Memuat tanggal... Kirim Rilis
Senin, 12 Okt 2026
Trending
Beranda » Ekonomi » Resmi Diluncurkan, ETF Emas Jadi Babak Baru Investasi dan Pendalaman Pasar Modal Indonesia

Resmi Diluncurkan, ETF Emas Jadi Babak Baru Investasi dan Pendalaman Pasar Modal Indonesia

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
  • visibility 31
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Telegraf– Indonesia resmi memasuki babak baru pasar modal dengan diluncurkannya Exchange Traded Fund (ETF) Emas pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI). Instrumen investasi berbasis emas tersebut digadang-gadang menjadi tonggak pendalaman pasar keuangan nasional, memperluas pilihan investasi syariah, sekaligus membuka akses investasi emas yang lebih mudah, likuid, dan transparan bagi masyarakat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan peluncuran ETF Emas merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur pasar keuangan Indonesia sekaligus meningkatkan daya saing industri keuangan nasional.

“Dengan produk baru ETF Emas, kita akan terus memperkuat Indonesia agar memiliki kedalaman sektor keuangan yang lebih baik,” ujar Airlangga dalam peringatan 49 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia, di Jakarta (10/08/2026).

Airlangga mengungkapkan, nilai aset ETF secara global telah mencapai sekitar US$447 miliar, sehingga Indonesia memiliki peluang besar untuk mengembangkan pasar ETF Emas dengan memanfaatkan potensi emas domestik.

Menurutnya, Pegadaian saat ini mengelola sekitar 153 ton emas dengan nilai sekitar US$20 miliar. Potensi tersebut dinilai menjadi modal kuat bagi Indonesia untuk membangun pasar ETF Emas yang kompetitif di kawasan.

“Indonesia memiliki potensi yang sangat besar. Dengan perkembangan ETF Emas, kita optimistis dapat meningkatkan kedalaman pasar dan bahkan mengejar negara-negara lain di kawasan dalam pengembangan instrumen investasi berbasis emas,” katanya.

Ia menambahkan, kehadiran ETF Emas tidak hanya menambah pilihan investasi, tetapi juga membuka peluang baru bagi pelaku industri jasa keuangan. Salah satunya, perusahaan asuransi kini dapat berinvestasi pada emas melalui instrumen yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia.

“Saya senang karena dengan ETF Emas maka perusahaan asuransi bisa berinvestasi pada emas. Sebelumnya asuransi tidak bisa berinvestasi langsung pada bullion. Ini menjadi salah satu terobosan yang akan terus kita dorong,” ujar Airlangga.

Menurutnya, ETF Emas akan menghubungkan berbagai pelaku industri, mulai dari manajer investasi, bank kustodian, bank bullion, dealer partisipan hingga Bursa Efek Indonesia sehingga membentuk ekosistem investasi emas yang lebih terintegrasi.

“Emas bukan hanya menambah pilihan investasi, tetapi juga meningkatkan likuiditas pasar.”
Sementara itu, Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut peluncuran ETF Emas merupakan hasil dari proses panjang yang telah dipersiapkan selama lebih dari satu dekade.

“Sebetulnya ini sudah merupakan cita-cita kita semua sejak mungkin 10–15 tahun lalu. Saat ini, dengan perubahan undang-undang dan berbagai kesiapan yang ada, kita sudah siap untuk meluncurkan ETF Emas di Indonesia,” kata Kiki sebutan akrab Ketua Dewan Komisioner OJK.

Ia menjelaskan, ETF Emas menjadi bagian dari agenda reformasi dan pendalaman pasar keuangan Indonesia yang terus dilakukan OJK bersama para pemangku kepentingan.

Kiki juga mengungkapkan bahwa ETF Emas telah memperoleh kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), sehingga dapat menjadi alternatif investasi bagi masyarakat yang menginginkan instrumen berbasis syariah.

“ETF Emas ini sudah mendapatkan kesesuaian prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. Jadi ini bisa menjadi alternatif investasi utama bagi masyarakat,” tutur Kiki.

Kiki melanjutkan ETF Emas menawarkan kemudahan transaksi dan likuiditas karena diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Selain itu, instrumen tersebut juga dapat menjadi salah satu aset safe haven saat pasar keuangan mengalami gejolak.

“ETF Emas menawarkan kepraktisan dan likuiditas karena diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia. Ini juga dapat menjadi salah satu instrumen investasi yang berfungsi sebagai pelindung ketika terjadi volatilitas di pasar,” tambah Kiki.

Dalam kesempatan tersebut, OJK juga menyampaikan bahwa penerbitan ETF Emas merupakan bagian dari delapan agenda reformasi pasar modal yang berfokus pada peningkatan likuiditas, transparansi, tata kelola, perlindungan investor, serta pendalaman pasar.

Pemerintah dan OJK juga tengah menyiapkan berbagai kebijakan pendukung, termasuk pengaturan Electronic Gold Receipt (EGR) sebagai aset dasar ETF Emas serta pembahasan insentif perpajakan agar instrumen baru tersebut semakin kompetitif.

Peluncuran ETF Emas diharapkan menjadi katalis baru bagi pertumbuhan pasar modal Indonesia, memperluas basis investor, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat perdagangan dan investasi emas di kawasan Asia.

 

 

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    Sandiaga Uno di JEC 2026 Bahas Kunci Bisnis Tumbuh, Super Team, Kolaborasi, dan Kepercayaan Investor Berkelanjutan

    • calendar_month Senin, 7 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 44
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pesan Sandiaga Uno di JEC 2026 menyoroti pentingnya meninggalkan pola kerja individual saat bisnis memasuki fase pertumbuhan. 02 Super team menjadi fondasi penting karena bisnis membutuhkan tim berkualitas untuk menciptakan nilai dan pertumbuhan berkelanjutan. 03 JEC 2026 mengusung tema Beyond Border, […]

  • Akses Data Kripto DJP Semakin Terstruktur, SE-9/PJ/2026 Atur Permintaan Informasi dari PJAK Pelapor CARF

    Akses Data Kripto DJP Semakin Terstruktur, SE-9/PJ/2026 Atur Permintaan Informasi dari PJAK Pelapor CARF

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 SE-9/PJ/2026 memperjelas akses data sekaligus menekankan pentingnya perlindungan informasi keuangan. 02 Informasi yang diterima DJP dari PJAK Pelapor CARF wajib dijaga kerahasiaannya sesuai ketentuan perpajakan. 03 Pengelolaan data juga harus mengikuti standar pengamanan serta ketentuan dalam perjanjian internasional. EKSPRESPOST.COM – Mengapa […]

  • PT Dua Kuda Indonesia Terhambat Beroperasi Meski Diizinkan Going Concern, Ekspor Masih Tersendat

    PT Dua Kuda Indonesia Terhambat Beroperasi Meski Diizinkan Going Concern, Ekspor Masih Tersendat

    • calendar_month Rabu, 12 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 71
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Selanjutnya, pada 12 Mei 2026, Hakim Pengawas memberikan izin going concern agar perusahaan tetap beroperasi sehingga aset tetap produktif, lapangan kerja… EKSPRESPOST.COM – Serikat pekerja PT Dua Kuda Indonesia menilai implementasi izin going concern yang diberikan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat belum […]

  • Suahasil Nazara Dihadapkan Tantangan Perluas Ekonomi Formal untuk Perkuat Tax Ratio dan Penerimaan Negara

    Suahasil Nazara Dihadapkan Tantangan Perluas Ekonomi Formal untuk Perkuat Tax Ratio dan Penerimaan Negara

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemerintah didorong memperluas sumber penerimaan tanpa terus meningkatkan beban pada basis wajib pajak yang sama. 02 Fakhrul Fulvian menilai perluasan ekonomi formal dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan tax base yang berkelanjutan. 03 Perdebatan tax ratio bergeser pada persoalan lebih luas, yakni […]

  • DJP Tetapkan 230 Platform Digital Pemungut PPN, SPP-TDLN Mulai Berlaku Sejak 10 September 2026

    DJP Tetapkan 230 Platform Digital Pemungut PPN, SPP-TDLN Mulai Berlaku Sejak 10 September 2026

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 20
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 DJP telah menunjuk 230 platform digital global sebagai pemungut PPN PMSE di Indonesia hingga September 2026. 02 YouTube, YouTube Music, Spotify, dan platform digital internasional lainnya masuk dalam daftar pemungut PPN. 03 SPP-TDLN mulai diterapkan 10 September 2026 untuk memperluas basis […]

  • 18 Anak Usaha Adhi Karya Ditata Danantara, Strategi Penyehatan Keuangan dengan Konsolidasi BUMN Karya

    18 Anak Usaha Adhi Karya Ditata Danantara, Strategi Penyehatan Keuangan dengan Konsolidasi BUMN Karya

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Keputusan konsolidasi BUMN Karya akan mempertimbangkan kesehatan keuangan agar merger tidak menambah beban baru. 02 Danantara menargetkan restrukturisasi keuangan selesai September 2026 untuk memperkuat fondasi bisnis ADHI. 03 Fokus utama transformasi ADHI adalah kembali menjadi kontraktor profesional dengan struktur bisnis yang […]

expand_less