Memuat tanggal... Kirim Rilis
Sabtu, 24 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » 5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana

5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
  • visibility 35
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Pemerintah membuka ruang proses pidana apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya indikasi pelanggaran hukum.

  2. Penegakan hukum kini dipadukan dengan pemulihan lingkungan untuk menangani dampak kebakaran di kawasan konsesi.

  3. Pembekuan izin lima korporasi mempertegas pengawasan pemerintah terhadap kewajiban pemegang konsesi menangani karhutla.

EKSPRESPOST.COM – Bisakah pembekuan lima izin korporasi menghentikan pola kebakaran berulang di kawasan konsesi Kalimantan Barat?

Mengapa pemerintah memasukkan pemulihan lingkungan sebagai bagian dari sanksi?

Apakah pemeriksaan terhadap lima pemegang PBPH tersebut dapat berkembang menjadi perkara pidana jika ditemukan pelanggaran?

Lima Pemegang Konsesi Kini Menghadapi Sanksi Pemerintah

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjatuhkan sanksi terhadap lima pemegang PBPH yang areal konsesinya mengalami kebakaran.

Keputusan tersebut diumumkan saat Raja Juli meninjau karhutla di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026).

Kelima pemegang PBPH itu memiliki total konsesi sekitar 371.560 hektare di Kabupaten Ketapang dan Sanggau.

Area yang terbakar di lima konsesi tersebut tercatat lebih dari 2.568 hektare berdasarkan data Kementerian Kehutanan.

Pemerintah membekukan izin usaha sekaligus menerapkan paksaan pemulihan lingkungan pada kawasan terdampak.

Langkah tersebut menjadi bagian penegakan hukum yang diarahkan kepada seluruh pihak, termasuk korporasi pemegang konsesi.

“Sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, kita melakukan hukum yang adil dan fair, tidak hanya tajam ke bawah tetapi juga tajam ke atas,” ujar Raja Juli Antoni.

Data Kebakaran Menunjukkan Perbedaan Luasan Antar Konsesi

PT Mahkota Rimba Utama menjadi pemegang konsesi dengan area terbakar terbesar dalam daftar tersebut.

Dari konsesi seluas 74.480 hektare, sekitar 1.275,87 hektare tercatat terbakar.

PT Hutan Ketapang Industri memiliki konsesi 100.150 hektare, dengan sekitar 670,76 hektare mengalami kebakaran.

PT Mayawana Persada Mas memiliki konsesi 136.710 hektare dan area terbakar sekitar 326,93 hektare.

Ketiga korporasi tersebut berada di Kabupaten Ketapang, sedangkan dua lainnya berada di Kabupaten Sanggau.

PT Duta Andalan Sukses memiliki konsesi 31.080 hektare dengan area terbakar sekitar 247,3 hektare.

PT Wana Lestari Jaya memiliki konsesi 29.140 hektare dengan area terbakar sekitar 47,84 hektare.

Pemerintah Siapkan Eskalasi Jika Pemeriksaan Menemukan Pidana

Raja Juli menegaskan pembekuan izin bukan batas akhir apabila pemeriksaan menemukan indikasi pelanggaran pidana.

“Kalau ada indikasi pidana, kita teruskan menjadi pidana,” kata Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni.

Pernyataan tersebut menunjukkan proses administratif dapat berlanjut ke penegakan hukum pidana sesuai hasil pemeriksaan.

Pemerintah juga menekankan bahwa tindakan hukum harus berlaku terhadap masyarakat maupun korporasi secara adil.

Kebijakan itu diarahkan untuk mencegah munculnya persepsi bahwa korporasi dengan konsesi luas berada di luar jangkauan penegakan hukum.

Kementerian Kehutanan sebelumnya telah menjatuhkan sanksi terhadap enam PBPH lain di Kalimantan Barat, Tengah, dan Timur.

Pemulihan Lingkungan Menjadi Bagian Penting Sanksi Konsesi

Pemerintah tidak hanya membekukan izin, tetapi juga memerintahkan pemulihan terhadap kawasan yang mengalami kebakaran.

Pemulihan tersebut menjadi bagian dari konsekuensi administratif yang dikenakan kepada pemegang izin terdampak.

Dengan pendekatan itu, penanganan karhutla tidak berhenti ketika api berhasil dipadamkan.

Pemerintah berharap kewajiban pemulihan sekaligus memastikan pemegang izin bertanggung jawab terhadap kondisi kawasan konsesinya.

Langkah tersebut juga dimaksudkan memberikan efek jera sekaligus mendorong pemegang izin memperkuat pencegahan kebakaran.

Operasi Lapangan Tetap Berjalan Saat Risiko Karhutla Meningkat

Penegakan hukum dilakukan bersamaan dengan operasi pengendalian kebakaran di lapangan.

Pemerintah mengandalkan modifikasi cuaca, water bombing, penguatan satuan tugas darat, edukasi, serta peningkatan kesadaran masyarakat.

Kementerian Kehutanan menyebut September sebagai puncak musim karhutla 2026 sehingga kewaspadaan tetap diperlukan.

Situasi tersebut membuat pengawasan terhadap kawasan konsesi menjadi bagian penting dari strategi pengendalian kebakaran.

Pemerintah berharap sanksi terhadap lima pemegang PBPH menjadi peringatan bagi seluruh pemegang izin agar mencegah dan menangani kebakaran secara bertanggung jawab.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana”?

Lima Pemegang Konsesi Kini Menghadapi Sanksi Pemerintah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjatuhkan sanksi terhadap lima pemegang PBPH yang areal konsesinya mengalami kebakaran.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana”?

Langkah tersebut menjadi bagian penegakan hukum yang diarahkan kepada seluruh pihak, termasuk korporasi pemegang konsesi. "Sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto, kita melakukan hukum yang adil dan fair, tidak hanya tajam ke bawah tetapi juga tajam ke atas," ujar Raja Juli Antoni.

03Kapan peristiwa dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana” terjadi?

Keputusan tersebut diumumkan saat Raja Juli meninjau karhutla di Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (3/9/2026).

04Di mana peristiwa dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana” berlangsung?

Kelima pemegang PBPH itu memiliki total konsesi sekitar 371.560 hektare di Kabupaten Ketapang dan Sanggau.

05Mengapa perkembangan dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana” terjadi?

Kebijakan itu diarahkan untuk mencegah munculnya persepsi bahwa korporasi dengan konsesi luas berada di luar jangkauan penegakan hukum.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana” berlangsung?

Pernyataan tersebut menunjukkan proses administratif dapat berlanjut ke penegakan hukum pidana sesuai hasil pemeriksaan.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana”?

Langkah tersebut juga dimaksudkan memberikan efek jera sekaligus mendorong pemegang izin memperkuat pencegahan kebakaran.

08Angka penting apa yang disebut dalam “5 Izin Korporasi Dibekukan Akibat Karhutla Kalimantan Barat, Pemerintah Buka Kemungkinan Proses Pidana”?

Area yang terbakar di lima konsesi tersebut tercatat lebih dari 2.568 hektare berdasarkan data Kementerian Kehutanan.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Sentimen negatif terhadap Bank Mandiri menguat setelah rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), tidak dapat digunakan menjelang rencana aksi masyarakat di depan Gedung DPR RI. 02 Polda Metro Jaya memastikan penundaan transaksi telah dibuka, sementara Bank […]

  • Bank Jakarta Tinggalkan Pola Sponsor, Bangun Ekosistem Digital Bersama Persija

    Bank Jakarta Tinggalkan Pola Sponsor, Bangun Ekosistem Digital Bersama Persija

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Bank Jakarta memperluas kemitraannya dengan Persija Jakarta dari sekadar sponsor menjadi mitra strategis dengan mengintegrasikan layanan keuangan digital ke seluruh ekosistem klub. 02 Direktur Utama Bank Jakarta Agus Haryoto Widodo mengatakan kerja sama tersebut merupakan bentuk kemitraan jangka panjang yang tidak […]

  • Ekspres TV: Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional

    Ekspres TV: Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Pemerintah merilis capaian program Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur mencakup swasembada pangan, B50, Sekolah Rakyat, MBG, hingga tata kelola BUMN.

  • Sinergi LMK, RESCUE, dan RSU Andhika Perkuat Edukasi Kesehatan Warga Jagakarsa

    Sinergi LMK, RESCUE, dan RSU Andhika Perkuat Edukasi Kesehatan Warga Jagakarsa

    • calendar_month Rabu, 15 Jul 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Telegraf – Forum Komunikasi Lembaga Musyawarah Kelurahan (FK-LMK) Kecamatan Jagakarsa menggelar kegiatan Silaturahmi & Bakti Sosial di Villa 3 A, Ciganjur, Selasa (8/7). Dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yang didukung oleh RSU Andhika, dihadiri jajaran tokoh masyarakat, RESCUE, pengurus LMK se-Kecamatan Jagakarsa, perwakilan Palang Merah Indonesia (PMI), serta instansi kesehatan setempat, sebagai bagian […]

  • HPN 2027 Berpotensi Memiliki Format Baru, Dewan Pers Libatkan Seluruh Konstituen Termasuk PWI dalam Pembahasan

    HPN 2027 Berpotensi Memiliki Format Baru, Dewan Pers Libatkan Seluruh Konstituen Termasuk PWI dalam Pembahasan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 92
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Apakah Hari Pers Nasional akan memiliki format baru mulai 2027 setelah muncul usulan dari sejumlah konstituen Dewan Pers? 02 Dewan Pers Ingin HPN Menjadi Milik Bersama Semua Insan Pers Dewan Pers akan mengumpulkan seluruh konstituennya untuk mencari kesepahaman mengenai penyelenggaraan Hari […]

  • Press Release Korporasi Jadi Strategi Bangun Reputasi dan Perluas Jangkauan Informasi Bisnis di Media Digital

    Press Release Korporasi Jadi Strategi Bangun Reputasi dan Perluas Jangkauan Informasi Bisnis di Media Digital

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 25
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Press Release sebagai Strategi Manajemen Reputasi Publikasi press release korporasi di media ekonomi dan bisnis, dapat menjadi salah satu instrumen komunikasi strategis untuk menyampaikan informasi perusahaan kepada publik secara terstruktur dan terarah. 02 Daftar media juga dapat dilihat secara langsung melalui […]

expand_less