Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir ke SBN dan SRBI
- account_circle Tim EkspresPost
- calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
- visibility 9
- print Cetak

Gubernur BI Destry Damayanti mengungkap arus dana asing ke aset rupiah meningkat setelah penyesuaian harga dan yield SBN serta SRBI. (Dok. Kreasi Dola AI)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
-
Posisi cadangan devisa Indonesia naik tipis Dolar AS 700 juta sepanjang Agustus 2026.
-
Investor asing mengalirkan sekitar Dolar AS 10-11 miliar ke SBN dan SRBI secara year to date.
-
Bank Indonesia terus mencari cara menarik dana asing tanpa mengubah BI-Rate maupun menaikkan SRBI.
EKSPRESPOST.COM – Apakah strategi Bank Indonesia menarik modal asing mulai menunjukkan hasil?
Mengapa BI memilih memangkas biaya hedging ketimbang mengubah BI-Rate atau menaikkan SRBI?
Dan apakah arus dana portofolio dapat menjadi pintu masuk investasi asing ke sektor riil?
Cadangan Devisa Mencapai Dolar AS 146 Miliar
Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia mencapai Dolar AS 146 miliar pada akhir Agustus 2026.
Posisi tersebut naik tipis dibandingkan akhir Juli 2026 yang berada pada level Dolar AS 145,3 miliar.
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan arus dana asing ke instrumen portofolio ikut menopang posisi cadangan devisa tersebut.
SBN dan SRBI menjadi dua instrumen utama yang menerima aliran dana asing setelah mengalami penyesuaian harga.
Strategi Repricing Tarik Dana Asing ke Aset Rupiah
Destry mengatakan penyesuaian yield SBN dan SRBI membuat investor asing kembali meningkatkan eksposur terhadap aset domestik.
“Cadev kita posisi akhir Agustus kemarin US$ 146 miliar. Ya kita beruntung masih ada,” ujar Destry dalam Sarasehan 100 Ekonom di Jakarta, Kamis (03/09/2026).
Total aliran dana asing ke SBN dan SRBI disebut mencapai sekitar Dolar AS 10-11 miliar secara year to date.
“Sehingga kita melihat ada inflow masuk cukup besar khususnya masih di dua instrumen ini SBN dan SRBI,” katanya.
Secara historis, posisi cadangan devisa sepanjang 2026 bergerak fluktuatif, dari Dolar AS 154,6 miliar pada Januari hingga Dolar AS 145,3 miliar pada Juli.
Hedging Cost Dipangkas Tanpa Mengubah BI-Rate
BI kini menggunakan insentif biaya lindung nilai sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan daya tarik investasi asing.
Destry mengatakan kebijakan tersebut diarahkan untuk menurunkan biaya yang harus ditanggung investor ketika melakukan hedging terhadap risiko nilai tukar.
“Nah sekarang itu yang kami lakukan hedging cost kita turunkan tanpa kita mengurangi BI rate kita ubah,” ujar Destry.
Ia menegaskan strategi tersebut juga tidak dilakukan dengan menaikkan SRBI untuk menciptakan daya tarik tambahan.
Pendekatan tersebut memungkinkan BI memberikan insentif kepada investor tanpa harus mengubah BI-Rate berdasarkan penjelasan Destry.
LCT Tiongkok Jepang Jadi Bagian Strategi Eksternal BI
Selain menarik investor asing, BI terus mendorong penggunaan mata uang lokal melalui skema Local Currency Transaction atau LCT.
Destry mengatakan tren transaksi LCT terus meningkat dalam hubungan ekonomi Indonesia dengan Tiongkok dan Jepang.
Penguatan LCT menjadi relevan bagi pengelolaan transaksi lintas negara karena mekanisme tersebut memungkinkan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral.
Strategi tersebut berjalan bersamaan dengan upaya BI memperkuat daya tarik pasar keuangan domestik bagi investor asing.
BI Ingin Modal Asing Berlanjut ke Sektor Riil
Destry melihat dana portofolio sebagai tahap awal dari proses masuknya modal asing ke suatu negara.
“Karena biasa kalau dalam suatu ekonomi pada saat dia untuk menarik inflow pertama pasti masuknya ke portfolio,” ujar Destry.
Menurutnya, investor akan meningkatkan komitmen setelah memperoleh keyakinan terhadap prospek perekonomian Indonesia.
“Once mereka udah makin yakin dia mulai masuk ke sektor riilnya,” kata Destry.
Dengan demikian, tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan arus portofolio, tetapi mendorong kepercayaan investor menuju investasi sektor riil.****
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.
01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir…”?
Cadangan Devisa Mencapai Dolar AS 146 Miliar Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia mencapai Dolar AS 146 miliar pada akhir Agustus 2026.
02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir…”?
Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan arus dana asing ke instrumen portofolio ikut menopang posisi cadangan devisa tersebut.
03Kapan peristiwa dalam “Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir…” terjadi?
Posisi tersebut naik tipis dibandingkan akhir Juli 2026 yang berada pada level Dolar AS 145,3 miliar.
04Di mana peristiwa dalam “Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir…” berlangsung?
Ya kita beruntung masih ada," ujar Destry dalam Sarasehan 100 Ekonom di Jakarta, Kamis (03/09/2026).
05Mengapa perkembangan dalam “Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir…” terjadi?
Hedging Cost Dipangkas Tanpa Mengubah BI-Rate BI kini menggunakan insentif biaya lindung nilai sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan daya tarik investasi asing.
06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir…” berlangsung?
Strategi Repricing Tarik Dana Asing ke Aset Rupiah Destry mengatakan penyesuaian yield SBN dan SRBI membuat investor asing kembali meningkatkan eksposur terhadap aset domestik. "Cadev kita posisi akhir Agustus kemarin US$ 146 miliar.
07Apa dampak yang disebutkan dalam “Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir…”?
LCT Tiongkok Jepang Jadi Bagian Strategi Eksternal BI Selain menarik investor asing, BI terus mendorong penggunaan mata uang lokal melalui skema Local Currency Transaction atau LCT.
08Angka penting apa yang disebut dalam “Cadev Indonesia Tembus Dolar AS 146 Miliar, Dana Asing Dolar AS 10-11 Miliar Mengalir…”?
Total aliran dana asing ke SBN dan SRBI disebut mencapai sekitar Dolar AS 10-11 miliar secara year to date. "Sehingga kita melihat ada inflow masuk cukup besar khususnya masih di dua instrumen ini SBN dan SRBI," katanya.
Penulis Tim EkspresPost
Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.







