Memuat tanggal... Kirim Rilis
Minggu, 8 Nov 2026
Trending
Beranda » Hukum » Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
  • visibility 69
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut.

  2. "KPK menduga empat dari delapan tersangka merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid," kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein.

  3. Nusron Menyatakan Menghormati Proses Hukum KPK Nusron memberikan tanggapan pada Jumat, (18/09/2026), setelah beberapa hari menjadi perhatian menyusul OTT di kementeriannya.

  4. Ia kemudian kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dengan bidang Ilmu Sejarah.

  5. Sementara itu, KPK masih mengembangkan perkara melalui pemeriksaan, penggeledahan, serta analisis dokumen dan perangkat elektronik.

EKSPRESPOST.COM – Bagaimana perjalanan Nusron Wahid dari wartawan hingga menjadi Menteri ATR/BPN ketika empat orang yang disebut dekat dengannya ditetapkan sebagai tersangka?

Seberapa jauh penyidikan KPK berkembang setelah OTT terkait dugaan suap HGB Summarecon?

Dan berapa nilai kekayaan Nusron yang tercatat dalam LHKPN ketika namanya kembali menjadi perhatian publik?

Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut.

Ia kemudian kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dengan bidang Ilmu Sejarah.

Semasa mahasiswa, Nusron aktif dalam Senat Mahasiswa UI, memimpin Majalah Kampus Suara Mahasiswa UI, serta mendirikan Forum Ilmiah Kajian Islam.

Ia kemudian memperoleh gelar Magister Ilmu Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor pada 2011.

Sebelum aktif dalam politik, Nusron bekerja sebagai wartawan Harian Bisnis Indonesia pada 1995-1999.

Ia juga pernah menjadi peneliti, dosen UI, Staf Ahli Kementerian BUMN, serta Staf Ahli Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.

Karier organisasinya meliputi Ketua Umum PMII 2000-2003, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor 2011-2016, dan Wakil Ketua Umum PBNU 2022-2024.

Di politik, Nusron terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar pada Pemilu 2004 dan kembali memperoleh kursi pada periode berikutnya.

Ia kemudian menjadi Kepala BNP2TKI pada 2014-2019 sebelum dilantik sebagai Menteri ATR/Kepala BPN pada Senin, (21/10/2024).

Kekayaan Rp22,76 Miliar Tercatat dalam LHKPN Terbaru

LHKPN periodik 2025 yang disampaikan pada Kamis, (26/03/2026), mencatat harta bersih Nusron sebesar Rp22.762.598.724.

Komponen terbesar berasal dari 23 tanah dan bangunan di Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, dan Kudus.

Nilai keseluruhan tanah dan bangunan tersebut mencapai Rp16.944.912.556.

Nusron juga melaporkan kendaraan senilai Rp1.776.377.000, harta bergerak lainnya Rp397.610.000, serta surat berharga Rp650.796.198.

Kas dan setara kas tercatat Rp4.092.902.970 dalam laporan tersebut.

Jika seluruh komponen dijumlahkan sebelum utang, nilainya mencapai Rp23.862.598.724.

Setelah dikurangi utang Rp1,1 miliar, kekayaan bersih Nusron tercatat Rp22.762.598.724.

Dengan penyidikan yang masih berlangsung, status hukum Nusron tetap berbeda dari delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK.

Nusron Menyatakan Menghormati Proses Hukum KPK

Nusron memberikan tanggapan pada Jumat, (18/09/2026), setelah beberapa hari menjadi perhatian menyusul OTT di kementeriannya.

“Kami ikuti prosesnya ini dan kami serahkan sepenuhnya kepada KPK sebagai aparat penegak hukum,” kata Nusron.

Ia juga menyatakan siap membantu proses penyidikan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

Dalam kesempatan lain pada hari yang sama, Nusron mengaku belum mengetahui detail perkara yang sedang ditangani KPK.

“Enggak tahu (duduk perkara kasus suap di Summarecon itu seperti apa),” kata Nusron.

Nusron juga berharap perkara tersebut dapat menjadi momentum pembenahan pelayanan di internal kantor pertanahan agar tata kelolanya semakin baik.

Sementara itu, KPK masih mengembangkan perkara melalui pemeriksaan, penggeledahan, serta analisis dokumen dan perangkat elektronik.

OTT ATR/BPN Membuka Babak Baru Pengusutan Kasus Pertanahan

KPK melakukan OTT di kawasan Jabodetabek pada Senin, (14/09/2026), terkait dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.

Pada Selasa, (15/09/2026), KPK mengumumkan delapan tersangka dari operasi tersebut dan menahan mereka untuk 20 hari pertama.

Para tersangka mencakup pejabat ATR/BPN, pihak swasta, politikus, serta mantan kepala daerah yang disebut berkaitan dengan perkara.

KPK menduga Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry merupakan orang kepercayaan Nusron.

“KPK menduga empat dari delapan tersangka merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid,” kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein.

Penyebutan tersebut merupakan konstruksi penyidikan KPK dan tidak berarti Nusron telah berstatus tersangka.

Penyidikan Meluas dari Kementerian Hingga Kantor Summarecon

KPK menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN pada Kamis, (17/09/2026), untuk mencari bukti terkait perkara.

Ruangan sejumlah direktur jenderal dan direktorat terkait diperiksa, sementara ruangan Nusron tidak termasuk lokasi yang digeledah.

Sehari berikutnya, Jumat, (18/09/2026), penyidik menggeledah kantor PT Summarecon Agung Tbk di Jakarta Timur.

Dari lokasi tersebut, KPK menyita dokumen sertifikat HGB, dokumen keuangan, dan barang bukti elektronik terkait pemblokiran sengketa tanah.

Rumah Lampri di Bekasi juga digeledah pada Jumat, (18/09/2026), setelah penggeledahan kantor Summarecon.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan penggeledahan rumah Lampri berkaitan dengan penyidikan perkara yang sama.

“Petang ini, tim penyidik beranjak melanjutkan penggeledahan di rumah tersangka LMP (Lampri) yang berlokasi di daerah Bekasi, Jawa Barat,” kata Budi.

KPK juga sedang mendalami dugaan setoran Rp10 miliar kepada Arif pada Senin, (07/09/2026), termasuk asal dana tersebut.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…”?

Dengan penyidikan yang masih berlangsung, status hukum Nusron tetap berbeda dari delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…”?

Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut.

03Kapan peristiwa dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…” terjadi?

Ia kemudian menjadi Kepala BNP2TKI pada 2014-2019 sebelum dilantik sebagai Menteri ATR/Kepala BPN pada Senin, (21/10/2024).

04Di mana peristiwa dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…” berlangsung?

Ia kemudian kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dengan bidang Ilmu Sejarah.

05Mengapa perkembangan dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…” terjadi?

Nusron juga berharap perkara tersebut dapat menjadi momentum pembenahan pelayanan di internal kantor pertanahan agar tata kelolanya semakin baik.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…” berlangsung?

Nusron Menyatakan Menghormati Proses Hukum KPK Nusron memberikan tanggapan pada Jumat, (18/09/2026), setelah beberapa hari menjadi perhatian menyusul OTT di kementeriannya. "Kami ikuti prosesnya ini dan kami serahkan sepenuhnya kepada KPK sebagai aparat penegak hukum," kata Nusron.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…”?

Ia juga menyatakan siap membantu proses penyidikan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

08Angka penting apa yang disebut dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…”?

Ia kemudian memperoleh gelar Magister Ilmu Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor pada 2011.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tampil Dominan di Sanchez Pizjuan, Atletico Madrid Bungkam Sevilla 3-1 dan Rebut Puncak Klasemen

    Tampil Dominan di Sanchez Pizjuan, Atletico Madrid Bungkam Sevilla 3-1 dan Rebut Puncak Klasemen

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Atletico Madrid puncaki klasemen Liga Spanyol usai menundukkan Sevilla 3-1 di Ramon Sanchez Pizjuan lewat dua gol Alex Baena dan Ademola Lookman.

  • Sabotase Kopdes Dibantah Menkop, 28.626 Manajer Direkrut dan Penempatan Agrinas Mulai 25 September 2026

    Sabotase Kopdes Dibantah Menkop, 28.626 Manajer Direkrut dan Penempatan Agrinas Mulai 25 September 2026

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 55
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkembangan SK pengangkatan dan penempatan manajer akan menentukan percepatan operasional ribuan Kopdes Merah Putih. 02 Pemerintah harus memastikan proses administrasi dan verifikasi berjalan sesuai mekanisme sebelum manajer ditempatkan. 03 Polemik sabotase Kopdes kini memasuki tahap baru setelah pemerintah menetapkan target penempatan […]

  • KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    KPK Periksa 17 Orang dalam OTT BPN Bogor, Adrianto Pitojo Terjaring dan Uang Ratusan Miliar Jadi Barang Bukti

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 80
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 KPK membenarkan Adrianto Pitojo termasuk 17 orang yang diamankan dalam OTT di lingkungan ATR/BPN. 02 Perkara yang didalami KPK berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan Hak Guna Bangunan di Bogor. 03 Status para pihak masih dalam pemeriksaan dan KPK belum […]

  • Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi Ketidakpastian

    Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi Ketidakpastian

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 50
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pasar global kini mencermati hubungan antara suku bunga, perdagangan, dan kebijakan ekonomi AS. 02 The Fed menghadapi tuntutan politik ketika harus menentukan kebijakan berdasarkan kondisi ekonomi dan inflasi. 03 Ancaman perdagangan Trump menambah dimensi baru dalam perdebatan mengenai kebijakan moneter Amerika […]

  • Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap Berjalan

    Tata Kelola Ekspor DSI Diperkuat, Pelaku Usaha Tetap Pemilik Barang dan Kontrak Komersial Tetap Berjalan

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 37
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 DSI menyatakan temuan anomali tidak otomatis mengubah hubungan bisnis eksportir dengan pembeli luar negeri. 02 Mekanisme pemeriksaan mencakup data PEB, sertifikat surveyor, referensi harga, beneficial ownership, hingga jejak kapal. 03 Pengawasan ekspor DSI diarahkan memperkuat transparansi transaksi komoditas SDA sekaligus meningkatkan […]

  • Dugaan Isi SDB Hilang di MNC Bank, DPR dan CBA Dorong OJK Ungkap Fakta Melalui Pemeriksaan Menyeluruh

    Dugaan Isi SDB Hilang di MNC Bank, DPR dan CBA Dorong OJK Ungkap Fakta Melalui Pemeriksaan Menyeluruh

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Komisi XI DPR meminta OJK memeriksa MNC Bank terkait dugaan hilangnya surat berharga dalam Safe Deposit Box. 02 Harris Turino menilai dugaan tersebut menyangkut kepentingan konsumen dan kepercayaan nasabah terhadap keamanan perbankan. 03 Pemeriksaan diminta mencakup akses SDB, CCTV, kunci, sistem […]

expand_less