Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Kamis, 24 Sep 2026
Trending
Beranda » Hukum » Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan Tawaran Jet Pribadi

Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan Tawaran Jet Pribadi

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 6
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Hasil pemeriksaan dan pendalaman berikutnya akan menentukan fakta hukum terkait dugaan pemberian tersebut.

  2. KPK masih menguji bukti mengenai dugaan aliran uang dan penawaran fasilitas jet pribadi kepada Silmy Karim.

  3. Pemeriksaan bos Tempo Scan menambah perkembangan baru dalam penyidikan perkara dugaan pemerasan layanan keimigrasian.

EKSPRESPOST.COM – Seberapa jauh aliran uang dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA menyeret pihak swasta?

Mengapa KPK kini memeriksa bos Tempo Scan terkait dugaan pemberian hingga Rp500 juta?

Apakah tawaran jet pribadi kepada Silmy Karim menjadi bagian lain yang sedang ditelusuri penyidik?

KPK memperluas pendalaman perkara dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal WNA dengan memeriksa Executive Chairman Tempo Scan Group Handojo S Muljadi.

Handojo diperiksa sebagai saksi pada Selasa, 22 September 2026, setelah sebelumnya KPK menetapkan Silmy Karim dan tujuh orang lain sebagai tersangka.

Pemeriksaan itu kemudian mengungkap materi baru berupa dugaan pemberian uang Rp50 juta hingga Rp500 juta serta penawaran fasilitas jet pribadi kepada Silmy.

Dugaan Pemberian Uang Hingga Rp500 Juta Kini Didalami KPK Bersama Tawaran Jet Pribadi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dugaan pemberian uang tersebut menjadi bagian dari pendalaman penyidik setelah memeriksa Handojo.

“Penyidik masih terus mendalami,” ujar Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, ketika ditanya mengenai dugaan penawaran fasilitas jet pribadi kepada Silmy.

KPK belum menyatakan bahwa uang tersebut merupakan suap atau memastikan fasilitas jet pribadi telah diterima Silmy karena proses penyidikan masih berlangsung.

Perkara Utama Berkaitan Dengan Dugaan Pungutan Pengurusan Izin Tinggal WNA

Kasus ini berawal dari OTT KPK pada Juni 2026 yang mengungkap dugaan praktik pemerasan dalam pengurusan izin tinggal WNA di lingkungan Imipas.

KPK kemudian menetapkan delapan tersangka pada 4 Juni 2026, termasuk Silmy yang pernah menjabat Dirjen Imigrasi periode 2023–2024.

Dalam konstruksi perkara, KPK menduga uang yang terkumpul selama 2022–2026 mencapai sedikitnya Rp145,5 miliar dan diterima melalui tunai, transfer, serta mekanisme layering atau perantara.

KPK Sebut Rp145,5 Miliar Dikumpulkan Dan Didistribusikan Secara Berkala

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan, “Sekurang-kurangnya nilai atau nominalnya adalah Rp145,5 miliar.”

Setyo juga menjelaskan bahwa uang tersebut kemudian dibagikan secara mingguan, termasuk kepada Silmy Karim berdasarkan konstruksi perkara yang disampaikan KPK.

“Salah satunya kepada saudara SK ini, yang diperkirakan menerima jatah sekitar Rp100 juta per minggu,” ujar Setyo Budiyanto, Ketua KPK.

Pemeriksaan Handojo Menambah Arah Baru dalam Pengembangan Kasus Silmy Karim

Handojo diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi sehingga status tersebut perlu dibedakan dari status tersangka dalam perkara yang sedang ditangani KPK.

Penyidik kini harus mengurai hubungan antara dugaan pemberian uang, penawaran jet pribadi, pihak yang menjadi perantara, serta perkara pengurusan izin tinggal WNA.

Hingga Rabu, 23 September 2026, KPK masih menyatakan pendalaman berlangsung dan belum menyampaikan kesimpulan final mengenai dugaan fasilitas jet pribadi maupun pemberian uang tersebut.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan…”?

Handojo diperiksa sebagai saksi pada Selasa, 22 September 2026, setelah sebelumnya KPK menetapkan Silmy Karim dan tujuh orang lain sebagai tersangka.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan…”?

Dugaan Pemberian Uang Hingga Rp500 Juta Kini Didalami KPK Bersama Tawaran Jet Pribadi Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan dugaan pemberian uang tersebut menjadi bagian dari pendalaman penyidik setelah memeriksa Handojo. “Penyidik masih terus mendalami,” ujar Budi Prasetyo, Juru Bicara KPK, ketika ditanya mengenai dugaan penawaran fasilitas jet pribadi kepada Silmy.

03Kapan peristiwa dalam “Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan…” terjadi?

Perkara Utama Berkaitan Dengan Dugaan Pungutan Pengurusan Izin Tinggal WNA Kasus ini berawal dari OTT KPK pada Juni 2026 yang mengungkap dugaan praktik pemerasan dalam pengurusan izin tinggal WNA di lingkungan Imipas.

04Mengapa perkembangan dalam “Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan…” terjadi?

KPK belum menyatakan bahwa uang tersebut merupakan suap atau memastikan fasilitas jet pribadi telah diterima Silmy karena proses penyidikan masih berlangsung.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan…” berlangsung?

Dalam konstruksi perkara, KPK menduga uang yang terkumpul selama 2022–2026 mencapai sedikitnya Rp145,5 miliar dan diterima melalui tunai, transfer, serta mekanisme layering atau perantara.

06Angka penting apa yang disebut dalam “Pemeriksaan Bos Tempo Scan Buka Pendalaman Baru KPK dalam Kasus Silmy Karim dan Dugaan…”?

KPK kemudian menetapkan delapan tersangka pada 4 Juni 2026, termasuk Silmy yang pernah menjabat Dirjen Imigrasi periode 2023–2024.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Prabowo Ungkap Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Audit Resmi Disiapkan

    Presiden Prabowo Ungkap Pendapatan Danantara Naik 400 Persen, Audit Resmi Disiapkan

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Presiden Prabowo ungkap pendapatan Danantara naik 400 persen dalam setahun. Laporan keuangan konsolidasi akan diaudit BPK untuk jamin transparansi.

  • Merger PT PP dan Adhi Karya Dipercepat, Danantara Fokus Menyehatkan Keuangan Tujuh BUMN Karya Tahun Ini

    Merger PT PP dan Adhi Karya Dipercepat, Danantara Fokus Menyehatkan Keuangan Tujuh BUMN Karya Tahun Ini

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 32
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Merger PT PP dan Adhi Karya menghadapi tahapan restrukturisasi sebelum penggabungan resmi dilakukan. 02 Danantara menyatakan proses konsolidasi tetap menjadi prioritas dalam penataan BUMN Karya. 03 Penentuan surviving entity menjadi salah satu keputusan penting dalam struktur baru tersebut. EKSPRESPOST.COM – Mengapa […]

  • Wilianto Tanta Kembali Terpilih Ketua Umum PSMTI 2026–2030 dalam Munas VIII Secara Aklamasi di Jakarta Hari Ini

    Wilianto Tanta Kembali Terpilih Ketua Umum PSMTI 2026–2030 dalam Munas VIII Secara Aklamasi di Jakarta Hari Ini

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 33
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Munas VIII PSMTI menetapkan Wilianto Tanta sebagai Ketua Umum 2026–2030 melalui keputusan aklamasi seluruh peserta forum. 02 Wilianto menyebut PSMTI sebagai organisasi independen yang tidak memperoleh anggaran pemerintah untuk operasional organisasi. 03 Menurut Wilianto, kekuatan PSMTI bergantung pada kekompakan dan kontribusi […]

  • Bank Jakarta Tinggalkan Pola Sponsor, Bangun Ekosistem Digital Bersama Persija

    Bank Jakarta Tinggalkan Pola Sponsor, Bangun Ekosistem Digital Bersama Persija

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 18
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Bank Jakarta memperluas kemitraannya dengan Persija Jakarta dari sekadar sponsor menjadi mitra strategis dengan mengintegrasikan layanan keuangan digital ke seluruh ekosistem klub. 02 Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk kemitraan jangka panjang yang tidak […]

  • HPN 2027 Berpotensi Memiliki Format Baru, Dewan Pers Libatkan Seluruh Konstituen Termasuk PWI dalam Pembahasan

    HPN 2027 Berpotensi Memiliki Format Baru, Dewan Pers Libatkan Seluruh Konstituen Termasuk PWI dalam Pembahasan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 63
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Apakah Hari Pers Nasional akan memiliki format baru mulai 2027 setelah muncul usulan dari sejumlah konstituen Dewan Pers? 02 Dewan Pers Ingin HPN Menjadi Milik Bersama Semua Insan Pers Dewan Pers akan mengumpulkan seluruh konstituennya untuk mencari kesepahaman mengenai penyelenggaraan Hari […]

  • Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap Sehat

    Profil Suahasil Nazara, Menkeu Baru Pilihan Prabowo Gantikan Purbaya dengan Mandat Menjaga APBN Tetap Sehat

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Karier pemerintahan Suahasil mencakup bidang desentralisasi fiskal, kemiskinan, kebijakan ekonomi, hingga pengelolaan APBN. 02 Ia pernah menjadi Kepala Badan Kebijakan Fiskal sebelum dipercaya menjadi Wakil Menteri Keuangan. 03 Pengalaman tersebut membuat Suahasil memahami proses perumusan kebijakan fiskal secara langsung. 04 Presiden […]

expand_less