Memuat tanggal... Kirim Rilis
Headline
Trending
Beranda » Nasional » Rendahkan Profesi Jurnalis, Semua Organisasi Pers Kecam Pernyataan Hotman Paris

Rendahkan Profesi Jurnalis, Semua Organisasi Pers Kecam Pernyataan Hotman Paris

  • account_circle A. Chandra S.
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Telegraf — Sejumlah organisasi profesi wartawan di Indonesia melayangkan kecaman keras terhadap advokat Hotman Paris Hutapea atas tindakan verbalnya yang dinilai merendahkan martabat dan melanggar etika terhadap profesi jurnalis.

Sikap tegas tersebut disampaikan secara kompak oleh Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, serta Ikatan Wartawan Hukum (Iwakum).

Pernyataan kontroversial tersebut meluncur saat Hotman memberikan keterangan pers terkait kliennya di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta,  (17/07/2026).

Ketika disodori pertanyaan kritis oleh seorang jurnalis yang sedang bertugas, Hotman merespons dengan lontaran kalimat emosional dan nada merendahkan, seperti “lu punya otak enggak?”, menyuruh wartawan untuk “shut up” (diam), hingga melabeli jurnalis dengan sebutan “pengecut”.

Ketua Forum Pemred, Retno Pinasti, menyayangkan sikap serta pilihan kata Hotman yang dinilai sangat tidak profesional dan tidak mencerminkan etika komunikasi antarprofesi. Retno menegaskan bahwa kegiatan bertanya dan memverifikasi data merupakan disiplin kerja insan pers yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Sangat tidak pantas jika narasumber merespons pertanyaan wartawan dengan cara merendahkan, baik dari pilihan kata maupun sikap arogan yang sama sekali tidak menjawab substansi pertanyaan,” tegas Retno, (19/07/2026).

Senada dengan Forum Pemred, Ketua Umum Iwakum, Irfan Kamil, menilai sikap Hotman bukan lagi bentuk kritik atas pertanyaan, melainkan serangan personal terhadap kapasitas intelektual jurnalis. Menurutnya, seorang narasumber memiliki hak penuh untuk menolak menjawab atau membantah pertanyaan, tetapi hak tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk melecehkan jurnalis secara verbal.

PWI Pusat dan IJTI turut mengingatkan bahwa advokat dan jurnalis merupakan dua profesi strategis dalam pilar demokrasi yang seharusnya saling menghormati. Organisasi-organisasi wartawan ini pun mendesak Hotman Paris untuk secara terbuka menyampaikan permohonan maaf dan menghentikan segala bentuk intimidasi verbal terhadap kerja-kerja jurnalistik.

Insiden tersebut terjadi saat Hotman Paris Hutapea menggelar konferensi pers mendampingi kliennya, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Jumat, 17 Juli 2026.

Berikut adalah kronologi lengkap alur kejadiannya:

Konferensi Pers dan Pendampingan Klien

Hotman Paris hadir di Kejaksaan Agung kapasitasnya sebagai pengacara/kuasa hukum Febrie Adriansyah yang sedang diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Seusai pemeriksaan, Hotman menggelar sesi tanya-jawab dengan puluhan awak media yang memadati lokasi.

Pertanyaan Kritis Wartawan

Sesi doorstop memanas ketika wartawan melayangkan pertanyaan kritis mengenai:

Kondisi psikologis klien pasca-penetapan tersangka dan penggeledahan.

Dugaan adanya hidden agenda (agenda tersembunyi) atau motif di balik proses hukum tersebut.

Ketegangan dan Lontaran Kalimat Emosional

Merasa ditanya berulang kali mengenai hal yang menurutnya di luar kapasitasnya untuk menjawab (hidden agenda institusi hukum), Hotman mulai kehilangan kesabaran. Suasana berubah tegang saat Hotman melontarkan kalimat-kalimat yang dinilai menyerang personal jurnalis:

“Lu punya otak enggak?”, dilontarkan saat merespons cecaran pertanyaan wartawan.

Menyuruh wartawan untuk “shut up” (diam).

Menyebut wartawan “pengecut” jika tidak berani bertanya langsung ke instansi terkait.

Kalimat bernada sinis seperti “Tanya kakekmu, masa tanya gue”.

Reaksi Keras Organisasi Pers

Video cuplikan konferensi pers tersebut dengan cepat menyebar di media sosial. Pada tanggal 18-19 Juli 2026, sejumlah organisasi profesi pers (PWI Pusat, Forum Pemred, IJTI, dan Iwakum) secara bergelombang merilis pernyataan mengecam tindakan Hotman. Mereka menilai ucapan Hotman melampaui batas etika narasumber, tergolong intimidasi verbal, serta merendahkan martabat jurnalis.

 

  • Penulis: A. Chandra S.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Jakarta Resmi Masuk Jantung Ekosistem Persija, Siapkan Layanan Khusus untuk Jakmania

    Bank Jakarta Resmi Masuk Jantung Ekosistem Persija, Siapkan Layanan Khusus untuk Jakmania

    • calendar_month Minggu, 9 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Telegraf – Bank Jakarta mempertegas langkah transformasi bisnisnya dengan memperluas kemitraan bersama Persija Jakarta pada musim kompetisi 2026–2027. Tak lagi berhenti pada kerja sama sponsorship, bank milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu kini membangun kemitraan strategis yang mengintegrasikan layanan perbankan digital dengan ekosistem Persija dan komunitas Jakmania, sekaligus meluncurkan wajah digital baru melalui domain bankjakarta.co.id. […]

  • Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    Kolaborasi Mahasiswa Tiga Prodi STAI Al-Anwar Sarang Berhasil Kembangkan Kurikulum Madin di Temanggung

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Aji Cahyono
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Telegraf — Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al-Anwar Sarang, Rembang, dari tiga program studi, yakni Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta Perbandingan Mazhab (PM), melakukan pemberdayaan dan pendampingan pendidikan Islam melalui pengembangan Madrasah Diniyah (Madin) di Desa Kledung, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Program tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen […]

  • Molicel Manfaatkan Lonjakan Permintaan Mobil “Hybrid” di Pasar Global, Perkenalkan Teknologi Sel Baterai Generasi Terbaru

    Molicel Manfaatkan Lonjakan Permintaan Mobil “Hybrid” di Pasar Global, Perkenalkan Teknologi Sel Baterai Generasi Terbaru

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 3
    • 0Komentar

    TAIPEI, 22 Juli 2026 /PRNewswire/ — Molicel, pelopor pengembangan sel baterai berdaya sangat tinggi (ultra-high-power), memperkuat statusnya sebagai pemimpin teknologi dalam ajang Advanced Automotive Battery Conference (AABC) Europe 2026 dengan memperkenalkan INR-21700-P70X, produk unggulan terbaru dari seri PX. Sel baterai generasi terbaru ini memadukan keunggulan baterai lithium-ion dan superkapasitor sehingga menjadi standar baru di industri […]

  • Potensi Bisnis Besar Asal Jangan Pindahkan Risiko

    Potensi Bisnis Besar Asal Jangan Pindahkan Risiko

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Telegraf-Ketua Umum Asbanda Agus H. Widodo menilai sinergi antara BPD dengan BPR maupun BPRS dapat menjadi strategi baru untuk memperkuat pembiayaan ekonomi daerah, khususnya bagi pelaku usaha mikro yang selama ini lebih dekat dengan layanan BPR. Menurut Agus, masing-masing lembaga memiliki keunggulan yang berbeda sehingga dapat saling melengkapi apabila bekerja sama dalam kerangka yang tepat. […]

  • Permintaan AI Melonjak Lebih dari 300 Kali Lipat. Zettabyte Tegaskan Pentingnya Komputasi Berkualitas dan Masa Depan AI Mandiri di Taiwan

    Permintaan AI Melonjak Lebih dari 300 Kali Lipat. Zettabyte Tegaskan Pentingnya Komputasi Berkualitas dan Masa Depan AI Mandiri di Taiwan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 2
    • 0Komentar

    TAIPEI, 8 Juli, 2026 /PRNewswire/ — Zettabyte adalah perusahaan komputasi AI global. Di tengah lonjakan permintaan global terhadap token komputasi AI dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, Zettabyte menegaskan bahwa komputasi seharusnya diukur berdasarkan kualitas kerja yang dihasilkan, bukan dari spesifikasi perangkat keras maupun tarif penggunaan per jam. Dalam AI Server Supply Chain Seminar […]

  • EACON Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Percepat Pertumbuhan Sektor Tambang Otonom di Pasar Global

    EACON Resmi Melantai di Bursa Efek Hong Kong, Percepat Pertumbuhan Sektor Tambang Otonom di Pasar Global

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 3
    • 0Komentar

    HONG KONG, 8 Juli 2026 /PRNewswire/ — EACON Group Co., Ltd. ("EACON", Kode Saham: 07687.HK) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Hong Kong (HKEX). Pencatatan saham ini menjadi momen penting dalam perjalanan EACON sekaligus menandai fase baru dalam ekspansi global perusahaan ini. Melalui penawaran umum perdana saham (IPO) ini, EACON berhasil menghimpun dana sekitar HK$2,3 miliar dan […]

expand_less