Memuat tanggal... Kirim Rilis
Minggu, 8 Nov 2026
Trending
Beranda » Bisnis » Mentan Amran Pimpin Daftar Menteri Berkinerja Terbaik, Capaian Swasembada Pangan Menguatkan Posisi dalam Penilaian

Mentan Amran Pimpin Daftar Menteri Berkinerja Terbaik, Capaian Swasembada Pangan Menguatkan Posisi dalam Penilaian

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
  • visibility 125
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Kementerian Pertanian menyatakan penguatan swasembada pangan akan terus dilanjutkan sebagai agenda nasional.

  2. Capaian produksi, stok beras, ekspor, NTP, dan pertumbuhan PDB pertanian menjadi bagian penting konteks kinerja.

  3. Skor 91 membuat Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjadi yang tertinggi dalam Government Performance Assessment September 2026.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali berada di posisi teratas dalam penilaian berbeda terhadap kinerja menteri?

Apakah skor 91 IndexPolitica memperkuat gambaran mengenai capaian sektor pertanian selama kepemimpinan Amran?

Bagaimana data produksi pangan, stok beras, nilai tukar petani, dan pertumbuhan ekonomi menjelaskan sorotan terhadap kinerjanya?

IndexPolitica Kembali Menempatkan Amran Di Posisi Teratas

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh skor 91 dalam Government Performance Assessment IndexPolitica Indonesia September 2026.

Skor tersebut menempatkan Amran sebagai peringkat pertama dari 10 menteri dengan kinerja terbaik.

Amran mengungguli Rosan Perkasa Roeslani dengan skor 89, Purbaya Yudhi Sadewa 87, Abdul Mu’ti 86, dan Budi Gunadi Sadikin 85.

IndexPolitica menggunakan Evidence-Based Government Performance Evaluation dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis untuk menilai kinerja kementerian.

Evaluasi tersebut berbeda dari survei opini karena menggunakan dokumen resmi pemerintah dan statistik sektoral sebagai basis data.

Penilaian Mengukur Output Hingga Dampak Kebijakan Pemerintah

Policy Outcome menjadi bobot terbesar dalam evaluasi IndexPolitica dengan porsi 25 persen.

Policy Output dan Implementation Effectiveness masing-masing berbobot 20 persen dalam penilaian kinerja tersebut.

Public and Economic Impact memiliki bobot 15 persen, sedangkan Policy Innovation dan Intergovernmental Coordination masing-masing 10 persen.

Founder dan Peneliti Senior IndexPolitica Indonesia Denny Charter menegaskan bahwa popularitas bukan dasar utama penilaian.

“Yang kami ukur adalah kinerja, bukan popularitas. Menteri yang sering diberitakan belum tentu menteri dengan kinerja terbaik,” kata Denny.

Dengan pendekatan tersebut, penilaian diarahkan pada hasil kebijakan yang dapat diukur dan diverifikasi.

Data Pangan Menjadi Penopang Utama Capaian Kementan

Produksi beras nasional 2025 mencapai 34,69 juta ton, meningkat 13,29 persen dibandingkan produksi 2024.

Kementan menyatakan capaian tersebut merupakan produksi beras tertinggi sepanjang sejarah dan diakui BPS, FAO, serta USDA.

Indonesia juga disebut mencapai swasembada beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.

Stok beras pemerintah mencapai 5,3 juta ton, melampaui rekor 1984 yang berada pada level 2,6 juta ton.

Kementan juga mencatat nilai ekspor pertanian sekitar Rp166 triliun dan penekanan impor pangan hingga Rp41 triliun.

Indikator Petani dan Ekonomi Menguat Bersamaan

Pemerintah menyederhanakan 145 aturan pupuk bersubsidi dan menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen.

Jaminan harga pembelian gabah petani ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram sebagai bagian kebijakan input dan perlindungan petani.

BPS mencatat NTP Agustus 2026 mencapai 129,19 atau naik 1,05 persen dari bulan sebelumnya.

Kementan menyebut level NTP tersebut sebagai yang tertinggi dalam 34 tahun terakhir.

Pertumbuhan PDB sektor pertanian 2025 mencapai 5,74 persen, yang disebut menjadi capaian tertinggi dalam 25 tahun terakhir.

Konsistensi Penilaian Menjadi Sorotan Baru Kinerja Amran

Capaian IndexPolitica juga disebut melanjutkan hasil survei kepuasan publik Indikator Politik Indonesia pada Oktober 2025.

Dalam survei tersebut, Amran memperoleh tingkat kepuasan 84,9 persen dan berada di posisi pertama.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian Moch. Arief Cahyono mengaitkan capaian dengan aktivitas langsung Kementan bersama petani.

“Hasil penilaian ini adalah buah dari kerja keras Pak Menteri dan jajaran Kementan yang tidak kenal lelah turun langsung ke sawah dan bertemu petani,” ujar Arief.

Kementan menyatakan penguatan swasembada pangan akan dilanjutkan sebagai fondasi ketahanan nasional dan agenda kemandirian pangan Indonesia.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Mentan Amran Pimpin Daftar Menteri Berkinerja Terbaik, Capaian Swasembada Pangan Menguatkan Posisi dalam Penilaian”?

IndexPolitica Kembali Menempatkan Amran Di Posisi Teratas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memperoleh skor 91 dalam Government Performance Assessment IndexPolitica Indonesia September 2026.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Mentan Amran Pimpin Daftar Menteri Berkinerja Terbaik, Capaian Swasembada Pangan Menguatkan Posisi dalam Penilaian”?

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian Moch.

03Kapan peristiwa dalam “Mentan Amran Pimpin Daftar Menteri Berkinerja Terbaik, Capaian Swasembada Pangan Menguatkan Posisi dalam Penilaian” terjadi?

BPS mencatat NTP Agustus 2026 mencapai 129,19 atau naik 1,05 persen dari bulan sebelumnya.

04Mengapa perkembangan dalam “Mentan Amran Pimpin Daftar Menteri Berkinerja Terbaik, Capaian Swasembada Pangan Menguatkan Posisi dalam Penilaian” terjadi?

Evaluasi tersebut berbeda dari survei opini karena menggunakan dokumen resmi pemerintah dan statistik sektoral sebagai basis data.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Mentan Amran Pimpin Daftar Menteri Berkinerja Terbaik, Capaian Swasembada Pangan Menguatkan Posisi dalam Penilaian” berlangsung?

IndexPolitica menggunakan Evidence-Based Government Performance Evaluation dengan metode Multi-Criteria Decision Analysis untuk menilai kinerja kementerian.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “Mentan Amran Pimpin Daftar Menteri Berkinerja Terbaik, Capaian Swasembada Pangan Menguatkan Posisi dalam Penilaian”?

Penilaian Mengukur Output Hingga Dampak Kebijakan Pemerintah Policy Outcome menjadi bobot terbesar dalam evaluasi IndexPolitica dengan porsi 25 persen.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Mentan Amran Pimpin Daftar Menteri Berkinerja Terbaik, Capaian Swasembada Pangan Menguatkan Posisi dalam Penilaian”?

Skor tersebut menempatkan Amran sebagai peringkat pertama dari 10 menteri dengan kinerja terbaik.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 69
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut. 02 "KPK menduga empat dari delapan tersangka merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN […]

  • Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

    Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 36
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rp120 Triliun Danantara Diproyeksikan Menambah Penerimaan Negara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Danantara akan memberikan sekitar Rp120 triliun untuk APBN 2026. 02 Namun, perbedaan posisi dengan Danantara membuat status Rp120 triliun perlu dibedakan antara target pemerintah dan penerimaan yang sudah […]

  • BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

    BPK Mulai Audit Laporan Danantara 2025, Ini Tahapan Pemeriksaan dan Risiko yang Menjadi Perhatian

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 88
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Fokus pemeriksaan saat ini adalah pengujian laporan dan risiko, bukan penetapan adanya fraud atau penyalahgunaan. 02 Integritas, independensi, dan profesionalisme menjadi prinsip yang ditekankan BPK dalam proses pemeriksaan. 03 BPK meminta seluruh pihak menjaga kerja sama dan komunikasi selama pemeriksaan laporan […]

  • Soroti Dinamika Kekuasaan, Ferdinand Minta Evaluasi Kinerja Kabinet

    Soroti Dinamika Kekuasaan, Ferdinand Minta Evaluasi Kinerja Kabinet

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 69
    • 0Komentar

    stabilitas politik nasional — Ferdinand Hutahaean menyoroti instabilitas politik dan pentingnya evaluasi kabinet dalam pemerintahan Prabowo Subianto.

  • Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

    Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 64
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Posisi hukum Nusron berbeda dari delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK dalam perkara tersebut. 02 Golkar telah mengonfirmasi pengunduran diri, sementara KPK masih mendalami dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor. 03 Fokus perkembangan terbaru berada pada alasan pengunduran diri Nusron, […]

  • Ketum Asbanda: KUB BPD Bukan Sekadar Penuhi Modal, Kunci Efisiensi Teknologi dan SDM Perbankan Daerah

    Ketum Asbanda: KUB BPD Bukan Sekadar Penuhi Modal, Kunci Efisiensi Teknologi dan SDM Perbankan Daerah

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Telegraf-Ketua Umum Asbanda sekaligus Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menilai masa depan Bank Pembangunan Daerah (BPD) sangat ditentukan oleh kemampuan berkolaborasi, bukan berjalan sendiri-sendiri. Menurut Agus, fokus utama pembentukan KUB pada tahap awal bukan mengejar keuntungan maupun ekspansi bisnis, melainkan membangun fondasi organisasi yang kuat agar kolaborasi dapat berjalan secara berkelanjutan. “KUB ini […]

expand_less