Memuat tanggal... Kirim Rilis
Langsung ke konten
Rabu, 23 Sep 2026
Trending
Beranda » Hukum » Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month
  • visibility 26
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut.

  2. "KPK menduga empat dari delapan tersangka merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid," kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein.

  3. Nusron Menyatakan Menghormati Proses Hukum KPK Nusron memberikan tanggapan pada Jumat, (18/09/2026), setelah beberapa hari menjadi perhatian menyusul OTT di kementeriannya.

  4. Ia kemudian kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dengan bidang Ilmu Sejarah.

  5. Sementara itu, KPK masih mengembangkan perkara melalui pemeriksaan, penggeledahan, serta analisis dokumen dan perangkat elektronik.

EKSPRESPOST.COM – Bagaimana perjalanan Nusron Wahid dari wartawan hingga menjadi Menteri ATR/BPN ketika empat orang yang disebut dekat dengannya ditetapkan sebagai tersangka?

Seberapa jauh penyidikan KPK berkembang setelah OTT terkait dugaan suap HGB Summarecon?

Dan berapa nilai kekayaan Nusron yang tercatat dalam LHKPN ketika namanya kembali menjadi perhatian publik?

Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut.

Ia kemudian kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dengan bidang Ilmu Sejarah.

Semasa mahasiswa, Nusron aktif dalam Senat Mahasiswa UI, memimpin Majalah Kampus Suara Mahasiswa UI, serta mendirikan Forum Ilmiah Kajian Islam.

Ia kemudian memperoleh gelar Magister Ilmu Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor pada 2011.

Sebelum aktif dalam politik, Nusron bekerja sebagai wartawan Harian Bisnis Indonesia pada 1995-1999.

Ia juga pernah menjadi peneliti, dosen UI, Staf Ahli Kementerian BUMN, serta Staf Ahli Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan.

Karier organisasinya meliputi Ketua Umum PMII 2000-2003, Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor 2011-2016, dan Wakil Ketua Umum PBNU 2022-2024.

Di politik, Nusron terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Golkar pada Pemilu 2004 dan kembali memperoleh kursi pada periode berikutnya.

Ia kemudian menjadi Kepala BNP2TKI pada 2014-2019 sebelum dilantik sebagai Menteri ATR/Kepala BPN pada Senin, (21/10/2024).

Kekayaan Rp22,76 Miliar Tercatat dalam LHKPN Terbaru

LHKPN periodik 2025 yang disampaikan pada Kamis, (26/03/2026), mencatat harta bersih Nusron sebesar Rp22.762.598.724.

Komponen terbesar berasal dari 23 tanah dan bangunan di Depok, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, dan Kudus.

Nilai keseluruhan tanah dan bangunan tersebut mencapai Rp16.944.912.556.

Nusron juga melaporkan kendaraan senilai Rp1.776.377.000, harta bergerak lainnya Rp397.610.000, serta surat berharga Rp650.796.198.

Kas dan setara kas tercatat Rp4.092.902.970 dalam laporan tersebut.

Jika seluruh komponen dijumlahkan sebelum utang, nilainya mencapai Rp23.862.598.724.

Setelah dikurangi utang Rp1,1 miliar, kekayaan bersih Nusron tercatat Rp22.762.598.724.

Dengan penyidikan yang masih berlangsung, status hukum Nusron tetap berbeda dari delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK.

Nusron Menyatakan Menghormati Proses Hukum KPK

Nusron memberikan tanggapan pada Jumat, (18/09/2026), setelah beberapa hari menjadi perhatian menyusul OTT di kementeriannya.

“Kami ikuti prosesnya ini dan kami serahkan sepenuhnya kepada KPK sebagai aparat penegak hukum,” kata Nusron.

Ia juga menyatakan siap membantu proses penyidikan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

Dalam kesempatan lain pada hari yang sama, Nusron mengaku belum mengetahui detail perkara yang sedang ditangani KPK.

“Enggak tahu (duduk perkara kasus suap di Summarecon itu seperti apa),” kata Nusron.

Nusron juga berharap perkara tersebut dapat menjadi momentum pembenahan pelayanan di internal kantor pertanahan agar tata kelolanya semakin baik.

Sementara itu, KPK masih mengembangkan perkara melalui pemeriksaan, penggeledahan, serta analisis dokumen dan perangkat elektronik.

OTT ATR/BPN Membuka Babak Baru Pengusutan Kasus Pertanahan

KPK melakukan OTT di kawasan Jabodetabek pada Senin, (14/09/2026), terkait dugaan korupsi pengurusan HGB Summarecon di Kabupaten Bogor.

Pada Selasa, (15/09/2026), KPK mengumumkan delapan tersangka dari operasi tersebut dan menahan mereka untuk 20 hari pertama.

Para tersangka mencakup pejabat ATR/BPN, pihak swasta, politikus, serta mantan kepala daerah yang disebut berkaitan dengan perkara.

KPK menduga Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry merupakan orang kepercayaan Nusron.

“KPK menduga empat dari delapan tersangka merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid,” kata Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein.

Penyebutan tersebut merupakan konstruksi penyidikan KPK dan tidak berarti Nusron telah berstatus tersangka.

Penyidikan Meluas dari Kementerian Hingga Kantor Summarecon

KPK menggeledah sejumlah ruangan di Kementerian ATR/BPN pada Kamis, (17/09/2026), untuk mencari bukti terkait perkara.

Ruangan sejumlah direktur jenderal dan direktorat terkait diperiksa, sementara ruangan Nusron tidak termasuk lokasi yang digeledah.

Sehari berikutnya, Jumat, (18/09/2026), penyidik menggeledah kantor PT Summarecon Agung Tbk di Jakarta Timur.

Dari lokasi tersebut, KPK menyita dokumen sertifikat HGB, dokumen keuangan, dan barang bukti elektronik terkait pemblokiran sengketa tanah.

Rumah Lampri di Bekasi juga digeledah pada Jumat, (18/09/2026), setelah penggeledahan kantor Summarecon.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyatakan penggeledahan rumah Lampri berkaitan dengan penyidikan perkara yang sama.

“Petang ini, tim penyidik beranjak melanjutkan penggeledahan di rumah tersangka LMP (Lampri) yang berlokasi di daerah Bekasi, Jawa Barat,” kata Budi.

KPK juga sedang mendalami dugaan setoran Rp10 miliar kepada Arif pada Senin, (07/09/2026), termasuk asal dana tersebut.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…”?

Dengan penyidikan yang masih berlangsung, status hukum Nusron tetap berbeda dari delapan tersangka yang telah ditetapkan KPK.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…”?

Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut.

03Kapan peristiwa dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…” terjadi?

Ia kemudian menjadi Kepala BNP2TKI pada 2014-2019 sebelum dilantik sebagai Menteri ATR/Kepala BPN pada Senin, (21/10/2024).

04Di mana peristiwa dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…” berlangsung?

Ia kemudian kuliah di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dengan bidang Ilmu Sejarah.

05Mengapa perkembangan dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…” terjadi?

Nusron juga berharap perkara tersebut dapat menjadi momentum pembenahan pelayanan di internal kantor pertanahan agar tata kelolanya semakin baik.

06Bagaimana proses atau peristiwa dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…” berlangsung?

Nusron Menyatakan Menghormati Proses Hukum KPK Nusron memberikan tanggapan pada Jumat, (18/09/2026), setelah beberapa hari menjadi perhatian menyusul OTT di kementeriannya. "Kami ikuti prosesnya ini dan kami serahkan sepenuhnya kepada KPK sebagai aparat penegak hukum," kata Nusron.

07Apa dampak yang disebutkan dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…”?

Ia juga menyatakan siap membantu proses penyidikan yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut.

08Angka penting apa yang disebut dalam “Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB…”?

Ia kemudian memperoleh gelar Magister Ilmu Ekonomi dari Institut Pertanian Bogor pada 2011.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 24
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Mahasiswa dari tiga program studi STAI Al-Anwar Sarang, yakni IAT, PGMI, dan PM, melaksanakan program pemberdayaan dan pendampingan pendidikan Islam melalui pengembangan Madrasah Diniyah (Madin) di Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. 02 Program yang diinisiasi berdasarkan temuan masalah kurikulum tradisional […]

  • Rekening BNPL Tembus 33,50 Juta, OJK Soroti Pertumbuhan Paylater dan Kemampuan Pembayaran Masyarakat

    Rekening BNPL Tembus 33,50 Juta, OJK Soroti Pertumbuhan Paylater dan Kemampuan Pembayaran Masyarakat

    • calendar_month Selasa, 8 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 OJK menilai pertumbuhan paylater perlu diimbangi pengelolaan risiko dan kemampuan masyarakat membayar kewajibannya. 02 Per Juli 2026, sebanyak 33,50 juta rekening BNPL tercatat dengan baki debet mencapai Rp31,56 triliun. 03 Lonjakan rekening BNPL menjadi perhatian OJK karena penggunaan kredit konsumtif digital […]

  • Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    Sentimen Negatif Bank Mandiri Menguat, Rekening Rp80,9 Juta Dibuka Kembali Setelah Klarifikasi Polisi

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 48
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Sentimen negatif terhadap Bank Mandiri menguat setelah rekening milik Supriyono alias Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), tidak dapat digunakan menjelang rencana aksi masyarakat di depan Gedung DPR RI. 02 Polda Metro Jaya memastikan penundaan transaksi telah dibuka, sementara Bank […]

  • Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 14
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Usulan tersebut meminta porsi penyaluran melalui BUMN Pangan ditingkatkan menjadi 100 persen dari realisasi DMO MinyaKita. 02 Kemendag mencatat realisasi distribusi BUMN bahkan telah mencapai sekitar 49,45 persen pada 10 April 2026. 03 Hampir Separuh DMO MinyaKita Sudah Melalui BUMN Pangan […]

  • Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

    Sepuluh Hari Pencarian KM Arupadatu I Berakhir, Hinga Kini Lima Jurnalis dan Tiga Awak Belum Ditemukan

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 16
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pencarian kini memasuki fase pemantauan sambil menunggu hasil identifikasi dan informasi baru yang dapat diverifikasi. 02 Hingga hari terakhir, belum ditemukan objek yang dapat mengonfirmasi posisi kapal atau delapan orang di dalamnya. 03 Hilangnya KM Arupadatu I menjadi perhatian setelah kapal […]

  • Poulindria Wulandari Gandeng Jaktive, Bawa Musik Indonesia Menembus Panggung Australia

    Poulindria Wulandari Gandeng Jaktive, Bawa Musik Indonesia Menembus Panggung Australia

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 52
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Musik, Diaspora dan Identitas Indonesia Kehidupan Poulindria di Australia turut… 02 Jaktive Perkuat Strategi Kreatif Poulindria Dalam mengembangkan karya dan memperluas… 03 Single “Pahit Manisnya Cinta” telah dirilis sejak April 2025 dan menjadi salah satu… EKSPRESPOST.COM – JAKARTA – Jarak ribuan […]

expand_less