Memuat tanggal... Kirim Rilis
Selasa, 13 Okt 2026
Trending
Beranda » Ekspres TV » Ekspres TV: Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional

Ekspres TV: Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • visibility 86
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Badan Komunikasi Pemerintah merilis capaian pembangunan Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur menjelang HUT ke-81 RI sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

  2. Pemerintah memproyeksikan surplus 8 komoditas pangan utama 2026, penerapan biodiesel B50 per 1 Juli 2026, dan realisasi PSN Gas Abadi Masela sebesar USD 20,9…

  3. Program Makan Bergizi Gratis jangkau 56,9 juta penerima, Sekolah Rakyat sasar 43.344 siswa, dan negara selamatkan keuangan senilai Rp379 triliun.

EKSPRESPOST.COM – Badan Komunikasi Pemerintah merilis gambaran capaian pembangunan nasional dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan mengusung gagasan Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur. Tayangan resmi tersebut merangkum serangkaian program strategis pemerintah yang berfokus pada kemandirian pangan dan energi, pemerataan pendidikan, pemberdayaan ekonomi desa, hingga penataan aset serta keuangan negara.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian bangsa agar mampu berdiri di atas kaki sendiri. Gagasan ini diturunkan ke dalam tiga pilar utama pembangunan nasional, yakni kedaulatan sektor vital, keadilan sosial melalui layanan dasar, dan kemakmuran masyarakat yang merata.

Penguatan Swasembada Pangan dan Kemandirian Energi

Pada pilar kedaulatan, pemerintah memaparkan proyeksi surplus untuk delapan komoditas pangan utama pada 2026. Hasil produksi nasional mencakup beras sebesar 3,66 juta ton, jagung 1,56 juta ton, gula konsumsi 207,4 ribu ton, cabai besar 588,5 ribu ton, cabai rawit 595,5 ribu ton, bawang merah 63,3 ribu ton, daging ayam ras 876,1 ribu ton, serta telur ayam ras 516,5 ribu ton.

Joko Purnomo, seorang petani asal Desa Purwosari, Ngawi, mengungkapkan bahwa kemudahan akses pupuk, kepastian harga gabah, dan bantuan alat berat sangat membantu petani di daerah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Di bidang energi, Indonesia resmi menerapkan kebijakan mandatori biodiesel B50 secara nasional mulai 1 Juli 2026. Kebijakan ini diproyeksikan memberikan nilai tambah industri sawit sebesar Rp23,49 triliun, menyerap 2,1 juta tenaga kerja, menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun, dan mengurangi emisi karbon sebesar 44,46 juta ton CO2. Selain itu, Proyek Strategis Nasional (PSN) Gas Abadi Masela dengan cadangan gas 18,54 TCF dan investasi bernilai USD 20,9 miliar juga terus direalisasikan.

Akses Pendidikan Adil dan Makan Bergizi Gratis

Pada pilar keadilan, fokus utama diarahkan pada sektor pendidikan dan kesejahteraan anak. Kehadiran program Sekolah Rakyat tercatat menjangkau 43.344 siswa di berbagai daerah melalui 93 sekolah permanen, 81 sekolah rintisan tetap, dan 8 sekolah rintisan baru, dengan target mendirikan 500 sekolah hingga 2029.

Citra Nur Ramadhani, siswi dari Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, menuturkan kenyamanannya belajar di Sekolah Rakyat yang ramah anak dan bebas perundungan. Senada dengan itu, Kristina Beno, murid SMPN IV Muting, Merauke, menyampaikan bahwa kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) meningkatkan motivasi dan kehadiran siswa di kelas.

Data pemerintah menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 56,9 juta penerima manfaat, menyerap 1,3 juta tenaga kerja, dan didukung operasional 27.485 Satuan Pelayanan Pengelolaan Gizi (SPPG). Sementara itu, program revitalisasi sekolah menyasar 16.167 unit sepanjang 2025 dan menargetkan 71.744 sekolah pada 2026, disertai pembagian 288.865 papan interaktif untuk menunjang sarana belajar-mengajar.

Wujud Kemakmuran Rakyat dan Penyelamatan Kekayaan Negara

Pilar kemakmuran mendorong penguatan ekonomi akar rumput melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Saat ini terdapat 3.296 gerai beroperasi optimal dan 20.654 gerai selesai dibangun, menuju target 30.000 gerai beroperasi pada 2026 dari total target nasional 80.000 unit. Di sektor pesisir, program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) telah menyelesaikan 100 unit pembangunan dari target 1.386 unit pada akhir 2026 untuk mendukung produktivitas nelayan lokal.

Pemerintah juga mencatatkan penertiban 5,9 juta hektare kawasan hutan dan penyelamatan keuangan negara senilai Rp379 triliun sejak Februari 2025, ditambah penerimaan negara dari denda administratif sebesar Rp41,54 triliun. Di sektor badan usaha, pembentukan Danantara Indonesia yang mengelola aset di atas USD 1.000 miliar serta langkah perampingan dari 1.000 lebih BUMN menjadi 200–300 perusahaan terbukti menghemat anggaran Rp50 triliun sekaligus mendongkrak laba BUMN secara signifikan.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa meskipun perjuangan masih panjang, langkah nyata yang dicapai saat ini merupakan landasan untuk memastikan seluruh hasil pembangunan kembali dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa fakta paling penting dari “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional” yang perlu diketahui pembaca?

Senada dengan itu, Kristina Beno, murid SMPN IV Muting, Merauke, menyampaikan bahwa kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) meningkatkan motivasi dan kehadiran siswa di kelas.

02Siapa pihak utama di balik peristiwa dalam “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional”, dan apa perannya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian bangsa agar mampu berdiri di atas kaki sendiri.

03Kapan peristiwa penting dalam “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional” terjadi atau dijadwalkan?

Di bidang energi, Indonesia resmi menerapkan kebijakan mandatori biodiesel B50 secara nasional mulai 1 Juli 2026.

04Di mana peristiwa dalam “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional” berlangsung dan mengapa lokasinya relevan?

Tayangan resmi tersebut merangkum serangkaian program strategis pemerintah yang berfokus pada kemandirian pangan dan energi, pemerataan pendidikan, pemberdayaan ekonomi desa, hingga penataan aset serta keuangan negara.

05Mengapa perkembangan dalam “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional” terjadi dan apa alasan yang disebutkan?

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa meskipun perjuangan masih panjang, langkah nyata yang dicapai saat ini merupakan landasan untuk memastikan seluruh hasil pembangunan kembali dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia.

06Bagaimana peristiwa atau proses dalam “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional” berlangsung?

Gagasan ini diturunkan ke dalam tiga pilar utama pembangunan nasional, yakni kedaulatan sektor vital, keadilan sosial melalui layanan dasar, dan kemakmuran masyarakat yang merata.

07Apa dampak utama “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional” bagi publik atau pihak terkait?

Hasil produksi nasional mencakup beras sebesar 3,66 juta ton, jagung 1,56 juta ton, gula konsumsi 207,4 ribu ton, cabai besar 588,5 ribu ton, cabai rawit 595,5 ribu ton, bawang merah 63,3 ribu ton, daging ayam ras 876,1 ribu ton, serta telur ayam ras 516,5 ribu ton.

08Berapa angka penting dalam “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional” yang membantu memahami skala peristiwa?

EKSPRESPOST.COM - Badan Komunikasi Pemerintah merilis gambaran capaian pembangunan nasional dalam rangka peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dengan mengusung gagasan Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.

09Apa konteks penting dari “Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur: Menatap Capaian Pembangunan Nasional” yang perlu dipahami pembaca?

Data pemerintah menunjukkan Program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 56,9 juta penerima manfaat, menyerap 1,3 juta tenaga kerja, dan didukung operasional 27.485 Satuan Pelayanan Pengelolaan Gizi (SPPG).

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Manajemen Summarecon Hormati Proses Hukum KPK Setelah Adrianto Pitojo Adhi Jadi Tersangka Kasus HGB

    Manajemen Summarecon Hormati Proses Hukum KPK Setelah Adrianto Pitojo Adhi Jadi Tersangka Kasus HGB

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 26
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Perkembangan berikutnya akan ditentukan hasil penyidikan KPK mengenai aliran dana, manfaat, serta peran pihak terkait. 02 Respons resmi manajemen menekankan penghormatan terhadap proses hukum dan kesiapan bekerja sama dengan aparat penegak hukum. 03 Kasus Dirut Summarecon menjadi sorotan setelah KPK mengungkap […]

  • PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

    PWI dan AFPI Perkuat Literasi Pindar, Pers Didorong Jadi Garda Terdepan Edukasi Publik Lawan Pinjol Ilegal

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA, eksprespost.com/ – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat bersama Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menggelar Workshop Jurnalistik bertajuk "Pindar untuk Inklusi Keuangan, Jurnalisme Berkualitas untuk Perlindungan Masyarakat". Kegiatan ini sebagai upaya memperkuat literasi keuangan digital serta meningkatkan kapasitas insan pers dalam mengedukasi masyarakat mengenai Pendanaan Daring (Pindar) yang legal dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan […]

  • Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    Profil Nusron Wahid Disorot KPK, 4 Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka Kasus Dugaan Suap HGB Summarecon

    • calendar_month Minggu, 20 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 38
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Karier Nusron Berawal dari Kampus dan Dunia Jurnalistik Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid lahir di Kudus pada 12 Oktober 1973 dan menyelesaikan pendidikan dasar hingga menengah di wilayah tersebut. 02 "KPK menduga empat dari delapan tersangka merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN […]

  • Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional

    Laba Pupuk Indonesia Tumbuh 252,8 Persen, Transformasi Danantara Perkuat Efisiensi dan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 45
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pupuk Indonesia mencatat laba bersih Rp8,51 triliun pada semester I 2026, naik 252,8 persen secara tahunan. 02 Pendapatan Pupuk Indonesia tumbuh 51 persen menjadi Rp59,67 triliun, sementara EBITDA naik 140 persen menjadi Rp14,28 triliun. 03 Kinerja tersebut dicapai bersamaan dengan penurunan […]

  • Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

    Manajer KDKMP dan KNMP Ditugaskan 2 Tahun, Dony Oskaria Jelaskan Hubungan dengan Agrinas

    • calendar_month Rabu, 23 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 70
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Rincian struktur hubungan kerja akan dijelaskan lebih lanjut oleh PT Agrinas Pangan Nusantara. 02 Dony Oskaria menegaskan status manajer bukan pegawai BUMN meski penempatan dilakukan melalui korporasi BUMN. 03 Perbedaan istilah antara pegawai BUMN dan tenaga penugasan menjadi perhatian dalam skema […]

  • Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang Saat KPK Kembali, Penyidik Jelaskan Kebutuhan Penggeledahan Dugaan Korupsi

    Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Hilang Saat KPK Kembali, Penyidik Jelaskan Kebutuhan Penggeledahan Dugaan Korupsi

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 28
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Status penggeledahan serta penjelasan lebih lanjut mengenai hilangnya segel masih menunggu keterangan resmi. 02 KPK memastikan penyegelan pernah dilakukan, sedangkan segel kemudian diketahui tidak lagi berada di tempatnya. 03 Perkembangan terbaru perkara Bea Cukai menyoroti hubungan antara penyegelan lokasi dan pencarian […]

expand_less