Memuat tanggal... Kirim Rilis
Sabtu, 24 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar

Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
  • visibility 54
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Polres Bogor mengamankan hampir satu ton merkuri ilegal yang diduga menjadi pasokan pengolahan emas tanpa izin.

  2. Total barang bukti mencapai 998,825 kilogram dengan estimasi nilai sekitar Rp2,9 miliar.

  3. Penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap tujuan pasokan dan jaringan perdagangan merkuri tersebut.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa perdagangan merkuri ilegal menjadi perhatian serius ketika bahan tersebut digunakan dalam proses pengolahan emas?

Apa hubungan hampir satu ton merkuri yang disita dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin di Bogor dan daerah sekitarnya?

Sejauh mana dampak penggunaan merkuri dapat meluas dari aktivitas tambang menuju lingkungan dan kesehatan masyarakat?

Polres Bogor membongkar jaringan pemasok merkuri ilegal yang diduga mendukung aktivitas pertambangan dan pengolahan emas tanpa izin.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 998,825 kilogram merkuri dengan nilai ekonomi sekitar Rp2,89 miliar.

Empat tersangka diamankan setelah penyelidikan yang dilakukan Unit II Tipidter Satreskrim Polres Bogor pada Senin, (17/08/2026).

Merkuri Menjadi Bagian Penting dalam Pengolahan Emas Ilegal

Polisi menilai perdagangan merkuri perlu ditindak karena bahan tersebut digunakan dalam proses pemurnian emas pada aktivitas pertambangan ilegal.

Merkuri membantu proses pemisahan kandungan emas dari batuan yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan.

Kondisi tersebut membuat distribusi merkuri ilegal berkaitan erat dengan keberlangsungan aktivitas tambang dan pengolahan emas tanpa izin.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan fungsi merkuri dalam aktivitas pengolahan emas yang dilakukan penambang ilegal.

“Merkuri ini adalah bahan baku yang biasa dipakai para penambang ilegal untuk memurnikan bahan-bahannya sehingga menjadi emas,” ujar Wikha.

Karena itu, pengungkapan pemasok merkuri menjadi bagian dari rangkaian penindakan kepolisian terhadap pertambangan ilegal.

Polres Bogor sebelumnya juga mengungkap lokasi pengolahan dan pemurnian emas ilegal di Kecamatan Leuwiliang pada Selasa, (01/09/2026).

Hampir Satu Ton Barang Berbahaya Diamankan Polisi Dari Jaringan

Dalam pengungkapan jaringan perdagangan tersebut, polisi menyita 998,825 kilogram merkuri yang disimpan dalam 123 botol plastik.

Petugas turut mengamankan satu timbangan digital, buku catatan penjualan, serta tiga telepon seluler.

Barang bukti tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas perdagangan merkuri yang dilakukan para tersangka.

Empat tersangka masing-masing berinisial RAR, JS, FS, dan RA.

RAR berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat, JS dari Kabupaten Maluku Tengah, FS dari Nabire, Papua Tengah, dan RA berdomisili di Kota Bogor.

Merkuri tersebut diperkirakan diperjualbelikan dengan harga sekitar Rp2,9 juta per kilogram.

Berdasarkan jumlah barang bukti, polisi memperkirakan nilai keseluruhan merkuri mencapai Rp2.896.592.500.

Rantai Distribusi Terhubung dengan Maluku Surabaya dan Wilayah Bogor

Penyelidikan polisi menemukan merkuri tersebut tidak berasal dari wilayah Bogor.

Bahan tersebut ditelusuri berasal dari pengolahan batu sinabar yang ditambang secara ilegal di Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku.

Setelah dikirim dari Maluku ke Surabaya, merkuri dibawa menggunakan kendaraan roda empat menuju Kabupaten Bogor.

Jaringan tersebut diduga telah beroperasi sejak 2023 dan melakukan tiga kali pengiriman menuju wilayah Bogor.

Setelah sampai, merkuri didistribusikan ke sejumlah wilayah yang mencakup Kabupaten Bogor, Depok, dan Sukabumi.

Polisi masih mendalami pihak yang menerima pasokan serta jaringan yang berada di balik distribusi bahan tersebut.

Ancaman Merkuri Meluas dari Perdagangan Menuju Lingkungan dan Kesehatan

Polisi mengingatkan perkara ini tidak hanya menyangkut pelanggaran ketentuan perdagangan tanpa perizinan berusaha.

Penggunaan merkuri secara ilegal juga dinilai membawa risiko terhadap ekosistem lingkungan dan kesehatan manusia.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menegaskan aspek tersebut menjadi alasan pentingnya pengungkapan jaringan perdagangan merkuri.

“Penggunaan bahan seperti merkuri itu sangat berbahaya, dapat merusak ekosistem lingkungan dan juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan manusia,” tegas Wikha.

Empat tersangka dijerat UU Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan juncto UU Nomor 6 Tahun 2023.

Pasal 106 juncto Pasal 24 mengatur kegiatan perdagangan tanpa perizinan berusaha dengan ancaman maksimal empat tahun penjara dan denda Rp10 miliar.

Penyidikan masih dikembangkan untuk mengungkap lebih jauh mata rantai distribusi merkuri serta pihak yang menjadi tujuan pasokan.

Langkah tersebut sekaligus diarahkan untuk mengetahui jaringan yang berkaitan dengan aktivitas pertambangan dan pengolahan emas ilegal.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar”?

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan fungsi merkuri dalam aktivitas pengolahan emas yang dilakukan penambang ilegal. “Merkuri ini adalah bahan baku yang biasa dipakai para penambang ilegal untuk memurnikan bahan-bahannya sehingga menjadi emas,” ujar Wikha.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar”?

Merkuri Menjadi Bagian Penting dalam Pengolahan Emas Ilegal Polisi menilai perdagangan merkuri perlu ditindak karena bahan tersebut digunakan dalam proses pemurnian emas pada aktivitas pertambangan ilegal.

03Kapan peristiwa dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar” terjadi?

Polres Bogor sebelumnya juga mengungkap lokasi pengolahan dan pemurnian emas ilegal di Kecamatan Leuwiliang pada Selasa, (01/09/2026).

04Di mana peristiwa dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar” berlangsung?

RAR berasal dari Kabupaten Seram Bagian Barat, JS dari Kabupaten Maluku Tengah, FS dari Nabire, Papua Tengah, dan RA berdomisili di Kota Bogor.

05Mengapa perkembangan dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar” terjadi?

Karena itu, pengungkapan pemasok merkuri menjadi bagian dari rangkaian penindakan kepolisian terhadap pertambangan ilegal.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar” berlangsung?

Merkuri membantu proses pemisahan kandungan emas dari batuan yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan.

07Angka penting apa yang disebut dalam “Hampir Satu Ton Merkuri Ilegal Disita Polres Bogor, Empat Tersangka Terancam Denda Rp10 Miliar”?

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita 998,825 kilogram merkuri dengan nilai ekonomi sekitar Rp2,89 miliar.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tampil Dominan di Sanchez Pizjuan, Atletico Madrid Bungkam Sevilla 3-1 dan Rebut Puncak Klasemen

    Tampil Dominan di Sanchez Pizjuan, Atletico Madrid Bungkam Sevilla 3-1 dan Rebut Puncak Klasemen

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Atletico Madrid puncaki klasemen Liga Spanyol usai menundukkan Sevilla 3-1 di Ramon Sanchez Pizjuan lewat dua gol Alex Baena dan Ademola Lookman.

  • Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?

    Suahasil Nazara Jadi Menkeu, IHSG dan Rupiah Melemah, Bagaimana Kondisi Fiskal Indonesia Terbaru?

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pergerakan berikutnya menjadi perhatian untuk melihat respons pasar terhadap kebijakan fiskal Suahasil Nazara. 02 Namun, periode tersebut juga diwarnai ketidakpastian global, geopolitik, kebijakan bank sentral dan ekspektasi investor. 03 Data hingga 21 September menunjukkan IHSG dan rupiah melemah setelah pergantian Menteri […]

  • Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

    Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pencarian kini memasuki fase pemantauan sambil menunggu hasil identifikasi dan informasi baru yang dapat diverifikasi. 02 Hingga hari terakhir, belum ditemukan objek yang dapat mengonfirmasi posisi kapal atau delapan orang di dalamnya. 03 Hilangnya KM Arupadatu I menjadi perhatian setelah kapal […]

  • Status Kasus Betrand Peto Usai Laporan Dugaan TPKS, Polisi Selidiki Perkara dan Ruben Onsu Tegaskan Sikap Kooperatif

    Status Kasus Betrand Peto Usai Laporan Dugaan TPKS, Polisi Selidiki Perkara dan Ruben Onsu Tegaskan Sikap Kooperatif

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 58
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Publik masih perlu menunggu keterangan resmi penyidik sebelum menarik kesimpulan mengenai dugaan perkara tersebut. 02 Ruben Onsu menyatakan keluarga akan kooperatif dan mendengarkan keterangan pihak yang berada di lokasi kejadian. 03 Perkembangan terbaru menunjukkan laporan dugaan TPKS telah diterima polisi, sementara […]

  • Kasus Vilmei Rp1,28 Miliar: Polisi Tetapkan Tiga Tersangka, Alur Penggelapan Saldo TikTok Masih Didalami

    Kasus Vilmei Rp1,28 Miliar: Polisi Tetapkan Tiga Tersangka, Alur Penggelapan Saldo TikTok Masih Didalami

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 43
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkara dugaan penggelapan saldo TikTok Vilmei kini memasuki tahap penyidikan dengan tiga tersangka telah ditahan. 02 Polisi masih menguji keterangan para pihak dengan bukti transaksi untuk memastikan peran masing-masing tersangka. 03 Perkembangan penyidikan akan menentukan apakah perkara melibatkan aliran dana atau […]

  • Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Memasuki Perkembangan Baru, Jaket Pelampung Menunggu Identifikasi

    Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Memasuki Perkembangan Baru, Jaket Pelampung Menunggu Identifikasi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Operasi SAR tetap berlangsung dengan mengutamakan perluasan pencarian sekaligus keselamatan seluruh personel di lapangan. 02 Temuan jaket pelampung menjadi objek verifikasi, tetapi belum dapat disebut sebagai bukti keberadaan rombongan. 03 Hilangnya rombongan terjadi ketika mereka menuju Gunung Anak Krakatau untuk melakukan […]

expand_less