Memuat tanggal... Kirim Rilis
Sabtu, 7 Nov 2026
Trending
Beranda » Bisnis » Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah

Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
  • visibility 76
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Kelangkaan beras premium di ritel menjadi sorotan karena pemerintah menyatakan persediaan beras nasional masih mencukupi.

  2. Pemerintah kini menghadapi tantangan memastikan stok yang tersedia dapat terdistribusi secara merata hingga jaringan ritel.

  3. Penelusuran tata niaga diperlukan untuk membedakan persoalan distribusi, harga, dan dugaan pelanggaran perdagangan beras.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa harga beras bisa tetap menjadi persoalan ketika stok pemerintah masih berada pada level jutaan ton?

Bagaimana selisih harga beras dari sekitar Rp13.000 menjadi Rp57.000 per kilogram dijelaskan pemerintah?

Dan mengapa Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengaitkannya dengan dugaan praktik mafia?

Dari Rp13.000 Ke Rp57.000 Per Kilogram, Pemerintah Soroti Selisih Harga Beras

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyoroti kenaikan harga dan kelangkaan beras premium di sejumlah ritel pada Senin, 21/9/2026.

Menurut Amran, kondisi tersebut tidak sejalan dengan ketersediaan beras nasional yang dinilai masih melimpah, sehingga pemerintah perlu menelusuri persoalan distribusi dan tata niaga.

“Beras kenapa naik? Kenapa naik padahal stok banyak? Ada mafia. Ini yang bikin ribut,” ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta.

BPS sebelumnya mencatat harga beras premium di tingkat penggilingan pada Agustus 2026 rata-rata Rp15.062 per kilogram, naik 1,22 persen dibandingkan Juli 2026.

Angka Rp89 Triliun Dikaitkan Dengan Temuan Beras Fortifikasi Pemerintah

Sorotan Amran terhadap dugaan permainan beras muncul setelah pemerintah mengungkap temuan terhadap 25 merek beras fortifikasi yang diduga tidak memenuhi standar serta kandungan yang tercantum pada label.

Amran menyebut dugaan praktik tersebut dapat menimbulkan kerugian konsumen hingga Rp89 triliun, sementara pemerintah telah memerintahkan penarikan produk dan menyiapkan langkah penindakan.

“Lah, sebut saja besar-besar di media. Ada mafia yang membuat persoalan ini menjadi ribut. Tahu tidak, Rp89 triliun itu diambil dari hak rakyat,” kata Amran.

Amran juga menyoroti contoh produk yang menurut perhitungannya memiliki harga sekitar Rp13.000 per kilogram tetapi dipasarkan hingga Rp57.000 per kilogram.

Kelangkaan Ritel Tidak Dianggap Sebagai Gambaran Stok Nasional

Di sisi pasokan, Bapanas menyatakan stok Cadangan Beras Pemerintah sekitar 4,6 juta ton per 18 September 2026, dengan penyaluran sekitar 2,3 juta ton sepanjang 2026 hingga pertengahan September.

Angka tersebut menjadi dasar pemerintah untuk menyatakan bahwa persoalan beras di ritel perlu dilihat secara lebih spesifik, terutama dari sisi distribusi dan ketersediaan produk pada jaringan penjualan tertentu.

Amran kemudian meminta Bulog memperkuat pasokan beras premium ke jaringan ritel dan menyatakan volume penyaluran dapat ditingkatkan apabila kondisi di lapangan membutuhkan tambahan pasokan.

Pemerintah Siapkan Penarikan Produk, Pencabutan Izin dan Proses Hukum

Pemerintah sebelumnya menyatakan penertiban beras fortifikasi mencakup penarikan produk, pencabutan izin dan proses hukum terhadap pihak yang terbukti melanggar.

“Yang melanggar kita tindak. Ada tiga proses: izinnya dicabut, dimoratorium, dan diproses secara hukum,” tegas Amran.

Bapanas juga tengah memproses tambahan SPHP beras sebesar 1 juta ton untuk wilayah yang menghadapi tekanan harga dan pasokan.

Dengan stok pemerintah masih berada pada jutaan ton, pemerintah kini menghadapi tantangan memastikan pasokan tersebut benar-benar sampai ke titik penjualan, sementara dugaan pelanggaran tata niaga harus dibuktikan melalui pemeriksaan.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah”?

Dari Rp13.000 Ke Rp57.000 Per Kilogram, Pemerintah Soroti Selisih Harga Beras Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menyoroti kenaikan harga dan kelangkaan beras premium di sejumlah ritel pada Senin, 21/9/2026.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah”?

Kelangkaan Ritel Tidak Dianggap Sebagai Gambaran Stok Nasional Di sisi pasokan, Bapanas menyatakan stok Cadangan Beras Pemerintah sekitar 4,6 juta ton per 18 September 2026, dengan penyaluran sekitar 2,3 juta ton sepanjang 2026 hingga pertengahan September.

03Kapan peristiwa dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah” terjadi?

BPS sebelumnya mencatat harga beras premium di tingkat penggilingan pada Agustus 2026 rata-rata Rp15.062 per kilogram, naik 1,22 persen dibandingkan Juli 2026.

04Di mana peristiwa dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah” berlangsung?

Ini yang bikin ribut,” ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah” berlangsung?

Angka tersebut menjadi dasar pemerintah untuk menyatakan bahwa persoalan beras di ritel perlu dilihat secara lebih spesifik, terutama dari sisi distribusi dan ketersediaan produk pada jaringan penjualan tertentu.

06Apa dampak yang disebutkan dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah”?

Amran kemudian meminta Bulog memperkuat pasokan beras premium ke jaringan ritel dan menyatakan volume penyaluran dapat ditingkatkan apabila kondisi di lapangan membutuhkan tambahan pasokan.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Mentan Amran Soroti Kelangkaan Beras Premium, Dugaan Mafia dan Harga Jadi Perhatian Pemerintah”?

Amran juga menyoroti contoh produk yang menurut perhitungannya memiliki harga sekitar Rp13.000 per kilogram tetapi dipasarkan hingga Rp57.000 per kilogram.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Literasi Keuangan Indonesia Naik Jadi 69,57%, Inklusi Tembus 93,61% Lampaui Target RPJMN

    Literasi Keuangan Indonesia Naik Jadi 69,57%, Inklusi Tembus 93,61% Lampaui Target RPJMN

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Telegraf– Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Indonesia kembali mencatatkan peningkatan pada 2026. Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026 menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen, melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 yang ditetapkan untuk 2029. Hasil survei tersebut diumumkan bersama oleh […]

  • KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 75
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK membenarkan Adrianto Pitojo termasuk 17 orang yang diamankan dalam OTT di lingkungan ATR/BPN. 02 Perkara yang didalami KPK berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan di Bogor. 03 Status para pihak masih dalam pemeriksaan dan KPK belum […]

  • Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU, Tokoh Nasional hingga Pimpinan Ormas Hadir di Jombang

    Prabowo Buka Muktamar Ke-35 NU, Tokoh Nasional hingga Pimpinan Ormas Hadir di Jombang

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 105
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Presiden Prabowo Subianto secara resmi membuka Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (27/8/2026). 02 Dalam prosesi pembukaan, Prabowo didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Rais Aam Pengurus […]

  • BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Kerakyatan Indonesia?

    BRI Salurkan Kredit UMKM Rp1.235 Triliun hingga Triwulan II 2026, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Kerakyatan Indonesia?

    • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 63
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Dalam paparan Press Conference Kinerja Keuangan BRI Triwulan II 2026 di Jakarta, Senin (31/8), tercatat bahwa portofolio kredit UMKM BRI tumbuh 8,6% secara year-on-year (YoY) mEkonomi Kerakyatan menjadi Rp1.235,4 triliun. 02 Hingga Triwulan II 2026, total aset BRI Group mencapai Rp2.352 […]

  • Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

    Rp120 T Danantara Masuk APBN 2026, Menkeu Purbaya Ungkap Rencana Pemerintah di Tengah Perbedaan Keterangan

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rp120 Triliun Danantara Diproyeksikan Menambah Penerimaan Negara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan Danantara akan memberikan sekitar Rp120 triliun untuk APBN 2026. 02 Namun, perbedaan posisi dengan Danantara membuat status Rp120 triliun perlu dibedakan antara target pemerintah dan penerimaan yang sudah […]

  • KPK Geledah Korporasi Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Wajib Pajak dalam Pemeriksaan Jadi Sorotan

    KPK Geledah Korporasi Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Wajib Pajak dalam Pemeriksaan Jadi Sorotan

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 82
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Dalam pengembangan perkara, KPK menyita 680 ribu Dolar AS dari sejumlah lokasi maupun pengembalian saksi. 02 Penyidik juga menyita 1,3 kilogram emas dan Rp100 juta dalam pengembangan kasus tersebut. 03 Barang bukti itu menjadi bagian dari penelusuran dugaan korupsi di KPP […]

expand_less