Memuat tanggal... Kirim Rilis
Jumat, 23 Okt 2026
Trending
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Ekonomi » Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026

Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) membukukan kinerja positif pada tahun pertama transformasi dengan mencetak laba kotor Rp643,6 miliar atau tumbuh 40% YoY hingga Juli 2026. Pertumbuhan laba tersebut disokong oleh aset yang mencapai Rp81,1 triliun, pembiayaan yang tumbuh 25,7% YoY menjadi Rp62 triliun, serta Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp64,1 triliun.

  2. Sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi menjadi penopang utama bisnis Bank BSN dengan penyaluran mencapai 33.222 unit rumah hingga Juli 2026 dan outstanding sebesar Rp37,95 triliun. Selain itu, kinerja pembiayaan KPR Non-Subsidi tumbuh 21,42% YoY mencapai Rp2,68 triliun, disertai penguatan ekosistem digital platform Bale Syariah yang mencatatkan nilai transaksi hingga Rp4,88 triliun.

  3. Kinerja positif Bank BSN mendapat apresiasi dari BTN dan PP Muhammadiyah yang mendorong perseroan memperluas kemitraan strategis. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir berharap BSN dapat memperkuat pembiayaan sektor UMKM serta berkolaborasi dengan Amal Usaha Muhammadiyah dan 'Aisyiyah demi memajukan ekonomi umat dan masyarakat luas.

EKSPRESPOST.COM – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) membukukan kinerja positif pada tahun pertama setelah transformasi kelembagaan melalui spin-off UUS BTN dan integrasi Bank Victoria Syariah. Hingga Juli 2026, Bank BSN mencatat laba kotor sebesar Rp643,6 miliar, tumbuh 40% secara tahunan (year-on-year/YoY).

Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan ekspansi bisnis perseroan. Aset Bank BSN hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp81,1 triliun, meningkat 22,2% YoY. Sementara pembiayaan tumbuh lebih tinggi sebesar 25,7% YoY menjadi Rp62 triliun.

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) yang dihimpun Bank BSN mencapai Rp64,1 triliun, tumbuh 14,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu menilai kinerja tersebut menjadi catatan positif bagi Bank BSN yang baru menjalani satu tahun perjalanan sebagai entitas hasil transformasi.

“BTN sangat mengapresiasi kinerja rekan-rekan di Bank BSN yang hanya dalam kurun waktu singkat sudah bisa mewujudkan mimpi besar menjadi Bank Syariah terbesar ke-2 di Indonesia,” kata Nixon saat Tasyakuran Milad ke-1 BSN di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Nixon meminta Bank BSN menjaga momentum pertumbuhan dengan tetap mempertahankan kekuatan utama di sektor pembiayaan perumahan. Selain itu, Bank BSN didorong memperluas kemitraan sekaligus menjaga hubungan yang telah terjalin dengan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan capaian pada tahun pertama tersebut menunjukkan proses transformasi kelembagaan yang dimulai dari akuisisi Bank Victoria Syariah hingga spin-off pada Desember 2025 berjalan efektif.

“Transformasi BSN bukan sekadar perubahan papan nama atau kelembagaan semata. Yang jauh lebih krusial adalah bagaimana perubahan ini memberi nilai tambah nyata, memperkuat kinerja, dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Alex.

Di tengah ekspansi pembiayaan, Bank BSN juga berupaya menjaga kualitas aktiva produktif. Fokus tersebut berjalan beriringan dengan penguatan bisnis utama perseroan, terutama pembiayaan perumahan.

KPR Subsidi Jadi Penopang Utama

Sektor Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi masih menjadi salah satu penopang utama bisnis Bank BSN. Hingga Juli 2026, perseroan telah menyalurkan KPR Subsidi sebanyak 33.222 unit rumah.

Bank BSN menargetkan penyaluran KPR Subsidi mencapai 69.636 unit rumah hingga akhir 2026. Target tersebut lebih tinggi dibandingkan realisasi 2025 yang mencapai 59.463 unit.

Sementara itu, pembiayaan KPR Non-Subsidi hingga Juli 2026 mencapai Rp2,68 triliun, tumbuh 21,42% YoY.

Secara keseluruhan, outstanding KPR Subsidi Bank BSN mencapai Rp37,95 triliun, tumbuh 24,18% YoY. Adapun outstanding KPR Non-Subsidi tercatat sebesar Rp18,64 triliun, meningkat 18,56% YoY.

Pengembangan bisnis juga dilakukan melalui kanal digital. Platform Bale Syariah by BSN telah memiliki lebih dari 225 ribu pengguna aktif dengan akumulasi transaksi lebih dari 2 juta transaksi. Nilai transaksi melalui platform tersebut mencapai Rp4,88 triliun hingga Juli 2026.

Muhammadiyah Dorong BSN Perkuat Pembiayaan UMKM

Kinerja Bank BSN juga mendapat apresiasi dari Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., berharap pertumbuhan Bank BSN tidak hanya tercermin dari indikator keuangan, tetapi juga memberikan dampak terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurut Haedar, Bank BSN memiliki peluang untuk menjadi salah satu pilar dalam memperkuat ekonomi umat, khususnya melalui pembiayaan sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Umat Islam merupakan mayoritas penduduk di negeri ini, namun secara kualitas ekonomi masih menghadapi tantangan ketertinggalan. Kehadiran Bank BSN diharapkan dapat menjadi pilar strategis yang menopang dan memajukan ekonomi umat, khususnya di sektor mikro, kecil, dan menengah (UMKM),” ujar Haedar.

Haedar juga mendorong penguatan kolaborasi antara Bank BSN dengan Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta organisasi ‘Aisyiyah agar menghasilkan program ekonomi yang lebih konkret dan mudah diakses masyarakat.

“Muhammadiyah terus bergerak membangun ikhtiar di bidang pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi masyarakat di daerah terdepan dan terpencil. Kerjasama dengan BSN harus tepat sasaran agar dapat memberikan kemanfaatan dan berkah yang sebesar-besarnya bagi kemajuan bangsa,” pungkas Haedar.

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa fakta paling penting dari “Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026” yang perlu diketahui pembaca?

EKSPRESPOST.COM – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) membukukan kinerja positif pada tahun pertama setelah transformasi kelembagaan melalui spin-off UUS BTN dan integrasi Bank Victoria Syariah.

02Siapa pihak utama di balik peristiwa dalam “Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026”, dan apa perannya?

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu menilai kinerja tersebut menjadi catatan positif bagi Bank BSN yang baru menjalani satu tahun perjalanan sebagai entitas hasil transformasi. "BTN sangat mengapresiasi kinerja rekan-rekan di Bank BSN yang hanya dalam kurun waktu singkat sudah bisa mewujudkan mimpi besar menjadi Bank Syariah terbesar ke-2 di Indonesia," kata Nixon saat Tasyakuran Milad ke-1 BSN di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

03Kapan peristiwa penting dalam “Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026” terjadi atau dijadwalkan?

Hingga Juli 2026, Bank BSN mencatat laba kotor sebesar Rp643,6 miliar, tumbuh 40% secara tahunan (year-on-year/YoY).

04Mengapa perkembangan dalam “Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026” terjadi dan apa alasan yang disebutkan?

Haedar juga mendorong penguatan kolaborasi antara Bank BSN dengan Muhammadiyah, Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta organisasi 'Aisyiyah agar menghasilkan program ekonomi yang lebih konkret dan mudah diakses masyarakat. "Muhammadiyah terus bergerak membangun ikhtiar di bidang pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi masyarakat di daerah terdepan dan terpencil.

05Bagaimana peristiwa atau proses dalam “Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026” berlangsung?

Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan capaian pada tahun pertama tersebut menunjukkan proses transformasi kelembagaan yang dimulai dari akuisisi Bank Victoria Syariah hingga spin-off pada Desember 2025 berjalan efektif. "Transformasi BSN bukan sekadar perubahan papan nama atau kelembagaan semata.

06Apa dampak utama “Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026” bagi publik atau pihak terkait?

Yang jauh lebih krusial adalah bagaimana perubahan ini memberi nilai tambah nyata, memperkuat kinerja, dan menghadirkan kemaslahatan bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Alex.

07Berapa angka penting dalam “Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026” yang membantu memahami skala peristiwa?

Aset Bank BSN hingga 31 Juli 2026 mencapai Rp81,1 triliun, meningkat 22,2% YoY.

08Apa konteks penting dari “Bank BSN Cetak Laba Rp643,6 Miliar, Pembiayaan Tumbuh 25,7 Persen hingga Juli 2026” yang perlu dipahami pembaca?

Pertumbuhan laba tersebut sejalan dengan ekspansi bisnis perseroan.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Kasus INRU Selama 17 Tahun, Dari Dugaan Under-Invoicing Hingga Jadu Tersangka Korporasi Kejaksaan Agung

    Jejak Kasus INRU Selama 17 Tahun, Dari Dugaan Under-Invoicing Hingga Jadu Tersangka Korporasi Kejaksaan Agung

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 39
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kejagung menetapkan PT Toba Pulp Lestari Tbk atau INRU sebagai tersangka korporasi dalam dugaan korupsi ekspor periode 2008-2025. 02 Penyidik menduga transfer pricing dan under-invoicing dilakukan melalui manipulasi transaksi pulp, dengan estimasi kerugian negara sekitar Rp2 triliun. 03 INRU menyatakan menghormati […]

  • Suahasil Nazara Dihadapkan Tantangan Perluas Ekonomi Formal untuk Perkuat Tax Ratio dan Penerimaan Negara

    Suahasil Nazara Dihadapkan Tantangan Perluas Ekonomi Formal untuk Perkuat Tax Ratio dan Penerimaan Negara

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemerintah didorong memperluas sumber penerimaan tanpa terus meningkatkan beban pada basis wajib pajak yang sama. 02 Fakhrul Fulvian menilai perluasan ekonomi formal dapat menjadi fondasi bagi pertumbuhan tax base yang berkelanjutan. 03 Perdebatan tax ratio bergeser pada persoalan lebih luas, yakni […]

  • BMKG Pastikan Dentuman Bandung Raya Bukan Gempa, Sumber Suara Masih Dikaji Setelah Muncul Berulang Dini Hari

    BMKG Pastikan Dentuman Bandung Raya Bukan Gempa, Sumber Suara Masih Dikaji Setelah Muncul Berulang Dini Hari

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 42
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 BMKG memperkuat pemantauan kegempaan, petir, atmosfer, dan magnet bumi untuk mengungkap sumber dentuman Bandung Raya. 02 Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mempercayai spekulasi mengenai penyebab dentuman yang belum terverifikasi. 03 Informasi resmi BMKG menjadi rujukan utama selama penyelidikan sumber suara […]

  • Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Komitmen Dagang USD 2 Juta Mulai Direalisasikan

    Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Komitmen Dagang USD 2 Juta Mulai Direalisasikan

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Telegraf-Pelepasan ekspor yang berlangsung di The Keranjang Bali, Kabupaten Badung, menjadi langkah awal dari kerja sama dagang yang ditargetkan berlangsung selama satu tahun. Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan keberhasilan ekspor tersebut membuktikan produk pertanian Indonesia mampu bersaing di pasar internasional apabila didukung kualitas yang baik dan akses pasar yang terbuka. “Pelepasan […]

  • Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di Masyarakat

    Maudy Ayunda Bicara Kesehatan Mental dan Berita Buruk, Kritik Netizen Memunculkan Isu Privilege di Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 35
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Kontroversi kini menjadi refleksi mengenai cara membahas kesehatan mental tanpa mengabaikan pengalaman kelompok yang terdampak. 02 Ia mengatakan kritik tersebut didengar dan dihargai sebagai masukan untuk memahami persoalan dari perspektif yang lebih dalam. 03 Maudy Ayunda mengakhiri klarifikasinya dengan mengapresiasi publik […]

  • Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

    Bahlil Lahadalia Ajak Investor Bangun Data Center di Indonesia dengan Dukungan Energi dan Listrik Kompetitif

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 27
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pemerintah menyatakan akan memberikan kemudahan bagi investor yang mengembangkan data center di Indonesia. 02 Bahlil menyebut kebutuhan energi data center meningkat bersamaan dengan kebutuhan energi terbarukan. 03 Indonesia menawarkan kombinasi wilayah luas, sumber energi beragam, dan harga listrik kompetitif untuk investasi […]

expand_less