Memuat tanggal... Kirim Rilis
Senin, 9 Nov 2026
Trending
Beranda » Internasional » 110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium bagi Arab Saudi?

110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium bagi Arab Saudi?

  • account_circle Tim EkspresPost
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • visibility 51
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


INFO EKSPRES
Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat.

  1. Jabal Sayid mempertemukan agenda pertambangan, hilirisasi mineral, teknologi maju, dan energi nuklir Saudi.

  2. Temuan ini memperkuat perhatian terhadap peran Arab Saudi dalam rantai pasok mineral strategis global.

  3. Tahap eksplorasi dan pengembangan berikutnya akan menentukan nilai ekonomi sebenarnya dari sumber daya tersebut.

EKSPRESPOST.COM – Apakah uranium Jabal Sayid dapat menjadi bagian penting rantai bahan bakar nuklir Arab Saudi?

Seberapa besar sumber daya yang sebenarnya terkandung di balik 110 juta ton bijih tersebut?

Dan bagaimana temuan ini berkaitan dengan kerja sama nuklir Riyadh bersama Washington?

Arab Saudi mengungkap temuan sekitar 110 juta ton bijih di Jabal Sayid, Madinah, dengan konsentrasi rare earth tinggi serta kandungan uranium yang disebut menjanjikan.

Temuan tersebut diumumkan Pangeran Abdulaziz bin Salman dalam konferensi umum IAEA ketika Riyadh tengah memperluas agenda energi nuklir sipilnya.

Reuters menyebut penemuan tersebut sebagai perkembangan penting bagi prospek sumber daya energi Saudi dan rencana jangka panjang industri nuklir sipil.

Kandungan Uranium Menambah Dimensi psda Temuan Mineral

Pangeran Abdulaziz menyatakan eksplorasi Jabal Sayid menghasilkan estimasi sekitar 110 juta ton bijih dengan konsentrasi tinggi mineral tanah jarang.

“Terutama unsur-unsur berat, disertai konsentrasi uranium yang menjanjikan,” ujar Pangeran Abdulaziz bin Salman mengenai hasil kajian geologi tersebut.

Namun, angka 110 juta ton tidak boleh dibaca sebagai jumlah uranium yang ditemukan karena angka tersebut mengacu pada total bijih.

Data terpisah dari CSIS memperkirakan Jabal Sayid memiliki sekitar 31.000 ton sumber daya uranium berdasarkan informasi pemerintah Saudi dan Maaden.

Saudi Mulai Membayangkan Rantai Bahan Bakar Nuklir

CSIS menilai keberadaan uranium tersebut berpotensi memberi Saudi sumber daya domestik untuk mendukung pengembangan siklus bahan bakar nuklir.

Riyadh sendiri menyatakan program nuklirnya diarahkan untuk penggunaan damai dan dikembangkan bersama mitra internasional.

Pangeran Abdulaziz mengatakan Saudi tidak membangun program nuklirnya secara terpisah dari komunitas internasional atau melalui fasilitas tersembunyi.

Pernyataan tersebut menempatkan temuan uranium Jabal Sayid dalam konteks kebijakan energi, keselamatan nuklir, serta komitmen nonproliferasi.

Kesepakatan Washington Riyadh Hadir Sebelum Temuan Diumumkan

Amerika Serikat dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan kerja sama nuklir sipil pada Rabu, 22 Juli 2026.

Departemen Energi AS menyebut perjanjian tersebut menjadi landasan hukum kemitraan bernilai miliaran dolar selama beberapa dekade.

Kesepakatan tersebut juga memberikan akses lebih besar bagi korporasi Amerika Serikat ke program energi nuklir Saudi.

“Kesepakatan ini menyediakan akses lebih besar bagi korporasi Amerika dalam program energi nuklir Saudi,” demikian keterangan Departemen Energi AS.

Rare Earth Membuat Jabal Sayid Semakin Strategis

Uranium bukan satu-satunya sumber daya yang membuat Jabal Sayid mendapat perhatian karena deposit rare earth juga diperkirakan sangat besar.

CSIS memperkirakan kawasan tersebut mengandung 552.000 ton rare earth berat dan 355.000 ton rare earth ringan.

Rare earth berat mencakup disprosium dan terbium, sedangkan rare earth ringan mencakup neodimium dan praseodimium.

Material tersebut digunakan dalam teknologi modern, termasuk magnet permanen, kendaraan listrik, elektronik, energi terbarukan, dan sejumlah aplikasi pertahanan.

Kombinasi uranium dan rare earth menjadikan proyek tersebut relevan bagi dua agenda sekaligus, yakni keamanan energi dan rantai pasok teknologi.

Namun, sumber daya yang teridentifikasi tetap harus melalui tahapan teknis dan ekonomi sebelum dapat disamakan dengan cadangan siap produksi.

Dengan demikian, nilai strategis Jabal Sayid saat ini terletak pada potensi sumber dayanya serta peluang membangun industri hilir berbasis mineral dan energi nuklir.****

FAQ SEPUTAR ARTIKEL

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ringkasan tanya-jawab berdasarkan isi artikel.

01Apa inti peristiwa yang diberitakan dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…”?

Arab Saudi mengungkap temuan sekitar 110 juta ton bijih di Jabal Sayid, Madinah, dengan konsentrasi rare earth tinggi serta kandungan uranium yang disebut menjanjikan.

02Siapa pihak utama yang disebut dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…”?

Kandungan Uranium Menambah Dimensi psda Temuan Mineral Pangeran Abdulaziz menyatakan eksplorasi Jabal Sayid menghasilkan estimasi sekitar 110 juta ton bijih dengan konsentrasi tinggi mineral tanah jarang. “Terutama unsur-unsur berat, disertai konsentrasi uranium yang menjanjikan,” ujar Pangeran Abdulaziz bin Salman mengenai hasil kajian geologi tersebut.

03Kapan peristiwa dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…” terjadi?

Kesepakatan Washington Riyadh Hadir Sebelum Temuan Diumumkan Amerika Serikat dan Arab Saudi menandatangani kesepakatan kerja sama nuklir sipil pada Rabu, 22 Juli 2026.

04Mengapa perkembangan dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…” terjadi?

Namun, angka 110 juta ton tidak boleh dibaca sebagai jumlah uranium yang ditemukan karena angka tersebut mengacu pada total bijih.

05Bagaimana proses atau peristiwa dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…” berlangsung?

Pangeran Abdulaziz mengatakan Saudi tidak membangun program nuklirnya secara terpisah dari komunitas internasional atau melalui fasilitas tersembunyi.

06Angka penting apa yang disebut dalam “110 Juta Ton Bijih Jabal Sayid Madinah, Apa Arti Temuan Rare Earth dan Uranium…”?

Data terpisah dari CSIS memperkirakan Jabal Sayid memiliki sekitar 31.000 ton sumber daya uranium berdasarkan informasi pemerintah Saudi dan Maaden.

FAQ disusun dari informasi yang tersedia dalam artikel.

Penulis

Tim redaksi Ekspres Post menyajikan berita nasional, ekonomi, bisnis, politik, hukum, lifestyle, entertainment, sport, nusantara dan internasional dengan mengutamakan akurasi serta kepentingan pembaca.

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuasai 24% Pangsa Pasar KPR Subsidi, Bank BSN Permudah Pengemudi Ojol Hingga Pedagang Kelontong Miliki Rumah Impian

    Kuasai 24% Pangsa Pasar KPR Subsidi, Bank BSN Permudah Pengemudi Ojol Hingga Pedagang Kelontong Miliki Rumah Impian

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Telegraf – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) terus memperluas akses pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi. Hingga Juli 2026, perseroan menguasai sekitar 24 persen pangsa pasar KPR Subsidi nasional dan menegaskan komitmennya menghadirkan pembiayaan yang inklusif bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pekerja formal, pelaku usaha mikro, […]

  • Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi Ketidakpastian

    Trump Ancam Hentikan Perdagangan Jika The Fed Tak Pangkas Suku Bunga, Pasar Global Hadapi Ketidakpastian

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 51
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Pasar global kini mencermati hubungan antara suku bunga, perdagangan, dan kebijakan ekonomi AS. 02 The Fed menghadapi tuntutan politik ketika harus menentukan kebijakan berdasarkan kondisi ekonomi dan inflasi. 03 Ancaman perdagangan Trump menambah dimensi baru dalam perdebatan mengenai kebijakan moneter Amerika […]

  • Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    Kemendag Pertimbangkan Usulan Bulog Untuk DMO MinyaKita 100 Persen, Realisasi BUMN Hampir Separuh Nasional

    • calendar_month Sabtu, 12 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 59
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Usulan tersebut meminta porsi penyaluran melalui BUMN Pangan ditingkatkan menjadi 100 persen dari realisasi DMO MinyaKita. 02 Kemendag mencatat realisasi distribusi BUMN bahkan telah mencapai sekitar 49,45 persen pada 10 April 2026. 03 Hampir Separuh DMO MinyaKita Sudah Melalui BUMN Pangan […]

  • Iran Ancam Balas AS Usai Sanksi Diperluas, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan

    Iran Ancam Balas AS Usai Sanksi Diperluas, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Idris Daulat
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Iran mengancam membalas Amerika Serikat setelah Washington memperluas sanksi ekonomi. Ketegangan juga membayangi perdagangan minyak dan Selat Hormuz.

  • KPK Geledah Kantor ATR/BPN Dalam Kasus HGB Bogor, Ruang Nusron Wahid Masih Belum Disentuh

    KPK Geledah Kantor ATR/BPN Dalam Kasus HGB Bogor, Ruang Nusron Wahid Masih Belum Disentuh

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 64
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Tahapan berikutnya akan ditentukan berdasarkan analisis barang bukti dan perkembangan penyidikan KPK. 02 Fokus penyidik mencakup dokumen, bukti elektronik, mekanisme layanan pertanahan, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. 03 Penggeledahan terbaru menjadi bagian penting dalam upaya KPK memperjelas alur pengurusan HGB Summarecon […]

  • Korporasi Tambang Berpiutang Tifak Bisa Urus RKAB, ESDM Perketat Persetujuan Produksi Minerba 2026

    Korporasi Tambang Berpiutang Tifak Bisa Urus RKAB, ESDM Perketat Persetujuan Produksi Minerba 2026

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Tim EkspresPost
    • visibility 64
    • 0Komentar

    INFO EKSPRES Ringkasan inti berita untuk membantu pembaca memahami fakta terpenting dengan cepat. 01 Bahlil mengatakan distribusi kesempatan produksi ingin dibuat lebih merata agar tidak terjadi monopoli pengelolaan sumber daya mineral. 02 Kebijakan tersebut disebut sebagai implementasi amanat Pasal 33 UUD 1945 tentang kemakmuran rakyat. 03 Pemerintah mengakui kebijakan pemerataan dapat menimbulkan keberatan dari sebagian […]

expand_less