Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Selasa, 22 Sep 2026
Trending
Beranda » Politik » Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 21
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Posisi hukum Nusron berbeda dari delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK dalam perkara tersebut.

  2. Golkar telah mengonfirmasi pengunduran diri, sementara KPK masih mendalami dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

  3. Fokus perkembangan terbaru berada pada alasan pengunduran diri Nusron, dinamika hubungan dengan Golkar, serta perkembangan penyidikan KPK.

EKSPRESPOST.COM – Mengapa nama Nusron Wahid menjadi perhatian setelah KPK menetapkan delapan tersangka kasus dugaan suap HGB?

Apa yang sebenarnya dikatakan Mahfud MD mengenai posisi Nusron?

Dan bagaimana respons KPK ketika pemeriksaan terhadap Menteri ATR/BPN mulai dipertanyakan publik?

Sorotan terhadap Nusron meningkat setelah KPK menggelar OTT terkait dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

KPK menyita uang tunai Rp106,3 miliar dalam operasi tersebut dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

Di tengah penyidikan, Mahfud MD meminta KPK menjelaskan kemungkinan pemeriksaan terhadap Nusron sebagai pejabat publik.

OTT KPK Membuka Rangkaian Penyidikan Kasus HGB Summarecon

OTT KPK berlangsung di kawasan Jabodetabek pada Senin, (14/09/2026), terkait dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon.

Sehari kemudian, KPK menetapkan delapan tersangka yang berasal dari lingkungan ATR/BPN, korporasi, politik, dan pihak swasta.

Empat tersangka disebut KPK diduga merupakan orang kepercayaan Nusron, yakni Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz, Erwin, dan Muhammad Fakhry.

KPK kemudian melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN pada Kamis, (17/09/2026), tetapi ruangan Nusron tidak digeledah.

Mahfud MD Mendorong Keterbukaan Mengenai Posisi Nusron

Mahfud menilai posisi Nusron perlu dijelaskan kepada publik dalam konteks penyidikan kasus tersebut.

“Menurut saya, demi keterbukaan mestinya segera dijelaskan oleh KPK apakah sekarang ini ada niatan memanggil Nusron, minimal memeriksa Nusron,” kata Mahfud.

Mahfud juga mengatakan publik akan memiliki pertanyaan apabila Nusron tidak dipanggil dan dijelaskan posisinya dalam perkara tersebut.

Namun, pandangan Mahfud tersebut merupakan pernyataan mengenai kebutuhan keterbukaan, bukan keterangan bahwa Nusron telah ditetapkan sebagai tersangka.

Pengunduran Diri Golkar Menambah Konteks Politik Nusron

Di tengah perkembangan hukum tersebut, Golkar mengonfirmasi Nusron telah mengajukan pengunduran diri dari kepengurusan DPP beberapa bulan sebelumnya.

Ahmad Doli Kurnia menyatakan pengunduran diri tersebut memang telah diajukan, tetapi alasan resminya belum diungkap.

Fakta tersebut membuat posisi Nusron memiliki dua perkembangan berbeda, yakni perubahan status kepengurusan partai dan proses hukum yang masih berjalan di KPK.

Nusron Hormati Proses Hukum dan Bantah Mengetahui Perkara

Nusron menyatakan menghormati proses hukum KPK dan menyebut ATR/BPN akan mengikuti serta membantu penyidikan yang sedang berlangsung.

“Kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK,” kata Nusron.

Pada Jumat, (18/09/2026), Nusron juga menyatakan tidak mengetahui duduk perkara dugaan suap HGB Summarecon.

“Enggak tahu (duduk perkara kasus suap di Summarecon itu seperti apa),” ujar Nusron ketika ditanya mengenai perkara tersebut.

KPK Tegaskan Penyidikan Masih Berada pada Tahap Awal

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidikan masih berada pada tahap awal setelah perkara hasil OTT dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Saat ini masih tahap awal pascaperistiwa tertangkap tangan dalam tahap penyelidikan tersebut diputuskan naik ke tahap penyidikan,” kata Budi.

Budi menegaskan penyidik masih fokus melengkapi alat bukti tambahan sebelum menentukan perkembangan berikutnya dalam perkara tersebut.

“Apakah kemudian nanti ada pihak-pihak lain yang diduga punya peran signifikan dalam konstruksi perkara tersebut? Kita sama-sama tunggu perkembangannya,” ujar Budi.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

Sorotan terhadap Nusron meningkat setelah KPK menggelar OTT terkait dugaan korupsi pengurusan HGB PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

OTT KPK Membuka Rangkaian Penyidikan Kasus HGB Summarecon OTT KPK berlangsung di kawasan Jabodetabek pada Senin, (14/09/2026), terkait dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon.

03Kapan peristiwa dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” terjadi?

KPK kemudian melakukan penggeledahan sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN pada Kamis, (17/09/2026), tetapi ruangan Nusron tidak digeledah.

04Di mana peristiwa dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” berlangsung?

Fakta tersebut membuat posisi Nusron memiliki dua perkembangan berbeda, yakni perubahan status kepengurusan partai dan proses hukum yang masih berjalan di KPK.

05Mengapa perkembangan dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” terjadi?

Ahmad Doli Kurnia menyatakan pengunduran diri tersebut memang telah diajukan, tetapi alasan resminya belum diungkap.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka” berlangsung?

Nusron Hormati Proses Hukum dan Bantah Mengetahui Perkara Nusron menyatakan menghormati proses hukum KPK dan menyebut ATR/BPN akan mengikuti serta membantu penyidikan yang sedang berlangsung. “Kami menghormati apa yang diproses oleh aparat penegak hukum, dalam hal ini KPK,” kata Nusron.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

Mahfud MD Mendorong Keterbukaan Mengenai Posisi Nusron Mahfud menilai posisi Nusron perlu dijelaskan kepada publik dalam konteks penyidikan kasus tersebut. “Menurut saya, demi keterbukaan mestinya segera dijelaskan oleh KPK apakah sekarang ini ada niatan memanggil Nusron, minimal memeriksa Nusron,” kata Mahfud.

08Angka penting apa yang disebut dalam “Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, KPK Belum Tetapkan Menteri ATR Sebagai Tersangka”?

KPK menyita uang tunai Rp106,3 miliar dalam operasi tersebut dan menetapkan delapan orang sebagai tersangka.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Massa di Belitung Timur Ganggu Operasional, PT Timah Aktifkan Emergency Response

    Aksi Massa di Belitung Timur Ganggu Operasional, PT Timah Aktifkan Emergency Response

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 12
    • 0Komentar

    Telegraf – PT Timah (Persero) Tbk mengaktifkan Rencana Tanggap Darurat (Emergency Response Plan) setelah aksi massa yang terjadi di Kabupaten Belitung Timur mengganggu aktivitas operasional perusahaan. Hingga kini, sebagian kegiatan operasional di wilayah Belitung masih belum berjalan normal. Corporate Secretary PT Timah Ruddy Nursalam mengatakan perusahaan telah melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, mulai dari evakuasi […]

  • Nusron dan Raja Juli Menjadi Sorotan, Ini Fakta Perkara KPK dan Ruang Evaluasi Presiden Prabowo Terbaru

    Nusron dan Raja Juli Menjadi Sorotan, Ini Fakta Perkara KPK dan Ruang Evaluasi Presiden Prabowo Terbaru

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 21
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Transparansi dan konsistensi akuntabilitas menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan terhadap pemerintahan. 02 Proses hukum tetap menjadi kewenangan KPK, sedangkan evaluasi menteri berada dalam ranah keputusan Presiden. 03 Perhatian publik kini tertuju pada bagaimana Presiden Prabowo merespons perkembangan perkara yang menyentuh […]

  • Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional

    Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 34
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pupuk Indonesia mencatat laba bersih Rp8,51 triliun pada semester I 2026, naik 252,8 persen secara tahunan. 02 Pendapatan Pupuk Indonesia tumbuh 51 persen menjadi Rp59,67 triliun, sementara EBITDA naik 140 persen menjadi Rp14,28 triliun. 03 Kinerja tersebut dicapai bersamaan dengan penurunan […]

  • Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 23
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Mahasiswa dari tiga program studi STAI Al-Anwar Sarang, yakni IAT, PGMI, dan PM, melaksanakan program pemberdayaan dan pendampingan pendidikan Islam melalui pengembangan Madrasah Diniyah (Madin) di Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. 02 Program yang diinisiasi berdasarkan temuan masalah kurikulum tradisional […]

  • CWIG Investigasi VIMA, Sejumlah Nama Founder dan Leader Ditelusuri Bersama Jejak Bisnis ShortPro Sebelumnya

    CWIG Investigasi VIMA, Sejumlah Nama Founder dan Leader Ditelusuri Bersama Jejak Bisnis ShortPro Sebelumnya

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 40
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 VIMA sebelumnya memperkenalkan diri sebagai platform drama pendek digital dengan program Reward Coin dan sejumlah paket premium. 02 Pemberitaan sebelumnya menyebut fitur VIMA mencakup reward, komisi, bonus jaringan, dan program apresiasi bagi pengguna. 03 Model tersebut membuat aspek sumber pendapatan dan […]

  • BAP Tan Kian Sebut 4 Nama Pejabat Kejagung, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bantah Aliran Rp40 Miliar TPPU

    BAP Tan Kian Sebut 4 Nama Pejabat Kejagung, Kuasa Hukum Febrie Adriansyah Bantah Aliran Rp40 Miliar TPPU

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 10
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Fakta mengenai tujuan dan penerima dana masih harus diuji berdasarkan keseluruhan alat bukti perkara. 02 Penyebutan empat pejabat Kejagung belum dapat dimaknai sebagai bukti penerimaan uang oleh mereka. 03 Inti persoalan kini berada pada konteks BAP, dugaan aliran dana, serta pembuktian […]

expand_less