mengatakan proses penggeledahan masih berlangsung ketika penyidik menemukan peralatan yang diduga digunakan untuk produksi atau pemurnian emas.

“Hasilnya adalah alat-alat yang digunakan untuk produksi mereka, atau pemurnian,” ujar Brigjen Pol. Mohammad Irhamni.

Rumah Penjaringan Diduga Menjadi Pusat Pengolahan Sebelum Emas Diselundupkan Keluar

Kasus Cikini berkaitan dengan pengembangan penyidikan sebelumnya di kawasan Penjaringan, Jakarta Utara, yang melibatkan tersangka berinisial R.

R ditangkap penyidik setelah tiba dari Jepang di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 25/08/2026.

Dari pemeriksaan terhadap R, penyidik memperoleh informasi mengenai sebuah rumah yang diduga menjadi lokasi transaksi emas ilegal.

Rumah tersebut kemudian digeledah dan diduga menjadi markas warga negara Tiongkok berinisial GCZ yang kini diburu penyidik.

Polisi menduga lokasi itu digunakan sebagai tempat pemurnian dan pengolahan emas ilegal sebelum dikirim menuju Hong Kong.

Keterangan tersebut sejalan dengan informasi resmi Polri yang menyebut rumah di Penjaringan diduga menjadi pusat pemurnian sebelum emas diselundupkan menggunakan metode body strapping.

Modus Body Strapping dan Perburuan Pelaku Masih Terus Dikembangkan Polisi

Bareskrim menduga jaringan tersebut menggunakan modus menempelkan emas pada tubuh untuk melewati pemeriksaan ketika membawa emas menuju luar negeri.

Menurut penyidik, emas diproses terlebih dahulu sebelum kemudian diselundupkan menggunakan metode yang disebut body strapping.

Irhamni mengatakan penyidik masih mengembangkan perkara terhadap pihak yang berada di Indonesia maupun mereka yang telah melarikan diri.

“Melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap terduga para pelaku, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang sudah melarikan diri ke luar negeri tujuan Hongkong,” kata Irhamni.

GCZ menjadi salah satu pihak yang diburu karena diduga berkaitan dengan jaringan penyelundupan emas menuju Hong Kong.

Bareskrim sebelumnya menyatakan terdapat dua kelompok penyelundupan emas ilegal dari Indonesia, masing-masing dengan tujuan Dubai dan Hong Kong.

Barang Bukti Mengungkap Peralatan Pengolahan Transaksi dan Jejak Jaringan Internasional

Dalam penggeledahan rumah Penjaringan, penyidik menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan pemurnian, pengolahan, serta transaksi emas ilegal.

Barang tersebut meliputi lima kanna putih, plastik berisi bubuk putih, airsoft gun beserta perlengkapannya, dua ponsel, grinder pembakaran, dan Rp60 juta.

Penyidik juga mengamankan timbangan digital, kalkulator, tabung oksigen, alat pendeteksi emas, dua laptop, kertas, serta lakban.

Barang bukti lainnya berupa dokumen transaksi, kemasan kartu SIM, dan bukti pembayaran yang dapat membantu pengembangan perkara.

Bareskrim sebelumnya menyatakan dokumen transaksi akan digunakan untuk menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berkaitan dengan jaringan tersebut.

Penggeledahan toko emas di Cikini kini menjadi bagian dari rangkaian pengembangan untuk mengungkap pihak lain serta jaringan penyelundupan emas ilegal lintas negara.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok”?

Penggeledahan Cikini Membuka Jejak Baru Jaringan Emas Ilegal Internasional Terkini Dittipidter Bareskrim Polri menggeledah sebuah toko emas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 02/09/2026.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok”?

Modus Body Strapping dan Perburuan Pelaku Masih Terus Dikembangkan Polisi Bareskrim menduga jaringan tersebut menggunakan modus menempelkan emas pada tubuh untuk melewati pemeriksaan ketika membawa emas menuju luar negeri.

03Kapan peristiwa dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok” terjadi?

R ditangkap penyidik setelah tiba dari Jepang di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa, 25/08/2026.

04Di mana peristiwa dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok” berlangsung?

Mohammad Irhamni membenarkan penggeledahan tersebut kepada wartawan di Jakarta. “Penggeledahan toko emas di Ibu Kota, di daerah Jakarta Pusat, Cikini,” kata Brigjen Pol.

05Mengapa perkembangan dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok” terjadi?

Irhamni mengatakan penyidik masih mengembangkan perkara terhadap pihak yang berada di Indonesia maupun mereka yang telah melarikan diri. “Melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap terduga para pelaku, baik yang masih berada di Indonesia maupun yang sudah melarikan diri ke luar negeri tujuan Hongkong,” kata Irhamni.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok” berlangsung?

Irhamni mengatakan proses penggeledahan masih berlangsung ketika penyidik menemukan peralatan yang diduga digunakan untuk produksi atau pemurnian emas. “Hasilnya adalah alat-alat yang digunakan untuk produksi mereka, atau pemurnian,” ujar Brigjen Pol.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “Bareskrim Geledah Toko Emas Cikini, Bongkar Dugaan Jaringan Penyelundupan Emas Ilegal Menuju Tiongkok”?

Barang bukti lainnya berupa dokumen transaksi, kemasan kartu SIM, dan bukti pembayaran yang dapat membantu pengembangan perkara.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Telusuri Amplop Kuansing Sebelum Periksa Raja Juli, Termasuk Dugaan Uang Petani untuk Pelepasan Kawasan Hutan

    KPK Telusuri Amplop Kuansing Sebelum Periksa Raja Juli, Termasuk Dugaan Uang Petani untuk Pelepasan Kawasan Hutan

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 49
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan belum menerimaMengapa KPK belum memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni terkait amplop berisi dolar Singapura dari Bupati Kuansing? Apa yang membuat penyidik justru lebih dahulu menelusuri keterangan staf khusus dan proses pengembalian amplop tersebut? Di tengah […]

  • Purbaya Direshuffle Prabowo, Alasan Resmi Belum Diungkap dan Suahasil Nazara Dipilih Sebagai Pengganti

    Purbaya Direshuffle Prabowo, Alasan Resmi Belum Diungkap dan Suahasil Nazara Dipilih Sebagai Pengganti

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Purbaya Memimpin dengan Pendekatan Fiskal yang Lebih Agresif Nasional Purbaya memasuki Kementerian Keuangan setelah sebelumnya Sri Mulyani menjadi Menteri Keuangan dalam pemerintahan Prabowo. 02 Suahasil Dipilih dengan Pesan Menjaga Kredibilitas Fiskal Presiden Prabowo kemudian menunjuk Suahasil Nazara sebagai pengganti Purbaya pada […]

  • Profil Adrianto Pitojo Adhi Terjaring OTT KPK, Fakta HGB Bogor, Summarecon dan Pergerakan Saham SMRA

    Profil Adrianto Pitojo Adhi Terjaring OTT KPK, Fakta HGB Bogor, Summarecon dan Pergerakan Saham SMRA

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status pihak-pihak yang diamankan dalam OTT sesuai ketentuan hukum acara pidana. 02 Hingga pemeriksaan selesai, Adrianto berstatus sebagai pihak yang diamankan dan belum dapat disebut bersalah. 03 Penetapan status hukum, aliran uang, […]

  • Beda Pilihan Politik Haruskah Putus Pertemanan? Gen Z Dihadapkan Dilema Cut Off

    Beda Pilihan Politik Haruskah Putus Pertemanan? Gen Z Dihadapkan Dilema Cut Off

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 90
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Beda pilihan politik tak harus berujung cut off. Gen Z perlu membedakan perbedaan pandangan dengan perilaku yang benar-benar merusak hubungan. 02 Polarisasi bisa makin tajam jika perbedaan politik dianggap sebagai konflik personal. Kondisi ini berisiko menciptakan jarak sosial dan konflik laten. […]

  • Kasus Pailit PT Dua Kuda Indonesia Picu Kekhawatiran soal Kepastian Hukum Investasi

    Kasus Pailit PT Dua Kuda Indonesia Picu Kekhawatiran soal Kepastian Hukum Investasi

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Telegraf – Kasus kepailitan yang menjerat PT Dua Kuda Indonesia, anak usaha perusahaan publik asal Tiongkok Zanyu Technology Group Co., Ltd., menjadi perhatian karena dinilai berpotensi memengaruhi persepsi investor terhadap kepastian hukum dan iklim investasi di Indonesia. Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan produk turunan kelapa sawit itu sebelumnya diputus pailit oleh Pengadilan Niaga Jakarta […]

  • 110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium bagi Arab Saudi?

    110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium bagi Arab Saudi?

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 30
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Jabal Sayid mempertemukan agenda pertambangan, hilirisasi mineral, teknologi maju, dan energi nuklir Saudi. 02 Temuan ini memperkuat perhatian terhadap peran Arab Saudi dalam rantai pasok mineral strategis global. 03 Tahap eksplorasi dan pengembangan berikutnya akan menentukan nilai ekonomi sebenarnya dari sumber […]

expand_less